Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISIS: PENELITIAN CROSS-SECTIONAL Mafiroh, Devi Alfi; Alfarisi, Ringgo; Hadiarto, Rinto; Mihardja, Laurentia Konadi
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20533

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian di dunia adalah penyakit gagal ginjal kronis (GGK). Pengobatan utama untuk pasien GGK pada tahap akhir adalah hemodialisis. Meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan hasil yang bertentangan, diyakini bahwa tekanan darah dan indeks massa tubuh (IMT) memiliki kaitan pada pasien hemodialisia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai korelasi antara tekanan darah dan IMT pada pasien GGK. Studi ini menggunakan metodologi cross-sectional dan desain observasional analitik. Rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan pengecualian digunakan untuk mengumpulkan data. Sampel penelitian ini terdiri dari total 88 pasien, dan fisher’s exact test dengan ambang signifikansi 0,05 digunakan untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan bahwa mayoritas pasien yang menjalani terapi hemodialisis mengalami hipertensi (83%). Sebaran IMT menunjukkan bahwa 39,8% pasien memiliki IMT normoweight, 15,9% underweight, 18,2% overweight, dan 26,1% obesitas. Analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan tekanan darah (p= 0,712).
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Angka Kejadian Rhinitis Alergi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021 Fata, Raihan Indra; Detty, Ade Utia; Hadiarto, Rinto; Suprayitno, Barra Ade Wijaya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20719

Abstract

Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan atas yang umum ditemukan pada dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran. Aktivitas fisik diduga memengaruhi kejadian RA melalui modulasi sistem imun, namun bukti ilmiah masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian RA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain  dengan pengumpulan data melalui kuesioner self-reported pada 96 responden yang dipilih secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian RA (p = 0,576). Simpulan: Aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian rhinitis alergi pada mahasiswa kedokteran.