Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

VERIFIKASI DATA SUHU UDARA LUARAN MODEL IKLIM CMIP5 TERHADAP DATA OBSERVASI PADA WILAYAH PALEMBANG (PERIODE 1975-2005) Sulistiyono, Wahyu; Adianova, Helena; Haryanto, Yosafat Donni
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i1.2661

Abstract

Kenaikan Suhu pada suatu wilayah akibat pemanasan global dapat disimulasikan melalui beberapa pemodelan iklim, salah satunya CMIP5 (Coupled Model Intercomparison Project Phase 5). Penggunaan model iklim CMIP5 dalam menggambarkan dinamika suhu pada suatu wilayah perlu diverifikasi terlebih dahulu untuk menguji kualitasnya. Pada Penelitian ini, dilakukan verfikasi mengenai korelasi dan penghitungan nilai galat data pemodelan iklim dengan 3 model yaitu, MIROC5, MPI-ESM MR, dan IPSL CM5A-MR. Data observasi suhu yang digunakan adalah data ICOADS. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa model iklim IPSL-CM5A-MR memiliki akurasi terbaik. Model iklim ini memiliki penyimpangan RMSE paling kecil yaitu 3.746. Nilai korelasi yang dihasilkan pada model IPSL-CM5A-MR juga tergolong paling baik diantara model lain. Nilai korelasi dari model ini yaitu 0.25 dengan tingkat hubungan lemah.
PEMANFAATAN METODE RGB DALAM ANALISIS AWAN KONVEKTIF SAAT KEJADIAN BANJIR DI SURAKARTA Sulistiyono, Wahyu; Ramadhan, Rino Surya; Adianova, Helena; Haryanto, Yosafat Donni
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.2663

Abstract

Analisis pemanfaatan citra Satelit Himawari-8 pada kasus terjadinya Banjir di Kota Surakarta diperlukan untuk mengetahui dinamika kondisi atmosfer yang menyebabkan terjadinya hujan penyebab Banjir saat tanggal 3 Februari 2021. Metode visualisasi citra satelit Himawari-8 yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari metode Airmass, 24H Microphysics, dan Cloud Convective Overlay. Berdasarkan hasil kajian dengan citra satelit metode Airmass dan 24H Microphysics menunjukkan adanya susunan awan konvektif yang berkembang pada wilayah Kota Surakarta. Perkembangan awan konvektif ini dimulai pada jam 09.00-12.00 UTC. Perkembangan awan konvektif pada Kota Surakarta diakibatkan adanya pola konvergensi dan pola vortisitas potensial negatif yang meningkatkan perkembangan awan konvektif dengan nilai vortisitas potensial sebesar -6e-07 K m2 kg-1 s-1 dan nilai divergensi negatif sebesar -1e-05 sampai -5e-05 s-1. Berdasarkan citra satelit metode 24H Microphysics, fase matang perkembangan awan konvektif tercapai saat jam 12.00-13.00 UTC yang ditandai dengan penebalan dari tutupan awan Cumulonimbus, sementara fase peluruhan dimulai setelah jam 13.00 UTC.  
Analisis Variabilitas Iklim Di Kabupaten Lampung Selatan Hidayat, Rizal; Haryanto, Yosafat Donni
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.254-260.2023

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil menjadi rentan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu wilayah yang juga rentan terhadap perubahan iklim adalah Kabupaten Lampung Selatan. Dampak potensial adanya perubahan iklim adalah perubahan pola hujan, peningkatan suhu udara dan kenaikan permukaan laut. Sektor yang akan menerima dampak perubahan iklim dengan serius adalah sektor kehutanan dan pertanian. Untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi maka diperlukan informasi perubahan iklim yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas iklim di Kabupaten Lampung Selatan. Data yang digunakan adalah data curah hujan dan suhu dari Stasiun Meteorologi Radin Inten II selama 30 tahun (1991-2020). Metode yang digunakan adalah analisis kecenderungan curah hujan, analisis perubahan suhu udara, analisis perubahan tipe iklim dan analisis pergeseran bulan basah, lembab dan kering. Berdasarkan parameter yang dianalisis, variabilitas iklim di Kabupaten Lampung Selatan adalah tipe iklim Schmidt-Ferguson mengalami perubahan dari sangat basah menjadi basah, curah hujan bulanan dan tahunan memiliki kecenderungan yang menurun, suhu udara rata-rata bulanan pada umumnya mengalami peningkatan; serta terjadi pergeseran dan perubahan jumlah bulan basah dan bulan kering.
Advancing Aviation Meteorology Airport Visibility Prediction Using Random Forest Regressor on Integrated METAR Parameters Kharisma, Adilaksa; Fadhillah, Muhammad; Haryanto, Yosafat Donni
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jiif.v9i2.65479

Abstract

To provide accurate and reliable visibility information in support of aviation safety at Soekarno-Hatta International Airport, a visibility prediction system was developed using the Random Forest Regressor algorithm based on 2024 METAR data. Visibility is a critical parameter for flight safety, particularly under adverse weather conditions. The dataset includes wind direction and speed, temperature, dew point, air pressure, weather phenomena, and cloud parameters that were numerically encoded. After preprocessing and quality control, the data was input into a Random Forest model optimized using Grid Search. Evaluation results show strong predictive performance with an R² value of 0.8736, MAE of 607.45 m, and RMSE of 772.29 m. Feature importance analysis identified haze, temperature, and mist as the most influential factors affecting visibility. These findings demonstrate that integrating meteorological observational data with machine learning approaches can provide accurate visibility predictions to support aviation operational decision making.