Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII-A MTS Alhamid Banjarmasin Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI Hasnah, Widha Nur; Jamal, M. Arifuddin; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i3.816

Abstract

The low of student learning outcomes because students are less active during learning, that’s why the need conduct research that aims to improve student learning outcomes. This study describes (1) lesson plan, (2) learning outcomes, (3) social skills. This research is classroom action research hopkins model that includes planning, implementation, observation and reflection as much as 3 cycles. Data collection techniques such as observation, testing, and documents. Data analysis of quantitative and qualitative descriptive. The results showed that (1) the percentage of first cycle lesson plan (RPP) implementation is 80,00%, 91,33% in second cycle and third cycle is 97,33%, (2) mastery learning outcomes of students has increased from first cycle 51,61% , 77,43% in the second cycle, and to 87.04% in the third cycle, (3) the students social skills in the first cycle of 96,97% with very good category, II 97,86% with very good category, and 97,86% in the third cycle with very good category, Retrieved conclusion that cooperative learning  model TAI type can improve student learning outcomes with focusing in drill to students can increase creavity and students social skill with give a motivation and guidance to student which has a problem on study class.  
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum 2013 Syalehin, M. Rahmad; Hartini, Sri; Suriasa, Suriasa
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v3i1.768

Abstract

Learning physics only to training remember and understand aspect the causes of passive students and inhibit the development of thinking on a higher level. One reason for the development of curriculum 2013 is training critical thinking skills. Therefore, research that aims to develop critical thinking skills worksheets based on the subject matter of heat to support the implementation of curriculum 2013. The specific aims of this study describes: (1) the validity of student’s worksheet, (2) critical thinking skills of students after using the student’s worksheet, and (3) students response to student’s worksheet. This type of research is the development of research ADDIE model includes the analysis, design, development, implementation, and evaluation. Research subjects are 30 students of class VII-F Junior High School 24 Banjarmasin. Collecting data through sheet of validity, sheet of critical thinking skills, interviews, observation,  questionnaire responses, and documentation. Data were analyzed by quantitative descriptive. Results showed (1) the validity of student’s worksheets based critical thinking skills in a very valid category and in the category high reliability, (2) critical thinking skills in the excellent category, and (3) students response to student’s worksheet in the excellent category. Be concluded that the student’s worksheet based critical thinking skills developed in the proper category.  
Pengembangan Alat Peraga Pada Materi Usaha dan Energi Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Melalui Model Iquiry Discovery Learning (IDL terbimbing) Maharani, Meyrika; Wati, Mustika; Hartini, Sri
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.4043

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran di SMP Negeri 3 Batu Ampar terutama pada materi usaha dan energi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian berupa pengembangan alat peraga pada materi usaha dan energi yang mampu melatihkan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan alat peraga meliputi: (1) validitas alat peraga (2) kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa (3) keefektifan alat peraga dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dan proses. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah ADDIE dengan subjek uji coba 23 siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Batu Ampar. Hasil penelitian menunjukkan (1) validitas alat peraga termasuk dalam kategori valid (2)  kepraktisan alat peraga dilihat dari respon siswa menunjukkan kategori sangat praktis (3) keefektifan alat peraga menunjukkan kategori sangat efektif dilihat dari hasil belajar siswa pada aspek pengetahuan dengan kategori gain tinggi dan pada aspek keterampilan proses sains dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga telah layak digunakan.This research is motivated by the lack of learning media in SMP Negeri 3 Batu Ampar especially in work and energy topic. Therefore, the research is conducted in the form of the development of props in work and energy topic that able to trained studentss skill in science process. This study aims to describe the feasibility of props include: (1) the validity of props (2) practicality of props seen from the students response (3) the effectiveness of props seen from student’s learning outcomes on knowledge and process. The development model that used in this research is ADDIE with the test subject of 23 students of class VIII A SMP Negeri 3 Batu Ampar. The results showed that (1) the validity of props included in the valid category (2) the practicality of the props seen from the student’s response showed very practical category (3) the effectiveness of the props showed very effective category seen from student’s learning outcomes on the knowledge aspect with high gain category and On aspects of studentss skill in science process with very good category. The results show that props have been feasible to use.  
Pengembangan Modul Fisika pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis dengan Menggunakan Model Discovery Learning di SMAN 5 Banjarmasin Mukarramah, Mukarramah; Hartini, Sri; Salam, Abdul
Jurnal Fisika FLUX Vol 13, No 2 (2016): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2016
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v13i2.3141

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya bahan ajar berbasis discovery learning yang digunakan dalam pembelajaran fisika di SMAN 5 Banjarmasin. Oleh sebab itu, penelitian pengembangan modul fisika pada pokok bahasan listrik dinamis dengan menggunakan model discovery learning pada siswa kelas X 8 SMAN 5 Banjarmasin. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan:  (1)  validitas  modul,  (2)  kepraktisan modul, (3) efektivitas modul (4) pencapaian keterampilan proses sains dan (5) pencapaian sikap ilmiah dengan modul fisika yang dikembangkan menggunakan model discovery learning. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan desain ADDIE. Data diperoleh melalui lembar validasi modul, lembar keterlaksanaan RPP, tes hasil belajar siswa,  lembar  pengamatan  keterampilan  proses  sains  dan  lembar  pengamatan  sikap ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas modul yang dikembangkan berkategori sangat baik, (2) kepraktisan modul berdasarkan lembar keterlaksanaan RPP berkategori   sangat   baik,   (3)   efektivitas   modul   bernilai   efektif,   (4)   pencapaian keterampilan proses sains dikategorikan baik dan (5) pencapaian sikap ilmiah bernilai baik. Diperoleh simpulan bahwa modul fisika pada pokok bahasan listrik dinamis dengan menggunakan model discovery learning layak digunakan dalam pembelajaran.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Siswa Kelas IX SMP Negeri 24 Banjarmasin Kalsum, Umi; Hartini, Sri; Miriam, Sarah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.417 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v2i2.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dengan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas IX di SMP Negeri 24 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 24 Banjarmasin tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 233 orang. Sampel yang diambil yaitu berjumlah 147 siswa yang diambil dengan teknik sampling random purposive. Instrumen yang digunakan adalah angket kecerdasan emosional dan kemampuan pemecahan masalah fisika berbentuk tes uraian. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi product moment. Sebelum uji hipotesis dilakukan uji normalitas, homogenitas, dan linieritas dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan, nilai r = 0,237 dan signifikansi sebesar 0,004 dengan alpha < 0,05. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas IX SMP Negeri 24 Banjarmasin.
Menyiapkan Siswa Dalam Menyelesaikan Berbagai Permasalahan Fisika Guna Mencapai Generasi Emas Indonesia Melalui Physics Competition (PHYSTON) Sri Hartini; Misbah Misbah; Zainuddin Zainuddin; M Arifuddin; Sarah Miriam; Saiyidah Mahtari; Dewi Dewantara
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2889

Abstract

Jika dimulai saat ini, siswa yang sedang menempuh pendidikan pada 2016/2017 yang pada saat nanti tahun 2045 berusia 30 hingga 40 tahun yang disebut mencapai usia produktif, generasi emas. Pada tahun 2045, dari berbagai sumber dikatakan memiliki “bonus” demografi yang terus berlanjut dan akan berkontribusi atau sebaliknya berbencana pada berbagai sektor. Momen mengubah bangsa ini menjadi kaya, produktif dan daya saing besar, kuat, serta indah potensi dan prospeknya dapat dilakukan melalui pendidikan. Salah satu cara untuk membentuk siswa yang kreatif, kompetitif, sprotif dan bertangggung jawab adalah melalui perlombaan. Physics Competition (Physton) merupakan perlombaan di bidang Fisika dengan sasaran pelajar sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan dari kegiatan physton ini meningkatkan semangat belajar fisika siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, serta mengukur sejauh mana tingkat pemahaman siswa terhadap permasalahan dan konsep fisika yang tertuang dalam bentuk soal-soal hitungan, konsep, dan praktikum/percobaan. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuknya  siswa yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan fisika guna mencapai generasi emas Indonesia.
Pengembangan LKS Dengan Model IDL Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Di SMAN 5 Banjarmasin Merry Sasanti; Sri Hartini; Andi Ichsan Mahardika
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2815

Abstract

Learning physics is one of the problems frequently encountered in learning activities in school, especially at the high school level. The students are not trained to develop the skills process of science in solving a problem or symptom of physics. In addition, LKS often met at school only a summary of the subject matter, and it is exercise which consists of questions. LKS of this type does not train students to do the investigation process. The study aims to determine the feasibility of LKS with the model IDL to train skills the process of science students, in order to particularly describe (1) validity of LKS are developed, (2) practicalities LKS are developed, and (3) effectiveness of LKS, which was developed. The research method is research and development with model of developmen Dick and Carey. Data obtained through a validation LKS, feasibility RPP, observation skills the process of science and students test score. The results showed that (1) validation LKS which was developed according to validator is very good, (2) practicality of learning which is based on the feasibility RPP is very good, (3) effectiveness of learning based on test (THB) and establishment of skills the process of science students to LKS which was developed quiete good. Conclusion is obtained based on research which is LKS with model IDL to train skills the process of science in the dearth of power dynamic in SMAN 5 Banjarmasin unfit for use
Pengembangan Modul IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Meilisa Windi Astuti; Sri Hartini; Mastuang Mastuang
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i2.4934

Abstract

 Penelitian ini dilakukan karena sebagian besar guru di sekolah belum mengembangkan bahan ajar yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan modul IPA yang dikembangkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi suhu dan kalor berdasarkan validitas, kepraktisan, efektivitas dan ketercapaian keterampilan proses sains. Penelitian ini adalah penelitian R&D menggunakan model pengembangan ADDIE dengan subjek uji coba 29 orang siswa kelas VII-C SMP Negeri 13 Banjarmasin. Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi modul, angket respon siswa, tes hasil belajar dan lembar pengamatan keterampilan proses sains. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) validitas modul IPA termasuk kategori baik (2) kepraktisan modul IPA termasuk kategori sangat baik (3) efektivitas modul IPA termasuk kategori sedang dan (4) ketercapaian keterampilan proses sains termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul IPA layak untuk digunakan pada kegiatan pembelajaran. This research is conducted because most teachers have not yet developed teaching materials that will be used in the learning process. Therefore, the research development aimed to describe the appropriateness of science module developed by using guided inquiry learning on the temperature and heat materials based on validity, practicality, effectiveness and achievement of science process skill. This research is R&D based on the development of ADDIE with the subject were 29 students of VII-C class in SMP Negeri 13 Banjarmasin. The instrument of this research is validity’s sheet, questioner of student’s response, learning outcome test, and sheet of the science process skill observation. The results of this research showed that (1) the validity of the science module on good category (2) the practicality of the science module is included on very good category (3) the effectiveness of science module including the medium category and (4) the achievement of science process skills including the very good category. The conclusion of this research is science module is appropriate to use in the learning activity.
Pengembangan Instrumen Kognitif Untuk Mengukur Penalaran Siswa SMP Di Kota Banjarmasin Pada Materi Cahaya Heny Amelia; Mustika Wati; Sri hartini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4450

Abstract

Instrumen kognitif yang dibuat oleh guru untuk mengukur kemampuan siswanya selama ini belum melalui proses validasi. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan penelitian untuk mendeskripsikan kualitas instrumen kognitif pada materi cahaya yang dapat mengukur kemampuan penalaran siswa. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) validitas instrumen kognitif dilihat dari Outfit MNSQ, ZSTD, dan Pt Measure Corr; (2) reliabilitas instrumen kognitif yang dilihat dari nilai separasi individu, separasi butir, dan Alpha Cronbach; (3) tingkat kesukaran yang dilihat dari nilai logit pada kolom pengukuran; (4) daya beda soal dilihat dari nilai logit butir yang dibandingkan dengan nilai logit individu; (5) kemampuan penalaran siswa yang dilihat dari jumlah nilai yang diperoleh dari setiap butir soal. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan Borg and Gall dengan subjek penelitian 201 siswa kelas VIII yang berasal dari SMPN 22, 23, dan 28 Banjarmasin. Instrumen pengumpul data berupa instrumen validasi dan kognitif. Teknik analisis data berupa deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) lima butir soal tergolong valid dari delapan soal yang diujicobakan; (2) reliabilitas instrumen kognitif dilihat dari nilai separasi individu tergolong cukup, nilai separasi butir tergolong istimewa, serta nilai Alpha Cronbach yang masuk kategori bagus sekali; (3) tingkat kesukaran soal yang dilihat dari nilai logit terkategori sangat sulit (25%), sulit (25%), mudah (37,5%), dan sangat mudah (12,5%); (4) daya beda soal menunjukkan lima butir soal masuk kategori bagus dan tiga soal terkategori jelek; (5) kemampuan penalaran siswa yang diperoleh untuk SMPN 23 terkategori kurang, SMPN 22 dan 28 terkategori sangat kurang.The cognitive instruments made by teachers to measure students abilities have not been through the validation process. Based on this, a reseach need to do with aim to describe the quality of cognitive instruments in light material that can measure students reasoning abilities. The specific purpose of this reseach is to describe: (1) the validity of cognitive instruments is seen from the Outfit MNSQ, ZSTD, and PtMeasure Corr scores; (2) the reliability of cognitive instruments is seen fromPerson reliability, Item Reliability, and Alpha Cronbach scores; (3) the level of difficulty of items seen from logit value in the measurement column; (4) the index of discrimination can view from the logit value of the item compared with the logit value of person; (5) the student reasoning abilities seen from scores in eachquestion. This development reseach refers to the development model of Bord and Gall with the subjects of study are 201 students of class VIII from SMPN 22, 23,and 28 Banjarmasin. Data collection instruments are the validation instruments and the developed cognitive instruments. Data analysis techniques are descriptive and quantitative. The result showed: (1) the five items are classified as valid of the eight items tested; (2) reliability of cognitive instruments for the person reliability is quite, the item reliability is excellent, and the Alpha Cronbach is very good; (3) the difficulty of items in category very difficult is 25%, difficult is 25%, easy is 37,5%, and very easy is 12,5%; (4) the index of discrimination view from the item and person logit value show five items have good category and three items have bad category; (5) Students reasoning abilities gained for SMPN 23 Banjarmasin were categorized as less, SMPN 22 and 28 Banjarmasin were categorized very less.            
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Dan Media Pembelajaran IPA SMP Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Abdullah Al Mukarram; Sri Hartini; Mustika Wati
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v2i3.889

Abstract

Keterampilan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah. Hal ini diduga karena perangkat pembelajaran seperti LKS dan media yang digunakan siswa belum mampu membantu dalam menemukan konsep dan merangsang kemampuan berpikir kritis siswa.Oleh sebab itu dilakukan penelitian pengembangan LKS dan media pembelajaran IPA dengan tujuan dihasilkan LKS dan media pembelajaran IPA SMP berbasis keterampilan berpikir kritis. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) kelayakan LKS yang dikembangkan, (2) kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan, (3) keterampilan berpikir kritis siswa, (4) respon siswa terhadap LKS, (5) respon siswa terhadap media. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII-E berjumlah 33 siswa.Data diperoleh dengan instrumen validasi LKS dan media, lembar penilaian keterampilan berpikir kritis dan angket respon terhadap LKS dan media.Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa: (1) LKS yang dikembangkan sebesar 94,26% berkategori sangat layak, (2) media pembelajaran yang dikembangkan sebesar 95,00% berkategori sangat layak, (3) keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 93,32% berkategori sangat baik, (4) respon siswa terhadap LKS sebesar 75,40% berkategori baik, (5) respon siswa terhadap media sebesar 77,00% berkategori baik. Diperoleh kesimpulan bahwa LKS dan media yang dikembangkan layak digunakan dan membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis.  
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Salam Abdul Salam Abdul Salam Abdullah Al Mukarram Abdullah Al Mukarram, Abdullah Al Ade Gaffar Abdullah Adetya Rahman, Adetya Ahmad Juan Anidom, Ahmad Juan Ahmad Naparin Ahmad Naparin, Ahmad Alfis Sa&#039;adah Amelia, Heny Andi Ichsan Mahardika Arifuddin Jamal, Muhammad Arifuddin, M Arisa Desfiyani, Arisa Ashadi Arsyad, Ashadi Astuti, Meilisa Windi Chairil Faif Pasani Dewi Dewantara Dewi Dewantara Dewi Dewantara, Dewi Elfa Ma’rifah, Elfa Erwina Erwina, Erwina Fauriza Choirun Nisa, Fauriza Choirun Heny Amelia Herda Septina Herni Yuniarti Suhendi Ida Bagus Rini Jayanti, Ida Bagus Rini Khairiah Khairiah Laylatul Qadariyah, Laylatul Liliasari Liliasari M Arifuddin M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin M. Rahmad Syalehin, M. Rahmad Ma’ruf Ma’ruf Maharani, Meyrika Marisyah Marisyah, Marisyah Mastuang Mastuang Meilisa Windi Astuti Merry Sasanti Misbah Misbah Misbah Misbah Misbah Misbah Muhammad Akbar Velayati, Muhammad Akbar Muhammad Arifuddin Muhammad Isra Muhammad Rizhan, Muhammad Mukarramah Mukarramah, Mukarramah Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati, Mustika Noor Hariani, Noor Noor Latifah Hasani Noorhidayati Noorhidayati Nurkhatimah Nurkhatimah, Nurkhatimah Nurul F Sulaeman Oktaviana, Dewinta Parlindungan Sinaga Pratama, Wahyu Aji Purnamasari, Ulul Azmi Purwanti Purwanti Rahayu Kariadinata Rina Refiana, Rina Saiyidah Mahtari Salsabila, Unik Hanifah Santi Minati Adi, Santi Minati Sarah Miriam Sarah Miriam Sarah Miriam, Sarah Sasanti, Merry Siti Hamdanah Siti Hamdanah, Siti Siti Kuzaimah, Siti Siva Soraya Sujito . Sunardi Sunardi Suriasa Suriasa, Suriasa Suyidno Suyidno Syubhan Annur Syubhan An’nur Trias Septiyani Ulul Azmi Purnamasari Viky Fatmawati Wahyu Azhari Widha Nur Hasnah, Widha Nur Yunita Arianie Zainuddin Zainuddin