Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGENALAN PENTINGNYA DAN MANFAAT STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR BAGI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH MAKANAN RINGAN SECARA ONLINE Abdul Haris Subarjo; Dedet Hermawan S.; Fajar Nugroho; Sudarmanto Sudarmanto; Sri Mulyani; Gunawan Gunawan
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol6.no02.a6570

Abstract

Community service activities were attended by 29 participants from 33 registrants via Google form, this activity was carried out online using Google Meet. The purpose of this activity is to increase participants' knowledge about the importance and benefits of the stages in preparing standard operating procedures for their business. Another objective is to increase knowledge about the implementation of good standard operating procedures. Community Service activities are carried out through 3 stages consisting of: the preparation stage, the implementation stage, which consists of several phases, namely: the initial phase, the working phase (the servant introduces the activity participants, the servant conducts material presentation). The next stage is the activity evaluation stage which consists of evaluating the activity process and evaluating the results of the activity. The objective of community service activities has increased with an average increase of 47.84%. This shows that the knowledge of participants in community service activities regarding standard operating procedures has increased and is in accordance with the objectives of the activity.
Analisis penentuan prioritas media promosi ITDA menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) Uyuunul Mauidzoh; Esa Rengganis Sulliyarta; Gunawan Gunawan
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 15, No 1 (2023): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v15i1.1588

Abstract

Perkembangan dunia pendidikan di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Peningkatan tersebut terlihat dari semakin banyaknya lembaga pendidikan yang didirikan dan dikembangkan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Salah satu pengaruh agar kegiatan promosi dapat berjalan efektif dan efisien adalah pemilihan media promosi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process) untuk menentukan prioritas media promosi. Model pendukung keputusan ini akan menggambarkan permasalahan multi faktor atau multi kriteria yang kompleks ke dalam sebuah hierarki, menurut Saaty, hierarki diartikan sebagai representasi suatu permasalahan kompleks dalam struktur multi level dimana level pertama adalah tujuan, diikuti oleh tingkat faktor, kriteria, subkriteria, dan seterusnya hingga tingkat terakhir dari alternatif. Sistem ini dapat menjadi pendamping pengambilan keputusan mengenai pemilihan media promosi. Faktor dan subfaktor terpenting yang menjadi pertimbangan dalam memilih Media Promosi yaitu: Faktor jangkauan dengan subfaktor jangkauan nasional, sedangkan ITDA menggunakan beberapa media promosi yaitu media sosial, Website, Baliho, dan Spanduk. Berdasarkan hasil penelitian, urutan prioritas media promosi yang akan digunakan ITDA adalah media sosial dengan bobot prioritas sebesar 0.31656293. Website, dengan bobot prioritas 0.31656293. Baliho, dengan bobot prioritas 0,203506909. Presentasi, dengan bobot prioritas 0.11560247. Brosur, dengan bobot prioritas 0.093740094. Banner, dengan bobot prioritas 0,05074091.
Analysis of the Optimal Number of Workforce Using the Theory of Constraints Approach in UKM Weeka Wedang Uwuh Nurdin, Riani; Santoso, Prasidananto Nur; Gunawan, Gunawan; Mauidzoh, Uyuunul; Astuti, Marni; Kusumaningrum, Maria Deny
OPSI Vol 17, No 1 (2024): ISSN 1693-2102
Publisher : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/opsi.v17i1.9534

Abstract

The increasing demand for wedang uwuh during the pandemic requires Weeka Wedang Uwuh as a producer to be quick and responsive in meeting demand. Competition for sales of wedang uwuh is currently quite tight because there are more and more wedang uwuh producers. One way to anticipate current business competition, especially in the herbal beverage industry, is to try to manage the resources owned by SMEs, including labor. The right number of workers will guarantee product availability and also provide minimum costs for labor costs. This research aims to provide suggestions for determining the optimal number of workers in order to minimize labor costs. ToC is a problem solving approach that focuses on eliminating constraints using available methodologies. Therefore, this approach is very suitable for eliminating obstacles at Weeka Wedang Uwuh in order to determine the optimal number of workers. To support the TOC approach, the Dynamic Program method will be applied to the obstacle removal step. The optimal number of workers in UKM Weeka Wedang Uwuh will be obtained by reducing 5 (five) workers in the Wedang Uwuh packing section. The savings that occurred during the research time period were Rp. 21,500,302.00 compared to expenses if it had the current number of workers.
PEMILIHAN MITRA LOGISTIK KOMPONEN PESAWAT DENGAN MENGUNAKAN METODE TOPSIS Mauidzoh, Uyuunul; Sullyartha, Esa Rengganis; Gunawan, Gunawan; Anggari, Dilla Dwi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 2 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i2.11131

Abstract

Aircraft Maintenance adalah proses preservasi secara berkala yang harus dilaksanakan terhadap keseluruhan pesawat udara sipil atau perlengkapan pesawat udara sipil pasca jangka waktu tertentu atau penggunaan yang terbatas. Saat pelaksanaan kegiatan maintenance operator berlangsung, terkadang terkendala oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah tidak tersedianya komponen atau part yang dibutuhkan. Penyebab dari tidak tersedianya komponen adalah ketidakhandalan supplier sparepart menyediakan sparepart yang menjadi partner perusahaan penyedia komponen pesawat tersebut. Salah satu metode pengambilan keputusan atau pemilihan berdasarkan berbagai kriteria adalah Technique For Order Performance By Similarity To Ideal Solution atau disebut TOPSIS. TOPSIS digunakan dalam pemecahan persoalan pengambilan keputusan berbagai kriteria. Berdasarkan hasil observasi di lapangan dan pengolahan data dalam memilih supplier menggunakan kriteria harga sparepart, kesigapan respon, ketepatan pemenuhan jumlah sparepart yang dipesan, kecepatan penyerahan sparepart kepada perusahaan ekspedisi dan kebijakan jaminan kerusakan sparepart. Nilai preferensi bagi supplier/pemasok A sebesar 0,473, supplier/permasok B sebesar 0,228, dan supplier/pemasok C sebesar 0,604. Berdasarkan ketiga nilai preferensi tersebut supplier C memiliki nilai preferensi tertinggi yaitu 0,604, sehingga supplier C akan dipilih sebagai supplier rekanan divisi maintenance khususnya untuk pengadaaan sparepart.
Passenger Queue Simulation Analysis and Optimization at The Check-in Counter of Yogyakarta International Airport Putra, Ananda Adhitya; Rahmawati, Fajar Khanif; Mulyani, Sri; Kusumaningrum, Maria Asumpta Deny; Gunawan, Gunawan; Medianto, Rully
Compiler Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/compiler.v13i2.2653

Abstract

Air transportation has a role in providing services to deliver people and goods in a relatively shorter time. Queues will increase due to the relatively low quality and quantity of service. This can happen at the Yogyakarta International Airport check-in counter. This research uses a comparison method between the queuing system and arena software. The queuing system used is a single channel-single phase.  The airlines that will be studied are Lion Air and Super Air Jet. The samples used respectively were 65 passengers and 61 passengers from Lion Air and Super Air Jet airlines. Data collection was carried out during peak hours. With this passenger movement simulation model, it is possible to determine the length of queue experienced by passengers at each check-in counter, the time to be served, and the check-in counter staff that must be provided. The length of time queuing for passengers for each airline is that for Lion Air the length of time queuing at the check-in counter is 18,6 minutes with an additional 1 officer from before and for Super Air Jet it is 28,5 minutes with an additional 1 officer from the previous check-in counter.
PENDAMPINGAN PROMOSI ONLINE DESA WISATA “BUKIT ROSO WULAN” MELALUI PEMANFAATAN FOTO PADA FACEBOOK Uyuunul Mauidzoh; Gunawan Gunawan; Riani Nurdin; Esa Rengganis Sulliyartha; Fajar Khanif Rahmawati
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol7.no02.a8066

Abstract

Kabupaten Gunungkidul mempunyai potensi rekreasi dan hiburan yang beragam seperti pantai, goa, kerajinan tangan, desa wisata, air terjun, kuliner, dan lain sebagainya. Desa Turunan, Girisuko, Panggang, Gunungkidul salah satu desa yang mempunyai potensi desa wisata yang secara mandiri membentuk Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Lestari 2. KTH dalam mengembangankan desa wisata Bukit Roso Wulan bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Gunungkidul. Kerjasama dalam pengelolaan dan pengembangan desa wisata seluas ± 24 ha memerlukan pemikiran dan ide dari berbagai pihak. Desa wisata Bukit Roso Wulan sudah resmi dibuka operasionalnya yakni pada 9 Desember 2020. Program Pengabdian kepada masyarakat ini untuk membantu mempromosikan dan memperkenalkan Desa Wisata Wulan Bukit Roso di keturunan Girisuko Panggang, Gunungkidul. Promosi dilakukan melalui media facebook dengan menampilkan foto-foto menarik sehingga menjadi daya tarik masyarakat untuk mengunjungi Bukit Roso Wulan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini dibagi menjadi 5 yaitu ceramah dan tanya jawab, FGD, pemilihan media promosi, pengambilan foto, dan melakukan posting promosi di Facebook. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini yaitu antusiasme Kelompok Tani sangat tinggi sehingga terdapat peningkatan pemahaman, menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya promosi untuk mengenalkan Desa Wisata Bukit Roso Wulan. Dalam pengabdian ini juga menghasilkan postingan di facebook “Bukit Roso Wulan”. Setelah pengabdian ini berakhir postingan harus tetap dilanjutkan kelompok tani agar promosi tetap berjalan
Pelatihan Pembuatan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG) Pada Siswa SMAN 2 Playen Gunungkidul Gunawan Gunawan; Bangga Dirgantara Adiputra; Maria Asumpta Deny Kusumaningrum; Suhanto Suhanto; Marni Astuti; Riani Nurdin; Uyuunul Mauidzoh; Rully Medianto
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 8 No 02 (2025): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol8.no02.a9649

Abstract

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen yang terletak di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul mempunyai tujuan untuk mengembangkan bakat dan potensi peserta didik melalui program pengembangan diri dan program Kelas Khusus Olahraga. Namun saat ini bidang olah raga dirgantara khususnya aeromodelling belum ada baik berdasarkan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Solusi untuk mengatasi permasalahan diatas, maka diperlukan pendampingan pada siswa SMAN 2 Playen, agar dapat menambahkan kegiatan olah raga lain di bidang aeromodelling khususnya menerbangakan pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG). Untuk itu perlu diadakan pelatihan pembuatan Pesawat OHLG pada siswa SMAN 2 Playen, Gunungkidul. Model OHLG atau yang lebih sering disebut dengan Chuck Glider adalah model yang dirancang untuk terbang bebas dengan daya yang ada pada model itu dilempar dengan tangan manusia agar mencapai ketinggian tertentu untuk memulai penerbangannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan tanya jawab, praktik pembuatan pesawat OHLG, dan praktik menerbangkan pesawat OHLG. Hasil diperoleh dari pengabdian masyarakat ini yaitu siswa antusias dalam mengikuti kegiatan sehingga pengetahuan siswa pesawat OHLG dengan nilai “baik” naik dari 24% menjadi 62%, sedangkan nilai “sangat baik” naik dari 8% menjadi 14%. Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Playen juga mampu membuat dan menerbangkan Pesawat Outdoor Hand Launched Glider (OHLG).
Pelatihan Pembuatan Pesawat OHLG untuk Pengembangan Spot Dirgantara di Destinasi Wisata Stone Park Nurdin, Riani; Mauidzoh, Uyuunul; Prattiwi, Elisabeth Anna; Ahmadi, Nurfi; Gunawan, Gunawan; Astuti, Marni; Zabidi, Yasrin
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 01 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i01.10406

Abstract

Stone Park is one of the tourist destinations located in Turunan, Girisuko, Panggang, Gunungkidul. The Stone Park tourist destination is currently not widely visited by tourists because it only offers sunrise spot facilities, photo spots, gazebos, and camping areas that have been widely offered by other tourist destinations. To support Sustainable Tourism which can have a long-term impact on the environment, social, culture, and economy, it is necessary to develop attraction spots. The aerosport attraction spot is one of the attraction spots that is quite popular with the public. To provide understanding and skills, training has been held on making and flying the Out Hand Launch Glider (OHLG) Aircraft which was attended by 21 participants consisting of Stone Park tourist destination managers and the surrounding community. The participants were able to understand the need for the development of aerospace attraction spots and succeeded in making and flying the OHLG aircraft.
Estimasi Volume Penumpang Pesawat Udara di Bandar Udara Internasional Adisutjipto Menggunakan Model Gravity Gunawan, Gunawan; Mauidzoh, Uyuunul; Adiputra, Bangga Dirgantara; Dinaryanto, Okto
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 31, Nomor 1, JULI 2025
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v31i1.72157

Abstract

Demand forecasting is used by airlines to predict the travel behavior of potential passengers. Accurate forecasting is critical to the overall success of an airline. An important element in forecasting is passenger volume estimation. The goal is to predict the number of passengers expected between two cities for a given time interval. Based on this forecast, airlines can make decisions about new routes or additional flights on existing routes. Starting January 2020, all flights to Yogyakarta have landed at Yogyakarta International Airport (YIA) except for flights using propeller aircraft such as ATR which can still use Adisutjipto International Airport (JOG). Adisutjipto International Airport currently only serves 3 routes, namely Yogyakarta (JOG) - Jakarta (HLP) RT., Yogyakarta (JOG) - Bandung (BDO) RT., and Yogyakarta (JOG) - Surabaya (SUB) RT.. The opening of Adisutjipto International Airport to propeller aircraft makes it possible to increase flight frequencies or new routes. For that, it is necessary to estimate the volume of aircraft passengers at Adisutjipto International Airport using the gravity model. The most accurate model is Model 5, where the attraction force is separated into the number of residents of the origin and destination zones and the GRDP of the origin and destination zones, as well as the distance impedance factor and ticket rates are also separated.
Model Antrian Pelayanan Penumpang Keberangkatan Bandara Dengan Metode Simulasi Di Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) Astuti, Marni; Khoirullah, Muhammad Habib Nur; Nurdin, Riani; Sullyartha, Esa Rengganis; Gunawan, Gunawan
Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/angkasa.v17i2.2906

Abstract

Bandara Internasional Yogyakarta (Yogyakarta International Airport/YIA) di Kulon Progo, yang beroperasi penuh sejak 2019, merupakan salah satu bandara modern di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada analisis utilitas tenaga kerja di terminal keberangkatan, khususnya pada layanan check-in, security check point, dan gate area. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat pemanfaatan sumber daya manusia pada beberapa titik layanan, yang berpotensi menimbulkan inefisiensi operasional.Pendekatan penelitian menggunakan simulasi dengan perangkat lunak AnyLogic PLE, yang dimodelkan berdasarkan jumlah penumpang keberangkatan. Hasil simulasi menunjukkan tingkat utilitas yang bervariasi: Check-in Area—Operator 1 sebesar 82% (4 operator), Operator 2 sebesar 89% (6 operator), Operator 3 sebesar 79% (4 operator); Security Check Point—SCP 1 sebesar 20% (2 operator), SCP 2 sebesar 8% (4 operator); Gate Area—Gate 1 sebesar 2,9% (2 operator), Gate 2 sebesar 3,4% (4 operator), dan Gate 3 sebesar 3,1% (2 operator).Hasil ini mengindikasikan adanya ketidakseimbangan antara kapasitas tenaga kerja dengan volume penumpang pada beberapa titik layanan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya penataan ulang penjadwalan dan distribusi tenaga kerja berbasis data simulasi untuk meningkatkan efisiensi dan mempertahankan kualitas pelayanan penumpang