Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Penyuluhan Keamanan Jajanan Sehat pada Anak Usia Sekolah Antasionasti, Irma; Abdullah, Surya Sumantri; Lestari, Utami Sasmita; Jayanto, Imam; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pa34x951

Abstract

Pangan jajanan di sekolah memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi bagi anak usia sekolah. Namun, faktor keamanan pangan jajanan perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan keamanan jajanan sehat pada anak usia sekolah. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sebanyak 28 orang mengikuti kegiatan yang terdiri dari 25 anak usia sekolah dan 3 guru/pengurus Yayasan Hidayatullah Tomohon. Materi yang diberikan dalam kegiatan penyuluhan yaitu pangan jajanan anak sekolah, 5 kunci keamanan pangan untuk anak sekolah, dan bahan tambahan pangan. Hasil rerata nilai pre test dari peserta adalah 0,83 dan post test adalah 0,97 (dari rentang nilai 1,00). Terdapat peningkatan nilai sebesar 0,14 setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik sehingga materi dapat dipahami oleh peserta.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI SEDIAAN SNEDDS (Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System) EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale var. Rubrum) Laloan, Dearizky; Jaya Edy, Hosea; Abdullah, Surya Sumantri
PHARMACON Vol. 15 No. 1 (2026): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.15.2026.64131

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dikenal sebagai tanaman obat dengan banyak kegunaan. Namun, senyawa ini memiliki kelarutan air yang rendah sehingga membatasi bioavailabilitasnya. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, dilakukan formulasi ekstrak jahe merah ke dalam sistem penghantaran obat Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengkarakterisasi sediaan SNEDDS dari ekstrak jahe merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. SNEDDS diformulasikan menggunakan Virgin Coconut Oil sebagai fase minyak, Tween 80 sebagai surfaktan, dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Evaluasi dilakukan terhadap delapan formula melalui uji organoleptik, sentrifugasi, Heating-cooling cycle, pengukuran pH, dan analisis ukuran partikel. Hasil menunjukkan bahwa formula F4 hingga F8 memiliki stabilitas yang baik, dengan formula F8 menunjukkan ukuran partikel nano rata-rata sebesar 14,37 ± 0,47 nm dan indeks polidispersitas sebesar 0,30 ± 0,043, yang mengindikasikan distribusi partikel yang homogen. Kesimpulannya, ekstrak jahe merah dapat diformulasikan ke dalam sistem SNEDDS yang stabil dan berpotensi meningkatkan bioavailabilitas senyawa aktifnya.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Roll On Aromaterapi Minyak Atsiri Geranium (Pelargonium graveolens L'Her) Budiman, Arni Ariani; Abdullah, Surya Sumantri; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wwrw2113

Abstract

Minyak atsiri geranium (Pelargonium graveolens L’Her.) memiliki aktivitas relaksasi, antiinflamasi, dan antimikroba sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan roll on aromaterapi yang mengandung minyak atsiri geranium. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan formulasi yang mengandung minyak atsiri geranium pada konsentrasi 1%, 3%, dan 5%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, kejernihan, bobot jenis, pH, viskositas, iritasi, dan hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula bersifat homogen, jernih, dan stabil selama penyimpanan. Nilai pH sediaan berada dalam rentang yang aman untuk penggunaan topikal, serta tidak menimbulkan iritasi pada panelis. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa formula dengan kandungan minyak atsiri geranium 3% merupakan formula yang paling disukai berdasarkan parameter aroma dan sensasi hangat. Dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri geranium dapat diformulasikan menjadi sediaan roll on aromaterapi dengan karakteristik fisik yang baik dan dapat diterima oleh panelis.
Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Cleansing Balm Anti Jerawat Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) Lisarib, Angelina; Abdullah, Surya Sumantri; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wp0f3a32

Abstract

Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol daun Kelor dalam sediaan cleansing balm, mengevaluasi stabilitas fisik, dan menguji aktivitas antibakterinya. Sediaan dibuat dalam empat formula, yaitu F0 (basis), F1 (5%), F2 (7,5%), dan F3 (10%). Uji stabilitas dilakukan dengan metode cycling test meliputi organoleptik, homogenitas, pH, dan daya sebar. Seluruh formula menunjukkan bentuk semi padat, homogen, stabil, serta pH sesuai kulit (5,00–5,78). Hasil uji antibakteri menunjukkan rata-rata zona hambat F1 sebesar 6,85 mm, F2 sebesar 8,68 mm, dan F3 sebesar 10,46 mm. Formula F3 memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan kategori kuat. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Kelor dapat diformulasikan menjadi cleansing balm yang stabil dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes.
Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Tinted Lip Balm Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) sebagai Pelembab dan perlindungan sinar uv secara alami untuk bibir Saraswati, Indah Ayu; Abdullah, Surya Sumantri; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera Farma Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/ae8a7083

Abstract

Indonesia terletak di daerah tropis dengan paparan sinar UV yang tinggi sepanjang tahun, sehingga perlindungan pada bibir menjadi salah satu kebutuhan penting dalam perawatan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan tinted lip balm dari ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.), mengevaluasi stabilitas fisiknya, serta menentukan nilai SPF tiap formula. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% terhadap 200 g simplisia, menghasilkan rendemen 41,75%. Dibuat tiga formula dengan variasi konsentrasi ekstrak 0% (F0), 4% (F1), dan 6% (F2). Stabilitas fisik diuji menggunakan metode cycling test 6 siklus meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, titik lebur, daya oles, dan uji hedonik. Nilai SPF ditentukan secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis dengan metode Mansur. Ketiga formula stabil selama pengujian dengan nilai pH 5,52–5,78, titik lebur 54–56°C, dan daya oles yang merata. Formula F2 paling disukai panelis. Nilai SPF yang diperoleh yaitu 31,33 (F0), 39,61 (F1), dan 41,15 (F2), ketiganya termasuk kategori high protection.