Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Powtoon Menggunakan Model Pengembangan ADDIE pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN 064007 Medan Tifany Muliani Putri; Ahmad Calam; Ainul Marhamah Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.806

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi tanda baca serta penggunaan media pembelajaran yang masih terbatas pada PowerPoint sehingga kurang menarik dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video berbasis Powtoon pada materi tanda baca untuk peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 21 peserta didik kelas III SD Negeri 064007 Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, serta angket respons guru dan peserta didik. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Powtoon yang dikembangkan memperoleh persentase validasi ahli media sebesar 89%, ahli bahasa sebesar 95%, dan ahli materi sebesar 88,3% dengan kategori sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan respons peserta didik sebesar 95% dan respons guru sebesar 95% dengan kategori sangat layak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video berbasis Powtoon layak digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi tanda baca serta mampu meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Media Powtoon dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
INTEGRASI PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA Rizky Ayuanita Putri; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan; Yusrizal Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.475

Abstract

Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar, namun implementasinya di sekolah dasar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan integrasi pembelajaran berbasis lingkungan sekitar dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa kelas IV SD Negeri 101785 Mabar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah mengacu pada Kurikulum Merdeka, namun integrasi lingkungan belum dirancang secara sistematis. Pelaksanaan pembelajaran sudah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan mampu meningkatkan keaktifan siswa, meskipun belum merata. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis lingkungan, serta keterbatasan fasilitas. Implikasi: Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan perencanaan yang terintegrasi, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi pemanfaatan lingkungan agar pembelajaran IPAS menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
IMPLEMENTASI METODE GUAIDED NOTE TAKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS SISWA SEKOLAH DASAR Eva Musdalifah Zein; Yusrizal Yusrizal; Ainul Marhamah Hasibuan; Fatmawati Fatmawati
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.487

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi metode Guided Note Taking sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa di kelas II di SDN 101784 Mabar. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif guna memperoleh gambaran mengenai proses pembelajaran serta dampaknya terhadap kemampuan siswa menulis. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas II dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mempublikasikan bahwa sebelum penerapan metode Catatan Terbimbing, pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan pengugasan sehingga siswa cenderung pasif. Siswa mengalami kesulitan dalam menulis, terutama pada penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian tulisan, dan penyusunan kalimat. Setelah penerapan metode Catatan Terbimbing, terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan terlibat dalam pembelajaran. Metode penerapan dilakukan melalui tahapan perencanaan kegiatan awal, kegiatan inti, dan penutup. Siswa dibimbing menggunakan lembar catatan terstruktur sehingga lebih mudah memahami materi dan mengembangkan tulisan. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan menulis siswa pada aspek penggunaan huruf kapital, tanda baca, kerapian, serta penyusunan kalimat sederhana.
INTEGRATING CHARACTER VALUES INTO PANCASILA EDUCATION: A DESCRIPTIVE STUDY OF LOWER-GRADE STUDENTS IN ELEMENTARY SCHOOL Rizki Arum Sari; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan; Yusrizal Yusrizal
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai-nilai karakter diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada siswa kelas III SD Swasta PAB 29 Manunggal. Kajian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan karakter sejak jenjang sekolah dasar melalui proses pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek dalam penelitian ini meliputi guru kelas III dan siswa kelas III, sedangkan kepala sekolah diwawancarai sebagai sumber data pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian, integrasi nilai-nilai karakter ke dalam Pendidikan Pancasila telah terlaksana dengan baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan penguatan pembelajaran. Nilai karakter yang tampak dalam proses pembelajaran meliputi tanggung jawab, disiplin, kerja sama yang santun, kepedulian, dan kepercayaan diri. Siswa juga menunjukkan respons positif melalui sikap yang tertib, aktif, dan antusias selama pembelajaran berlangsung. Dengan demikian integrasi nilai-nilai karakter dalam Pendidikan Pancasila berperan positif dalam membentuk karakter siswa di sekolah dasar
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Pembelajaran Pratikum IPA Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa kelas 5 SD Swasta PAB 15 Klambir Lima Miftahul Jannah; Fatmawati Fatmawati; Ainul Marhamah Hasibuan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran praktikum IPA terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan model PjBL dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Rata-rata hasil posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran praktikum IPA berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Swasta PAB 15 Klambir Lima. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.