Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF ISLAMIC EDUCATION INSTITUTIONAL MANAGEMENT Amini Amini
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 01 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i01.2858

Abstract

The management of Islamic educational institutions is a significant concern in ensuring education quality assurance. In this context, the quality of academic services and the quality (accreditation) of institutions will be assessed from the school's public image. This study aims to analyze the management of Islamic educational institutions. The background of the research is at SMP IT Mutiara Deli Serdang, North Sumatra. A qualitative approach is used as a research paradigm, with a descriptive-analytical study method. Sources of data were obtained through observation techniques, interviews, and document review. Analysis of research data using the SWOT concept, with data reduction techniques (selecting information relevant to efforts to answer the research problem formulation), data presentation (compiling research data-based research paragraphs), and verification (drawing conclusions). The results of this study conclude that SMP IT Mutiara applies systematic, visionary, and institutional management according to the community's needs through efforts to involve all components of education. This is viewed from (1) aspects of strength in the form of application of Islamic character education in schools, competent educators, clean environment and provision of clean water self-help, networking (networking), and empowerment of school public relations in promoting the institutional image, (2) aspects of weakness in the form of the duration of learning full-day system, (3) the opportunity aspect in the form of the existence of SMP IT Mutiara as the only integrated Islamic education institution in the area and a significant increase in the number of people in the area, and (4) the obstacle aspect in the form of challenges presenting the characteristics of SMP IT Mutiara compared to other integrated Islamic schools and technological sophistication that is increasingly innovating.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID 19 TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN (STUDI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA TEBING TINGGI) Remi Remi; Indra Prasetia; Amini Amini
Biblio Couns : Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan Vol 5, No 3 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bibliocouns.v5i3.12119

Abstract

Fokus penelitian ini yakni manajemen pembelajaran daring berbasis Web yang ada di sekolah dan terhadap hasil belajar siswa di MAN Tebing Tinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif yang secara spesifik lebih diarahkan pada penggunaan metode campurana. Sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi hasil belajar siswa. Temuan penelitian secara kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran daring di MAN Tebing Tinggi efektif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan aspek perencanaan, menunjukan perencanaan pembelajaran daring dilaksanakan dengan melibatkan semua guru. Kepala sekolah dan wakil kepala berfungsi sebagai penanggung jawab dalam perencanaan dan mengontrol jalannya pembelajaran daring. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring di MAN Tebing Tinggi dilakukan dengan menggunakan E-learning, dan dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara fleksibel. Mengingat sekolah belum dapat melakukan tatap muka secara umum, maka kegiatan pembelajaran yang dilakukan dapat diberbagai tempat, namun bagi guru tetap berada dilingkungan sekolah. Dalam penilaian atau evaluasi, bahwa pengontrolan pembelajaran daring dapat telaksana dengan baik, namun juga tidak menutup kemungkinan terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Hal ini dibatasi oleh pembelajaran yang tidak mempertemukan guru dan siswa secara tatap muka. Sehingga guru kesulitan dalam mengontrol pembelajaran siswa. Tidak hanya itu, bahkan guru beranggapan bahwa ketika murid sudah membaca tugas yang diberikan dan telah membalas tugas tersebut, maka di anggap bahwa siswa telah memahami pembelajaran tersebut. Selain itu bahwa berdasarkan persepsi siswa bahwa manajemen pembelajaran daring di MAN Tebing Tinggi memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa, yakni sebesar 9,8%. Meskipun nilai pengaruhnya dalam kriteria rendah.
Efektivitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Pasca Pandemi Covid-19 di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi Rusda Rusda; Amini Amini; Elfrianto Elfrianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas pembelajaran tatap muka berbatas pasca pandemi Covid-19 di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi. Adapun fokus pembahasan menganalisa efektivitas pembelajaran tatap muka berbatas pasca pandemi Covid-19 dari aspek perencanaan,pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, yaitu; (1) Pembelajaran tatap muka terbatas di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi melibatkan guru, orang tua dan siswa dalam merencanakan, pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Mengadopsi atau menjadikan referensi dan mempublikasikan dokumen rencana dan jadwal pembelajaran yang dipublikasikan pada portal Guru Belajar atau belajar.id; (2) PTMT di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi mulai tanggal 1 September 2021 berdasarkan Surat Keputusan Bersama 4 menteri, dengan mematuhi prosedur kesehatan pencegahan Covid-19. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi menggunakan metode pembelajaran kombinasi antara Daring dan Luring, platform digital yang digunakan Google Classroom, WhatsApp, Telegram, dan Youtube. Pembelajaran tatap muka terbatas di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi berdurasi 30 menit dengan pengurangan jumlah siswa 50% menjadi 355 orang; (3) Berupaya melakukan evaluasi atau refleksi dan perbaikan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 pada lingkup kelas/mata pelajaran.
Strategi Sekolah dalam Pengelolaan Pembelajaran Daring yang Efektif di Masa Pandemi Covid-19 di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi Nurika Hayati; Amini Amini; Akrim Akrim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji srategi sekolah dalam pengelolaan pembelajaran daring yang efektif di masa pandemi Covid-19 di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi. Permasalahan yang diteliti difokuskan pada bagaimana strategi sekolah dalam mengelola pembelajaran daring yang efektif di masa pandemi covid-19 di SMK Negeri 3 Tebing Tinggi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan untuk analisis datanya, penulis menggunakan teknik deskriftif kualitatif, yaitu berupa pemaparan data secara tertulis mengenai data data terkait, baik yang tertulis maupun lisan dari objek penelitian yang ada di lembaga tersebut, di mana dalam hal ini penulis menggambarkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Sekolah membuat perencanaan pembelajaran daring yang efektif untuk dilaksanakan oleh guru-guru tata kecantikan kulit dan rambut/ Sekolah melakukan upgrading kepada guru-guru agar dapat melakukan pembelajaran yang efektif di masa pandemi Covid-19. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dilakukan sekolah untuk pembelajaran daring yang efektif di masa pandemi Covid-19 dirasa efektif, dikarenakan siswa dapat menerima materi pembelajaran dengan baik. Hal tersebut tidak lepas dari strategi sekolah dalam merencanakan pembelajaran dengan menerapkan metode-metode pembelajaran penggunaan aplikasi online seperti google form, zoom meeting, google classroom, dan ketika pembelajaran zoom, guru memberikan materi dengan menarik dengan pemberian kuis, dan ice breaker pada pembelajaran, sehingga pembelajaran tidak bosan.
Strategi Kepala Sekolah dalam Pengembangan Kompetensi Profesional Guru di SMK Kesehatan Wirahusada Medan Dela Purnama Sari; Amini Amini; Emilda Sulasmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi profesional guru di SMK Kesehatan Wirahusada Medan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data (data colection), reduksi data (data reduction), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kompetensi profesional guru dalam menjalankan tugasnya, yakni melalui program In Service Training; (2) Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan kompetensi profesional guru di SMK Kesehatan Wirahusada Medan meliputi dua strategi, pertama strategi formal, yakni guru diarahkan oleh lembaga mengikuti pendidikan dan latihan, strategi kedua, yakni nonformal guru dengan keinginan dan motivasi yang kuat harus dapat melatih dan mengembangkan potensi yang berkaitan dengan profesi keguruan yang dimilikinya. Selanjutnya, terdapat beberapa kendala dalam pengembangan profesional guru, yaitu (a) Kurangnya minat guru secara mandiri untuk menciptakan kreatifitas dan inovasi baru dalam pembelajaran dikarenakan guru kurang menguasai model, metode maupun strategi pembelajaran; (b) Beberapa guru berlatar belakang pendidikan non-keguruan sehingga kemampuan memahami psikologis dan pedagogik masih tergolong rendah; dan (c) Sarana dan prasarana yang kurang memadai seperti tidak lengkapnya bahan untuk praktik siswa jurusan farmasi dan keperawatan.
Implementasi Perencanaan (Planning) Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus SDIT Ma’had Muhammad Saman Sunggal Amini Amini; Nuraini Nuraini; Arnisa Naddya; Abdu Mizar Ridho; Susanti Susanti; Nur Aisah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11167

Abstract

Perencanaan (planning) adalah suatu proses perumusan kebijakan dan instrumen sekaligus teknik penentuan prioritas, juga merupakan bagian integral pembangunan nasional suatu negara serta penghubung antara harapan orang tua, masyarakat, peserta didik dan negara dalam upaya mencapai tujuan maupun fungsi pendidikan. Perencanaan harus memiliki tujuan untuk memahami; konsep, paradigma, strategi dan langkah-langkah perencanaan pendidikan Islam. Adapun hasil yang diharapkan dalam perencanaan ini adalah dapat merumusan tujuan yang ingin dicapai dan terkendali dijalankan secara efektif dan efisien. Pemilihan program yang tepat, untuk mencapai tujuan dan identifikasi serta pengerahan sumber yang jumlahnya selalu terbatas. Strategi yang disiapkan dalam perencanaan meliputi manajemen kurikulum, sumber daya manusia, peserta didik, pengelolaan, pembiayaan, perlengkapan sekolah. Strategi dalam perencanaan pengembangan lembaga Islam dikategorikan menjadi dua yaitu berdasarkan perencanaan operasional dan berdasarkan perencanaan jangka waktunya
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Komitmen Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Satu Atap Kerajaan Pardomuan Marlinang Sihite; Amini Amini; Sri Wahyuni Gultom; Jimmy Susilo; Juni Mery Ria Manullang; Bahagia Barus
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11236

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor utama bagi keberhasilan sistem administrasi, manajemen, dan akademik di sekolah. Sebab, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh erat terhadap komunikasi antar pengelola sekolah, hingga bentuk pengambilan keputusan. Tentu, kepala sekolah dan guru harus berdampingan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan komitmen guru terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 5 Satu Atap Kerajaan Pardomuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, mengumpulkan data melalui angket, kuesioner, dan studi dokumen. Selanjutnya, data penelitian akan diolah menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan komitmen guru terhadap prestasi belajar siswa SMP Negeri 5 Satu Atap Kerajaan Pardomuan sudah dapat dikatakan baik, terlihat dari rules manajerial yang dilakukan sekolah mulai dari memanajemen komitmen guru-guru dan siswa, hingga memanajemen seluruh kegiatan sekolah dan kegiatan pembelajaran yang ter perinci dengan didukung fasilitas belajar yang sangat memadai. Seyogianya dalam mengejar ketertinggalan dalam hal learning loss memang dibutuhkan waktu dalam pencapaiannya. Namun warga sekolah baik dari kepala sekolah, guru-guru dan peserta didik memiliki komitmen yang kuat untuk mengejar ketertinggalan yang terjadi.
Manajemen Kinerja Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Pendidikan Tiarma Sidabutar; Amini Amini; Tumpak Banurea; Afriani Nasution; Ali Sadikin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11237

Abstract

Organisasi pendidikan merupakan siklus sistemik dalam lembaga pendidikan. Di mana, setiap komponen diharapkan dapat memainkan peran terbaiknya bagi pengembangan lembaga pendidikan. Dalam konteks ini, peran sumber daya manusia dalam organisasi sangat penting, untuk itu dibutuhkan sistem pengelolaan (manajerial) terkait kinerja sumber daya manusia agar lebih terarah dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kinerja sumber daya manusia dalam organisasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Sumber data dan bahan analisis kajian menggunakan referensi ilmiah yang diambil dari buku, artikel, prosiding atau tugas akhir (skripsi, tesis, disertasi). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen kinerja sumber daya manusia dalam organisasi pendidikan terdiri dari upaya perencanaan perekrutan SDM, seleksi, pelatihan dan pengembangan, evaluasi/penilaian kinerja, kompensasi, dan sistem pemutusan hubungan kerja.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada Satuan Pendidikan Jenjang SMP Ari Anggara; Amini Amini; Faridah Faridah; Maria Siregar; Muhammad Faraiddin; Nila Syafrida
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11241

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kurikulum merdeka belajar di satuan Pendidikan. Yang menjelaskan mengenai Penerapan Kuirkulum Merdeka Belajar Di Satuan Pendidikan dengan menggunakan Metode Deskriptif. Bentuk struktur kurikulum Merdeka terdiri dari kegiatan intrakurikuler, projek penguatan profil pelajar Pancasila, dan ekstrakurikuler. Alokasi jam pelajaran pada struktur kurikulum dituliskan secara total dalam satu tahun dan dilengkapi dengan saran alokasi jam pelajaran jika disampaikan secara reguler/mingguan. Tidak ada perubahan total jam pelajaran, hanya saja JP (jam pelajaran) untuk setiap mata pelajaran dialokasikan untuk dua kegiatan pembelajaran yaitu pembelajaran intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Jadi, jika dihitung JP kegiatan belajar rutin di kelas (intrakurikuler) saja, memang seolah-olah JP-nya berkurang dibandingkan dengan Kurikulum 2013. Namun, selisih jam pelajaran tersebut dialokasikan untuk projek penguatan profil Pelajar Pancasila.
Orientasi dan Pelatihan Sumber Daya Manusia dalam Organisasi Pendidikan Endang Pujiarti; Amini Amini; Ratnasari Ratnasari; Friska Deliana Purba; Kartika Dewi Ahmadi; Sri Mulya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11244

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan proses memperoleh, melatih, menilai dan memberikan kompensasi kepada karyawan, memerhatikan hubungan kerja mereka, kesehatan, keamanan, dan masalah keadilan. Pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran penting dalam manajemen SDM untuk mengelola secara efektif dan sistematik berbagai kebutuhan sekolah, serta menciptakan kondisi yang memungkinkan pendidik memberikan sumbangan optimal terhadap sekolah. Untuk menciptakan SDM yang unggul dari segi intelektualitas, moralitas, siritualitas, profesionalitas, dan daya kompetitif, maka diperlukan kemampuan manajemen organisasi yang baik dan pengembangan SDM di suatu lembaga pendidikan salah satunya dengan menjalankan prinsip fungsi operasional. Selain itu orientasi dan pelatihan jga mutlak diperlukan untuk mengembangkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan.
Co-Authors Abdu Mizar Ridho Afriani Nasution Ainun Mardhiah Aisyah, Siti Ali Sadikin Ardy Salim Ari Anggara Ari Arfiah Hardian Arnis Syafni Yanti Arnisa Naddya Aswinta Ketaren Bahagia Barus Darma, Surya Dela Purnama Sari Dyna Rahayu Natalina Sibarani Elfrianto ., Elfrianto Elpina Hutapea Elvira Handayani Emilda Sulasmi Endang Pujiarti Erwiati Erwiati Faisal Rahman Dongoran Faridah Faridah Fauziana Lubis Franky Parlindungan Silalahi Friska Deliana Purba Hadi Sahputra Panggabean Hajani Hajani Harfiani, Riska Heldy Petra Meliala Hotnida Sirait Ibrahim Ibrahim Imanuel Tarigan Imelda Fransiska Indra Prasetia Indra Prasetia Irvan, Irvan Jimmy Susilo Juni Mery Ria Manullang Kartika Dewi Ahmadi Kemal, Isthifa Kenny Daris Kiki Suryani Kurnia Putri Lasmidah, Lasmidah M.Pd, Akrim Maita Maita Maria Siregar Marliani Marliani Marlinang Sihite Mega Pati Aritonang Meidola Hutauruk Muhammad Faraiddin Muhibbah Aritonang Nasution, Suci Alhafizha Nasution, Zilfaizah Nazra Indrawati Nila Syafrida Nina Wahyuni Siregar Nur Aisah Nuraini Nuraini Nuraini Taraigan Nurhasanah Munthe Nurika Hayati Nurlaila Solin Nurman Ginting Pradesyah, Riyan Prasetia, Indra Puspa Nurmasyitah Rahman Dongoran, Faisal Ratnasari Ratnasari Remi Remi Rizka Harfiani Rusda Rusda Rusnita Simanjuntak Sabar Padang Sadri Pohan Salim Aktar Sandi Mardian Damanik Siti Netti Kwinni Sri Mulya Sri Nurabdiah Pratiwi Sri Wahyuni Gultom Suhardi Aceh Susanti Susanti Susianti Susanti Syaiful Bahri Tiarma Sidabutar Tiurma Christina Tumpak Banurea Tupti, Zulaspan Yuniar Yuniar