Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMANFAATAN METODE RGB DALAM ANALISIS AWAN KONVEKTIF SAAT KEJADIAN BANJIR DI SURAKARTA Sulistiyono, Wahyu; Ramadhan, Rino Surya; Adianova, Helena; Haryanto, Yosafat Donni
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 2 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i2.2663

Abstract

Analisis pemanfaatan citra Satelit Himawari-8 pada kasus terjadinya Banjir di Kota Surakarta diperlukan untuk mengetahui dinamika kondisi atmosfer yang menyebabkan terjadinya hujan penyebab Banjir saat tanggal 3 Februari 2021. Metode visualisasi citra satelit Himawari-8 yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari metode Airmass, 24H Microphysics, dan Cloud Convective Overlay. Berdasarkan hasil kajian dengan citra satelit metode Airmass dan 24H Microphysics menunjukkan adanya susunan awan konvektif yang berkembang pada wilayah Kota Surakarta. Perkembangan awan konvektif ini dimulai pada jam 09.00-12.00 UTC. Perkembangan awan konvektif pada Kota Surakarta diakibatkan adanya pola konvergensi dan pola vortisitas potensial negatif yang meningkatkan perkembangan awan konvektif dengan nilai vortisitas potensial sebesar -6e-07 K m2 kg-1 s-1 dan nilai divergensi negatif sebesar -1e-05 sampai -5e-05 s-1. Berdasarkan citra satelit metode 24H Microphysics, fase matang perkembangan awan konvektif tercapai saat jam 12.00-13.00 UTC yang ditandai dengan penebalan dari tutupan awan Cumulonimbus, sementara fase peluruhan dimulai setelah jam 13.00 UTC.  
Analisis Variabilitas Iklim Di Kabupaten Lampung Selatan Hidayat, Rizal; Haryanto, Yosafat Donni
Jurnal Fisika Unand Vol 12 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.12.2.254-260.2023

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil menjadi rentan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu wilayah yang juga rentan terhadap perubahan iklim adalah Kabupaten Lampung Selatan. Dampak potensial adanya perubahan iklim adalah perubahan pola hujan, peningkatan suhu udara dan kenaikan permukaan laut. Sektor yang akan menerima dampak perubahan iklim dengan serius adalah sektor kehutanan dan pertanian. Untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi maka diperlukan informasi perubahan iklim yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas iklim di Kabupaten Lampung Selatan. Data yang digunakan adalah data curah hujan dan suhu dari Stasiun Meteorologi Radin Inten II selama 30 tahun (1991-2020). Metode yang digunakan adalah analisis kecenderungan curah hujan, analisis perubahan suhu udara, analisis perubahan tipe iklim dan analisis pergeseran bulan basah, lembab dan kering. Berdasarkan parameter yang dianalisis, variabilitas iklim di Kabupaten Lampung Selatan adalah tipe iklim Schmidt-Ferguson mengalami perubahan dari sangat basah menjadi basah, curah hujan bulanan dan tahunan memiliki kecenderungan yang menurun, suhu udara rata-rata bulanan pada umumnya mengalami peningkatan; serta terjadi pergeseran dan perubahan jumlah bulan basah dan bulan kering.
Advancing Aviation Meteorology Airport Visibility Prediction Using Random Forest Regressor on Integrated METAR Parameters Kharisma, Adilaksa; Fadhillah, Muhammad; Haryanto, Yosafat Donni
JIIF (Jurnal Ilmu dan Inovasi Fisika) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jiif.v9i2.65479

Abstract

To provide accurate and reliable visibility information in support of aviation safety at Soekarno-Hatta International Airport, a visibility prediction system was developed using the Random Forest Regressor algorithm based on 2024 METAR data. Visibility is a critical parameter for flight safety, particularly under adverse weather conditions. The dataset includes wind direction and speed, temperature, dew point, air pressure, weather phenomena, and cloud parameters that were numerically encoded. After preprocessing and quality control, the data was input into a Random Forest model optimized using Grid Search. Evaluation results show strong predictive performance with an R² value of 0.8736, MAE of 607.45 m, and RMSE of 772.29 m. Feature importance analysis identified haze, temperature, and mist as the most influential factors affecting visibility. These findings demonstrate that integrating meteorological observational data with machine learning approaches can provide accurate visibility predictions to support aviation operational decision making.
Peningkatan Literasi Kebencanaan untuk Optimalisasi Informasi Peringatan Dini Bencana Geo-Hidrometeorologi Munawar, Munawar; Haryanto, Yosafat Donni; Abigael, Febby Debora; Muftareza, Arfany Dimas; Muthahhari, Ilham; Mardiyansyah, Adji; Sinambela, Marzuki
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): January 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jpm.v6i3.2629

Abstract

Tangerang City is one of the regions in Banten Province that is vulnerable to geo-hydrometeorological disasters and has a relatively large population with rapid urban growth, which can increase the risk of such disasters. Therefore, information, understanding, and actions regarding geo-hydrometeorological disasters are required. Environmental damage and land use change, such as deforestation, urbanization, river sedimentation, and land function conversion, are significant issues. This activity aims to enhance disaster literacy based on Meteorology, Climatology, Geophysics, and Instrumentation (MKGI) in Tangerang City, scheduled for Monday, July 21, 2025, at SMA Al-Husna, Tangerang City, with a total of 67 participants. Through interactive methods that include material presentation, question and answer sessions, quizzes, and questionnaire filling, participants are provided with a comprehensive understanding of geo-hydrometeorological disasters, mitigation strategies, and the utilization of technology in early warning systems. One of the innovations of this activity is the development of a weather forecast information product based on Telegram bot for the area of Tanah Tinggi Village, which provides weather forecast information automatically using open data from BMKG. Evaluation results show that participants had a good understanding of the socialization material, especially in the topics of information dissemination and geohydrometeorological disasters. The questionnaire index score reached 87.60%, falling into the category of "Strongly Agree". The developed Telegram product successfully presents real-time weather information every 3 hours in a structured and easily accessible manner. This activity proves that a literacy approach based on MKGI and technology can have a positive impact in raising awareness and improving preparedness against geo-hydrometeorological disaster risks.
The Small Fire Detection Using Rgb Method Of Himawari-9 And Firms Satellite Imagery (Fire Information Resource Management System) Using Viirs And Modis Satellite Imagery In Medan Marelan (Case Study: 16 November 2023) Giananti, Attiya Shakila; Haryanto, Yosafat Donni; Sopacua, Jerremy Mezac
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol. 22 No. 2 (2025): Volume 22 No 2, December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v22i2.622

Abstract

Medan City is a city with a dense population. This causes residential areas in Medan Marelan tend to be densely packed. The negative impact is that are prone to fire disasters. To prevent the impact of these fires, monitoring is needed. Way of monitoring that can be done is using remote sensing. This research carried out remote-sensing by using the Himawari-9, MODIS, and VIIRS satellites. The method used are the Red Green Blue (RGB) method for the Himawari-9 satellite and the Fire Information Resource Management System (FIRMS) method for the MODIS and VIIRS satellites. Based on this research, the MODIS and VIIRS satellites are superior in monitoring small fires that occurred in Medan Marelan compared to the Himawari-9 satellite. The Himawari-9 satellite is more likely to detect clouds over fire locations than the fire itself. This was proven by radiosonde data which stated that atmospheric conditions at that time were moderately unstable. With additional information via rainfall data on November 16 2023 with a range of 20-50 mm.
ANALISIS PERSENTASE KOMPONEN ANGIN PADA LANDASAN PACU (RUNWAY) BANDARA YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT TAHUN 2023 Indiani, Atira; Fathoni, Muhammad Yusuf; Haryanto, Yosafat Donni
DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication DiJITAC, Vol 5 No.2, April 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/dijitac.v5i2.8842

Abstract

Dalam operasi penerbangan faktor arah dan kecepatan angin sangat diperlukan untuk memutuskan apakah pesawat akan diperbolehkan landing atau take-off. Hal ini berguna untuk keselamatan dalam perjalanan pesawat dan penumpang. Dalam operasi penerbangan harus diperhatikan angin silang (crosswind) juga menjadi faktor yang perlu diperhitungkan karena dapat mempengaruhi kemampuan pilot dalam mengarahkan pesawat ke landasan dengan tepat. Tailwind adalah angin yang berhembus dari arah belakang (ekor) pesawat dan akan mengurangi daya angkatnya, headwind adalah angin yang berhembus dari arah depan pesawat dan meningkatkan daya angkatnya. Dalam penelitian ini akan meneliti tentang headwind, tailwind, dan crosswind di bandara Yogyakarta International Airport . Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data angin permukaan selama 1 tahun yang diperoleh dari Stasiun Meterologi Yogyakarta pada tahun 2023. Bedasarkan penelitian didapatkan hasil bahwa data di Runway 11 persentase tertinggi headwind terdapat pada bulan Agustus (59.68 %), tailwind pada bulan November (51.39 %), right- crosswind pada bulan Januari (58.87 %), dan left-crosswind pada bulan Juli (60.89 %). Bedasarkan pengolahan data di Runway 29 persentase tertinggi headwind terdapat pada bulan November (53.75%), tailwind pada bulan Juni (53.61 %), right- crosswind pada bulan Februari (58.04%), dan left-crosswind pada bulan Desember (52.96%).
STUDI KARAKTERISTIK SESAR BAWEAN (WILAYAH LAUT UTARA JAWA) MENGGUNAKAN ANALISIS TURUNAN DENGAN DATA GAYA BERAT Rinanda, Shelya Trya; Fathoni, Muhammad Yusuf; Haryanto, Yosafat Donni
DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication DiJITAC, Vol 5 No.2, April 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/dijitac.v5i2.9636

Abstract

Sesar Bawean merupakan salah satu sesar yang perlu diwaspadai karena terletak di utara Pulau Madura yang memiliki populasi hingga jutaan jiwa. Salah satu langkah mitigasi yang bisa dilakukan adalah pemetaan Sesar Bawean untuk dapat mengetahui karakteristik Sesar Bawean. Dalam penelitian ini, dilakukan pemetaan Sesar Bawean menggunakan analisis turunan dengan data gaya berat dari laman TOPEX yang berupa data FAA (Free Air Anomaly). Data tersebut kemudian diolah hingga mendapatkan nilai FHD (First Horizontal Derivative) untuk menentukan garis dugaan sesar dan SVD (Second Vertical Derivative) untuk menentukan mekanisme sesar. Langkah-langkah dalam mendapatkan nilai FHD (First Horizontal Derivative) dan SVD (Second Vertical Derivative) yaitu penentuan densitas rata-rata mengunakan metode Nettleton, pemisahan anomali regional dan residual dengan metode moving average, pengolahan anomali regional dengan analisis turunan hingga didapatkan peta FHD (First Horizontal Derivative) dan SVD (Second Vertical Derivative). Kemudian dilakukan sayatan pada garis dugaan sesar untuk dapat menentukan garis sesar dan mekanisme sesar secara pasti. Hasil yang didapatkan dari sayatan peta FHD (First Horizontal Derivative) dan SVD (Second Vertical Derivative) menunjukkan bahwa Sesar Bawean memiliki mekanisme berupa sesar naik. Namun, dengan mempertimbangkan dari berbagai sumber, dapat disimpulkan bahwa Sesar Bawean memiliki mekanisme berupa sesar oblique dengan pengaruh mekanisme sesar naik.
IDENTIFIKASI VARIABILITAS UPWELLING BERDASARKAN INDIKATOR KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Igai, Adedo; Abdussalam, Azka; Haryanto, Yosafat Donni
DiJITAC : Digital Journal of Information Technology and Communication DiJITAC, Vol 6 No.1, Oktober 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/dijitac.v6i1.9888

Abstract

Upwelling merupakan fenomena penting dimana air yang dingin dan kaya nutrisi naik ke permukaan dan membawa dampak signifikan terhadap ekosistem laut. Penelitian ini mengidentifikasi dinamika upwelling di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dipengaruhi oleh berbagai faktor oseanografis seperti arus laut, sistem monsun, dan fenomena global seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Dengan menggunakan data citra satelit Aqua MODIS dari tahun 2003 hingga 2023, penelitian ini berfokus pada analisis klorofil-a sebagai indikator utama kesuburan perairan. Klorofil-a digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis variabilitas upwelling serta hubungannya dengan perubahan musiman. Data diolah melalui perangkat lunak SeaDas dan QGIS menghasilkan visualisasi sebaran klorofil-a dan evaluasi temporal fenomena upwelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upwelling mencapai puncaknya pada musim timur (Juni-Agustus) dengan konsentrasi klorofil-a tertinggi di dekat pantai barat hingga tengah perairan DIY. Fenomena ini dipengaruhi oleh angin muson tenggara yang memicu transpor Ekman. Analisis temporal juga mengungkapkan hubungan antara kekuatan upwelling dengan fenomena iklim global seperti El Niño dan IOD.
Analisis Performa Indeks Stabilitas Termodinamik Radiosonde dalam Memprediksi Kejadian Thunderstorm di Bandar Udara Juanda: Indonesia Rafi, Rayhan; Athallah, Yusron Faiz; Haryanto, Yosafat Donni
Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol. 18 No. 2 (2026): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jstl.vol18.iss2.art1

Abstract

Operational flight safety at Juanda International Airport relies heavily on the accuracy of short-term weather predictions (nowcasting), particularly in anticipating significant convective weather phenomena. This study aims to evaluate the performance of six thermodynamic instability indices (CAPE, K-Index, Lifted Index, Total-Totals, Showalter Index, and SWEAT) derived from 00.00 UTC radiosonde data in predicting Thunderstorm events occurring between 00.00–06.00 UTC. Using observational data from September 2024 to August 2025, verification was conducted through visual distribution analysis (Box Plot) and statistical contingency table scores (POD, FAR, CSI). Seasonal analysis shows that instability indices exhibit higher sensitivity during the Rainy Season (DJF) compared to the Dry Season (JJA), consistent with the greater frequency of convective events in that period. Quantitatively, the Lifted Index (LI) demonstrates relatively superior validation performance, indicated by the highest Critical Success Index (CSI) among all indices. This suggests that stability parameters based on parcel temperature differences are more representative of local atmospheric conditions than purely energy-based parameters such as CAPE. However, the generally low CSI values (< 0.2) indicate that these indices still have limited sensitivity in capturing local atmospheric dynamics at Juanda, as reflected by the relatively high occurrences of Misses and False Alarms. This study recommends prioritizing the use of LI, while further investigation on local threshold adjustments and extending the temporal scale of analysis is necessary to improve predictive performance.