Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengukuran Konsistensi Kinerja Belajar Mahasiswa Menggunakan Algoritma K-Means Gumelar, Firmansyah; Siregar, Herbert; Kusnendar, Jajang
Jurnal Aplikasi dan Teori Ilmu Komputer Vol 7, No 2 (2024): September 2024, Jurnal Aplikasi dan Teori Ilmu Komputer (Jatikom)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jatikom.v7i2.50441

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi kini telah memasuki berbagai bidang, termasuk pendidikan. Revolusi Industri 4.0 dalam bidang pendidikan menuntut peserta didik untuk mampu bersaing dengan peserta didik lainnya di berbagai aspek dari banyak wilayah. Salah satu tantangannya adalah tenaga kerja yang terpercaya, yang membutuhkan kematangan skill dan pengetahuan yang dibutuhkan, dan ini didapat dari hasil kinerja belajar dari pendidikan yang mereka ambil. Ini membuat para peserta didik harus mampu menjaga kinerja belajar mereka agar mampu bersaing. Penelitian tentang pengukuran konsistensi kinerja belajar peserta didik, seperti mahasiswa, masih jarang dilakukan. Penelitian ini akan menggunakan sebuah metode clustering, yaitu K-Means untuk melakukan pengukuran konsistensi kinerja belajar tersebut. Data yang digunakan adalah data mahasiswa dummy atau data fiktif yang dibuat sendiri oleh penulis. Jumlah mahasiswa yang akan diteliti adalah 80 orang yang akan dibagi menjadi 3 klaster. Ada dua metode yang digunakan, yaitu metode K-Means standar, dan K-Means dengan MinMaxScaler (MMS). MMS digunakan untuk mengubah rentang data menjadi rentang tertentu seperti 0 dan 1. Hasil pengukuran konsistensi kinerja belajar mahasiswa secara keseluruhan dalam metode standar yang tergolong naik, tetap, dan turun adalah 36%, 39%, dan 25%. Sedangkan dalam metode MMS adalah 36%, 44%, dan 20%.
Designing User Experience Website for Culinary MSMEs Using Participatory Design Method Julianti, Sukma; Siregar, Herbert; Anisyah, Ani; Rasim, Rasim
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.5313

Abstract

The advancement of digital technology serves as a pivotal driver of business transformation across various sectors, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This technology provides innovative solutions to enhance operational efficiency, broaden market reach, and improve customer experiences. However, the adoption of digital technology remains inconsistent among MSMEs, as evidenced by the case of Baso Jewol Gandasari. This research aims to develop a dedicated website tailored to this MSME to facilitate digitalization, simplify order management, and expand market share. The study employs a User Experience (UX)-driven design methodology utilizing Participatory Design, which actively involves business owners and customers in the feedback collection process to ensure that the developed features align with user needs. The evaluation process was conducted using the User Experience Questionnaire (UEQ) and the System Usability Scale (SUS), engaging 30 respondents for UEQ and 29 respondents for SUS. The findings reveal UEQ scores of 2.33 for attractiveness, 2.40 for perspicuity, 2.30 for efficiency, 1.96 for dependability, 2.16 for stimulation, and 1.88 for novelty. Additionally, the average SUS score of 83 is categorized as “Excellent”, signifying a high level of user satisfaction with the website. This research makes a significant contribution by offering digitalization solutions for MSMEs, enhancing operational efficiency, and fostering positive user experiences. Future studies are recommended to incorporate additional features, such as marketing analytics and personalization, to comprehensively address the evolving needs of MSMEs.
Implementation of Monsakun Problem-Posing to Enhance Elementary School Students' Conceptual Understanding of Mathematics in Indonesia Valentino, Rico; Munir, Munir; Siregar, Herbert
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 1 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research May 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i1.5704

Abstract

This study was conducted to develop Monsakun, a web-based Problem Posing learning platform, through the Research and Development (R&D) method using the 4D model: Define, Design, Develop, and Disseminate. The main objective of this research is to create an interactive and effective learning tool that enhances students' ability to understand and apply concepts through systematic Problem Posing activities. The study responds to existing challenges in Problem Posing-based learning, which is often perceived as less engaging and insufficient in nurturing students' critical thinking and creativity. The research procedures included a comprehensive needs analysis, prototype design, product development, and testing for effectiveness. User experience was measured using the User Experience Questionnaire (UEQ) and System Usability Scale (SUS). The results indicated that Monsakun received an "Excellent" rating in terms of attractiveness, efficiency, accuracy, and stimulation. However, improvements are needed in clarity and novelty, particularly regarding user guidance and the integration of more innovative features. With an average SUS score of 86, the platform demonstrated a high level of usability, suggesting strong user acceptance and satisfaction. Overall, the findings show that Monsakun is effective in supporting students' learning outcomes, offering an engaging and user-friendly experience. Moreover, the R&D approach used in this study has proven successful in guiding the development of impactful educational technology, thus contributing meaningfully to the advancement of web-based learning media.
Aplikasi Mobile Pemantauan Kualitas Udara: Tinjauan Sistematis Implementasi API dan Tren Pengembangan Putra, Farhan Muzhaffar Tiras; Siregar, Herbert; Wahyudin, Asep
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6179

Abstract

Polusi udara sebagai masalah kesehatan global yang signifikan telah mendorong pengembangan aplikasi mobile dan implementasi API untuk pemantauan kualitas udara yang lebih efektif. Perkembangan teknologi sensor, IoT, dan komputasi mobile membuka peluang untuk pemantauan kualitas udara yang lebih responsif. Tinjauan sistematis ini menganalisis implementasi API dan aplikasi mobile dalam pemantauan kualitas udara selama periode 2011-2022, berfokus pada arsitektur teknologi, fitur aplikasi, dan tantangan implementasi. Pencarian sistematis dengan metodologi PRISMA pada database Scopus menghasilkan 43 artikel, dengan 12 artikel jurnal memenuhi kriteria inklusi untuk analisis mendalam. Hasil menunjukkan dominasi platform Android (50%) dan arsitektur RESTful API (75%) dengan tren menuju integrasi WebSocket dan GraphQL untuk komunikasi real-time. Mayoritas aplikasi (66,7%) mengintegrasikan data dari beberapa sumber, menggunakan visualisasi berbasis peta dan indikator warna. Parameter kualitas udara yang paling umum dipantau meliputi suhu (33,3%), PM2.5 (25%), dan kelembaban (25%). Tantangan utama meliputi pemrosesan data real-time (33,3%), akurasi sensor (25%), dan integrasi data (25%). Teridentifikasi peningkatan personalisasi berdasarkan lokasi dan profil kesehatan, meskipun evaluasi dampak jangka panjang masih terbatas. Kesenjangan signifikan ditemukan dalam standardisasi API dan implementasi di negara berkembang, dengan tidak adanya studi dari Afrika, Amerika Selatan, dan Oceania. Hasil penelitian memberikan dasar untuk pengembangan aplikasi pemantauan kualitas udara yang lebih efektif.
SYSTEMATIC LITERARTUR REVIEW DENGAN METODE PRISMA : MANAJEMEN MEMORI EFISIEN PADA SISTEM OPERASI LINUX Laksana, Rexy Putra Nur; Siregar, Herbert
Melek IT : Information Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2025): Melek IT: Information Technology Journal
Publisher : Informatics Department-Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/melekitjournal.v11i1.404

Abstract

Pengelolaan memori yang optimal menjadi aspek penting dalam menjaga performa sistem operasi Linux, terutama dalam menghadapi tantangan arsitektur komputasi modern. Studi ini menerapkan pendekatan PRISMA untuk melakukan tinjauan literatur sistematis yang mengevaluasi strategi-strategi efisiensi manajemen memori dalam kernel Linux. Dari hasil seleksi ketat terhadap literatur terkini, ditemukan empat pendekatan utama yang relevan: perluasan memori terdistribusi (COMEX), kontrol alokasi berbasis NUMA, manajemen memori heterogen CPU-GPU (HMM), serta pengujian performa melalui benchmark XSBench. Keempat teknik tersebut menunjukkan efektivitas dalam mengurangi latensi, meningkatkan pemanfaatan sumber daya, dan menyederhanakan pengelolaan memori pada sistem berskala besar. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan memori adaptif di masa mendatang dan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara desain perangkat keras, kernel, dan aplikasi.
Designing User Experience Website for Culinary MSMEs Using Participatory Design Method Julianti, Sukma; Siregar, Herbert; Anisyah, Ani; Rasim, Rasim
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.5313

Abstract

The advancement of digital technology serves as a pivotal driver of business transformation across various sectors, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This technology provides innovative solutions to enhance operational efficiency, broaden market reach, and improve customer experiences. However, the adoption of digital technology remains inconsistent among MSMEs, as evidenced by the case of Baso Jewol Gandasari. This research aims to develop a dedicated website tailored to this MSME to facilitate digitalization, simplify order management, and expand market share. The study employs a User Experience (UX)-driven design methodology utilizing Participatory Design, which actively involves business owners and customers in the feedback collection process to ensure that the developed features align with user needs. The evaluation process was conducted using the User Experience Questionnaire (UEQ) and the System Usability Scale (SUS), engaging 30 respondents for UEQ and 29 respondents for SUS. The findings reveal UEQ scores of 2.33 for attractiveness, 2.40 for perspicuity, 2.30 for efficiency, 1.96 for dependability, 2.16 for stimulation, and 1.88 for novelty. Additionally, the average SUS score of 83 is categorized as “Excellent”, signifying a high level of user satisfaction with the website. This research makes a significant contribution by offering digitalization solutions for MSMEs, enhancing operational efficiency, and fostering positive user experiences. Future studies are recommended to incorporate additional features, such as marketing analytics and personalization, to comprehensively address the evolving needs of MSMEs.
Systematic Literature Review (SLR): Dampak Modifikasi Algoritma Round-Robin dalam Penjadwalan CPU pada Sistem Operasi Syauqi, Hanif Ahmad; Siregar, Herbert
Digital Transformation Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Periode Maret 2025
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v5i1.6171

Abstract

Penjadwalan CPU adalah inti dari kinerja sistem operasi, dengan algoritma Round-Robin (RR) sebagai metode yang populer karena kesederhanaannya. Namun, RR klasik memiliki kelemahan: pemilihan time quantum yang statis dapat menyebabkan overhead tinggi atau waktu respons yang buruk. Tinjauan literatur sistematis (SLR) ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai modifikasi RR yang diusulkan untuk mengatasi keterbatasan ini, berdasarkan 15 publikasi terpilih. Hasilnya menunjukkan bahwa modifikasi dapat dikelompokkan ke dalam beberapa pendekatan, seperti berbasis pembelajaran mesin, dinamis (Dynamic RR), hibrida, dan statistik. Modifikasi ini secara signifikan meningkatkan kinerja dengan mengurangi metrik kunci seperti average waiting time (AWT), average turnaround time (ATT), dan jumlah peralihan konteks (context switches) dibandingkan RR biasa. Kesimpulannya, penerapan time quantum yang dinamis dan adaptif secara efektif mengatasi kelemahan RR standar, menghasilkan kinerja CPU yang lebih efisien dan responsif.
Systematic Literature Review : Perbandingan Algoritma Round Robin dan Shortest Job First dalam Penjadwalan CPU Fadhilah, Ibnu; Siregar, Herbert
BIOS : Jurnal Teknologi Informasi dan Rekayasa Komputer Vol 6 No 2 (2025): September
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/bios.v6i2.168

Abstract

The Central Processing Unit (CPU) scheduling is a crucial aspect of operating systems that significantly impacts overall system efficiency. Round Robin (RR) and Shortest Job First (SJF) are two commonly used scheduling algorithms, each with distinct characteristics. Although numerous studies have compared these algorithms, a clear consensus on the superiority of either algorithm across various workload scenarios remains elusive. This systematic literature review aims to analyze and synthesize empirical evidence from prior research (2020-2024) comparing the performance of RR and SJF algorithms. Literature searches on four major databases and study selection using the PRISMA framework with strict inclusion criteria (empirical comparative studies from 2020-2024) yielded eight articles for analysis. The synthesis of results indicates that the SJF algorithm, particularly its preemptive variant (SRTF), consistently excels in efficiency, with an Average Waiting Time (AWT) that can be over 50% lower than RR in some scenarios. Conversely, RR demonstrates superiority in response time and fairness in CPU allocation, though its performance is highly dependent on the time quantum size. The selection of an optimal algorithm is highly contingent upon system performance metric priorities, and these findings provide a foundation for the future development of hybrid algorithms.
Aplikasi Mobile Pemantauan Kualitas Udara: Tinjauan Sistematis Implementasi API dan Tren Pengembangan Putra, Farhan Muzhaffar Tiras; Siregar, Herbert; Wahyudin, Asep
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6179

Abstract

Polusi udara sebagai masalah kesehatan global yang signifikan telah mendorong pengembangan aplikasi mobile dan implementasi API untuk pemantauan kualitas udara yang lebih efektif. Perkembangan teknologi sensor, IoT, dan komputasi mobile membuka peluang untuk pemantauan kualitas udara yang lebih responsif. Tinjauan sistematis ini menganalisis implementasi API dan aplikasi mobile dalam pemantauan kualitas udara selama periode 2011-2022, berfokus pada arsitektur teknologi, fitur aplikasi, dan tantangan implementasi. Pencarian sistematis dengan metodologi PRISMA pada database Scopus menghasilkan 43 artikel, dengan 12 artikel jurnal memenuhi kriteria inklusi untuk analisis mendalam. Hasil menunjukkan dominasi platform Android (50%) dan arsitektur RESTful API (75%) dengan tren menuju integrasi WebSocket dan GraphQL untuk komunikasi real-time. Mayoritas aplikasi (66,7%) mengintegrasikan data dari beberapa sumber, menggunakan visualisasi berbasis peta dan indikator warna. Parameter kualitas udara yang paling umum dipantau meliputi suhu (33,3%), PM2.5 (25%), dan kelembaban (25%). Tantangan utama meliputi pemrosesan data real-time (33,3%), akurasi sensor (25%), dan integrasi data (25%). Teridentifikasi peningkatan personalisasi berdasarkan lokasi dan profil kesehatan, meskipun evaluasi dampak jangka panjang masih terbatas. Kesenjangan signifikan ditemukan dalam standardisasi API dan implementasi di negara berkembang, dengan tidak adanya studi dari Afrika, Amerika Selatan, dan Oceania. Hasil penelitian memberikan dasar untuk pengembangan aplikasi pemantauan kualitas udara yang lebih efektif.
Korelasi Kemampuan Coding dengan Minat Berwirausaha Teknologi di Kalangan Mahasiswa Ilmu Komputer Abdillah, Muhammad Hanif; Siregar, Herbert; Ramadhany, Farhan
Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Vol. 5 No. 02 (2025): Artikel Riset Oktober 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpsk.v5i02.6173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh kemampuan coding terhadap niat berwirausaha teknologi, dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Fokus studi adalah mahasiswa Ilmu Komputer semester 4–8 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang dipandang sebagai calon technopreneur potensial dalam menghadapi era ekonomi digital. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 103 responden dan dianalisis melalui metode partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan kausal yang kompleks antar variabel. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa temuan signifikan. Pertama, kemampuan coding berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri, menunjukkan bahwa penguasaan keterampilan teknis ini secara substansial meningkatkan kepercayaan diri individu. Kedua, kemampuan coding juga berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap niat berwirausaha teknologi, menegaskan perannya sebagai pendorong utama intensi kewirausahaan di sektor teknologi. Yang terpenting, efikasi diri terbukti berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kemampuan coding dan niat berwirausaha teknologi. Ini mengindikasikan bahwa kemampuan coding tidak hanya memengaruhi niat berwirausaha secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung dengan memperkuat keyakinan diri mahasiswa terhadap kemampuan mereka dalam berwirausaha. Temuan ini secara kolektif menegaskan bahwa peningkatan keterampilan teknis digital dan kepercayaan diri adalah faktor krusial dalam membentuk intensi kewirausahaan mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan keterampilan coding dan efikasi diri melalui kurikulum dan program kewirausahaan di lingkungan pendidikan tinggi, guna mendorong lahirnya generasi technopreneur muda yang inovatif dan kompeten.