Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERAJINAN TANGAN DESA SESAIT KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Maulidin; Elya Wibawa Syarifoedin; Hastuti Diah Ikawati; Agus Jayadi; Indri Susilawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 3 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v3i1.976

Abstract

Salah satu produk dari daerah Desa Sesait adalah produk kerajinan tempurung kelapa dan kerajinan berbahan kayu. Sebagai daerah pedesaan, potensi daerah Desa Sesait sangat mendukungberkembangnya industri kerajinan tempurung kelapa dan kerajinan berbahan kayu. Tempurung kelapa dan kayu yang tidak terpakai sangat mudah didapatkan di daerah Desa Sesait. Hampir di seluruh wilayah Desa Sesait dapat dijumpai tanaman kelapa. Kondisi tersebut menjadikan tumbuh dan berkembangnya industri kerajinan tempurung kelapa dan kerajinan berbahan kayu di Desa Sesait, karena untuk masalah bahan baku yaitu tempurung kelapa dan kayu yang tidak terpakai, mereka tidak merasa menjadi kendala untuk memperolehnya. Metode pelaksanaan Pembuatan kelompok kerajinan tangan sebagai wadah agar mendapatkan bantuan dari Dinas tertentu dengan cara mengumpulkan para pengerajin yang masih menjalankan usaha kerajinan sendiri-sendiri guna untuk membuat kelompok, bekerjasama dengan dinas tertentu pengerajin berharap mendapatkan Pelatihan manajemen usaha untuk memperbaiki sistem manajemen usaha yang dijalankan. Hasil yang di capai terbentuknya kelompok kerajinan tangan sebagai wadah agar mendapatkan bantuan dari dinas tertentu dengan cara mengumpulkan para pengerajin yang masih menjalankan usaha kerajinan sendiri-sendiri guna untuk membuat kelompok, setelah kelompok tersebut telah terbentuk kemudian membuat proposal untuk diajukan ke dinas tertentu agar pengerajin mendapat bantuan berupa mesin atau alat untuk memudahkan dalam pembuatan kerajinan tangan, guna meningkatkan kuliatas dari produk pengerajin, membangun jaringan ke instansi terkait guna mendapatkan pelatihan manajemen usaha untuk memperbaiki sistem manajemen usaha yang dijalankan.
Interaksi Metode Latihan dan Tingkat Lower Limb Power terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Dollyo Chagi: Factorial Desing 2x2 Wathoni, Baiq Della Distin; Maulidin; Syarifoedin, Elya Wibawa; Muhaimin, Ali
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 6 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Complex Training dan Resistance Band Training terhadap kecepatan tendangan dollyo chagi pada atlet junior Taekwondo dengan kategori power otot tungkai tinggi dan rendah. Desain penelitian menggunakan eksperimen faktorial 2×2 dengan 20 atlet putri berusia 15–17 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kategori power otot tungkai ditentukan menggunakan Margaria-Kalamen Test. Subjek dibagi secara acak ke dalam empat kelompok perlakuan, masing-masing menjalani program latihan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Kecepatan tendangan dollyo chagi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Dollyo Chagi Speed Test. Analisis data dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk, Levene’s Test, Paired Sample T-Test, dan One Way ANOVA pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan secara signifikan meningkatkan kecepatan tendangan pada semua kategori power otot tungkai (p < 0,05). Complex Training memberikan peningkatan lebih besar pada atlet dengan power tinggi, sementara Resistance Band Training menunjukkan hasil yang lebih merata dan efektif pada atlet dengan power rendah. Analisis interaksi mengindikasikan adanya perbedaan respons berdasarkan kategori power, menegaskan pentingnya penyesuaian program latihan sesuai kondisi fisik awal atlet. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan Complex Training untuk atlet dengan power tinggi dan Resistance Band Training untuk atlet dengan power rendah, sebagai strategi peningkatan kecepatan tendangan yang terarah dan berbasis bukti.
Pengaruh latihan boomerang RUN dan latihan laterai RUN terhadap peningkatan kelincahan atlet sepak bola usia 13 tahun Zam Zani; Maulidin; Ismail Marzuki
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 7 No. 4 (2026): April
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v7i4.6406

Abstract

This study aims to determine the effect of Boomerang Run and Lateral Run training on improving the agility of 13-year-old football athletes at Narmada Football Academy (NFA). Agility is a crucial component in modern football, enabling players to quickly change direction, maintain balance, and support both offensive and defensive skills. The research method used is an experimental design with a pre-experimental one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 16 NFA athletes divided into two treatment groups. The Illinois Agility Run test was used as an instrument to measure agility before and after the training intervention. Results from the paired sample t-test showed a significant improvement in both groups. The Boomerang Run training reduced the average agility time from 25.60 seconds to 23.35 seconds, while the Lateral Run training reduced the average from 23.35 seconds to 22.46 seconds. The findings indicate that both training methods significantly enhance agility, with a notable difference in effectiveness between the two. This research provides valuable insights into agility training strategies for youth football players.
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBASIS VIDEO PROJECT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK LEMPAR LEMBING SISWA SEKOLAH DASAR: STUDI PRE-EXPERIMENTAL Rizki, Dani; Maulidin
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.6291

Abstract

Project Based Learning (PjBL) is a student-centered learning model that emphasizes active student participation through project-based activities. In physical education learning, innovative teaching approaches are needed to improve students' motor skills and learning outcomes. However, the integration of Project Based Learning with video-based projects in elementary physical education remains limited. Therefore, this study aims to analyze the effect of Project Based Learning through video projects on students’ learning outcomes in javelin throwing techniques. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental one group pretest–posttest design. The participants consisted of 25 fifth-grade students of SD Negeri 5 Mataram selected using purposive sampling. Data were collected through javelin throwing skill tests, observation sheets, and technical assessment rubrics. Data analysis included normality tests, homogeneity tests, and paired sample t-tests using SPSS with a significance level of 0.05. The results showed that the average pretest score was 51.36 and increased to 90.88 in the posttest. The paired sample t-test showed a significance value of p < 0.001, indicating a significant improvement in students’ learning outcomes. The findings suggest that the implementation of Project Based Learning through video projects effectively improves students’ understanding and technical skills in javelin throwing. Integrating project-based learning with digital media can enhance student engagement and learning outcomes in physical education.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN RENANG MELALUI PENDEKATAN WATER FUN GAMES PADA SISWA KELAS IV SDN I LELEDE Putri Aulia Rifli; Maulidin; Lalu Sapta Wijaya K.
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v4i2.6411

Abstract

This research aims to determine the improvement of learnig in swimming, especially in freestyle, through a water fun games approach. This research method uses classroom action research method (CAR). This research was carried out in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subject was class IV SDN I Lelede Academic Year, totaling 20 students, 10 male students, 10 female students. Data collection techniques through observation of learning implementation in each cycle and knowledge and attitude tests. Data validity using triangulation techniques to see trends that occur in learning activities. The initial condition before it was carried out (CAR) there were no students who had completed swimming lessons or 0, in cycle I it increased to 13 students, in cycle II it increased to all students. The water fun games approach contributes to increasing swimming learning. The conclusions of this research are as follows: the water fun games approach can improve swimming learning for class IV students at SDN Lelede academic year. The achievement of swimming learning completenes from initial conditions to cycle I was 65%, from cycle II was 35%, the overal increase in learning completeness from initial conditions to cycle II was 100%. Keywords: Swimming Learning, Water Fun Games Approach. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pada renang khsususnya pada gaya bebas melalui pendekatan water fun games. Metode penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN I Lelede, yang berjumlah 20 orang berjenis kelamin laki-laki 10 orang dan berjenis kelamin perempuan 10 orang, teknik pengumpulan data melalui observasi pelaksanaan pembelajaran setiap siklus, dan tes pengetahuan dan sikap. Validitas data menggunakan teknik triangulasi, analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat kecendrungan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran, kondisi awal sebelum dilakukan PTK, siswa yang tuntas belajar renang tidak ada atau 0, pada siklus I meningkat menjadi 13 siswa, siklus II meningkat menjadi seluruh siswa atau 20 siswa. Pendekatan water fun games memberi kontribusi terhadap peningkatan pembelajaran renang. Simpulan penelitian ini sebagai berikut: pendekatan water fun games dapat meningkatkan pembelajaran renang pada siswa kelas IV SDN I Lelede. Ketercapaian ketuntasan pembelajaran renang dari kondisi awal ke siklus I sebesar 65%, dari siklus II sebesar 35%, peningkatan ketuntasan pembelajaran secara keseluruhan dari kondisi awal ke siklus II sebesar 100%
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KECEMASAN BERTANDING PADA ATLET KARATE DOJO SEISHIN SETELUK Febriansyah, Adji; Maulidin; Sri Erni Muliyani
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.v5i2.6422

Abstract

This study aims to examine the relationship between self-efficacy and social support on competition anxiety among karate athletes at Dojo Seishin Seteluk. The research employed a quantitative method with a descriptive design, collecting data through questionnaires distributed to 12 karate athletes. The variables analyzed were self-efficacy, social support, and competition anxiety. Data analysis was performed using multiple linear regression with SPSS software. The results indicate that there is no significant relationship between self-efficacy, social support, and competition anxiety among the karate athletes. However, the study provides valuable insights into psychological factors that may influence athletic performance, showing a negative relationship between self-efficacy and competition anxiety. Therefore, it can be concluded that self-efficacy and social support, when considered simultaneously, do not significantly affect competition anxiety in karate athletes at Dojo Seishin Seteluk. Keywords: self-efficacy, social support, competition anxiety, karate athletes Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial terhadap kecemasan bertanding pada atlet karate di Dojo Seishin Seteluk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif yang mengumpulkan data melalui angket yang disebarkan kepada 12 atlet karate. Variabel yang dianalisis adalah efikasi diri, dukungan sosial, dan kecemasan bertanding. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara efikasi diri dan dukungan sosial terhadap kecemasan bertanding pada atlet karate tersebut. Meskipun demikian, penelitian ini memberikan wawasan penting terkait faktor psikologis yang dapat mempengaruhi performa atlet, dengan hasil yang menunjukkan adanya hubungan negatif antara efikasi diri dan kecemasan bertanding. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial secara simultan tidak mempengaruhi kecemasan bertanding pada atlet karate Dojo Seishin Seteluk.