Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERENCANAAN JEMBATAN BETON BERTULANG TIPE BALOK T PENGHUBUNG JALAN KAUMAN-DAYU Rasyiid Lathiif Amhudo; Teguh Yuono; Gatot Nursetyo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i1.2444

Abstract

Perencanaan struktur jembatan yang efisien dan tepat sesuai dengan kebutuhan menjadi target utama bagi perencana, ada beberapa aspek persyaratan yang harus diperiksa agar dimensi penampang elemen jembatan menjadi efisien. Jembatan penghubung Kauman-Dayu yang berlokasi di kabupaten Sukoharjo dengan bentang 16 meter dan lebar 3,5 meter menjadi efisien jika menggukan tipe balok T, dimana dari seluruh aspek memenuhi syarat. Dimensi yang tepat dari balok T adalah dengan tinggi 1200 mm dan lebar 500 mm, jumlah gelagar efisien didapat yaitu digunakan 2 buah balok T. Balok diafragma juga didapat yaitu dengan ukuran tinggi 600 mm dan lebar 300 m serta spasi antar balok adalah 4 meter. Ketebalan pelat lantai juga didapat yaitu 25 mm dengan tulangan pokok adalah D16-100 mm serta tulangan bagi adalah D13-100 mm yang menggunakan 2 lapis tulangan. Panduan Praktis Perencanaan Teknis Jembatan No.02/M/BM/2021 dan Software Geo5 menjadi acuan teknis utama dalam kajian ini. Kebutuhan ukuran elastomer yang didapat adalah 400x300 mm dengan ketebalan 57 mm. Ketebalan dinding abutmen didapat 130 cm dengan tinggi badan 350 cm.
PENGUKURAN KINERJA KONSULTAN PENGAWAS KONSTRUKSI JALAN DENGAN METODE CSI Frisca Octaviana Yoneda; Teguh Yuono; Gatot Nursetyo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v28i2.2607

Abstract

Penelitian ini adalah tentang pengukuran kinerja konsultan pengawas konstruksi jalan menggunakan metode CSI dalam pelaksanaan proyek Rekonstruksi Jalan Surakarta-Gemolong-Purwodadi. Data diolah dengan menggunakan program MS.Excel dan SPSS yaitu dengan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji analisis data dengan indeks kepuasan konsumen atau Customer Satisfaction Index (CSI). Dengan metode ini akan didapat indeks kepuasan stakeholder / responden terhadap kinerja Konsultan Pengawas Konstruski Jalan. Hasilnya adalah sebagai berikut: Nilai Customer Satisfaction Index (CSI) pada Konsultan Pengawas sebesar 84,32% yang menunjukan bahwa para stakeholder / responden proyek merasa “sangat puas” dengan kinerja Konsultan Pengawas Konstruksi Jalan Surakarta – Gemolong – Purwodadi.Kemampuan Mencapai Tujuan Proyek : 81,41% (Sangat Puas), kemampuan Menjamin Kualitas Pekerjaan : 63,42% (Cukup Puas), kemampuan Manajerial Proyek: 79,99% (Puas), kemampuan mencegah, mengurangi, atau mengatasi masalah/ konflik : 59,50% (Cukup Puas) dan kualitas Internal SDM Konsultan : 60,28% (Cukup Puas).
Analisis Emisi CO dan CO2 pada Simpang Bersinyal Bejen Kabupaten Karanganyar RA Dinasty Purnomoasri; Teguh Yuono; Sumina Sumina; Febryan Dwi Listyo Utama
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 25, No 1 (2023): Maret
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v25i1.78524

Abstract

Saat ini COVID sudah berangsur menurun ditandai dengan kembali meningkatnya pergerakan arus lalu lintas kembali normal. Simpang Bersinyal Bejen di Kabupaten Karanganyar terletak di kawasan komersial yang tentunya peningkatan pergerakan transportasi daerah tersebut cukup besar Permasalahan yang muncul di simpang tidak hanya kinerja tetapi juga lingkungan yaitu polusi udara akibat emisi gas buang yang kembali meningkat paska COVID. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengetahui berapa emisi gas bung CO dan CO2 yang dihasilkan oleh simpang Bejen. Metode yang digunakan adalah analisis kinerja simpang menggunakan MKJI dan analisis emisi gas buang CO dan CO2 berdasarkan PERMENLH Indonesia. Hasil analisis kinerja simpang bersinyal Bejen didapatkan DS 1,171 dimana > 0,85 dan panjang antrian sebesar 458 m. Emisi CO dihasilkan sebesar 21,34085774 ton/tahun dan CO2 sebesar 3.165,728587 ton/tahun. Reduksi emisi perlu dilakukan dengan melakukan percobaan analisis alternatif pelebaran jalan 1 m dan 2 m. Hasil analisis menunjukkan dengan adanya pelebaran tersebut mampu menurunkan emisi CO dan CO2 sebesar 55,07% dan 56,85%.
EVALUASI SALURAN DRAINASE UNTUK PENGENDALIAN BANJIR DI JALAN SUKOWATI SRAGEN Paska Wijayanti; Gunarso; Teguh Yuono; Amin Abdul Aziz
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 1 No. 2 (2022): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v1i1.2232

Abstract

Saluran drainase merupakan salah satu bangunan pelengkap Jalan Sukowati, Sragen. Daerah Jalan Sukowati sering terjadi genangan saat musim hujan yang sangat merugikan bagi masyarakat. Hal ini diakibatkan oleh kondisi muka air di saluran drainase meningkat dan meluap ke daerah sekitarnya. Sehingga, perlu evaluasi kondisi saluran drainase yang tidak dapat menampung debit rencana. Makalah ini menyajikan hasil evaluasi saluran drainase untuk pengendalian banjir di Jalan Sukowati Sragen. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis perbandingan kemampuan kapasitas saluran drainase rencana dan eksisting dalam menampung debit banjir pada saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah selatan dan utara. Analisis dilakukan dengan 2 langkah. Langkah pertama yaitu analisis hidrologi untuk menghitung hujan rencana dan debit rencana kala ulang 2 tahunan, 5 tahunan, dan 10 tahunan menggunakan metode Rasional. Langkah kedua yaitu analisis hidraulika untuk mengetahui kapasitas saluran drainase. Hasil analisis saluran drainase Selatan dan Utara memiliki debit rencana lebih besar dari debit eksisting yaitu 1,40 m3/s dan 1,27 m3/s untuk saluran drainase sebelah Selatan, sedangkan 0,95 m3/s dan 0,54 m3/s untuk saluran drainase sebelah Utara. Sehingga, saluran drainase Jalan Sukowati Sragen sebelah Selatan maupun Utara perlu perencanaan ulang. Dimensi saluran drainase yang direncanakan agar mampu meminimalisir kejadian banjir adalah 1,14 m x 0,57 m untuk sebelah Selatan, dan 1,42 m x 0,71 m untuk sebelah Utara
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN NGRANCAH KULON – MUSUK KABUPATEN BOYOLALI DENGAN METODE AASHTO 1993 Yoga Adhim Nurrohim; Teguh Yuono; Erni Mulyandari
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 1 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i1.2665

Abstract

Perkerasan adalah bagian dari jalur dan bagian struktural jalan bagian melintang dari struktur jalan yang paling sentral. Struktur perkerasan dapat dibagi menjadi beberapa perkerasan seperti perkerasan lentur, perkerasan kaku, dan perkerasan komposit. Penelitian data perencanaan diambil dari ruas jalan Ngrancah Kulon – Musuk Kabupaten Boyolali, diantaranya Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) berisi perhitungan lalu lintas yang melewati jalan Ngrancah Kulon – Musuk. Uji Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk mengetahui nilai (CBR) California Bearing Ratio dilakukan sebanyak 10 titik jarak uji 200meter dari STA 0+000 – 2+000 pada ruas jalan Ngrancah Kulon - Musuk. Data curah hujan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali. Berdasarkan analisis data yang didapat, diambil kesimpulan bahwa perencanaan struktur jalan Ngrancah Kulon – Musuk menggunakan perkerasan kaku (rigid pavement), untuk metode perencanaan ini menggunakan metode AASHTO 1993. Setelah dilakukan perhitungan didapat tebal rigid pavement 200 mm dengan lapis pondasi bawah (lean concrete) 70 mm, kebutuhan tulangan memanjang dan melintang Ø10 – 250 mm, dowel Ø25 - 300 mm panjang 450 mm, tie bar D 16 mm - 1200 mm (ulir) panjang 800 mm, gambar perencanaan di aplikasikan menggunakan autocad berdasarkan perhitungan yang didapat. Hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB) didapat biaya dibutuhkan sebesar Rp. 5.650.761.000,00 (Lima milyar enam ratus lima puluh juta tujuh ratus enam puluh satu ribu rupiah).
IDENTIFIKASI DAN PERBAIKAN JARINGAN IRIGASI COLO TIMUR KABUPATEN SUKOHARJO (STUDI KASUS: SALURAN SEKUNDER AMBIL-AMBIL) Sukma Wijaya; Gunarso Gunarso; Teguh Yuono; Paska Wijayanti
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 2 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i2.3090

Abstract

A good irrigation building should be able to function optimally by considering effectiveness level of water management, if irrigation building maintenance is not carried out routinely and periodically it will have an impact on the main function of irrigation networks. This study aims to obtain data and information, obtain solutions for efforts to repair the damage to the secondary canal in the East Colo Irrigation area in Sukoharjo, and determine the costs incurred for rehabilitation. The methods used in this study were observation, interviews, literature study, and written data collection in the field. The results of the study include the identification of damage to the Secondary Canal Ambi- ambil is classified into three, namely; Minor damage, including cleaning of vegetation around the canal and cracks in the canal. Moderate damage, including painting of sluice gates and replacement of wooden valve plates with steel valve plates. Serious damage, including sedimentation and damage to canals. Efforts to repair or deal with damage to the Secondary Canal Ambil-ambil, namely: Cleaning of vegetation around the Secondary Canal Ambil- ambil, painting of 8 water gates on the Secondary Canal Ambil-ambil, replacing the sluice plate on B.Am 5 Secondary Canal Ambil- ambil, Silting by Sedimentation of Canal Sedimentation on B.Am 4 (1303 m to 2041 m), Handling of heavy damage, Replacement of walls and floors with U-gutter on Secondary Canal Ambil-ambil B.Am 4 (1 m to 764 m). And the budget plan for the repair of the Secondary Canal Ambil- ambil is 1.501.832.684,00
EVALUASI BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.3066

Abstract

Evaluasi struktur bangunan dibutuhkan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan struktur bangunan dan atau kualitas material. Kekuatan dan kemampuan struktur dalam menahan beban rencana menjadi unsur utama sebuah bangunan. Pada bangunan yang sudah ada, untuk mengetahui mutu kuat tekan beton dilakukan dengan metode uji tidak merusak (non-destructive test, NDT) dan uji merusak (destructive test, DT). Daya dukung tanah dapat diperoleh dari pengujian lapangan yaitu Cone Penetration Test (CPT) atau sondir. Metode evaulasi bangunan dilakukan pada material beton dan daya dukung tanah. Evaulasi material beton dilakukan dengan hammer test dan core drill pada elemen balok kolom bangunan. Sedangkan pengujian tanah menggunakan metode CPT atau sondir sebanyak 2 titik. Hasil pengujian core drill menunjukkan kuat tekan balok sebesar 6,33 MPa dan kolom sebesar 2,48 MPa. Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah keras berada pada kedalaman 5-meter. Berdasarkan data pengujian core drill dan sondir, perlu dilakukan analisis kinerja bangunan terhadap resiko gempa. Untuk memastikan bangunan aman terhadap resiko terjadinya kegagalan pada saat terjadi gempa.
PERENCANAAN BANGUNAN MASJID SMK NEGERI 1 WONOGIRI Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3671

Abstract

SMKN 1 Wonogiri yang terletak di Kabupaten Wonogiri, memiliki rencana untuk pembangunan rumah ibadah 2 lantai dengan memodifikasi bangunan existing. Perencanaan bangunan bertingkat harus dilakukan dengan baik untuk memastikan kekuatan dan kenyamanan pengguna. Analisis struktur sangat penting untuk memastikan bagaimana alur, distribusi dan dampak beban terhadap struktur yang ditinjau. Analisis struktur adalah proses menghitung dan menentukan efek akibat beban yang bekerja pada struktur (bangunan, jembatan, dermaga atau objek lainnya) yang menimbulkan reaksi berupa gaya dalam pada struktur. Perencanaan struktur dilakukan sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagaimana yang telah diatur. Keterbatasan lahan dan kebutuhan ruang SMKN 1 Wonogiri dalam pembangunan memerlukan keterlibatan tenaga ahli dalam perencanaan dan pembangunan. Perencanaan bangunan dengan melakukan analisis bangunan bertingkat menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bangunan. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Perencanaan Bangunan Masjid SMKN 1 Wonogiri”. Rencana kegiatan ini akan bekerja sama dengan sekolah SMKN 1 Wonogiri dan Alumni SMKN 1 Wonogiri sebagai lokasi yang akan dilakukan pekerjaan perencanaan. Berdasarkan hasil pengujian daya dukung tanah yang dilakukan, tanah keras diperoleh pada kedalaman 5 meter. Sehingga pondasi yang digunakan adalah pondasi strauss pile dia. 300mm dengan kedalaman 6 meter. Masjid SMKN 1 Wonogiri dengan kondisi exsisting yang masih difungsikan dalam proses pembangunan nantinya, maka struktur baja menjadi pilihan sebagai material struktural.
ASESMEN BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN 3 LANTAI KAMPUS 2 UTP SURAKARTA Reki Arbianto; Suryo Handoyo; Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Teguh Yuono; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; Atika Candra Yulia; Tri Hartanto; Tiara Cika Kusuma; Muhammad Taufik Kristianto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4528

Abstract

Bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta Kampus II dibangun sekitar tahun 1990an dengan material beton bertulang. Bangunan gedung bertingkat ini berlokasi di jalan Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta. Gedung ini berfungsi sebagai tempat perkuliahan pada lantai 1 dan 2, serta ruang olahraga pada lantai 3. Dalam proses perencanaan bangunan gedung, perhitungan struktur menjadi salah satu elemen kunci yang tak dapat diabaikan. Dokumen perhitungan struktur merupakan rangkaian detail yang menjelaskan analisis dan perhitungan teknis terhadap kekuatan dan stabilitas suatu struktur bangunan. Dokumen teknis bangunan gedung lantai 3 UTP Surakarta perlu dibuat dalam upaya untuk menganalisis kekuatan struktur terhadap resiko bencana kegempaan saat ini. Asesmen bangunan gedung perlu dilakukan untuk menjadi pedoman dalam perencanaan dan perubahan fungsi bangunan yang mungkin dilakukan kedepannya. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Asesmen Mutu Beton Dan Tulangan Bangunan Gedung Perkuliahan 3 Lantai Kampus 2 UTP Surakarta”. Tahapan dan teknis pelaksanaan pengabdian msyarakat ini difokuskan pada kegiatan survey dan pengujian lapangan. Kegiatan survey dan pegujian lapangan sendiri terdiri dari beberapa tahap mulai dari persiapan, survey denah dan pelaksanaan pengujian lapangan. Hasil survei pada elemen stuktur beton bertulang menunjukkan kondisi yang masih baik dan tidak terjadi retak struktural. Hasil survei pada struktur atap baja, menunjukkan karat pada profile sturktur. Tetapi kondisi karat tidak mendegradasi penampang elemen yang dapat mengurangi kekuatan. Hasil destructive test yang dilakukan menunjukkan kuat tekan beton minimal sebesar 11.70 MPa dan terbesar 22.50 MPa.
ANALISIS PARKIR ON THE STREET PADA JALAN BRIGJEN KATAMSO KABUPATEN GROBOGAN Mulyandari, Erni; Della Amalia Putri; Teguh Yuono
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i01.4202

Abstract

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten terbesar kedua di Jawa Tengah, hal ini mengakibatkan lalu lintas sangat padat. Kegiatan masyarakat menggunakan transportasi mempengaruhi terjadinya kemacetan. Salah satu penyebab kemacetan akibat parkir di badan jalan, Jalan Brigjen Katamso merupakan salah satu jalan yang memiliki tempat parkir di badan jalan dengan kondisi parkir menunjukkan garis parkir dan sudut parkir yang belum direncanakan. Tujuan dari analisis parkir adalah untuk mengetahui kondisi yang ada, menganalisis karakteristik, menentukan solusi penanganan, dan menghitung rencana anggaran biaya. Data diperoleh dan diolah dengan menggunakan Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir 1998, dengan metode pengumpulan data meliputi kondisi parkir, perhitungan kendaraan parkir, pola parkir eksisting, denah lokasi, dan harga satuan pekerjaan. Hasil penelitian diambil pada jam sibuk yang diwakili oleh hari libur pada pukul 09.00-16.00 WIB yang menunjukkan bahwa sudut parkir belum direncanakan, sehingga sudut parkir yang sesuai adalah 0° dengan hasil volume parkir 49 kendaraan, akumulasi parkir 44 kendaraan, rata-rata durasi parkir 31 menit, kapasitas statis 35 petak parkir,   kapasitas dinamis 424 kendaraan, tingkat pergantian parkir 0,66, indeks parkir 1,26 ˃ 1 artinya kebutuhan parkir melebihi daya tampung/jumlah petak parkir solusinya adalah menambah kantong parkir dan perkiraan anggaran biayanya adalah Rp. 31.333.000,00.