Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Street Photography Sebagai Konten Promosi Pariwisata Pada Siswa Smk Pariwisata Pradana, Yoka; Melano, Fiqie Lavani; Pramesthi, Jasmine Alya; Malva, Syahira; Abigael, Jesicca Christin; Helmansyah, Muhammad Harsya
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v4i2.169

Abstract

Street Photography adalah jenis foto yang dapat dijadikan sebagai konten promosi pariwisata. Pariwisata merupakan sektor yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal. Namun, pengembangan potensi pariwisata seringkali terhambat oleh kurangnya keterampilan profesional yang dimiliki oleh sumber daya manusia di daerah tujuan wisata. Salah satu keterampilan yang esensial di dalam mempromosikan pariwisata adalah fotografi. Fotografi tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai sarana efektif untuk menarik minat wisatawan melalui visualisasi keindahan alam, budaya, dan fasilitas wisata yang ada. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan street fotografi kepada siswa SMKN 9 Jurusan Pariwisata, dengan fokus meningkatkan pengetahuan dan skill teknik Street Photography. Kegiatan ini berisi pelatihan yang meliputi teori dasar Street Photography, teknik pengambilan gambar dan editing foto dalam Street Photography sebagai media promosi pariwisata. Hasil kegiatan PkM ini memperlihatkan mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknik dasar fotografi dan meningkatkan skil dalam memproduksi foto dengan tema Street Photography.
Pendampingan Kelompok Sadar Wisata Desa Pager dalam Pengembangan Wisata Alam Melalui Social Media Marketing Utomo, Bambang Setyo; Setiawan, Veri; Pradana, Yoka; Amalia, Novi Rizka; Manshuri, M Fahmi; Widagdho, Aryo; Marantika, Nurhana
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4183

Abstract

Pendampingan penggunaan social media marketing untuk pariwisata bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mitra tentang pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran destinasi wisata. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari observasi yang dilakukan oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim PkM melihat adanya kebutuhan untuk memperluas informasi tentang keberadaan wisata alam Sendang Bulus yang terletak di Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, sehingga harapanya adalah dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata alam Sendang Bulus. Pendampingan pemanfaatan sosial media marketing ini dilaksanakan dengan metode metode Community–Based Participatory Research (CBPR). Metode ini menempatkan masyarakat sebagai mitra, dengan mengedepankan prinsip-prinsip pemberdayaan masyarakat, kolaborasi, dan perubahan sosial. Pendampingan manajemen media sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola akun media sosial Instagram khususnya. Dalam proses pelatihan ini, diberikan materi tentang cara melakukan manajemen media sosial, diantaranya meningkatkan followers, strategi pengelolaan konten, strategi meningkatkan engagement dan mengevaluasi penggunaan media sosial. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian ini yaitu (1) agar pemahaman dan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu melaksanakan aktivitas promosi melalui media sosial, dan (2) meningkatkan kemampuan kualitas media promosi sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung obyek wisata Sendang Bulus. Dari hasil evaluasi pengabdian masyarakat melalui pre-test dan post-test secara umum pemahaman peserta PkM mengenai teknologi informasi, pemasaran digital sudah cukup baik. Pemahaman mitra PkM mengenai konsep pariwisata meningkat menjadi 86,7%. Pemahaman peserta pelatihan pada promosi pariwisata meningkat menjadi 100%. Selanjutnya pemahaman mengenai perilaku wisatawan meningkat 100%, sedangkan pada karakteristik media sosial, manfaat media sosial dan tentang cara membuat serta memelihara akun media sosial meningkat 100%
PESAN DAKWAH K.H. HASAN ABDULLAH SAHAL DALAM LIRIK LAGU KEMBALILAH” Pradana, Yoka; Utomo, Bambang Setyo
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v11i2.6895

Abstract

ABSTRAK Musik merupakan media komunikasi berisi pesan yang dituangkan dalam teks lirik lagu. Salah satu pesan dituangkan dalam lirik lagu biasanya adalah pesan dakwah. Lagu kembalilah ciptaan K.H. Hasan Abdullah Sahal pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor adalah salah satu lagu yang populer dimasa pandemi covid-19. Lagu ini diciptakan untuk mengajak masyarakat bertaubat kembali pada Allah SWT ditengah wabah covid-19. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe interpretif (penafsiran) dengan menganalisis lirik lagu kembalilah, yang terdiri dari empat bait. Menggunakan pendekatan semiotik Ferdinand de Sausure lirik lagu dianalisi dari aspek signifier (tanda) dan signified (petanda). Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa lagu kembalilah bermuatan pesan dakwah tentang informasi nikmat dari Allah SWT yang tidak terhitung, peringatan tentang kufur nikmat, ajakan kembali bertaubat dari kufur nikmat dan peringatan tentang azab dari kufur nikmat. Artikel ini memberikan kontribusi bahwa pesan dakwah dalam karya seni (lirik lagu) kembalilah merupakan pesan dakwah yang bersumber dari Al-quran.
Analisis Resepsi Konten Satire Politik Bintang Emon (Studi Pada Remaja Pemilih Muda Di Kota Bandung) Mubarrok, M. Rizki Mukhlis; Mahadian, Adi Bayu; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang content creator Bintang Emon membuat konten-konten politik pada akun Instagramnya. Ia membagikankonten politik dengan menggunakan gaya bahasa satire. Konten satire Bintang Emon mengemas pesan politik yangterkesan berat menjadi lebih ringan untuk diterima oleh remaja. Akan tetapi adanya konten satire politik ini jugamenjadi kontroversi bagi beberapa yang menontonnya. Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk menganalisisresepsi konten satire politik Bintang Emon pada remaja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatananalisis resepsi. Data penelitian dikumpulkan dengan cara melakukan wawancara pada 15 informan dengan 3 kategoriberbeda, yaitu pemilih pemula, remaja sudah pernah melakukan pemilihan (memiliki pengalaman memilih), danremaja aktivis kampus. Konten yang dianalisis berjumlah 5 konten yang dipilih berdasarkan engagement tertinggi.Hasil penelitian menunjukan bahwa konten satire politik Bintang Emon dikemas dalam bentuk satire yang halus(Horatian satire) dengan cara menyisipkan humor pada setiap konten satire yang dibuatnya. Selanjutnya resepsiinforman pada penelitian ini mayoritas berada pada posisi dominant hegemonic. Setiap informan dari ke-tiga kategorimenerima dan setuju dengan konten politik yang dikemas dalam bentuk satire. Informan setuju jika konten politikyang disisipkan humor didalamnya dapat lebih mudah diterima. Akan tetapi pada beberapa konten adapun informanyang muncul pada posisi negotiated dimana mereka menerima sebagian isi pesan satire dalam konten Bintang Emontetapi kurang menerima pesan satire yang mereka anggap terlalu menjurus pada pihak tertentu. Selain itu posisioppositional juga muncul pada satu konten, dimana informan tidak menolak pesan satire yang dianggap terlalumenyudutkan Gen-Z. Temuan ini menunjukan bahwa remaja memiliki intensi pada isu politik, temuan ini merupakanperspektif lain dari temuan tentang rendahnya remaja pada isu politik. Kata kunci: Analisis Resepsi, Remaja, Konten Satire Politik, Bintang Emon.
Manajemen Event International Speech Camp 2024 Sebagai Media Promosi Public Speaking Institute Indonesia Budiono, Stephanie Permata; Pradana, Yoka; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia marketing telah berpengaruh dalam berbagai hal, salah satunya adalah event yang sekarang inidigunakan oleh perusahaan sebagai media promosi produk atau jasa. Public Speaking Institute Indonesia merupakansalah satu perusahaan yang menggunakan event untuk menyampaikan pesan produk mereka. Event ini dinamakanInternational Speech Camp 2024 yang memiliki dua kegiatan utama, yaitu Workshop dan Speech Competition. Karyaakhir ini memiliki tujuan untuk mengetahui manajemen Event International Speech Camp 2024 yang terbagi menjadi3 bagian yaitu, Pra-event, During, dan Post Event. Pra-Event terdiri dari research, design, dan planning. Pada tahapresearch, penulis melakukan riset terkait konsep acara, lokasi, target audiens, dan narasumber. Hasil riset tersebutkemudian akan dibawa pada sesi brainstorming dan disusun secara rapi dengan mindmap pada tahap design.Kemudian pada tahap planning, penulis dan tim menetapkan waktu, lokasi, dan tempo acara. During eventberhubungan dengan coordination atau koordinasi bersama pihak internal dan eksternal. Post Event, proses akhirdalam tahapan event yang berkaitan dengan evaluasi dan feedback untuk perbaikan kedepannya. Penulis melakukanmetode observasi parsipatoris, wawancara, dan dokumentasi untuk melakukan tahapan perancancangan acara. Eventberjalan dengan lancar, meskipun terdapat kendala dan tantangan dalam pelaksanaan event, penulis dan tim berhasilmengatasi kendala tersebut.Kata Kunci: Event, International Speech Camp, Manajemen acara, Promosi, Public Speaking Institute.
Komunikasi Persuasi Brand Emina Dalam Kampanye Maximum Airy Protection Kusuma, Martina; Nugrahani, Rah Utami; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Emina brand educates the public about the use of sunscreen through the Maximum Airy Protection campaign.This campaign was carried out due to the low awareness of teenagers to use sunscreen to protect themselves from UVrays. Persuasive communication in campaign practice has elements of persuasive communication which are to invite.This research aims to analyze persuasive communication in the Maximum Airy Protection campaign for the Eminabrand, specifically in the logical aspects of message design and communicator selection. The method used in thisresearch is qualitative with a case study approach. The research results show that the persuasive communication ofthe Emina Cosmetics brand in the Maximum Airy Protection campaign uses expressive logic and rhetorical logic.Expressive logic can be seen in the campaign message which focuses on the benefits of Sun Battle Emina Cosmeticsproducts, such as products that can protect the skin from UV rays optimally. Meanwhile, rhetorical logic can be seenin the rational preparation of messages using data and facts to show the benefits of Sun Battle Emina Cosmeticsproducts for teenagers. This research also found that in maintaining its credibility, Emina Cosmetics chosecommunicators by considering authority, credibility and attractiveness. The communicators consist of doctorinfluencers, beauty influencers, Nada Tarina, and Reality Club. Through the logic of message design andcommunicator selection, it shows that there is a connection in the Maximum Airy Protection campaign. Messagedesign logic that uses strong rhetorical logic needs to be supported by the selection of strong communicators toincrease validation of the persuasive communication carried out. Keywords-persuasive communication, message design logic, communicator credibility, sunscreen education.
Negosiasi Identitas Pada Pasangan Suami Istri Beda Agama Larasati, Maria Jessica; Mahadian, Adi Bayu; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan beda agama di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, hal tersebut menimbulkankomentar pro dan kontra dari masyarakat terkait isu pernikahan beda agama di Indonesia. Sehingga tujuan padapenelitian ini yaitu negosiasi identitas pada pasangan suami istri beda agama dalam upaya mereka mempertahankanhubungan pernikahan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi. Pengumpulan data telah dilakukan pada Maret 2024 hingga Mei 2024 melalui observasi danwawancara mendalam dengan tiga pasangan informan kunci dan beberapa informan pendukung yang dipilihberdasarkan purposeful sampling. Hasil temuan penelitian memperlihatkan bahwa ketiga pasangan memiliki prosesnegosiasi identitas yang berbeda-beda. Terdapat pasangan melakukan pemahaman pengetahuan identitas yangdidapatkan dari pengalaman berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki agama berbeda termasuk ahli-ahli agama.Pasangan juga telah merasakan kesadaran yang tinggi dan proses penerimaan akan perbedaan agama dalam pernikahanmereka karena adanya pengetahuan yang mereka punya sehingga hal tersebut menjadi pedoman bagi mereka untukmempertahankan pernikahan. Setelah melalui kedua proses tersebut dua dari tiga pasangan dapat berhasil bernegosiasimengenai identitas dan meraih pemahaman yang sama dalam pernikahan mereka. Sedangkan terdapat pasanganmemiliki kondisi yang berbeda karena dari awal mereka tidak memahami agama pasangannya dan hanya berfokuspada diri masing-masing. Kata Kunci-negosiasi identitas, pernikahan beda agama, pasangan suami istri.
Representasi Femininitas Shasa Zhania Di Media Sosial Tiktok Putri, Aprilia Permata; Nugrahani, Rah Utami; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Femininitas merupakan kata yang identik dengan perempuan, sering kali diartikan sebagai kondisi menjadiperempuan. Media sosial TikTok dengan pengguna yang didominasi oleh perempuan kini menjadi wadahmengekspresikan femininitas cenderung dikonstruksi oleh Influencer. Metode yang digunakan adalah SemiotikaRoland Barthes dengan data primer yaitu lima konten paling popular dan menunjukkan ketiga aspek femininitasBartky yaitu bentuk tubuh, sikap, dan penampilan. Tujuan penelitian adalah untuk memahami dan menganalisis tandatandadan simbol dalam konten Media Sosial TikTok Shasa Zhania yang merepresentasikan femininitas. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa konten Shasa Zhania merepresentasikan ketiga praktik femininitas Bartky. Pada aspekbentuk tubuh, Shasa menunjukkan tubuh ramping dan proporsional. Aspek sikap ditunjukkan melalui ekspresiemosional, keceriaan, keibuan, dan penerimaan terhadap peran gender tradisional. Dalam aspek penampilan, ShasaZhania memperlihatkan proses riasan wajah dan styling rambut yang detail, menciptakan standar kecantikan bagipengikutnya. Lalu aspek hubungan asmara juga konsisten hadir dalam kontennya, mencerminkan materi femininitasdi media sosial melalui keterlibatan pasangan. Penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Shasa Zhaniamenampilkan praktik disiplin tubuh dan objektifikasi perempuan, mengungkap pencapaian femininitas yang disengajadan dikonstruksi sesuai praktik femininitas menurut Bartky. Kata Kunci-femininitas, influencer, Shasa Zhania, norma gender, media sosial, standar kecantikan, representasifemininitas
Analisis Resepsi Konten Tiktok @Eveosesports Pada Penggemar Mobile Legends Akbar, Reivan; Pamungkas, Indra Novianto Adibayu; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis resepsi respon pengguna Mobile Legends mengenaikonten TikTok E-Sports @evosesports yang kontroversi dengan menggunakan teori Analisis Resepsi Stuart Halluntuk melihat respon khalayak dalam menerima sebuah pesan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metodekualitatif dengan desain studi kasus dan metode pengumpulan data wawancara semi struktur. Pengumpulan datadilakukan dengan mewawancarai informan kunci dan informan ahli yang relevan dengan fenomena dalampenelitian. Paradigma yang digunakan pada penelitian ini adalah paradigma interpretif dengan menggunakantriangulasi sumber data untuk menguji keabsahan data. Hasil dari pada penelitian ini. Hasil penelitianmemunculkan adanya hasil pengguna Mobile Legends yang mengikuti TikTok Evos E-Sports menerima kontenpesan secara utuh (dominant). Informan merasa konten yang disajikan berlandaskan fakta prestasi dan marketingdengan cara psywar yang bisa diterima. Hasil lain menjelaskan adanya (negotiated) karena konten yang disajikanadalah konten berulang namun bisa diterima karena mengangung unsur komedi. Penelitian tidak menghasilkanhasil (opposition) karena informan adalah pengguna Mobile Legends sekaligus penggemar EVOS E-Sports danmemaklumi tingkah laku Evos E-Sports dalam menyajikan konten. Dapat disimpulkan pengguna Mobile Legendsyang mengikuti TikTok @evosesports memiliki kuasa untuk menerima secara utuh pesan yang disajikan maupunmenyesuaikan konten yang diterima dengan menegosiasikan pesan. Hasil ini menunjukan bahwa pengguna MobileLegends yang mengikuti TikTok @evosesports memiliki kuasa untuk memproses pesan yang didapat lewatpenkodean dengan teori analisis resepsi yang dikemukakan Stuart Hall. Kata Kunci-analisis resepsi, e-sports, Mobile Legends, media sosial, TikTok
Analisis Gaya Dan Kompetensi Komunikasi Host Live Tiktok Dalam Aktivitas Pemasaran Interaktif (Studi Kasus Pada Brand @Zafarnaz_Id) Garna, Nazwa Zahranti Medina; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam aktivitas pemasaran, salah satunya melaluifitur live streaming pada platform TikTok. Namun, dalam praktiknya, host live menghadapi tantangan seperti kesulitanmempertahankan jumlah penonton dan terjadinya miskomunikasi dengan konsumen, khususnya terkait perbedaanpersepsi terhadap warna produk yang ditampilkan selama siaran langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisgaya komunikasi dan kompetensi komunikasi host live TikTok dalam aktivitas pemasaran interaktif, dengan studikasus pada brand fashion muslimah @zafarnaz_id. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodestudi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap aktivitas live TikTokbrand tersebut. Jumlah informan dalam penelitian ini terdiri dari 9 orang, yaitu 3 host live (informan kunci), 5konsumen (informan pendukung), dan 1 pakar komunikasi (informan ahli). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hostmenggunakan berbagai gaya komunikasi seperti dominan, dramatik, animated expressive, open, relaxed, friendly,attentive, dan impression leaving dalam membangun interaksi dengan audiens. Sementara itu, kompetensi komunikasihost live mencakup tiga aspek utama, yaitu motivasi (baik positif maupun negatif), pengetahuan (konten danprosedural), serta keterampilan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman mengenaipenerapan gaya komunikasi dan kompetensi komunikasi host live dalam konteks pemasaran digital yang bersifatinteraktif, khususnya melalui platform live streaming seperti TikTok.Kata Kunci: Gaya Komunikasi, Kompetensi Komunikasi, Host Live, TikTok, Pemasaran Interaktif, @zafarnaz_id