Claim Missing Document
Check
Articles

The Development of LKS Skill Oriented Sains Process In Optic Geometris Subject Using Guidance Inqury Siti Hamdanah; Muhammad Arifuddin Jamal; Sri Hartini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2017): JUNI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i2.2906

Abstract

Student's worksheet in the school during this time only contains description and questions. For this reason, the study is aimed to know about the worthiness of LKS Skill Oriented Sains Process on Subject Optic Geometries. The purpose of this study (1) to describe the validity of LKS based on test validity, (2) to describe the practical LKS which develop based on the learning implementation, (3) to describe the effectivity of LKS which developing based on students’ result of learning, scientific attitude, and Skill Oriented Sains Process. This research by using design of the study development, that is developing stage that adapted model Dick and Carey. The subject of this study is the researcher who has role as teacher and student is the eleventh grade students of Senior High School. The result of data analysis shows that the worthiness of LKS Skill Oriented Sains Process by using Learning Model Guidance Inquiry is the validity of LKS categorized as valid. The implementation of RPP is very good. The effectivity of LKS is effective. The conclusion is the development of LKS Skill Oriented Sains Process in Optic Geometries Subject Using Guidance Inquiry fulfill the criteria suitable to use. 
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Ulul Azmi Purnamasari; Muhammad Arifuddin; Sri hartini
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4471

Abstract

Kurangnya antusias siswa dalam menyimak, menyampaikan pendapat, dan rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran IPA melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Tujuan umum penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation pada materi cahaya dan alat optik. Tujuan khusus penelitian adalah mendeskripsikan: (1) keterlaksanaan RPP, (2) aktivitas belajar, dan (3) hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Hopkins, terdiri atas dua siklus dengan masing-masing siklus dua pertemuan. Perangkat dan instrumen penelitian yang digunakan adalah silabus, RPP, hand out, LKPD, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran dan lembar pengamatan aktivitas siswa. Data diperoleh melalui tes dan pengamatan, dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) keterlaksanaan RPP yaitu 77,98% (baik) pada siklus I 95,45% (sangat baik) pada siklus II; (2) aktivitas belajar siswa pada siklus I berkategori aktif, dan pada siklus II berkategori sangat aktif; (3) hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 75% (tuntas) pada siklus II 91% (tuntas). Diperoleh simpulan bahwa aktivitas belajar siswa VIII G SMP Negeri 1 Banjarmasin pada materi cahaya dan alat optik meningkat saat diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI). Kata kunci: Kooperatif tipe group investigation, PTK, cahaya dan alat optik, aktivitas belajar, dan hasil belajar. Abstract: The lack of students’ enthusiasm in listening, giving opinion, and the low learning outcomes in the science subjects underlid this research which aimed to improve.  The general object of this research is to imptove students’ learning activity through cooperative learning model of group investigation type on the teaching material of light and optical instrument. Specific objectives of the study were to describe: (1) the implementation of RPP, (2) the learning activities, and (3) the learning outcomes. This study was a classroom action research with Hopkins model, consisting of two cycles with two meetings of each. The research equipments and instruments used were a syllabus, RPP, hand out, LKPD, observation sheets of learning activity and student activity. The data obtained through the test and observation was analysed qualitative and quantitative descriptively. The research findings were: (1) the implementation of RPP was 77,98% (good) in the cycle I and 95,45% (very good) in the cycle II; (2) the students’ learning activity in the cycle I was categorized as active and in the cycle II was categorized as very active; (3) students’ learning outcomes in the cycle I was 75% (complete) and in the cycle II was 91% (thorough). The conclusion was that VIII G students’ learning activity of State Junior High School 1 of Banjarmasin on the material of light and optical instruments increased when cooperative learning model of group investigation (GI) was applied.  
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA FISIKA ENERGI MELALUI PERKULIAHAN BERBASIS PROJECT BASED LEARNING Sri Hartini; Dewi Dewantara; Saiyidah Mahtari
Vidya Karya Vol 33, No 1 (2018): April 2018
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.879 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v33i1.5393

Abstract

Abstract. Research has been carried out which aims to develop feasible the props of Physics Energy course through project-based learning based on validity, practicality, and effectiveness of props. This research is research and development using the Dick and Carey development model. The subjects of this research trial were students of the Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education  Universitas Lambung Mangkurat who took  Physics Energy courses in the even semester of 2016-2017 academic year. The instruments used in this research were validation sheets, questionnaires, and learning outcomes tests. Data were analyzed by using quantitative descriptive. The results of the study show that the validity of props is quite valid, the practicality of props is  practical category, and the effectiveness of props is effective category. Based on the results of the research, the props are feasible to be used as the props in Physics Energy course.Keywords: props, physics energy, project based learning.Abstrak. Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan alat peraga fisika energi yang layak melalui perkuliahan berbasis project based learning berdasarkan validitas, kepraktisan, dan efektivitas alat peraga. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan menggunakan model pengembangan Dick and Carey.  Subjek uji coba penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat yang menempuh mata kuliah Fisika Energi pada semester genap tahun ajaran 2016-2017.  Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan validitas alat peraga berkategori cukup valid, kepraktisan alat peraga berkategori praktis, dan efektivitas alat peraga berkategori efektif.  Berdasarkan hasil penelitian tersebut alat peraga fisika energi layak digunakan sebagai alat peraga dalam perkuliahan fisika energi. Kata kunci: Alat peraga, fisika energi, project based learning.
STUDI PENYEBARAN GURU SMPN SE-KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN Chairil Faif Pasani; Ahmad Naparin; Sri Hartini
Vidya Karya Vol 30, No 1 (2015)
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.661 KB) | DOI: 10.20527/jvk.v30i1.1212

Abstract

One parameter of the professionalism of teachers is teachers teach according to their fields. Therefore, dissemination of subject teachers of each school should be evenly distributed. This study is aimed to describe the spread of the teachers at the Junior High School (SMP) as Hulu Sungai Selatan (HSS). This type of research is a survey. The subjects were teachers throughout the district SMP HSS. Data were collected through: questionnaires, interviews, observation and documentation. The results showed the overall number of teachers for the subjects of Religious Education and Character , Pancasila and Citizenship Education ( PPKn ) , Indonesian , English, Mathematics , Natural Sciences (IPA), Social Sciences ( IPS ) , and Physical Education and Health has been fulfilled , but the distribution is yet uneven.
Pelatihan Pembuatan Media Interaktif White Board Animation untuk Guru Fisika Mustika Wati; Zainuddin Zainuddin; Misbah Misbah; Abdul Salam; Sri Hartini; Dewi Dewantara
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.761 KB) | DOI: 10.20527/btjpm.v1i1.1782

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk membekali guru fisika agar dapat membuat media interaksi menggunakan white board animation dalam pembelajaran fisika. Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh 24 orang guru Fisika yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk workshop pembuatan media interaktif menggunakan white board animation dengan tahapan diskusi dan praktik secara langsung. Hasil dari pengabdian ini para guru dapat membuat white board animation dalam berbagai materi fisika. Simpulan yang diperoleh yaitu kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memotivasi guru dalam membuat media interaktif menggunakan white board animation dan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran. Penggunaan media interaktif ini diharapkan membuat proses pembelajaran menjadi menarik  sehingga dapat memotivasi siswa dalam belajar fisika.This service aims to equip physics teachers to be able to create interactive media using white board animation in learning physics. This training activity was attended by 24 Physics teachers from various regions in South Kalimantan and Central Kalimantan. The method of implementing community service activities is carried out in the form of interactive media manufacturing workshops using white board animation with stages of discussion and hands-on practice. The results of this dedication teachers can make white board animation in various physics materials. The conclusion obtained is that service activities run smoothly and following the objectives to be achieved. This community service activity is expected to motivate teachers in making interactive media using white board animation and can be implemented in the learning process. The use of interactive media is expected to make the learning process interesting so that it can motivate students to learn physics.
PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP NEGERI 9 BANJARMASIN Muhammad Isra; Syubhan An’nur; Sri Hartini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jipf.v1i1.924

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dari siswa kelas IX SMP Negeri 9 Banjarmasin yang masih kesulitan dalam memperoleh nilai UTS diatas KKM. Hal ini disebabkan oleh kurangnya strategi pembelajaran yang dapat membantu siswa menentukan hal-hal penting dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk menganalisis pengaruh penggunaan strategi peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa di SMP Negeri 9 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX D dan kelas IX G. Data penelitian diperoleh dari LKS dan THB yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan nilai korelasi sebesar 0,992. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan strategi peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil belajar fisika siswa.
Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Karakter Kayuh Baimbai melalui Modul Fisika Bermuatan Kearifan Lokal Noor Latifah Hasani; Sri Hartini; Syubhan Annur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.507 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v3i2.1034

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan proses sains (KPS) yang berkategori kurang baik dan karakter kayuh baimbai yang berkategori cukup baik pada siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan KPS dan karakter kayuh baimbai melalui modul fisika bermuatan kearifan lokal dengan model kooperatif. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas model Kemmis Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin berjumlah 27 orang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini lembar observasi karakter kayuh baimbai, lembar penilaian KPS, dan tes hasil belajar (THB). Hasil penelitian menunjukkan : 1) keterlaksanaan RPP siklus I 80,14% berkategori baik dan pada siklus II 81,99% berkategori sangat baik; 2) KPS pada siklus I 81,13% berkategori baik dan siklus II 91,2% berkategori baik; 3) karakter kayuh baimbai pada siklus I 3,94 berkategori baik dan siklus II 4,4 berkategori baik; dan 4) hasil belajar siswa siklus I 88,90% berkategori tuntas dan siklus II 92,60% berkategori tuntas. Diperoleh simpulan bahwa keterampilan proses sains dan karakter kayuh baimbai siswa kelas XI IPA 1 SMA PGRI 6 Banjarmasin pada materi fluida statis meningkat setelah diterapkan modul fisika bermuatan kearifan lokal dengan model kooperatif.
Meningkatkan Aktivitas Siswa Melalui Pendekatan Auditory Intellectual Repetition (AIR) dalam Pembelajaran Kooperatif Viky Fatmawati; Sri Hartini; Abdul Salam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.319 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v2i3.1002

Abstract

Pola pembelajaran yang didominasi guru berdampak pada rendahnya aktivitas siswa belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas siswa kelas X-2 SMA PGRI 2 Banjarmasin menggunakan pendekatan Auditory Intellectual Repetition (AIR) dalam pembelajaran kooperatif. Tujuan khusus penelitian ini adalah mendeskripsikan keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Mc Taggart dengan 3 siklus, dua pertemuan tiap siklusnya yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-2 SMA PGRI 2 Banjarmasin yang berjumlah 29 orang. Data diperoleh melalui observasi dan tes kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dari siklus I sampai III sebagai berikut: 1) Keterlaksanaan RPP secara keseluruhan dari siklus I sampai siklus III diperoleh kriteria sangat baik; 2) Skor aktivitas siswa mengalami peningkatan dari kriteria cukup menjadi aktif pada siklus III, yaitu 2,35; 2,72 dan 3,20; dan 3) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan siklus I ketuntasan siswa sebesar 31,03%, siklus II dan III menjadi 51,72% dan 80,08%, sehingga pada siklus III dapat dikatakan tuntas secara klasikal. Diperoleh simpulan bahwa penggunakan pendekatan AIR dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X-2 SMA PGRI 2 Banjarmasin.
Penerapan Model Children Learning in Science Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin Trias Septiyani; Sri Hartini; Abdul Salam
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.026 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v2i2.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dengan menerapkan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS). Jenis penelitian ini adalah PTK terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian merupakan seluruh siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini adalah lembar pengamatan keterlaksanaan RPP, lembar pengamatan aktivitas siswa,  dan tes hasil belajar. Temuan membuktikan : (1) keterlaksanaan RPP siklus I sebesar 67,16% yang berkategori baik dan siklus II sebesar 70,56% yang berkategori baik,(2) aktivitas siswa pada siklus I berkategori cukup aktif dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi berkategori aktif, (3)  hasil belajar siswa siklus I sebesar 55,00% (tidak tuntas) dan pada siklus II sebesar 75,00% (tuntas). Berdasarkan hasil temuan, model CLIS mampu meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a match untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Wahyu Azhari; Zainuddin Zainuddin; Sri Hartini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 3, No 3 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.413 KB) | DOI: 10.20527/jipf.v3i3.1263

Abstract

Penerapan model yang kurang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran IPA berdampak terhadap rendahnya keterampilan sosial siswa. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dengan tujuan secara umum untuk mendeskripsikan cara meningkatkan keterampilan sosial siswa melalui model make a match pada materi tekanan di kelas VIII E SMP Negeri 4 Banjarmasin. Tujuan penelitian secara khusus untuk mendeskripsikan: 1) keterlaksanaan rencana pelaksanaan pembelajaran, 2) keterampilan sosial siswa, dan 3) hasil belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan jumlah siswa 27 orang di kelas VIII E. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan dua pertemuan  persiklusnya. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dinyatakan dalam bentuk angka maupun persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) keterlaksanaan RPP pada siklus pertama berkriteria cukup baik dengan nilai 1,86 meningkat pada siklus kedua menjadi berkriteria baik dengan nilai 2,58; 2) keterampilan sosial siswa dari nilai 2,04 dengan kriteria kurang baik pada siklus pertama meningkat menjadi nilai 3,03 dengan kriteria baik pada siklus kedua, dan 3) hasil belajar siswa meningkat dari ketuntasan klasikal sebesar 29,63% pada siklus pertama menjadi 88,89% pada siklus kedua. Diperoleh simpulan bahwa keterampilan sosial siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Banjarmasin pada materi tekanan meningkat setelah diterapkan model make a match. Application of models that are not in accordance with the characteristics of natural science subjects effect the low student social skill. Therefore, research with general purpose to describe how to improve student social skill through make a match at pressure in class VIII E SMP Negeri 4 Banjarmasin. The purpose of research is to describe: 1) the implementation of lesson plan, 2) student social skill, and 3) student learning outcomes. This type of research is classroom action research with 27 total student at class VIII E. This research consist of two attendance per cycle. Technique of collecting data through observation and result test. The result showed that: 1) overall implementation of the RPP first attendance good enough criteria with value 1,86 increased to good criteria with value 2,58, 2) student social skill from 2,04 value with not good criteria in first attendance increased to 3,03 value with good criteria, and 3) student learning outcomes increase from 53,57% in first attendance to 89,28% in second attendance with complete category. Be councluded that student social skill VIII E SMP Negeri 4 Banjarmasin at material pressure increased after implementation models make a match
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Salam Abdul Salam Abdul Salam Abdullah Al Mukarram Abdullah Al Mukarram, Abdullah Al Ade Gaffar Abdullah Adetya Rahman, Adetya Ahmad Juan Anidom, Ahmad Juan Ahmad Naparin Ahmad Naparin, Ahmad Alfis Sa'adah Amelia, Heny Andi Ichsan Mahardika Arifuddin Jamal, Muhammad Arifuddin, M Arisa Desfiyani, Arisa Ashadi Arsyad, Ashadi Astuti, Meilisa Windi Chairil Faif Pasani Dewi Dewantara Dewi Dewantara Dewi Dewantara, Dewi Elfa Ma’rifah, Elfa Erwina Erwina, Erwina Fauriza Choirun Nisa, Fauriza Choirun Heny Amelia Herda Septina Herni Yuniarti Suhendi Ida Bagus Rini Jayanti, Ida Bagus Rini Khairiah Khairiah Laylatul Qadariyah, Laylatul Liliasari Liliasari M Arifuddin M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin M. Rahmad Syalehin, M. Rahmad Ma’ruf Ma’ruf Maharani, Meyrika Marisyah Marisyah, Marisyah Mastuang Mastuang Meilisa Windi Astuti Merry Sasanti Misbah Misbah Misbah Misbah Misbah Misbah Muhammad Akbar Velayati, Muhammad Akbar Muhammad Arifuddin Muhammad Isra Muhammad Rizhan, Muhammad Mukarramah Mukarramah, Mukarramah Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati Mustika Wati, Mustika Noor Hariani, Noor Noor Latifah Hasani Noorhidayati Noorhidayati Nurkhatimah Nurkhatimah, Nurkhatimah Nurul F Sulaeman Oktaviana, Dewinta Parlindungan Sinaga Pratama, Wahyu Aji Purnamasari, Ulul Azmi Purwanti Purwanti Rahayu Kariadinata Rina Refiana, Rina Saiyidah Mahtari Salsabila, Unik Hanifah Santi Minati Adi, Santi Minati Sarah Miriam Sarah Miriam Sarah Miriam, Sarah Sasanti, Merry Siti Hamdanah Siti Hamdanah, Siti Siti Kuzaimah, Siti Siva Soraya Sujito . Sunardi Sunardi Suriasa Suriasa, Suriasa Suyidno Suyidno Syubhan Annur Syubhan An’nur Trias Septiyani Ulul Azmi Purnamasari Viky Fatmawati Wahyu Azhari Widha Nur Hasnah, Widha Nur Yunita Arianie Zainuddin Zainuddin