Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PROFIL KOLABORASI GURU BK DENGAN GURU MATA PELAJARAN DALAM PELAKSANAAN LAYANAN BK DI SMA NEGERI 5 BUKITTINGGI Nova, Nabila Septia; Chandra, Yasrial; Adison, Joni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34317

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya guru BK yang kurang maksimal dalam mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar peserta didik, adanya guru mata pelajaran yang mungkin kurang tepat waktu dalam memberikan data peserta didik, adanya guru mata pelajaran yang masih kurang maksimal dalam memberikan kesempatan kepada peserta didik, adanya guru BK dengan guru mata pelajaran yang masih kurang kerjasama dalam merencanakan pengajaran perbaikan. Adanya guru BK yang kurang maksimal dalam mendorong dan melatih untuk mengembangkan keterampilan belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) Mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar peserta didik. 2) memberikan data peserta didik. 3) memberikan kesempatan pada peserta didik kepada peserta didik yang membutuhkan layanan BK 4) mengembangkan keterampilan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif populasi sebanyak 52 teknik pengambilan sampel total sampling dengan jumlah sampel 52. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala likert teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa : 1) Kolaborasi Guru BK dengan Guru mata pelajaran dalam pelaksanaan layanan BK di SMA Negeri 5 Bukittinggi berada pada kategori sangat sesuai . 2) Mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar peserta didik berada pada kategori sangat sesuai. 3) Memberikan data peserta didik berada pada kategori sangat sesuai. 4) Memberikan kesempatan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan layanan BK berada pada ketegori sangat sesuai. 5) Mengembangkan keterampilan belajar peserta didik berada pada kategori sangat sesuai.Berdasarkan hasil penelitian kolaborasi Guru BK dengan Guru Mata Pelajaran dalam pelaksaana layanan Bk berada pada kategori sangat sesuai dan juga dipertahankan.
Meningkatkan Minat dan Disiplin Belajar Anak Suryadi, Suryadi; Dianto, Mori; Adison, Joni
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025): In Process
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.1972

Abstract

Sekolah dasar merupakan hal yang mendasar dan sebagai penentu untuk bisa mengembangkan segala potensinya anak pada masa yang akan datang. Peserta didik yang memiliki kecerdasan emosional cenderung mampu untuk mengendalikan dirinya baik dalam hal belajar maupun kehidupan sosialnya. Untuk mencapai sebuah kesuksesan, maka perlu individu memiliki minat yang tinggi dan kedisplinan dalam belajar serta kegiatan lainnya. Untuk meningkatkan minat siswa terhadap pelajaran. Dalam hal ini penting untuk memahaminya perlu kitaketahui apa itu minat?. Minat dapat diartikan sebagai sejauh mana seorang siswa tertarik atau terlibat dalam aktivitas tertentu. Ini bukan hanya masalah apakah siswa menyukai mata pelajaran tersebut atau tidak. Sebaliknya, minat mencakup sikap, motivasi, dan keterlibatan siswa dengan materi. Minat belajar siswa dapat berbeda-beda tergantung dari banyak faktor, seperti kepribadian, lingkungan, dan materi yang diajarkan. Siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi cenderung lebih termotivasi untuk belajar dan mencapai prestasi yang lebih baik daripada siswa yang minat belajarnya rendah. Disiplin belajar sangat penting, karena sikap disiplin bertujuan agar dapat menjaga dari perilaku yang menyimpang dan hal-hal yang dapat menganggu dalam proses pembelajaran. Dengan disiplin membuat siswa terlatih dan mempunyai kebiasaan melakukan tindakan yang baik serta dapat mengontrol setiap tindakannya sehingga siswa akan taat, patuh dan tertib terhadap kegiatan belajar mengajar. Di dalam pembelajaran, disiplin sangat dibutuhkan karena tanpa adanya kesadaran melaksanakan aturan yang ditetapkan sebelumnya, pembelajaran tidak akan berjalan efektif dan optimal. Oleh karena itu, agar pembelajaran berjalan lancer, maka semua siswa harus disiplin baik disiplin mentaati peraturan sekolah, disiplin mengerjakan PR, disiplin dalam mengerjakan tugas, dan disiplin dalam belajar di rumah. Tingkat kedisiplinan belajar setiap siswa akan berbeda-beda. Siswa yang terbiasa dalam disiplin belajar akan mempergunakan waktu sebaik-baiknya di rumah maupun di sekolah sehingga akan menunjukkan kesiapannya dalam proses pembelajaran di sekolah, sedangkan siswa yang tidak disiplin belajar mereka kurang menunjukkan kesiapannya dalam belajar. Mereka akan menunjukkan perilaku yang menyimpang dalam proses pembelajaran seperti tidak mengerjakan PR, membolos, tidak memperhatikan penjelasan guru, melanggar tata tertib sekolah.