Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Exploring Stroke Therapy in Non-Urban Area: A Qualitative Descriptive Study Purdani, Kartika Setia; Rungreangkulkij, Somporn
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3846

Abstract

Someone who survives a stroke attack with live change is called a stroke survivor. Several limitations both of physics and psycho as an impact from stroke attack need attention, with no expectation in a non-urban area. The most common intervention for it is complementary therapy, which combines conventional medicine and non-conventional treatments. Sociodemographics, beliefs, values, and culture are considered for use. This study aims to explore stroke therapy in non-urban areas—methods: A qualitative descriptive study supported by 17 participants. Participants’ observations and in-depth interviews are collecting data methods. Content analysis is used to analyze data for this research. The setting area for this research is Samarinda, East Kalimantan, Indonesia. The study results are three themes that represent the participants interviewed. These were 1)preventing joint stiffness and muscle weakness, 2)cooking, and 3)seeking spiritual support. Stroke disease has the golden period for acute care and rehabilitation training times; when optimizing this time, the loss of body function is controlled. Long-term care for stroke survivors needs several supports, including complementary therapy. Instruction, instructor, and right, safe guidance are necessary for continued recovery in a community setting.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan P3K Lalu Lintas Terhadap Tingkat Keterampilan Anggota PMR di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda Herdianti; Elvina, Rodiana; Azizah, Regina Nur; Purdani, Kartika Setia; Kurniawati, Rinda
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 8 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v8i2.45852

Abstract

Kejadian gawat darurat seperti kecelakaan lalu lintas sering terjadi tiba-tiba dan dapat menyebabkan cedera berat hingga kematian, sehingga diperlukan pertolongan pertama yang cepat dan tepat. Namun, kemampuan pertolongan pertama masyarakat, termasuk anggota Palang Merah Remaja (PMR), masih terbatas terutama dalam penanganan trauma muskuloskeletal seperti fraktur yang membutuhkan tindakan balut bidai untuk mencegah komplikasi. Penelitian ini bertujuan menelaah dampak penyuluhan kesehatan P3K lalu lintas pada tingkat keterampilan anggota Palang Merah Remaja (PMR) di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda. Metode penelitian yang diterapkan ialah pra-eksperimen pada susunan one group pretest-posttest yang mengaitkan 19 partisipan, ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan melalui cara observasi pada tahap pretest dan posttest setelah peserta menerima penyuluhan melalui media PowerPoint, leaflet, demonstrasi, serta simulasi terarah. Analisa data memakai uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan studi memperlihatkan sebelum kegiatan tersebut, sebagian besar responden berada pada tingkat cukup terampil (68,4%), sedangkan sesudahnya meningkat menjadi kategori terampil (73,7%). Hasil uji statistik mengindikasikan terdapat peningkatan dalam keterampilan sesudah diberikan penyuluhan, pada skor p sejumlah 0,000 (<0,05). Perolehan ini memperkuat bahwasannya penyuluhan kesehatan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas serta praktik balut bidai memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan anggota palam merah remaja di Pondok Pesantren Madrasah Aliyah Muslimin Indonesia Center Samarinda.
Literature Review : Psikoedukasi pada Keluarga dengan Anggota Keluarga Mengidap Skizofernia Sephia, Reylah; Fauziah, Nia; Kamila, Rurun; Fitriani, Cahya Indah; Abdillah, Rifky Adhitya; Tankeke, Tankeke; Raudina, Diandra Dita; Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bachtiar
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1413

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berdampak multidimensional, tidak hanya pada individu yang mengalaminya tetapi juga pada keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses perawatan dan pemulihan. Peran keluarga yang krusial sering kali dihadapkan pada keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan emosional dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Psikoedukasi keluarga merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga tentang penyakit, mengembangkan strategi koping adaptif, serta memperkuat keterampilan perawatan dan dukungan emosional. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa psikoedukasi keluarga secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga, pengurangan beban psikososial, serta penurunan angka kekambuhan pasien skizofrenia. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi psikoedukasi keluarga dalam praktik keperawatan jiwa secara komprehensif dan berkelanjutan.
Literature Review : Psikoedukasi pada Keluarga dengan Anggota Keluarga Mengidap Skizofernia Sephia, Reylah; Fauziah, Nia; Kamila, Rurun; Fitriani, Cahya Indah; Abdillah, Rifky Adhitya; Tankeke, Tankeke; Raudina, Diandra Dita; Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bachtiar
DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): DIKKESH : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Kesehatan, Februari 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/dikkesh.v2i1.1413

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang berdampak multidimensional, tidak hanya pada individu yang mengalaminya tetapi juga pada keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses perawatan dan pemulihan. Peran keluarga yang krusial sering kali dihadapkan pada keterbatasan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapan emosional dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Psikoedukasi keluarga merupakan salah satu pendekatan nonfarmakologis yang bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga tentang penyakit, mengembangkan strategi koping adaptif, serta memperkuat keterampilan perawatan dan dukungan emosional. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa psikoedukasi keluarga secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga, pengurangan beban psikososial, serta penurunan angka kekambuhan pasien skizofrenia. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi psikoedukasi keluarga dalam praktik keperawatan jiwa secara komprehensif dan berkelanjutan.
Psychological factors, digital behaviors, and lifestyle correlates of insomnia among university students: A literature review Purdani, Kartika Setia; Ridho, Muhammad; Safrudin, Bachtiar; Alamsyah, Fachmi; Zain, Najla Dalilah Ramadhania; Wati, Putri Sintya; Lestari, Shinta Dwie; Dewi, Cindy Maharani; Cholifah, Winna Noor; Saputra, Bagas
Lentera Perawat Vol. 7 No. 1 (2026): January - March
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i1.674

Abstract

Background: Insomnia is a prevalent sleep problem among university students and is increasingly linked to psychological distress, intensive digital engagement, and unhealthy lifestyle patterns, all of which may impair academic functioning and well-being. Existing evidence is fragmented across disciplines, making an integrated synthesis necessary for nursing and campus health practice. Objective: This literature review aimed to synthesize evidence on psychological factors, digital behaviors, and lifestyle correlates associated with insomnia among university students. Methods: A structured literature review was conducted using predefined eligibility criteria, staged screening, and standardized data extraction. The review included quantitative studies on university students published between 2021 and 2025 in Indonesian or English, with insomnia-related outcomes and relevant correlates. From 166 identified records, 10 studies met the inclusion criteria and were narratively synthesized across three analytic domains: psychological factors, digital behaviors, and lifestyle variables. Results: Across the 10 included studies, stress and anxiety emerged as the most consistent correlates of insomnia severity. Digital factors—particularly intensive social media use, smartphone addiction, and problematic gadget use—were also repeatedly associated with insomnia, with several studies suggesting mediating psychological pathways (e.g., FoMO and phone dependence). Lifestyle findings were partially heterogeneous: some studies identified significant associations for coffee intake and physical activity, whereas others reported non-significant results for similar variables. Most student participants experienced mild-to-moderate insomnia, indicating a common but often underrecognized burden. Conclusion: Insomnia among university students is a multidimensional condition influenced by interacting psychological, digital, and lifestyle factors. The most robust evidence supports stress, anxiety, and intensive digital behavior as primary correlates, while lifestyle and environmental effects appear context-dependent.
Family Support as Caregivers for Independent Management of Hypertension Patients: Literature Review Purdani, Kartika Setia; Ridwan, Muhammad; Yusnanda, Bunga; Fitri, Yunisah; Kurmiantin, Twy; Amalia, Lutfi Nur
INDOGENIUS Vol 5 No 1 (2026): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v5i1.893

Abstract

Background & Objective: Hypertension is a significant global health problem, and family support as caregivers can play a role in the self-management of hypertensive patients. This review aims to evaluate the effectiveness of family support in helping hypertensive patients. Method: This study used a literature review approach with descriptive analysis. Data were obtained from scientific articles published between 2022 and 2024 through the Google Scholar and PubMed databases. A total of 15 relevant articles were selected based on inclusion criteria. Result: Family support has been shown to be effective in improving patient compliance with hypertension treatment, controlling blood pressure, and improving quality of life. Non-pharmacological interventions such as family education and relaxation therapy have shown significant positive effects. Conclusion: Family support is an important factor in managing hypertension and should be integrated into health programs to improve hypertension management outcomes in the community.
Pengabdian Masyarakat: Pemeriksaan Gula Darah dan Edukasi Kesehatan Tentang Diabetes Mellitus Purdani, Kartika Setia; Mavliani, Alvinna; Nurrahmawati, Alfina; Aldini, Fhauzia Iin; Riana Dewi, Ajeng Irma; Muzaki, Farhan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7311

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala serta masih minimnya pengetahuan tentang pola hidup sehat berkontribusi terhadap tingginya kasus diabetes mellitus di Indonesia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah sebagai upaya deteksi dini sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat mengenai pencegahan dan pengelolaan diabetes mellitus. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar gula darah kapiler menggunakan alat glukometer serta pemberian edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang peserta dengan karakteristik beragam berdasarkan usia dan jenis kelamin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kadar gula darah normal, namun terdapat 32% peserta dengan hasil pra-diabetes dan 18% dengan hasil diabetes. Selain itu, evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima edukasi kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa skrining sederhana di komunitas mampu mengidentifikasi individu berisiko serta edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi terhadap upaya pencegahan komplikasi diabetes mellitus melalui deteksi dini dan perubahan perilaku kesehatan.
Literature Review: Konseling Keluarga terhadap Kekerasasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Safrudin, Bachtiar; Purdani, Kartika Setia; Purnamasari, Rizka Dwi; Nadila, Putri; Khadijah, Siti; Halizza, Virna Nur; Putri, Nasua Arya; Azzahdi, Adam Rizki; Alfatahillah, Arrasyidi
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Family counseling has an important role in preventing and addressing domestic violence (DV), which remains a major social issue with significant psychological, physical, and intergenerational impacts. This study aims to analyze various research findings related to the effectiveness of family counseling in reducing the incidence of DV in Indonesia. Using a literature review method, articles published between 2021–2025 were systematically selected from databases such as Google Scholar, Garuda, and other online sources using keywords including family counseling, domestic violence, and abuse. The reviewed studies show that family counseling improves communication patterns, enhances empathy, increases self-awareness, and helps both victims and perpetrators build healthier relationship dynamics. Counseling interventions also contribute to reducing psychological symptoms experienced by victims, including fear, anxiety, and trauma, while helping perpetrators recognize and manage aggressive behaviors. In addition, several studies highlight that counseling plays a preventive role by strengthening family resilience and breaking intergenerational cycles of violence. Overall, family counseling demonstrates strong potential as a curative and preventive strategy in decreasing DV cases in Indonesia. Strengthening access, reducing stigma, and increasing multidisciplinary support are crucial to maximizing the effectiveness of family-based interventions.
Literature Review: Implementasi Konfrontasi Diri sebagai Strategi Komunikasi Terapeutik dalam Keperawatan Keluarga Safrudin, M Bachtiar; Purdani, Kartika Setia; Sabila, Aisyah Nur; Sari, Risnawati; Pasha, Anita; Haniyyu Muhni, Ikhram; Candra Maulani, Kamila; Anggi Saputri, Mareta; Damayanti, Marlina
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 6 No. 1 (2026): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-confrontation is a therapeutic communication technique that aims to enhance self-awareness, emotional regulation, and coping abilities across various groups, including families within nursing practice. This literature review aims to examine the effectiveness of self-confrontation techniques in family nursing based on studies published between 2021 and 2025. The findings indicate that self-confrontation can strengthen self-control, emotional stability, social skills, and adherence to positive behaviors, particularly when combined with self-reflection and muhasabah practices. In mental health nursing, the use of confrontation for hallucinations has been shown to reduce symptoms and improve reality orientation when supported by education, structured activities, and family involvement. The success of this technique is also strongly influenced by therapeutic communication that is empathetic and nonjudgmental. Evidence related to emotional intelligence and coping strategies further highlights that emotional regulation plays a crucial role in the effectiveness of self-confrontation. Overall, self-confrontation is effective in family nursing when applied professionally, at the appropriate time, and supported by a compassionate approach. This review provides a comprehensive understanding of the contribution of confrontation techniques to strengthening therapeutic communication and enhancing family adaptive functioning within nursing services.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN VAKSINASI DAN IMUNISASI PADA BAYI ATAU BALITA Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bachtiar; Salsabila, Ayu Putri; Fauziah, Nia; Ghifari, Muhammad Raihan; Syavira, Erika; Maulida, Gita Anisa; Maulidya, Suwaldi Pradana8, Citra; Maulidya, Citra; Masyuni, Daysila Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54432

Abstract

Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita. Sebanyak 10 artikel penelitian dipilih melalui proses penelusuran sistematis menggunakan Google Scholar dengan kata kunci dan kriteria inklusi tertentu. Hasil telaah menunjukkan bahwa kepatuhan imunisasi dipengaruhi oleh interaksi antara faktor individu, sistem pelayanan kesehatan, dan lingkungan sosial. Pada dimensi individu, pengetahuan, sikap, motivasi, serta tingkat pendidikan ibu menjadi faktor yang paling dominan dalam menentukan kelengkapan imunisasi. Dari aspek sistem pelayanan, peran petugas kesehatan—terutama dalam pemantauan, evaluasi, dan pengelolaan logistik—memiliki kontribusi signifikan terhadap cakupan imunisasi. Faktor sosial seperti dukungan keluarga dan penguatan fungsi Posyandu turut memengaruhi keputusan orang tua untuk membawa anaknya imunisasi. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya tingkat pendidikan ibu, keberadaan mitos, kurangnya informasi, dan keterbatasan sumber daya kesehatan masih menjadi hambatan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi edukasi yang lebih persuasif, penguatan layanan kesehatan komunitas, serta peningkatan keterlibatan keluarga untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas model intervensi yang berfokus pada peningkatan motivasi ibu secara berkelanjutan dan penanggulangan misinformasi di masyarakat.
Co-Authors Abdillah, Rifky Adhitya Aisyah, Salsabila Noor Akmalia, Risma Alamsyah, Fachmi Aldini, Fhauzia Iin Alfatahillah, Arrasyidi Amalia, Lutfi Nur Amalia, Naya Anggi Saputri, Mareta Anwar, Afifah Arra, Putri Amanda Arzaaq, Miftahul Auliana, Nur Sapitri Azizah, Regina Nur Azzahdi, Adam Rizki Candra Maulani, Kamila Cholifah, Winna Noor Damayanti, Marlina Dede Tule, Sendy Glaudia Dewi, Cindy Maharani Dwi Joko Prihadiyanto Elvina, Rodiana Fadillah, Tassya Indri Faramitha, Dyah Fauziah, Nia Febriani, Wantasya Fery Agusman Motuho Mendrofa Fitri, Yunisah Fitriani, Cahya Indah Fitriyah Makmur, Rizki Ghifari, Muhammad Raihan Halimah Seftiyani, Nur Halizza, Virna Nur Handayani, Helda Nur Haniyyu Muhni, Ikhram Herdianti Herdianti Herlina, Nunung Herlinda Herlinda, Herlinda Juliana, Ayu Indri Kamila, Rurun Kurmiantin, Twy Kurniawati, Rinda Lestari, Shinta Dwie M. Bachtiar Safrudin Masyuni, Daysila Sri Maulida, Gita Anisa Maulida, Nina Maulidya, Citra Maulidya, Suwaldi Pradana8, Citra Mavliani, alvinna Mika, Rona Muhammad Ridho Muhammad Ridwan Muzaki, Farhan Nadila, Putri Nurjanah, Neti Nurrahmawati, Alfina Pasha, Anita Piliang, Dhea Lilia Putri Pradana, Suwaldi Pratiwi, Amelia Irsa Priskyani, Wanda Puji Purwaningsih Purdawati, Purdawati Purnamasari, Rizka Dwi Purwandy, M. Ananta Tri Putri Ryanta, Najwa Aulia Putri, Nasua Arya Rahma, Nurrulya Ramadani, Suci Mahlida Raudina, Diandra Dita Retnawati, Lenny Riana Dewi, Ajeng Irma Rodiansyah, Muhammad Rungreangkulkij, Somporn Sabila, Aisyah Nur Safarudin, Bachtiar Safrudin, Bacthiar Salsabila, Ayu Putri Saputra, Bagas Saputri, Della Sari, Dewi Nila Sari, Nadiana Sari, Nadya Indah Sari, Risnawati Sari, Safitri Indriyani Sephia, Reylah Setyawati, Richa Cahya Setyowati, Richa Cahya Siti Khadijah Sofyanda, Andini Fitdia Suci Wulandari, Andi Nur Sulaeman, Gusnawati Suyudi, Nazhiifah Luthfi Syavira, Erika Tankeke, Tankeke Ulandari, Ikalia Wardana, Hendi Wati, Putri Sintya Widyastuti, Dwi Yusnanda, Bunga Zain, Najla Dalilah Ramadhania Zeca, ueeneera Adelcia Angelista