Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kesehatan Ekosistem Mangrove Menggunakan Indeks MHI (Mangrove Health Indeks) serta Identifikasi Spesies Dominan di Pesisir Tuban dan Lamongan Prayogo, Luhur Moekti; Sudianto, Achmad
Rekayasa Vol 18, No 3: Desember, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i3.30475

Abstract

Mangrove ecosystems play a vital role in protecting coastlines, sequestering carbon, and sustaining coastal biodiversity. However, various pressures such as land conversion, abrasion, and human activities are causing degradation in these ecosystems. This study aims to assess the health condition of mangroves in Tuban and Lamongan Regencies through an integrative approach based on Mangrove Health Index (MHI), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) from Sentinel-2A images, and field data. The results of the study showed that the total area of mangroves in the two regions reached 178.88 hectares, with the dominance of medium density (56.47%) and high density (80.37%) which described relatively healthy vegetation conditions. Lamongan Regency recorded higher species diversity (10 types) than Tuban (7 types). The species found include Rhizophora mucronata, R. apiculata, R. stylosa, Avicennia marina, A. officinalis, A. alba, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Aegiceras corniculatum, and Sonneratia alba. NDVI analysis showed a positive correlation with MHI, with the eastern Lamongan area and central Tuban as healthy mangrove zones. These findings reinforce the relevance of the use of remote sensing data in coastal ecosystem mapping, but still require field validation for ecological accuracy. This study recommends the integration of spatial approaches with community-based rehabilitation policies to strengthen the sustainability of mangrove management.
Variasi Musiman Spasial-Vertikal Suhu dan Salinitas di Teluk Tomini dan Laut Banggai Amir Yarkhasy Yuliardi; Gandhi Napitupulu; Luhur Moekti Prayogo; Diah Ayu Rahmalia; Ratna Juita Sari; Agung Tri Nugroho
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 2: Agustus (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i2.25880

Abstract

Teluk Tomini merupakan salah satu wilayah semi-tertutup di Indonesia yang memiliki karakteristik oseanografi kompleks akibat pengaruh sirkulasi regional dan faktor musiman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi musiman, spasial, dan vertikal suhu serta salinitas di Teluk Tomini sepanjang tahun 2020 dengan menggunakan data reanalisis oseanografi dari produk Copernicus Marine Environment Monitoring Service (CMEMS) yang memiliki resolusi spasial 0,083 dan 50 lapisan vertikal. Analisis dilakukan terhadap distribusi suhu dan salinitas permukaan, penampang vertikalsepanjang lintang 0 antara 120125BT, serta profil vertikal pada tiga titik pengamatan (121BT, 123BT, dan 125BT). Hasil menunjukkan bahwa suhu permukaan laut (SPL) mencapai nilai maksimum 30C pada musim peralihan I, dan minimum 28C pada musim timur. Distribusi salinitasmemperlihatkan gradasi secara zonal, dengan nilai yang lebih tinggi di bagian timur (34,5 PSU) akibat intrusi massa air asin dari Laut Banda dan Laut Maluku. Secara vertikal, terdapat stratifikasi termohalin yang mencolok hingga kedalaman 100 m, dengan kolom air yang lebih homogen di wilayah timur. Arus permukaan memainkan peran penting dalam membentuk distribusi spasial parameter-parameter tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengaruh dinamika musiman dan intrusi regional terhadap struktur termohalin di Teluk Tomini. Temuan ini memberikan dasar penting bagi pemahaman lebih lanjut mengenai proses oseanografi fisis serta implikasinya terhadap ekosistem laut dan perencanaan pengelolaan sumber daya perikanan di wilayah ini.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Perubahan Garis Pantai melalui Pemanfaatan GIS dalam Webinar Edukasi Daring Luhur Moekti Prayogo; Perdana Ixbal Spanton M; Jumiati; Intan Septarina
Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): April
Publisher : GRM Academic Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67710/communityservice.v2i1.24

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam analisis perubahan garis pantai. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 3 Januari 2026 dan diselenggarakan oleh PT Global Research Media Group, dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang dari kalangan umum. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan GIS sederhana, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar garis pantai, faktor-faktor yang mempengaruhi perubahannya, serta penerapan GIS dalam analisis spasial menggunakan data citra satelit. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 65% pada pre-test menjadi 95% pada post-test. Hal ini menunjukkan bahwa metode webinar efektif dalam meningkatkan literasi spasial serta pemahaman teknologi GIS di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan secara digital tanpa mengurangi kualitas maupun dampaknya. Dengan demikian, webinar berbasis GIS dapat menjadi alternatif metode pengabdian yang efisien, fleksibel, dan memiliki jangkauan yang luas.