Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN IKAN DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DI KUALLO SOKKAM, SUMATERA UTARA Irwan Limbong; Fitri Ariani; Teguh Heriyanto
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 3 No 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.473 KB) | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2019.Vol.3.No.2.70

Abstract

Pengembangan teknologi penangkapan ikan ditekankan pada teknologi yang ramah lingkungan dengan harapan dapat memanfaatkan sumberdaya perikanan yang berkelanutan dan mengetahui jenis dan komposisi hasil tangkapan ikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan ikan dan mengetahui tingkat keramahan lingkungan alat tangkap jaring insang berdasarkan FAO (1995). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan 2 objek unit alat tangkap ikan. Komposisi hasil tangkapan ikan berdasarkan jenis terdiri dari 8 spesies. Spesies didominasi oleh jenis ikan adalah Kembung Perempuan (Rastrellinger brachysoma) sebesar 34%. Nilai tingkat keramahan lingkungan pada ala tangkap jaring insang adalah 26. Berdasarkan angka nilai tersebut dikategorokan ssebagagai alat tangkap ramah yang ramah lingkungan
Studi Jenis Alat Penangkapan Ikan Tradisional di Sungai Batang Bungo Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Muhammad Natsir Kholis; Mohd. Yusuf Amrullah; Irwan Limbong
Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46252/jsai-fpik-unipa.2021.Vol.5.No.1.107

Abstract

Batang Bungo River is one of the main rivers in Bungo Regency and is open water with a length of ± 50 km. Information about the construction of types of fishing gear in the Bungo river is still very limited. The purpose of this study is to identify and classify the types of traditional fishing gear used by Batang Bungo River fishermen in Bungo Regency, Jambi Province. The method used is the survey method. The study was conducted in October-November 2018 in the Batang Bungo watershed, passing four sub-districts consisting of: Rantau Pandan, Muko-Muko Bathin Tujuh, Bathin Tiga Ulu and Bungo Dani. The results showed that there were five groups and seven types of fishing gear consisting of gill net (jaring), traps (bubu/luka, tekalak dan sukam), falling gears (jala tebar), hook and lines (pancing tajur), grappling and wounding (tembak).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL PRODUKSI UNIT PENANGKAPAN PUKAT CINCIN DI PPN SIBOLGA, SUMATERA UTARA Irwan Limbong; Eko Sri Wiyono; Roza Yusfiandayani
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 1 No. 1 (2017): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.409 KB) | DOI: 10.29244/core.1.1.89-97

Abstract

Perairan Sibolga secara geografis cukup strategis, karena terletak di Samudera Hindia, hasil penangkapannya kebanyakan didaratkan di Pelabuhan Perikanan Sibolga. Salah satu alat tangkap yang sangat produktif di Sibolga  adalah pukat cincin dari tahun ketahun meningkatkan jumlah armada unit penangkapan yang berdampak kepada over ekspoitasi pada tahun 2015. Berdasarkan hal tersebut  dijalankan peraturan mengenai pembatasan unit armada alat tangkap pukat cincin dan meningkatkan hasil tangkapan ikan secara bertahap. Efisiensi penggunaan armada kapal penangkapan ikan yang menggunakan alat tanggkap pukat cincin sangat terkait dengan masalah identifikasi faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produktivitas dan efektifitas dalam memanfaatkan sumberdaya ikan dilakuan  pengkajian tentang faktor produksi agar mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi hasil tangkapan guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah setudi kasus dengan analisis deskriptif dengan metode pengambilan sampel purposive sampling. Metode analisis yang digunakan berupa uji asumsi klasik dan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berperan nyata pada unit alat tangkap pukat cincin di PPN Sibolga yaitu ukuran kapal (X1), daya mesin kapal (X3), panjang jaring (X3), dan tinggi jaring (X4). Hubungan antara faktor­-faktor produksi alat tangkap pukat cincin di PPN Sibolga dapat di presentasikan dalam model fungsi Cobb-Douglas, yaitu sebagai berikut: LnY = -7.034.574 + 21.254 LnX1  + 6.241 LnX2 + 2.369 LnX3 + 54.410 LnX4.Kata kunci:pukat cincin, faktor produksi, PPN Sibolga
STUDI PEMANFAATAN FASILITAS PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) SIBOLGA Fitri Ariani; Irwan Limbong; Teguh Heriyanto; Amelia Paradini
JURNAL MARITIM Vol 2 No 1 (2020): AGUSTUS 2020
Publisher : Prodi Manejemen Kepelabuhan dan Pelayaran, Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Karimun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51742/ojsm.v2i1.95

Abstract

Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga merupakan pusat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi perikanan di wilayah barat Indonesia yang berbasis perikanan tangkap. Pelabuhan perikanan sebagai prasarana penangkapan ikan menjadi faktor penting dalam pembangunan perikanan. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2018, dimana observasi dilakukan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga dengan menghitung analisis pemanfaatan dan kelayakan fasilitas di PPN Sibolga. Fasilitas yang terdapat pada PPN Sibolga memiliki status kelayakan yang sangat tinggi yakni 71 %, dengan makna bahwa secara keseluruhan fasilitas-fasilitas yang terdapat di PPN Sibolga masih dalam keadaan layak untuk di gunakan dan PPN Sibolga sudah tergolong cukup baik dalam meningkatkan nilai guna fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga yakni sebesar 81,81%.
Utilization of Barracuda Fish (Sphyraena barracuda) as fish nugget in Sorkam District, Central Tapanuli Rosmasita Rosmasita; Tengku Muhammad Ghazali; Dian Fitria Manurung; Emma Suri Yanti Siregar; Irwan Limbong; Filla Simanjuntak; Hensamuel Situmeang
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol 7, No 1 (2022): February 2022
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v7i1.5337

Abstract

Barracuda Fish in the Central Tapanuli region is known as Teter Fish (Sphyraena barracuda) which is still relatively cheap and easy to get throughout the year. Teter fish has many health benefits, but not everyone likes this fish. Based on this, various processed forms are needed in order to attract other people to continue consuming tethered fish. One of these processed forms is fish nuggets. The purpose of this community service activity is to provide education to the community, especially mothers in the Indonesian Family Welfare Guidance Program or PKK in Sorkam District, Central Tapanuli Regency about the use of Teter Fish meat as a processed material for making fish nuggets. The method used is the delivery of material and direct practice in making fish nuggets. The result of this community service activity is the ability of PKK women to make processed fish nuggets and package the product properly. In the future, fish nuggets can increase family income and are sold as a typical food of Central Tapanuli.
PERAN MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA LAUT DALAM MAXIMUM SUSTAINABLE YIELD Arsanti Arsanti; Fitri Ariani; Teguh Heriyanto; Irwan Limbong; Insaniah Rahimah; Dian Tambunan; Ahya Purba; Susi Mei; Nida Farah; Rizky Pulungan; Berliana Nopita; Ipan Silitonga; Dion Nainggolan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.30

Abstract

Kota Sibolga memiliki potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang sangat melimpah. Sumberdaya tersebut terdiri dari berbagai ekosistem yang memiliki peranan sangat penting bagi keberlangsungan hidup berbagai organisme. Akan tetapi, sampai saat ini masyarakat masih belum memahami pentingnya menjaga sumberdaya tersebut agar tetap lestari dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan melalui bahan poster. Hasil sosialisasi pengembangan kekuatan sumberdaya alam kelautan dan perikanan pada aktivitas “Menghadap Laut” yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2018, mengindikasikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang rendah mengenai pentingnya melindungi serta memanfaatkan sumberdaya perikanan dan kelautan pada kisaran maksimum sustainable yield (msy). Hal ini terjadi dikarenakan belum adanya transfer ilmu pengetahuan perikanan dan kelautan melalui kegiatan penyadaran dan sosialisasi. Hasil sosialisasi ini memperlihatkan bahwa peserta kegiatan masih terbuka akan aktivitas transfer ilmu pengetahuan mengenai perlunya melestarikan dan mengembangkan kekuatan kelautan dan perikanan secara optimal, lestari, serta berkelanjutan.
ANALISA PRODUKTIFITAS DAERAH OPERASI PENANGKAPAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) (Studi Kasus: KM TRANS BAHARI 3) DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP Ully Wulandari; Beta Indi Sulistyowati; Irwan Limbong; Fadli Faturrohman
Techno-Fish Vol 6 No 1 (2022): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v6i1.4607

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Mei 2021 di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap. Tujuan penelitian ini adalah melihat nilai produksi serta kelayakan ukuran ikan hasil tangkapan suatu wilayah perairan yang menjadi spot penangkapan ikan atau fishing ground pada KM Trans Bahari 3 yang berpangkalan di PPS Cilacap. Metode yang digunakan pada peneltian ini untuk mengumpulkan data adalah metode survey dan studi kasus, sedangkan metode analisis dilakukan dengan metode spasial dengan aplikasi GIS ArcMap. Hasil penelitian menunjukkan nilai produksi setiap daeraah penangkapan bervariasi, namun yang terbanyak adalah 770 Kg dalam satu kali setting dan hauling, yaitu wilayah peraairan dengan koordinat 8°58'23.61"LS - 108° 24'13.45"BT. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dalam hasil tangkapan KM Trans Bahari 3 tidak terdapat tuna sirip kuning yang berukuran tidak layak langkap.atau lebih kecil dari nilai LM-nya. Ukuran LM tuna sirip kuning yang tertangkap pada KM Trans Bahari 3 berada pada rentang 147-152 cm.
PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR KAITANYA DENGAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN DI PERAIRAN KUALLO SORKAM TAPANULI TENGAH Irwan Limbong; Fitri Ariani; Teguh Heriyanto
Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI) UMUS Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/agrivasi.v1i1.442

Abstract

Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki lokasi daerah penangkapan khususnya di perairan kuallo Sokkam. Aktivitas penangkapan ikan merupakan merupakan mata pencarian pokok para nelayan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian dilaksankan bulan September 2018 Kuallo Sokkam sebagai objek dalam penelitian, penelitian ini menggunakan metode Survei dan pengambilan sample secara purposive sampling penentuan jumlah responden jumlah responden 10% dari populasi dengan analisis keramahan alat tangkap ramah lingungan dengan FAO. penelitian terhadap tingkat keramahan lingkungan pada alat tangkap pancing ulur dengan skor 33,2 dengan alat tangkap yang sangat ramah lingkungan dan hasil tangkapan Bobara,Kerapu,Kakap Merah, Barakuda, Serai.
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN IKAN DAN TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DI KUALLO SOKKAM, SUMATERA UTARA Irwan Limbong; Fitri Ariani; Teguh Heriyanto
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 6 No 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v6i2.945

Abstract

The development of fishing technology emphasized environmentally friendly technology in hopes of utilizing a sustainable fishery resource and knowing the type and composition of fish catches. The purpose of this research is to know the composition of fish catches and the level of environmental friendliness of the net capture equipment based on the FAO (1995). The method used in this study was a survey method with 2 objects of the Fish capture equipment unit. The composition of fish catches by type consists of 8 species. The species dominated by the type of fish is the female bloating (Rastrellinger brachysoma) amounting to 34%. The value of environmental friendliness of the gill net capture is 26. Based on the number of values categorized as a friendly capture tool that is a friendly environment.
View Fishermen's Perception of Fish Worth Catching at The Fish Landing Site Kuala Sorkam Central Tapanuli Regency North Sumatra Province Limbong, Irwan; Ariani, Fitri; Rosmasita, Rosmasita
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 14 No. 1 (2021): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fishing equipment used in Central Tapanuli Regency is dominated by gill net fishing equipment. This research was conducted in July at the Fish Landing Site Kuala Sorkam Central Tapanuli Regency, North Sumatra. The research object used in this research is gillnet fishermen located in TPI Kuala Sorkam as resource persons, the fishermen are distinguished into fishermen, skippers and crew. The equipment used in this research is data collection devices, communication devices and laptops. The operation process of Gill Net fishing equipment has four stages, namely determining the location of fishing gound, net installation, net withdrawal, and the final process of moving the catch into the hold. Perception of Gill Net fishermen in TPI Kualla Sorkam generally fall into the "medium" category more than 50% of fishermen in that category try to comply with existing regulations but fishermen's knowledge of the size of fish worth catching is still lacking.
Co-Authors Adib Dzakwan Ahya Purba Alit Hindri Yani Amelia Paradini Arian, Fitri Ariani, Fitri Arsanti Arsanti Arsanti Arsanti Arthur Brown Asra Mutiah Simanullang Baiq Rahmadhianta Bastian Putrayadi Silalahi Berliana Nopita Bustari Bustari Dian Fitria M Dian Fitria Manurung Dian Tambunan Dion Nainggolan Eko Sri Wiyono Emma Suri Yanti Siregar Fadli Faturrohman Fani Fani Fanji Suteja Fatmawati, Riska Filla Simanjuntak Firmansyah, Rodhi Fitri Arian Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Fitri Ariani Hensamuel Situmeang Hensamuel Situmeang Heriyanto, Teguh Hutabarat, Suryana Ardita Insaniah Rahimah Ipan Silitonga Irvan Manalu Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Jonny Zain Juprizal Juprizal M Irsyad Nur, M Irsyad Mohd. Yusuf Amrullah Muhammad Natsir Kholis Muhammad Natsir Kholis Mustika Nauli Nabila Afifah Azuga Nida Farah Nofri Sandria Nofrizal Nofrizal Noverianty Hotmaida Naibaho Pasaribu, Nike Cyndi Herlina Polaris Nasution Ramses Firdaus, Ramses Rizka Aprisanti Rizky Pulungan Romie Jhonnerie Ronal Kurniawan Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita Rosmasita, Rosmasita Rosmasita, Rosmasita Roza Yusfiandayani Silalahi, Bastian P Silalahi, Bastian Putrayadi Silalahi, Bastian Putrayadi Siti Khalijah Sofie Amanda Simanjuntak Sulistyowati, Beta Indi Susi Mei T. Ersti Yulika Sari Teguh Herianto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Teguh Heriyanto Tengku Muhammad Ghazali Tengku Muhammad Ghazali Tengku Muhammad Ghazali Thamrin Thamrin Ully Wulandari Yulindra, Ade