Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Kerajinan Batik Ecoprint Bagi Ibu-Ibu PKK RT 005 Cibiru Asri Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Mulyana, Yayan; Afriani Kusumadewi, Afriani Kusumadewi; Luciana, Luciana; Feny Nurherawati, Feny Nurherawati; Filly Pravitasari, Filly Pravitasari; Andri Riswandi, Andri Riswandi; Susi Maulinawati, Susi Maulinawati; Tiara Nurhuda, Tiara Nurhuda; Selly Musdalivakh, Selly Musdalivakh; Muhammad Zaidun Muchtar, Muhammad Zaidun Muchtar; Nelly Hapsari, Nelly Hapsari
ABDITEK NUSANTARA Vol. 7 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik ecoprint adalah teknik mencetak pada kain menggunakan pewarna alami dan membuat motif dari daun secara manual dengan menempelkannya hingga motif muncul pada kain. Salah satu teknik pewarnaan dalam eco-print adalah teknik meninju atau memukul. Teknik ini dianggap lebih sederhana dan lebih mudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan keterampilan teknik penumbuk ecoprint, memberikan wawasan botani tentang daun yang memiliki jejak yang baik menggunakan teknik ekocetak tumbuk, dan memberikan wawasan kewirausahaan agar peserta dapat memanfaatkan teknik tubuk ekocetak untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di induk PKK RT 005 Cibiru Asri, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut diikuti oleh 25 orang termasuk ibu PKK RT 005 Cibiru Asri, dosen dan perwakilan mahasiswa. Metode pelatihan yang digunakan adalah metode kuliah, metode presentasi dan dokumentasi. Hasil dari pelatihan ini adalah peserta dapat menerapkan ecoprint menggunakan teknik pounding, selain itu hasil variasi tata letak motif daun berdasarkan selera peserta pelatihan terlihat unik dan indah dengan warna yang sesuai dengan warna asli daun yang digunakan
PENGARUH VARIASI BINDER PADA PENCAPAN ZAT WARNA PIGMEN TERHADAP KETAHANAN LUNTUR WARNA DAN PEGANGAN KAIN POLYESTER Kusumadewi, Afriani; Luciana; Nurherawati, Feny; Pravitasari, Filly; Riswandi, Andri; Maulinawati, Susi
Jurnal Tekstil Vol 8 No 1 (2025): Vol 8 No 1 Juni 2025
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jute.v8i1.140

Abstract

Pencapan dengan zat warna pigmen dapat digunakan pada semua jenis serat. Zat warna pigmen tidak mempunyai afinitas terhadap serat, maka fiksasinya ke dalam serat diperlukan bantuan zat pengikat yaitu binder. Kekuatan ikatan antara zat warna pigmen dengan serat tergantung pada daya ikat dari binder yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi binder terhadap ketahanan luntur warna dan handfeel kain poliester yang dicap dengan zat warna pigmen. Variasi konsentrasi binder yang digunakan adalah 7%, 10%, dan 20%. Pada  penelitian ini akan mengevaluasi dari sifat kelunturan warnanya dan daya handfeel dari hasil pencapan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi binder memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketahanan luntur warna dan handfeel terhadap hasil pencapan kain poliester dengan zat warna pigmen. Semakin tinggi konsentrasi binder, semakin baik ketahanan luntur warna kain terhadap gosokan kering, gosokan basah, dan pencucian. Namun, semakin tinggi konsentrasi binder juga akan membuat handfeel kain semakin kaku. Berdasarkan hasil pengujian, konsentrasi binder 7% pada proses pencapan kain polyester dengan zat warna pigmen menghasilkan ketahanan luntur warna yang  kurang baik dilihat dari nilai gray staining-nya pada angka 3,walaupun daya handfeel-nya lembut. Sedangkan binder dengan konsentrasi 20%, memiliki kelunturan warna yang sangat baik dilihat dari nilai staining gray scale-nya pada angka 4-5, namun daya handfeel kainnya begitu kaku. Binder dengan konsetrasi 10% memberikan hasil yang lebih seimbang, dengan memiliki nilai staining gray scale 3-4 dan daya handfeel kain yang masih cukup nyaman. sehingga dapat disimpulkan bahwa konsentrasi binder 10% memberikan hasil yang optimal baik dari segi kelunturan warnanya dan sifat handfeel-nya.
Pengendalian Kualitas Kain Corak 0818 Pada Mesin Water Jet Loom Type Tsudakoma Dengan Menggunakan Metode Statistical Quality Control Pravitasari, Filly; Nurherawati, Feny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20123

Abstract

PT X is a textile company in the weaving sector, producing fabrics with various patterns. Quality control plays an important role in the production process, production results with zero rejects are the target for every company. In the production process for 28 days (4 weeks) the total number of fabric defect points was 750 points, of which 285 points had snarling defects that appeared on the surface of the fabric in the form of small curves with a length of 1-4 mm. The snarling was caused by loose weft yarn and formed a twist, so that when it was pressed the yarn was carried into the fabric and the surface of the fabric looked rough. Based on the results of the analysis of the implementation of quality control, the fabric was still not under control, on the C control chart where there were 3 points outside the upper control (Upper Control Limit) and one point outside the lower control limit (Lower Control Limit). The cause and effect diagram shows several factors that cause snarling defects, namely humans, machines, methods and materials. The use and handling of the catch rope yarn must be considered so as not to block the weft yarn when sliding. Keywords: quality control, water jet loom, snarling
Perancangan Produk Minuman Kunyit Asam Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) (Studi Kasus Pada Usaha Minuman Kunyit Asam Dapur Weenaq) Pravitasari, Filly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11861

Abstract

Kunyit adalah tanaman rempah yang sering digunakan sebagai bahan pembuat minuman tradisional, salah satunya adalah minuma kunyit asam. Pelaku Usaha Dapur Weenaq menjadikan kunyit sebagai bahan pembuat minuman kunyit asam. Minuman kunyit asam memiliki manfaat yang baik untuk tubuh manusia yaitu meredakan nyeri haid, meningkatkan daya tahan tubuh, dll. Untuk mendapatkan kualitas produk yang diharapkan oleh konsumen/pelanggan, perlu dilakukan perancangan produk dengan menggunakan metode Quality Function Deployment  dengan menggunakan matrik House of quality. Pengumpulan data dengan melakukan survey pengisian kuisoner dan wawancara terhadap pelanggan. Data yang diperoleh diaplikasikan kedalam matrik hoq didapatkan minuman kunyit asam dapur weenaq perlu perbaikan terhadap warna minuman dan aroma minuman. Atribut yang harus dipertahankan adalah rasa minuman, manfaat bagi kesehatan dan keamanan pangan. Matrik prioritas dari Technical Specifications (How) berdasarkan urutan terendah yaitu  jumlah produksi/hari, pengemasan, kebersihan, penyaringan ampas, penggilingan, pengupasan dan pencucian bahan baku serta pemilihan bahan baku.   ABSTRACT Turmeric is a spice plant that is often used as an ingredient in traditional drinks, one of which is turmeric acid drink. Weenaq Kitchen business owner use turmeric as an ingredient in making sour turmeric drinks. Tamarind turmeric drinks have good benefits for the human body. It is necessary to design the product using the Quality Function Deployment method with the House of Quality matrix. Data collection by conducting questionnaire surveys and interviews with customers. From the HoQ matrix, it was found that the Weenaq kitchen sour turmeric drink needed improvements to the color of the drink and the aroma of the drink. The attributes that must be maintained are the taste of the drink, health benefits and food safety. The priority matrix is based on the lowest order, namely number of production per day, packaging, cleanliness, filtration of dregs, milling, stripping and washing and selection of raw materials. Keyword : quality function deployment, house of quality, turmeric herbal
PROGRAM PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA (PATCH WORK) UNTUK INTERIOR RUANGAN PADA GURU DAN ORANG TUA MURID RUMAH NGAJI AL UKHUWAH Afriani Kusumadewi; Feny Nurherawati; Filly Pravitasari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan limbah kain sisa merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang mendasari diciptakannya produk daur ulang (recycles). Pemanfaatan limbah kain perca ini bisa dioptimalkan karena adanya keterampilan pembuatan kerajinan yang berasal dari kain perca dimana sisa kain dari produksi pakaian dijadikan sebagai material utama produk daur ulang (recycles). Perancangan ini menggunakan limbah kain perca yang dapat menciptakan produk baru yang ramah lingkungan sehingga dapat memberikan kontribusi dalam bidang desain produk dengan mengembangkan potensi pengolahan limbah tekstil. Proses perancangan limbah kain perca dilakukan dengan teknik Patchwork yang menyusun dan menggabungkan kain perca aneka warna dan motif mengikuti pola berulang dengan cara dijahit tangan atau mesin, sedangkan teknik Applique adalah seni membentuk gambar dari potongan kain dan ditempel diatas permukaan kain dengan menggunakan jahitan tangan atau mesin pula. Kerajinan dan perlengkapan rumah tangga seperti tas, sarung bantal, taplak meja dan alas gelas termasuk kepada barang yang selalu kita gunakan dirumah dan dibutuhkan dalam aktifitas sehari-hari. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dan orang tua murid di Rumah Ngaji Al Ukhuwah adalah melalui pemberian pelatihan penggunaan kain perca dan pakaian bekas untuk pembuatan tas, sarung bantal, taplak meja dan alas gelas dengan jarum jahit tangan dan mesin jahit listrik portable. Metode yang telah dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan kepada para guru dan orang tua murid di Rumah Ngaji Al Ukhuwah tentang cara pembuatan tas, sarung bantal, taplak meja dan alas gelas.
THE The Effect Of Ring Frame Thread Number And Winding Machine Counter On The Weight Of 69G Lot Cones On Winding Machine Number 8 Pravitasari, Filly; Kusumadewi, Afriani; Nurherawaty, Feny; Sulistio, Rino
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v6i1.655

Abstract

Abstract: A good and appropriate product quality control system can maintain product quality in accordance with the standards set by the company. Fabrics produced at PT X still has problems, namely the existence of product defects that exceed the maximum tolerance limit for defective products that have been set by the company, which is 2%. Types of fabric defects that often occur include color not ok (WTO), spot defects, crease marks and dirty color, so it is necessary to do an analysis for product quality control in each process using statistical quality control methods. ). Statistical quality control can detect the existence of special causes in variations or process errors through analysis of data from the past and the future by finding the cause of damage or product defects through existing data. Based on the results of the p control chart (p-chart) it was found that the quality of 100% viscose rayon fabric was outside the control limit, it was shown that there were still points that were outside the control limit and these points fluctuated very high and irregularly. This is an indication that the process is in an uncontrolled state or is still experiencing deviations. Furthermore, the results of the causal diagram analysis can identify the factors that cause defects in the production process, which are derived from factors of workers, production machines, work methods, and dyestuff/material. The data from the statistical quality control results can be quickly corrected so that the same mistakes do not happen again. Keywords : Quality Control, Fabric Defects, fishbone diagram
Edukasi Manfaat Tanaman Herbal Bagi Tubuh Manusia Pada Anak-anak Kelompok Belajar RA Ibnu Sahnun Filly Pravitasari; Feni Nurherawati; Afriani Kusumadewi; Luciana Luciana
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.685

Abstract

Keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia begitu beragam, salah satunya adalah tanaman herbal. Tanaman herbal sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Pemanfaatan tanaman herbal dapat dijadikan sebagai bumbu masakan atau sebagai obat keluarga. Jenis tanaman herbal yang dimiliki Indonesia beragam, sebagian kecil diantaranya adalah jahe, kunyit, kencur, daun sirih, serai, lidah buaya, lengkuas dll. Edukasi pengenalan tanaman herbal pada Anak-Anak memiliki tujuan agar Anak-Anak mengetahu sejak dini manfaat masing masing tanaman herbal dan perbedaan fisik, aroma dan warna masing masing tanaman herbal. Edukasi pada Anak-Anak kelompok belajar RA Ibnu sahnun dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan langsung dan memberikan sampel olahan tanaman herbal berupa minuman kunyit asam.
Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Eco-enzyme di SMK Logistik Sumedang Rifa Mar’atul Fikriyah; Rini Siskayanti; Alfi Aulia Ajilan; Lia Muliati; Rani Pramudyo Ningtyas; Galu Murdikaningrum; Luciana Luciana; Afriani Kusumadewi; Filly Pravitasari; Feny Nurherawati
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.700

Abstract

Hand sanitizer merupakan produk kesehatan yang memiliki beragam variasi dari segi aroma, warna, dan harga. Pemanfaatan hand sanitizer dari enzim alami (eco-enxym) hasil limbah organik yang difermentasi ini dapat menjadi upaya dalam meminimalisir angka kematian akibat Covid-19 serta menjadi ajang masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan sampah rumah tangganya menjadi sebuah produk yang bermanfaat juga memiliki nilai ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada peserta cara membuat hand sanitizer dengan penambahan eco-enzyme sebagai zat antibakteri. adapun tahapan kegiatan pengabdian diawali dengan pemilihan lokasi, yaitu di SMK Logistik Sumedang, dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antar SMK Logistik Sumedang dengan Universitas Insan Cendekia Mandiri, selanjutnya penyiapan alat dan bahan serta melakukan uji coba produk hasil penelitan dan terakhir adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemaparan materi sambil praktek langsung pembuatan hand sanitizer yang melibatkan peserta kegiatan, mahasiswa dan dosen. Kegiatan berlangsung lancar, peserta terlibat langsung pada praktik pembuatan hand sanitizer dengan antusias. Dampak positif dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan hand sanitizer sekaligus kegiatan mengurangi sampah di masyarakat, sehingga harapannya masyarakat bisa mengaplikasikan pelatihan ini dalam karya nyata sebagai penghasilan tambahan hand sanitizer pada PkM ini merupakan hasil penelitian mahasiswa Universitas Insan Cendekia Mandiri yang sudah diuji secara klinis dan terbukti aman digunakan.
Edukasi Manfaat Tanaman Herbal Bagi Tubuh Manusia Pada Anak-anak Kelompok Belajar RA Ibnu Sahnun Filly Pravitasari; Feni Nurherawati; Afriani Kusumadewi; Luciana Luciana
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.685

Abstract

Keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia begitu beragam, salah satunya adalah tanaman herbal. Tanaman herbal sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Pemanfaatan tanaman herbal dapat dijadikan sebagai bumbu masakan atau sebagai obat keluarga. Jenis tanaman herbal yang dimiliki Indonesia beragam, sebagian kecil diantaranya adalah jahe, kunyit, kencur, daun sirih, serai, lidah buaya, lengkuas dll. Edukasi pengenalan tanaman herbal pada Anak-Anak memiliki tujuan agar Anak-Anak mengetahu sejak dini manfaat masing masing tanaman herbal dan perbedaan fisik, aroma dan warna masing masing tanaman herbal. Edukasi pada Anak-Anak kelompok belajar RA Ibnu sahnun dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan langsung dan memberikan sampel olahan tanaman herbal berupa minuman kunyit asam.
Pembuatan Hand Sanitizer Berbahan Eco-enzyme di SMK Logistik Sumedang Rifa Mar’atul Fikriyah; Rini Siskayanti; Alfi Aulia Ajilan; Lia Muliati; Rani Pramudyo Ningtyas; Galu Murdikaningrum; Luciana Luciana; Afriani Kusumadewi; Filly Pravitasari; Feny Nurherawati
JAMARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol 1 No 01 (2024): Juli
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jamari.v1i01.700

Abstract

Hand sanitizer merupakan produk kesehatan yang memiliki beragam variasi dari segi aroma, warna, dan harga. Pemanfaatan hand sanitizer dari enzim alami (eco-enxym) hasil limbah organik yang difermentasi ini dapat menjadi upaya dalam meminimalisir angka kematian akibat Covid-19 serta menjadi ajang masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan sampah rumah tangganya menjadi sebuah produk yang bermanfaat juga memiliki nilai ekonomi. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan kepada peserta cara membuat hand sanitizer dengan penambahan eco-enzyme sebagai zat antibakteri. adapun tahapan kegiatan pengabdian diawali dengan pemilihan lokasi, yaitu di SMK Logistik Sumedang, dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antar SMK Logistik Sumedang dengan Universitas Insan Cendekia Mandiri, selanjutnya penyiapan alat dan bahan serta melakukan uji coba produk hasil penelitan dan terakhir adalah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemaparan materi sambil praktek langsung pembuatan hand sanitizer yang melibatkan peserta kegiatan, mahasiswa dan dosen. Kegiatan berlangsung lancar, peserta terlibat langsung pada praktik pembuatan hand sanitizer dengan antusias. Dampak positif dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan hand sanitizer sekaligus kegiatan mengurangi sampah di masyarakat, sehingga harapannya masyarakat bisa mengaplikasikan pelatihan ini dalam karya nyata sebagai penghasilan tambahan hand sanitizer pada PkM ini merupakan hasil penelitian mahasiswa Universitas Insan Cendekia Mandiri yang sudah diuji secara klinis dan terbukti aman digunakan.