Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penyuluhan Keamanan Jajanan Sehat pada Anak Usia Sekolah Antasionasti, Irma; Abdullah, Surya Sumantri; Lestari, Utami Sasmita; Jayanto, Imam; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pa34x951

Abstract

Pangan jajanan di sekolah memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi bagi anak usia sekolah. Namun, faktor keamanan pangan jajanan perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan keamanan jajanan sehat pada anak usia sekolah. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sebanyak 28 orang mengikuti kegiatan yang terdiri dari 25 anak usia sekolah dan 3 guru/pengurus Yayasan Hidayatullah Tomohon. Materi yang diberikan dalam kegiatan penyuluhan yaitu pangan jajanan anak sekolah, 5 kunci keamanan pangan untuk anak sekolah, dan bahan tambahan pangan. Hasil rerata nilai pre test dari peserta adalah 0,83 dan post test adalah 0,97 (dari rentang nilai 1,00). Terdapat peningkatan nilai sebesar 0,14 setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik sehingga materi dapat dipahami oleh peserta.
FORMULASI SEDIAAN SABUN PADAT FRAKSI ETIL ASETAT DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) SEBAGAI ANTIMIKROBA Kalalo, Tasya Kensy; Yamlean, Paulina V.Y; Abdullah, Surya Sumantri
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v11i1.3010

Abstract

The kaffir lime plant (Citrus hystrix) contains flavonoids, alkaloids, saponins, steroids, terpenoids, and tannins, which have antimicrobial activity. This study aims to determine whether the solid soap formulation of the ethyl acetate fraction of kaffir lime leaves possesses antimicrobial activity and to find the optimum concentration for this effect. The research employed an experimental laboratory method. Extraction and fractionation were conducted using various solvents, followed by antimicrobial activity testing. The results showed that the ethyl acetate fraction exhibited the strongest antibacterial activity with an inhibition zone of 16 mm against Staphylococcus aureus, while there was no inhibition zone against Candida albicans. Solid soap formulations were made with concentration variations of 0%, 1%, 3%, and 5%, all meeting physical evaluation requirements. Antimicrobial testing of the solid soap against Staphylococcus aureus showed the highest antibacterial activity with an inhibition zone of 10.5 mm at a 5% concentration. It can be concluded that all solid soap formulations of the ethyl acetate fraction of kaffir lime leaves demonstrated antimicrobial activity against Staphylococcus aureus, with the highest activity at a 5% concentration, resulting in a 10.5 mm inhibition zone.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI SEDIAAN SNEDDS (Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System) EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) Laloan, Dearizky; Jaya Edy, Hosea; Abdullah, Surya Sumantri
PHARMACON Vol. 15 No. 1 (2026): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.15.2026.64131

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dikenal sebagai tanaman obat dengan banyak kegunaan. Namun, senyawa ini memiliki kelarutan air yang rendah sehingga membatasi bioavailabilitasnya. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dilakukan formulasi ekstrak jahe merah ke dalam sistem penghantaran obat Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan SNEDDS dari ekstrak jahe merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. SNEDDS diformulasikan menggunakan Virgin Coconut Oil sebagai fase minyak, Tween 80 sebagai surfaktan, dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Evaluasi dilakukan terhadap delapan formula melalui uji organoleptik, sentrifugasi, Heating-cooling cycle, pengukuran pH, dan analisis ukuran partikel. Hasil menunjukkan bahwa formula F4 hingga F8 memiliki stabilitas yang baik, dengan formula F8 menunjukkan ukuran partikel nano rata-rata sebesar 14,37 ± 0,47 nm dan indeks polidispersitas sebesar 0,30 ± 0,043, yang mengindikasikan distribusi partikel yang homogen. Kesimpulannya, ekstrak jahe merah dapat diformulasikan ke dalam sistem SNEDDS yang stabil dan berpotensi meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktifnya.