Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengemasan dan Pemasaran Produk Olahan Ikan Sebagai Produk Unggulan di SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring Kabupaten Lamongan, Jawa Timur Spanton M, Perdana Ixbal; Prayogo, Luhur Moekti; Yuliardi, Amir Yarkhasy
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Ekonomi Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdiekbis.v4i1.3016

Abstract

Indonesia merupakan penghasil produk utama hasil pertanian (dalam arti luas) yang beberapa diantaranya memiliki keunggulan komparatif di dunia. Salah satu daerah di Lamongan yang masyarakatnya tidak sedikit yang berprofesi sebagai Nelayan Tangkap. Hasil tangkapan nelayan umumnya langsung dijual dalam bentuk produk mentah. Masyarakat mulai mengolah hasil tangkapan secara sederhana dan bersifat usaha rumahan. Untuk meningkatkan nilai jual dari produk hasil olahan ikan tersebut dibutuhkan teknik pengemasan yang menarik. Oleh karena itu pelatihan pengemasan produk ini bertujuan untuk menginformasikan dan menambah pengetahuan masyarakat khususnya guru-guru di SMK Muhammadiyah 7 Kedungpring Kabupaten Lamongan agar dapat mengemas produk ikan yang dihasilkannya secara menarik dan higienis. SMK ini dipilih karena memiliki jurusan kelautan dan perikanan sehingga guru-guru dan peserta didik dapat menginformasikan hasil pelatihan kepada masyarakat yang lebih luas. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktek secara langsung. Tahapan pelatihan dimulai dengan sosialisasi pengemasan produk dan penggunaan label kemasan serta evaluasi diakhir kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mampu menghasilkan kemasan produk olahan ikan yang menarik dan higienis dan dilengkapi dengan label yang informatif.
Evaluasi Kesehatan Ekosistem Mangrove Menggunakan Indeks MHI (Mangrove Health Indeks) serta Identifikasi Spesies Dominan di Pesisir Tuban dan Lamongan Prayogo, Luhur Moekti; Sudianto, Achmad
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.30475

Abstract

Mangrove ecosystems play a vital role in protecting coastlines, sequestering carbon, and sustaining coastal biodiversity. However, various pressures such as land conversion, abrasion, and human activities are causing degradation in these ecosystems. This study aims to assess the health condition of mangroves in Tuban and Lamongan Regencies through an integrative approach based on Mangrove Health Index (MHI), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) from Sentinel-2A images, and field data. The results of the study showed that the total area of mangroves in the two regions reached 178.88 hectares, with the dominance of medium density (56.47%) and high density (80.37%) which described relatively healthy vegetation conditions. Lamongan Regency recorded higher species diversity (10 types) than Tuban (7 types). The species found include Rhizophora mucronata, R. apiculata, R. stylosa, Avicennia marina, A. officinalis, A. alba, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Aegiceras corniculatum, and Sonneratia alba. NDVI analysis showed a positive correlation with MHI, with the eastern Lamongan area and central Tuban as healthy mangrove zones. These findings reinforce the relevance of the use of remote sensing data in coastal ecosystem mapping, but still require field validation for ecological accuracy. This study recommends the integration of spatial approaches with community-based rehabilitation policies to strengthen the sustainability of mangrove management.