Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat: Pemeriksaan Gula Darah dan Edukasi Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Purdani, Kartika Setia; Mavliani, Alvinna; Nurrahmawati, Alfina; Aldini, Fhauzia Iin; Riana Dewi, Ajeng Irma; Muzaki, Farhan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7311

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala serta masih minimnya pengetahuan tentang pola hidup sehat berkontribusi terhadap tingginya kasus diabetes mellitus di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah sebagai upaya deteksi dini sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diabetes mellitus. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar gula darah kapiler menggunakan alat glukometer serta pemberian edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang peserta dengan karakteristik beragam berdasarkan usia dan jenis kelamin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kadar gula darah normal, namun terdapat 32% peserta dengan hasil pra-diabetes dan 18% dengan hasil diabetes. Selain itu, evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima edukasi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa skrining sederhana di komunitas mampu mengidentifikasi individu berisiko serta edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap upaya pencegahan komplikasi diabetes mellitus melalui deteksi dini dan perubahan perilaku kesehatan.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN VAKSINASI DAN IMUNISASI PADA BAYI ATAU BALITA Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bachtiar; Salsabila, Ayu Putri; Fauziah, Nia; Ghifari, Muhammad Raihan; Syavira, Erika; Maulida, Gita Anisa; Maulidya, Suwaldi Pradana8, Citra; Maulidya, Citra; Masyuni, Daysila Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54432

Abstract

Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita. Sebanyak 10 artikel penelitian dipilih melalui proses penelusuran sistematis menggunakan Google Scholar dengan kata kunci dan kriteria inklusi tertentu. Hasil telaah menunjukkan bahwa kepatuhan imunisasi dipengaruhi oleh interaksi antara faktor individu, sistem pelayanan kesehatan, dan lingkungan sosial. Pada dimensi individu, pengetahuan, sikap, motivasi, serta tingkat pendidikan ibu menjadi faktor yang paling dominan dalam menentukan kelengkapan imunisasi. Dari aspek sistem pelayanan, peran petugas kesehatan—terutama dalam pemantauan, evaluasi, dan pengelolaan logistik—memiliki kontribusi signifikan terhadap cakupan imunisasi. Faktor sosial seperti dukungan keluarga dan penguatan fungsi Posyandu turut memengaruhi keputusan orang tua untuk membawa anaknya imunisasi. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya tingkat pendidikan ibu, keberadaan mitos, kurangnya informasi, dan keterbatasan sumber daya kesehatan masih menjadi hambatan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi edukasi yang lebih persuasif, penguatan layanan kesehatan komunitas, serta peningkatan keterlibatan keluarga untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas model intervensi yang berfokus pada peningkatan motivasi ibu secara berkelanjutan dan penanggulangan misinformasi di masyarakat.
PENERAPAN SYMBOLIC EXPERIENTAL FAMILY THERAPY (SEFT) PADA REMAJA EMOSIONAL Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bacthiar; Salsabila, Ayu Putri; Pradana, Suwaldi; Masyuni, Daysila Sri; Sari, Nadiana; Sofyanda, Andini Fitdia; Akmalia, Risma; Saputra, Bagas; Piliang, Dhea Lilia Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54568

Abstract

Dalam hal hubungan keluarga dan masalah pribadi, remaja yang tidak stabil secara emosional biasanya mengalami kesulitan. Pengalaman emosional langsung, spontanitas, dan simbol interpersonal dalam keluarga merupakan pusat dari Terapi Keluarga Eksperiensial Simbolik (SEFT) Carl Whitaker. Metode ini bermanfaat bagi keluarga karena mendorong hubungan yang lebih tulus, mengurangi pertentangan, dan menggunakan peristiwa kehidupan nyata untuk membawa perubahan. Dalam tulisan ini, kita akan melihat bagaimana SEFT dapat membantu remaja yang mengalami kesulitan emosional. Dipercaya bahwa karya seni yang dibuat dapat membantu meringankan masalah psikologis dalam terapi seni, yang merupakan intervensi pengalaman yang mencakup bahan-bahan kreatif dan pengawasan dari terapis seni. Untuk memberikan gambaran umum tentang terapi seni bagi remaja yang menghadapi masalah psikologis, analisis literatur yang komprehensif telah dilakukan. Terapis dapat menunjukkan perilaku non-direktif, direktif, atau eklektik. Ada banyak metode berbeda untuk menggabungkan ketiga teknik perawatan ini, dan hal tersebut telah terbukti memiliki pengaruh besar pada gangguan psikologis.
EFEKTIVITAS SENAM HIPERTENSI DAN JALAN KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Purdani, Kartika Setia; Sari, Nadya Indah; Sulaeman, Gusnawati; Anwar, Afifah; Suyudi, Nazhiifah Luthfi; Retnawati, Lenny
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53603

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal, serta kini menjadi epidemi global yang terus meningkat. Lebih dari 1,28 miliar orang di dunia mengalami hipertensi, dengan sebagian besar kasus terjadi di negara berpenghasilan rendah. Salah satu alternatif pengelolaan hipertensi adalah aktivitas fisik teratur, yang berperan dalam menjaga elastisitas pembuluh darah dan membantu mengontrol tekanan darah. Senam hipertensi dan berjalan kaki termasuk metode non-farmakologis yang banyak digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas senam hipertensi dan berjalan kaki dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 18 Kelurahan Air Putih. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi pada responden yang sama. Populasi terdiri dari 59 penderita hipertensi, dan sebanyak 21 orang dijadikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi berupa senam hipertensi dan berjalan kaki dilakukan selama 30 menit dalam satu sesi. Pengukuran tekanan darah menggunakan stetoskop, sphygmomanometer, dan lembar observasi. Terdapat penurunan tekanan darah setelah intervensi. Rata-rata tekanan sistolik turun dari 134,90 mmHg menjadi 128,14 mmHg, sedangkan diastolik menurun dari 79,29 mmHg menjadi 77,84 mmHg. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p 0,000 (<0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Senam hipertensi dan berjalan kaki terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di RT 18 Kelurahan Air Putih.
Exploring Stroke Therapy in Non-Urban Area: A Qualitative Descriptive Study Kartika Setia Purdani; Somporn Rungreangkulkij
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3846

Abstract

Someone who survives a stroke attack with live change is called a stroke survivor. Several limitations both of physics and psycho as an impact from stroke attack need attention, with no expectation in a non-urban area. The most common intervention for it is complementary therapy, which combines conventional medicine and non-conventional treatments. Sociodemographics, beliefs, values, and culture are considered for use. This study aims to explore stroke therapy in non-urban areas—methods: A qualitative descriptive study supported by 17 participants. Participants’ observations and in-depth interviews are collecting data methods. Content analysis is used to analyze data for this research. The setting area for this research is Samarinda, East Kalimantan, Indonesia. The study results are three themes that represent the participants interviewed. These were 1)preventing joint stiffness and muscle weakness, 2)cooking, and 3)seeking spiritual support. Stroke disease has the golden period for acute care and rehabilitation training times; when optimizing this time, the loss of body function is controlled. Long-term care for stroke survivors needs several supports, including complementary therapy. Instruction, instructor, and right, safe guidance are necessary for continued recovery in a community setting.
Efektivitas Edukasi Pencegahan Anemia Terhadap Pengetahuan Santriwati Pondok Pesantren Assa’diyah Amalia, Rahma; Widyastuti, Dwi; Isnaini, Isnaini; Tasya, Mellia Anata; Ardiansyah, Sevia Diva; Takwin, Vanessa Pricila; Nabila, Nabila; Nursela, Nursela; Atika, Nur Azzahra; Syam, Tri Wahyu Sapittri; Nurhidayah, Nurhidayah; Purdani, Kartika Setia; Safrudin, M Bachtiar
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i2.1679

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri dan berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, konsentrasi, serta produktivitas. Santriwati Pondok Pesantren Assa’diyah menjadi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat karena tingginya risiko anemia akibat kurangnya asupan zat besi dan minimnya pemahaman mengenai pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santriwati tentang pencegahan anemia melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest Posttest melibatkan 19 remaja putri yang dipilih secara total sampling. Edukasi diberikan menggunakan media power point selama ±25 menit, kemudian dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan seluruh peserta pada saat posttest, dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test memperoleh nilai p=0,006 (<0,05), yang berarti edukasi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan santriwati tentang pencegahan anemia. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan efektif sebagai upaya peningkatan pemahaman remaja mengenai pencegahan anemia dan dapat dijadikan intervensi berkelanjutan pada kelompok remaja berisiko.
Co-Authors Aisyah, Salsabila Noor Akmalia, Risma Aldini, Fhauzia Iin Amalia, Naya Amalia, Rahma Anwar, Afifah Ardiansyah, Sevia Diva Arra, Putri Amanda Arzaaq, Miftahul Atika, Nur Azzahra Auliana, Nur Sapitri Azizah, Regina Nur Dede Tule, Sendy Glaudia Dwi Joko Prihadiyanto Elvina, Rodiana Fadillah, Tassya Indri Faramitha, Dyah Fauziah, Nia Febriani, Wantasya Fery Agusman Motuho Mendrofa Fitriyah Makmur, Rizki Ghifari, Muhammad Raihan Halimah Seftiyani, Nur Handayani, Helda Nur Herdianti Herdianti Herlina, Nunung Herlinda Herlinda, Herlinda Isnaini Juliana, Ayu Indri Kurniawati, Rinda M. Bachtiar Safrudin Masyuni, Daysila Sri Maulida, Gita Anisa Maulida, Nina Maulidya, Citra Maulidya, Suwaldi Pradana8, Citra Mavliani, alvinna Mika, Rona Muzaki, Farhan Nabila, Nabila Nurhidayah Nurhidayah Nurjanah, Neti Nurrahmawati, Alfina Nursela, Nursela Piliang, Dhea Lilia Putri Pradana, Suwaldi Pratiwi, Amelia Irsa Priskyani, Wanda Puji Purwaningsih Purdawati, Purdawati Purwandy, M. Ananta Tri Putri Ryanta, Najwa Aulia Rahma, Nurrulya Ramadani, Suci Mahlida Retnawati, Lenny Riana Dewi, Ajeng Irma Rodiansyah, Muhammad Safarudin, Bachtiar Safrudin, Bacthiar Salsabila, Ayu Putri Saputra, Bagas Saputri, Della Sari, Dewi Nila Sari, Nadiana Sari, Nadya Indah Sari, Safitri Indriyani Setyowati, Richa Cahya Sofyanda, Andini Fitdia Somporn Rungreangkulkij Suci Wulandari, Andi Nur Sulaeman, Gusnawati Suyudi, Nazhiifah Luthfi Syam, Tri Wahyu Sapittri Syavira, Erika Takwin, Vanessa Pricila Tasya, Mellia Anata Ulandari, Ikalia Wardana, Hendi Widyastuti, Dwi Zeca, ueeneera Adelcia Angelista