Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal SOLMA

Peningkatan Pengetahuan Guru Tentang PjBL dan Kreatifitas Melalui Kegiatan Webinar Supriyatin Soelaiman; Nailul Rahmi Aulya; Refirman Dj; Vonny Vonny; Rizki Aditya Yanuar; Inne Sintiya Rahma; Verdiana Rahmadhani
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.7886

Abstract

Background: Sistem pembelajaran IPA menitikberatkan pada pemberian kemampuan untuk mengeksplorasi dan memahami alam di sekitar secara ilmiah untuk meningkatkan berbagai kompetensi. Terlebih dalam menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 yang dimana dengan kemajuan bidang teknologi dan informasi sehingga menuntut dunia pendidikan agar memberikan bekal kepada siswa umtuk meningkatkan kompetensinya, pembelajaran IPA harus mampu membangun HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif maka dari itu guru juga harus berpikir kreatif dalam merancang model pembelajaran. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah dengan melakukan survey analisis kebutuhan yang kemudian dilanjutkan menggunakan metode webinar (web-based seminar). Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru MGMP IPA dan MTs wilayah Bekasi, Jawa Barat sekitar 100 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan ialah dengan penilaian pre-test beserta post-test serta penilaian LKPD untuk mengukur tingkat pengetahuan dan Kreativitas kemudian dibuktikan dengan uji T. Hasil: Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan guru setelah mengikuti kegiatan webinar. Uji t terhadap skor pre-test dan post-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, dengan p-value =3,55e-05. Uji korelasi antara pengetahuan dan Kreativitas menampilkan terdapat adanya korelasi yang signifikan, dengan p-value = 0,007241. Kesimpulan: Setelah kegiatan ini, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan guru selama mengikuti kegiatan webinar.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Cisaat Subang melalui Pelatihan Pengolahan Limbah Kulit Nanas sebagai Produk Liquid Dishwashing Soap Wulan Agus Utami, Annisa; Azrai, Eka Putri; Aulya, Nailul Rahmi; Permana, Lutfi; Kurnia, Salsabila; Martin, Bunga Widya; Zulfah, Kayla Fatimah; Gustimaya, Kayla Nizarani Inka
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.15871

Abstract

Background: Desa Cisaat, Kabupaten Subang merupakan desa dengan komoditas unggulan perkebunan buah nanas yang menghasilkan kulit nanas sebagai limbah hasil produksi yang terbuang dan tidak termanfaatkan. Limbah tersebut bisa dimanfaatkan sebagai produk yang lebih bernilai sebagai sabun cuci cair karena memiliki kandungan senyawa aktif antibakteri, namun masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah kulit nanas sebagai produksi sabun cuci cair (liquid handwashing soap). Tujuan dari kegiatan ini memberikan edukasi pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk sabun cuci cair (liquid handwashing soap). Metode: Mitra kegiatan pengabdian ini ialah kelompok PKK Desa Cisaat Subang sebanyak 21 peserta. Adapun tahapan dalam kegiatan ini ialah : (a) Tahap persiapan yang terdiri dari survei dan diskusi dengan mitra, persiapan materi pelatihan, dan sosialisasi ; (b)Tahap pelaksanaan yang terdiri dari pembukaan kegiatan, pemberian pre-test, penyampaian materi, demonstrasi praktik pembuatan sabun cuci cair, diskusi, pemberian kuesioner dan post-test, penutupan kegiatan; (c) Tahap evaluasi program pengabdian. Hasil: Kegiatan pelatihan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh kelompok ibu-ibu PKK, Bapak-bapak RT, dan remaja Karang Taruna dengan antusias yang sangat baik. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui pengolahan limbah kulit nanas menjadi produk sabun cuci cair (liquid handwashing soap) yang bermanfaat dan ramah lingkungan. Kegiatan ini berdampak pada pengurangan limbah padat organik serta meningkatkan kewirausahaan pada Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan memiliki dampak positif, melalui kegiatan ini masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah kulit nanas menjadi produk sabun cuci cair (liquid handwashing soap).
Pemanfaatan Sampah Ampas Kopi Sebagai Media Pembelajran dalam Bentuk Coffee clay Rini, Daniar Setyo; Pusparini, Fitria; Aulya, Nailul Rahmi; Ramadhani, Annisa; Hikmah, Ade Nurul
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.16530

Abstract

Background: Menjamurnya usaha kedai kopi menimbulkan permasalahan meningkatnya sampah ampas kopi di lingkungan. Ampas kopi akan menjadi sampah organik berbahaya jika dibuang tanpa pengolahan, karena akan menghasilkan gas metana yang berdampak pada efek rumah kaca di atmosfer. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran dan edukasi pengetahuan siswa mengenai pengolahan sampah ampas kopi menjadi Coffee clay yang memiliki nilai ekonomis, seni serta dapat digunakan sebagai media pembelajaran siswa yang ramah lingkungan. Metode: Kegiatan P2M dilaksanakan dengan melibatkan Tanaka Café sebagai badan usaha kedai kopi diwilayah Rawamangun, dan SMAN 103 Jakarta sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode workshop dan demo pembuatan dengan melibatkan 25 siswa SMA. Data yang diambil berupa tes pengetahuan pengolahan sampah di awal dan akhir kegiatan. Hasil: Selama kegiatan, siswa membuat berbagai produk dari Coffee clay seperti gantungan kunci, hiasan, dan objek biologi. Pengetahuan siswa meningkat dari rata-rata 74,4 pada pretest menjadi 76,0 pada posttest. Kesimpulan: Respon peserta sangat antusias, dan terjadi peningkatan pemahaman pengelolaan sampah.
Peningkatan Pengetahuan Guru Tentang PjBL dan Kreatifitas Melalui Kegiatan Webinar Soelaiman, Supriyatin; Aulya, Nailul Rahmi; Dj, Refirman; Vonny, Vonny; Yanuar, Rizki Aditya; Rahma, Inne Sintiya; Rahmadhani, Verdiana
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.7886

Abstract

Background: Sistem pembelajaran IPA menitikberatkan pada pemberian kemampuan untuk mengeksplorasi dan memahami alam di sekitar secara ilmiah untuk meningkatkan berbagai kompetensi. Terlebih dalam menjawab tantangan pembelajaran Abad 21 yang dimana dengan kemajuan bidang teknologi dan informasi sehingga menuntut dunia pendidikan agar memberikan bekal kepada siswa umtuk meningkatkan kompetensinya, pembelajaran IPA harus mampu membangun HOTS (Higher Order Thinking Skill) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, yang salah satunya adalah kemampuan berpikir kreatif maka dari itu guru juga harus berpikir kreatif dalam merancang model pembelajaran. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ialah dengan melakukan survey analisis kebutuhan yang kemudian dilanjutkan menggunakan metode webinar (web-based seminar). Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru MGMP IPA dan MTs wilayah Bekasi, Jawa Barat sekitar 100 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan ialah dengan penilaian pre-test beserta post-test serta penilaian LKPD untuk mengukur tingkat pengetahuan dan Kreativitas kemudian dibuktikan dengan uji T. Hasil: Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan guru setelah mengikuti kegiatan webinar. Uji t terhadap skor pre-test dan post-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan, dengan p-value =3,55e-05. Uji korelasi antara pengetahuan dan Kreativitas menampilkan terdapat adanya korelasi yang signifikan, dengan p-value = 0,007241. Kesimpulan: Setelah kegiatan ini, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan guru selama mengikuti kegiatan webinar.