Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Bangun Mimpi Tanpa Narkoba: Gerakan Penyuluhan Interaktif di Lingkungan SMP Negeri 22 Samarinda Hanafirdana, Hanafirdana; Risannanda, Stefani Natali; Hasanah, Reza; Aripkah, Nur
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): INSANTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v4i2.183

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja di Indonesia terus menjadi isu serius yang membutuhkan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kegiatan penyuluhan interaktif sebagai upaya preventif pada siswa SMP Negeri 22 Samarinda. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi masyarakat melalui penyuluhan dan pelatihan simulasi menolak narkoba, yang dilaksanakan secara tatap muka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang bahaya narkoba dari sudut pandang kesehatan, hukum, dan sosial, serta kemampuan mereka dalam menolak pengaruh negatif lingkungan. Temuan ini mempertegas pentingnya intervensi edukatif yang berkelanjutan dan partisipatif dalam membangun ketahanan diri remaja terhadap ancaman narkoba. Dengan demikian, model penyuluhan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara luas sebagai strategi pencegahan narkoba di lingkungan sekolah.
Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Kosmetik Yang Mengandung Bahan Berbahaya Di Kota Samarinda Sintia Wahyuni; Rini Apriyani; Nur Aripkah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4775

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Kesehatan, kosmetik termasuk dalam sediaan farmasi yang peredaranya harus memenuhi persyaratan standar dan mutu yang telah ditetapkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif implementasi pengaturan hukum positif yang berlaku dalam mengendalikan peredaran kosmetik berbahaya dan untuk mengetahui bagaimana proses penegakan hukum peredaran kosmetik berbahaya khususnya di Kota Samarinda agar mengetahui apakah terdapat kendala dalam proses penegakan hukum tersebut. dengan menggunakan pendekatan penelitian Socio-Legal Research. Hasil penelitian diperoleh melalui wawancara dan permintaan data kosmetik dengan Instansi terkait seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Kepolisian, Kejaksaan, Hakim. Serta dengan melakukan observasi ke toko-toko kosmetik di 10 (sepuluh) Kecamatan Kota Samarinda. Secara keseluruhan efektivitas implementasi hukum dalam mengendalikan peredaran kosmetik berbahaya di Kota Samarinda tidak efektif secara keseluruhan. Dalam prosesĀ  Penegakan hukum lembaga-lembaga menjalankan perannya dengan aktif, Namun terkendala kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM), Uji Laboratorium. Mengakibatkan kosmetik berbahaya masih marak beredar di Kota Samarinda. Penelitian ini menekankan perlunya memperkuat koordinasi antar instansi seperti Dinas Kesehatan dan BPOM untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran kosmetik berbahaya, optimalisasi laboratorium agar efisien, melakukan sosialisasi rutin bahaya kosmetik ke masyarakat dan pelaku usaha, tingkatkan literasi masyarakat terkait komposisi atau bahan pada kosmetik, dan kesadaran akan kesehatan masyarakat.