Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PKM PADA INDUSTRI KREATIF TEDUNG TRADISIONAL BALI MELALUI PENGUATAN MANAJEMEN USAHA DAN PENGATURAN LAYOUT KERJA I Made Purba Astakoni; Ida Bagus Swaputra; I Wayan Wardita; Kadek Ryan Putra Richadinata
ABDIMAS Vol 2 No 01 (2022): Education for Sustainable Development
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra sasaran pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah industri kreatif ”Tegal Wangi Payung” yang beralamat di Jalan Raya Sading ,Desa Sading, Mengwi Kabupaten Badung Provinsi Bali. Mitra pengabdian ini bergerak dalam usaha kerajinan payung tradisional Bali yang biasa disebut ”Tedung Tradisional Bali”. Produk kerajinan yang dihasilkan berupa; Tedung (ukuran besar dan kecil),Tedung Agung, Tedung Robrob, Tedung Kolam, Tedung Pantai, Tedung Kreasi dan berbagai jenis umbul-umbul mini.Berdasarkan kondisi eksiting dari mitra binaan, maka permasalahan prioritas yang diangkat adalah (1) Permasalahan terkait dengan teknologi produksi (penataan layout kerja tidak tertata dengan baik, disain produk yang kurang variatif, minimnya peralatan keselamatan dan kesehatan kerja).(2) Permasalahan terkait dengan manajemen usaha (administrasi dan pembukuan yang dilakukan masih sangat sederhana,sumber daya manusia yang menangani fungsi pokok manajemen tidak jelas). Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesejahtraan mitra melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan di bidang teknologi kerja (manajemen produksi) dan teknik manajemen usaha. Tujuan khusus yang diharapkan adalah agar mitra dapat meningkatkan jumlah produk siap ekspor dan akhirnya kesejahtraan mitra tercapai dan usahanya bisa berkelanjutan. pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan cara : Metoda sosialisasi dan pemantapan, Metoda pelatihan (workshop) dan pendampingan, serta Monitoring dan Evaluasi. Luaran program diharapkan dalam bentuk (1) Stasiun Kerja yang tertata dengan layout yang baik,(2) Sudah adanya sistem pembukuan dan manjemen usaha yang baik ,(3). Desain produk yang klasik dan menarik.
DAMPAK ANTESEDEN DIMENSI KUALITAS TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA SISTEM E-FILING (STUDI EMPIRIS PADA WAJIB PAJAK UMKM DI KABUPATEN GIANYAR BALI) I Made Purba Astakoni; Ida bagus Swaputra; Kadek Ryan Putra Richadinata; Yenny Verawati; Ni Made Satya Utami
KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi Vol. 14 No. 1 (2022): KRISNA: Kumpulan Riset Akuntansi
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kr.14.1.2022.123-139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengguna sistem e-filing. Model penelitian yang ditawarkan mencoba mengangkat model order pertama dan order kedua dalam menguji pengukuran terhadap indikator yang ada. Sampel diambil dari seluruh populasi wajib pajak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tersebar pada tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar yaitu sebanyak 128 UMKM. Teknik analisis data dalam peneltian ini menggunakan analisis SEM-PLS untuk menguji hipotesis penelitian. Dalam studi ini PLS dianggap tepat untuk menguji model dalam mengembangkan teori yang ada. Hasil evaluasi model secara keseluruhan berdasarkan nilai R-Square (R2), Q-Square Predictive Relevance(Q2) dan Goodness of Fit (GoF) bahwa model dinyatakan baik. Hasil pengujian hipotesis pertama mengindikasikan bahwa kualitas informasi berpengaruh signifikan positif pada kepuasan pengguna sistem e-filing. Hasil pengujian hipotesis kedua mengindikasikan bahwa kualitas sistem tidak berpengaruh pada kepuasan pengguna sistem e-filing. Hasil pengujian hipotesis ketiga mengindikasikan bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan positif pada kepuasan pengguna sistem e-filing.
Tantangan Transformasi Digital Bagi Budaya Dan Potensi Daerah “ Cakap Tips Dan Trik Membuat Konten Promosi Wisata” kadek riyan putra richadinata riyan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.89 KB)

Abstract

Digital Transformation is here to change people's views on travel. The presence and progress of this technology requires the community to actively participate in developing Tourism Villages using technology. The presence of social media in the world of tourism makes it very easy for tourists to get complete information about lodging, entrance prices for a tourist attraction, transportation, as well as culinary and entertainment that can be enjoyed. The presence of digital promotions makes changes to make it easier for tourists to visit both foreign and domestic to obtain information. The method used in this service program is carried out in several sequences including: compiling health protocols for community service, conducting site surveys and analyzing problems and arranging meetings with village officials and presentation of the material presented. The activities carried out provide education and training for Cakap Tips and Tricks for Creating Tourism Promotion Content, creating content through this digital platform can make it easier for traditional village communities to promote tourist attractions in the local traditional village.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PENINGKATAN PENJUALAN UMKM DI KOTA DENPASAR Ni Made Widnyani; Vitalia Fina Carla Rettobjaan; A. A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Luh Putu Surya Astitiani; Kadek Riyan Putra Richadinata
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1435

Abstract

Media sosial adalah Tren terbaru. Sejak merebaknya Pandemi Covid-19 di Indonesia, terjadi beberapa permasalahan yang berdampak besar pada sektor ekonomi. Penurunan pendapatan dan penjualan dari pemilik usaha usaha kecil hingga besar. Melihat situasi ini menuntut perlunya fokus pada pertumbuhan hubungan kerja yang saling bergantung, ini dapat dilakukan dengan media online untuk menjual dan memperkenalkan produk lewat media digital atau dikenal sebagai media sosial. Kegiatan ini bertujuan agar dapat memberikan pemahaman dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk melakukan kegiatan bisnis. Media sosial ini mampu mengoptimalkan penjual berinteraksi dengan pelanggan dari mana saja dan kapan saja. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar berjumlah 15 orang yang dilaksanakan pada bulan juni 2021. Metode yang digunakan dengan pemberian materi dan pelatihan pembuatan akun media sosial serta membuat content menarik, penggunaan media sosial Instagram dan Google My Business, serta membuat logo usahakepada pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar. Hasil dari kegiatan ini dapat menjadikan pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar paham akan penggunaan media sosial sebagai alternatif dalam meningkatkan penjualan.
Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Literasi Data Dalam Pemasaran Wisata Di Desa Batuan, Sukawati Gde Palguna Reganata; I Kadek Arya Sugianta; Khadijah Febriana Rukhmanti Udhayana; I Gede Wahyu Surya Dharma; I Gede Karang Komala Putra; Ni Kadek Winda Patriani; Kadek Riyan Putra Richadinata; Vitalia Fina Carla Rettobjaan; Ni Made Widnyani; A. A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Putu Surya Astitiani
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.105

Abstract

Pariwisata di Bali sedang mengalami tantangan akibat pandemi. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi wisata di era post pandemic. Namun, perjalanan usaha pariwisata di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar masih menerapkan pola tradisional yang sebagian besar mengandalkan pihak ketiga dan kunjungan tamu secara insidentil. Selain itu, masyarakat Desa Batuan belum memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia secara maksimal dalam rangka mengelola pariwisata berbasis digital. Pemberdayaan skill digital dalam konteks literasi data, komunikasi dan kolaborasi, kreasi konten digital, keamanan, dan pemecahan masalah perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya eksistensi pariwisata budaya berbasis digital. Berdasarkan sosialisasi yang diberikan, diperoleh hasil bahwa seluruh aspek skill digital telah dipahami dengan baik dimana skor total 3,29 (skor maksimum 4,00). Aspek keamanan direspon paling baik dengan skor 3,52, sedangkan aspek menciptakan konten digital dengan skor paling rendah yaitu 3,06. Gambaran ini menunjukkan bahwa walaupun skor pemahaman responden telah baik, beberapa aspek perlu ditingkatkan seperti bagaimana menciptakan konten digital yang baik. Penyuluhan ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan dan pola pikir yang berkembang dalam menghadapi situasi pandemic ini dan dapat diimplementasikan dalam bidang pariwisata
PENGENALAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBAYARAN DIGITAL BAGI WARGA PENGGIAT USAHA DI WILAYAH DESA TANDEG Vitalia Fina Carla Rettobjaan; Ni Made Widnyani; A.A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Luh Putu Surya Astitiani; Kadek Riyan Putra Richadinata
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1445

Abstract

Teknologi masa kini memberikan perubahan pada pola perilaku konsumen dalam memanfaatkan teknologi digital terlihat dari penggunaan digital dalam transaksi pembayaran yang menjadi trend dimasa kini. Pembayaran transaksi tunai tanpa menggunakan uang tunai disebut dengan digital payment. sebagai inovasi baru financial technology di era revolusi industri 4.0. Pelaksanaan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sebagai pelaku dunia usaha untuk lebih memahami metode pembayaran secara digital. Kegiatan ini diikuti oleh 270 orang masyarakat desa Adat Tandeg, baik secara online maupun offline. Kegiatan berlangsung selama 2 jam di mana diawali dengan narasumber menyampaikan materi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pemanfaatan metode pembayaran secara digital. Setelah sesi pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi di mana terlihat antusiame peserta untuk mengenai digital payment. Hasil kegiatan ini yaitu masyarakat dapat memanfaatan teknologi pembayaran digital yang mempermudah mereka dalam melakukan transaksi.
MEDIA SOSIAL SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PENINGKATAN PENJUALAN UMKM DI KOTA DENPASAR Ni Made Widnyani; Vitalia Fina Carla Rettobjaan; A. A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Luh Putu Surya Astitiani; Kadek Riyan Putra Richadinata
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1435

Abstract

Media sosial adalah Tren terbaru. Sejak merebaknya Pandemi Covid-19 di Indonesia, terjadi beberapa permasalahan yang berdampak besar pada sektor ekonomi. Penurunan pendapatan dan penjualan dari pemilik usaha usaha kecil hingga besar. Melihat situasi ini menuntut perlunya fokus pada pertumbuhan hubungan kerja yang saling bergantung, ini dapat dilakukan dengan media online untuk menjual dan memperkenalkan produk lewat media digital atau dikenal sebagai media sosial. Kegiatan ini bertujuan agar dapat memberikan pemahaman dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk melakukan kegiatan bisnis. Media sosial ini mampu mengoptimalkan penjual berinteraksi dengan pelanggan dari mana saja dan kapan saja. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar berjumlah 15 orang yang dilaksanakan pada bulan juni 2021. Metode yang digunakan dengan pemberian materi dan pelatihan pembuatan akun media sosial serta membuat content menarik, penggunaan media sosial Instagram dan Google My Business, serta membuat logo usahakepada pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar. Hasil dari kegiatan ini dapat menjadikan pelaku usaha UMKM di Kota Denpasar paham akan penggunaan media sosial sebagai alternatif dalam meningkatkan penjualan.
PENGENALAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBAYARAN DIGITAL BAGI WARGA PENGGIAT USAHA DI WILAYAH DESA TANDEG Vitalia Fina Carla Rettobjaan; Ni Made Widnyani; A.A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Luh Putu Surya Astitiani; Kadek Riyan Putra Richadinata
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i2.1445

Abstract

Teknologi masa kini memberikan perubahan pada pola perilaku konsumen dalam memanfaatkan teknologi digital terlihat dari penggunaan digital dalam transaksi pembayaran yang menjadi trend dimasa kini. Pembayaran transaksi tunai tanpa menggunakan uang tunai disebut dengan digital payment. sebagai inovasi baru financial technology di era revolusi industri 4.0. Pelaksanaan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sebagai pelaku dunia usaha untuk lebih memahami metode pembayaran secara digital. Kegiatan ini diikuti oleh 270 orang masyarakat desa Adat Tandeg, baik secara online maupun offline. Kegiatan berlangsung selama 2 jam di mana diawali dengan narasumber menyampaikan materi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pemanfaatan metode pembayaran secara digital. Setelah sesi pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi di mana terlihat antusiame peserta untuk mengenai digital payment. Hasil kegiatan ini yaitu masyarakat dapat memanfaatan teknologi pembayaran digital yang mempermudah mereka dalam melakukan transaksi.
The Influence of Product Quality, Price and Digital Marketing on Purchasing Decisions for Android Smartphones in The City of Denpasar Pebrianti, Ni Kadek lisa; Aristayudha, A.A Ngurah Bagus; Richadinata, Kadek Riyan Putra
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 09 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i09.1256

Abstract

A smartphone or smartphone being present in the environment. Due to the fact that it facilitates communication and provides instant access to information, this gadget has gained a dominant position in the worldwide electronics market. The purpose of this study is to investigate the following factors: the impact of product quality on decisions to purchase Android smartphones; the influence of price on decisions to purchase; and the impact of quality, price, and digital marketing on decisions to purchase Samsung smartphones. Quantitative surveying is the method that this research use. In Denpasar City, the population that was researched consisted of consumers that either use or purchase Android cellphones. The total sample size of 97 individuals was gathered through the employment of a purposive sampling approach, and the method of data collection was accomplished through the utilization of a questionnaire that had been validated and determined to be trustworthy. For the purpose of data analysis, multiple regression was utilized. The findings of the study indicate that the following factors have a significant impact on purchasing decisions: (1) the quality of the product has a significant impact on purchasing decisions; (2) the price has a significant impact on purchasing decisions; and (3) digital marketing and product quality have a powerful impact on purchasing decisions. The findings of the descriptive test on purchasing decisions obtained a total score of 415.6, with the second largest indicator (419) earning an average score of 4.28 and the smallest indication (412) obtaining the lowest score. The results of the descriptive test on product quality have a total score of 401, with an average score of 4.13 on the third largest indicator (414), which is the smallest 394. Total score for the price descriptive test was 401.6, with an average score of 4.14 on indications 2 and 3, with the maximum score being 403 and the smallest score being 399. There was a total score of 398.6 on the descriptive test for digital marketing, with an average score of 4.10 on indication 3, with the greatest being 413 and the smallest being 386.
The Influence of Brand Image, Product Innovation, and Marketing Content on Purchasing Decisions Honda Scoopy Motorbikes in Denpasar City Agustina, Febyola; Widnyani, Ni Made; Richadinata, Kadek Riyan Putra
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 09 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i09.1259

Abstract

Changes in consumer preferences in the motorcycle industry demand companies to enchance their marketing strategies to meet the need for efficient transportation amidst intense market competition. Denpasar serves as a prominent commercial hub, facilitating the acquisition of information. This research carried out in Denpasar, a city divided into four districts, with the objective of evaluating the impact of brand image, product development, and marketing content on the purchasing decisions for Honda Scoopy scooters in the region. A quantitative, descriptive research approach was employed. The target population included motorcycle riders who did not currently own a Honda Scoopy. A purposive sampling method was utilized, resulting in a sample 100 respondents. Data were collected using a structured survey consisting of 18 questions designed to measure each variable. The responses from the 100 participants were analyzed using multiple regression analysis with SPSS Statistics 26. The results indicate that brand image substantial impacts on consumer decision-making. Marketing content also affects these decisions, while product innovation has a substantial and positive effect on purchasing choices. The coefficient of determination (R²) is 73.4%, suggesting that brand image, product innovation, and marketing content collectively explain 73.4% of the variance in purchasing decisions. Factors that are not included in the regression model have an impact on the remaining 26.6%. Therefore, can surmised that brand image, product development, and marketing content significantly impact purchasing decisions.