Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Mencegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja melalui Edukasi dan Partisipasi Karang Taruna di Desa Pentadio Timur Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Djibran, Moh Muchlis; Yusriyah Atikah Gobel; Meity M Mokoginta; Sitti Magfirah Makmur; Hardiyanti Umar; Memy Restiani Ishak; Risman Bakari Bahu; Zulkarnain Djakaria; Devi Yulianti Tobuhu; Ririn R. Luawo; Sri Nova Indriani Puneli; Noer Mayang Kaluku
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.250

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan masalah serius yang berdampak buruk terhadap kesehatan fisik, sosial, dan masa depan generasi muda. Faktor utama yang mendorong meningkatnya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda adalah kurangnya edukasi dan kesadaran mengenai bahaya yang terkait dengan narkoba. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi remaja dengan pemahaman menyeluruh tentang berbagai klasifikasi narkoba, dampak buruk penggunaan narkoba terhadap kesejahteraan fisik dan mental, dan potensi konsekuensi hukum yang mungkin timbul. Pendekatan yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi yang meliputi pemaparan dari dosen, pakar hukum, dan perwakilan Karang Taruna Provinsi Gorontalo. Hasil yang diperoleh dari upaya pengabdian masyarakat ini secara efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman di kalangan remaja mengenai bahaya yang terkait dengan kecanduan narkoba. Sebagian besar peserta menyadari pentingnya kegiatan ini dan termotivasi untuk tidak melakukan penyalahgunaan narkoba di masa depan. Untuk melindungi generasi muda dari bahaya penggunaan narkoba, kegiatan serupa harus terus dilakukan dalam memberikan edukasi dan menumbuhkan ketahanan generasi muda terhadap narkoba.
Analisis Pemasaran Cabai Rawit di Kabupaten Gorontalo Harun, Halima; Djibran, Moh. Muchlis; Gobel, Yusriyah Atikah; Mokoginta, Meity Melani
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran lembaga pemasaran cabai rawit di Kabupaten Gorontalo, dan mengetahui biaya dan keuntungan tiap lembaga pemasaran, dan marjin pemasaran cabai rawit di Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan Februari sampai dengan Bulan Maret 2025. Penelitian ini melibatkan 87 petani cabe rawit dan 56 pedagang pengumpul yang tersebar di sembilan belas Kecamatan. Metode penelitian adalah survei. Analisis yang digunakan yaitu analisis saluran pemasaran dan analisis marjin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Saluran pemasaran cabe rawit di Kabupaten Gorontalo terdapat dua saluran yaitu (1) produsen – pedagang pengumpul – konsumen; saluran (2) produsen – konsumen. Sedangkan untuk Biaya Pemasaran pada saluran I sebesar Rp. 7.853/Kg, dan saluran II sebesar Rp. 0/Kg, Keuntungan pada saluran I sebesar Rp. 30.772/Kg , dan saluran II sebesar Rp 27.113/Kg. Dan Marjin pemasaran pada saluran I sebesar Rp 38.625/Kg, dan saluran II sebesar Rp 27.113/Kg, marjin pemasaran yang tertinggi terdapat pada saluran ke I dan marjin pemasaran terendah terdapat pada saluran ke II. Artinya semakin besar marjin Pemasaran, maka keuntungan petani semakin kecil, dan saluran pemasaran tidak efisien.
Peningkatan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Produk Olahan Kelapa dan Susu menjadi Sup Buah Gobel, Yusriyah Atikah; Mokoolang, Susan; Djibran, Moh. Muchlis; Fahrullah, Fahrullah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6044

Abstract

Healthy snack-making is a home-based business that many people in Gorontalo Regency engage in. The significant demand for such snacks presents a promising business opportunity. With stiff competition, it's necessary for these businesses to continuously strive for innovation and breakthroughs to ensure their products remain in high demand with consumers. The aim of this initiative is to enhance the local community's understanding of managing their business in a professional, creative and innovative way, and to broaden the exposure of their products in the market. The aim of this initiative is to enhance the local community's understanding of managing their business in a professional, creative and innovative way, and to broaden the exposure of their products in the market. These objectives will be achieved through a range of community service activities such as lectures, practical demonstrations of fruit soup preparation, step-by-step guidance, and assessment. The community service project was well received by the partners, as evidenced by their active participation in all stages of the initiative. Both partners benefitted from this activity, particularly in the areas of marketing, business management, and capacity building.
PENGARUH ESG (ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE) DAN KEPUTUSAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN Dharmawati, Tuti; Gultom, Juni; Indrianti, Merita Ayu; Gobel, Yusriyah Atikah; Suhairin, Suhairin
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.12882

Abstract

In an era of rapid global change, modern companies face increasing economic, social and environmental pressures. The concept of Environmental, Social and Governance Integration (ESG) is crucial in managing a company, covering three critical dimensions: Environmental, Social and Governance. This research highlights the impact of ESG on financial decisions and corporate performance. Through multiple linear regression analysis on panel data of manufacturing companies on the Indonesia Stock Exchange for 2020-2022, the results show that ESG has a significant contribution with an R Square value of 0.798. Increasing ESG scores is positively related to financial performance, and corporate decisions also have a significant positive influence. These findings provide valuable guidance for companies in understanding and optimizing ESG factors to enhance long-term resilience and growth. While these findings are relevant, future research could broaden the scope to other industry sectors and involve more in-depth analysis of the mechanisms underlying the relationship of ESG, corporate decisions, and financial performance.
Analisis Peran Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Petani Jagung Di Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara Femi Umar; Yusriyah Atikah Gobel; Moh Muchlis Djibran; Merita Ayu Indrianti
JURNAL AGRIBISNIS Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Agribisnis Volume 14 No 2 Tahun 2025
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/agribisnis.v14i2.4538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas kerja petani jagung dan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas peran penyuluh pertanian dengan produktivitas kerja petani di Kecamatan Gentuma Raya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh di Kecamatan Gentuma Raya dinilai cukup efektif, dengan penyuluh memberikan pelatihan, bimbingan teknis, dan informasi mengenai teknik pertanian modern yang dapat meningkatkan produktivitas kerja petani. Namun, meskipun penyuluhan dilakukan dengan baik, masih terdapat kendala seperti terbatasnya akses terhadap teknologi dan biaya tinggi, yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi baru oleh petani. Efektivitas penyuluhan memiliki hubungan positif yang signifikan dengan produktivitas kerja petani, meskipun faktor-faktor lain seperti perubahan cuaca dan ketidaktersediaan sarana produksi juga mempengaruhi hasil pertanian. Oleh karena itu, penyuluhan berkelanjutan sangat penting untuk mengatasi kendala tersebut dan dapat meningkatkan produktivitas kerja petani jagung secara lebih optimal. This study aims to determine the work productivity of corn farmers and to examine the relationship between the effectiveness of agricultural extension workers' roles and the work productivity of farmers in Gentuma Raya District. The study employs a qualitative descriptive method, collecting data through in-depth interviews and field observations. The findings indicate that the role of extension workers in Gentuma Raya District is considered quite effective, with extension workers providing training, technical guidance, and information on modern agricultural techniques that can enhance work productivity among farmers. However, despite effective extension services, there are still challenges such as limited access to technology and high costs, which affect farmers' ability to adopt new technologies. The effectiveness of extension services shows a positive and significant relationship with work productivity, although other factors, such as climatic changes and lack of production resources, also impact agricultural yields. Therefore, continuous extension services are crucial to overcoming these barriers and optimizing the work productivity of corn farmers.
Strategi Pemasaran Minyak Kelapa Pada Kelompok Usaha Serba Guna di Desa Dunggala Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo Djama, Imaniar; Djibran, Moh. Muchlis; Gobel, Yusriyah Atikah; Djaini, Aditya
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang merupakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pemasaran pemasaran minyak kelapa pada kelompok usaha serba guna, dan juga untuk mengetahui bagaimana strategi yang tepat bagi pemasaran minyak kelapa pada kelompok usaha serba guna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan bulan April 2025. Penelitian ini melibatkan 18 orang pelaku usaha pada Kelompok usaha serba guna. Metode penelitian adalah survei, dengan menggunakan Analisis SWOT yang memberikan penjelasan bagaimana faktor internal dan eksternal perusahaan disusun dalam bentuk matriks untuk merumuskan strategi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan Faktor internal dalam pemasaran produk minyak kelapa oleh Kelompok Usaha Serba Guna menunjukkan kekuatan utama berupa akses bahan baku yang melimpah, efisiensi proses produksi, dan legalitas produk melalui sertifikasi atau izin usaha, PIRT dan lainnya. Namun demikian, kelemahan signifikan masih ditemukan pada keterbatasan modal, rendahnya kemampuan manajerial, serta belum adanya strategi adaptasi yang efektif. Di sisi eksternal, peluang muncul dari adanya potensi pertumbuhan pasar lokal, dukungan kebijakan pemerintah, dan kemungkinan kemitraan dengan pihak lain. Adapun ancaman berasal dari persaingan produk impor dan fluktuasi harga bahan baku. Selanjutnya Strategi pemasaran yang tepat bagi Kelompok Usaha “Serba Guna” adalah pada Kuadran II dalam analisis SWOT yakni strategi pelatihan menajemen operasional dan digitalisasi dari pemerintah, pemanfaatan teknologi digital untuk mengatasi ketergantungan pasar tradisional, dan inkubasi produk turunan dari bahan baku minyak kelapa.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Usahatani Padi Sawah di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo Mohamad, Asna Kasim; Gobel, Yusriyah Atikah; Djaini, Aditya; Suparwata, Dewa Oka
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja dan pengalaman berusahatani terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan April sampai dengan Bulan Mei 2025. Penelitian ini melibatkan 54 orang petani yang tersebar di Desa Dumati. Metode penelitian adalah survei. Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja, dan pengalaman berusahatani secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati, dengan koefisien determinasi sebesar 97,10%. Kemudian hasil pengujian secara parsial ditemukan bahwa Luas lahan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 17,90%, Benih berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 37,90%, Pupuk berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 40,40%, Tenaga kerja berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Produksi usahatani padi sawah di Desa Dumati dengan koefisien determinasi parsial sebesar 0,70%, dan Pengalaman berusahatani berpengaruh positif tidak signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah di Desa dengan koefisien determinasi parsial sebesar 0,20%.
Enhancing Farmer Capacity Through Socialization and Training on Biosaka Elicitor Production in Telaga Biru District, Gorontalo Regency Indrianti, Merita Ayu; Djibran, Moh Muchlis; Gobel, Yusriyah Atikah; Djaini, Aditya
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1199

Abstract

This community service activity aims to improve the capacity of farmers through socialization and training in the production of Biosaka elicitors in Telaga Biru District, Gorontalo Regency. Biosaka is a natural elicitor produced by the manual crushing of healthy plants in pure water, not fertilizers, hormones, or enzymes, thereby triggering the plant's natural defense response and holistically improving soil health. The activity was carried out on April 26, 2024, at the local Agricultural Extension Center (BPP), involving a group of farmers selected based on their high dependence on synthetic chemical inputs. The methodology of the activity combined interactive lectures, reflective discussions, and hands-on training guided by agricultural extension workers. The results showed that all participants were able to correctly understand the concept of Biosaka and successfully produced the elicitor independently with consistent quality—characterized by visual features (no sedimentation, no foaming, thick and shiny appearance) and an increase in the average Total Dissolved Solids (TDS) value of 250–350 ppm. Beyond the technical aspects, this activity built collective awareness of the importance of reducing dependence on chemical fertilizers and transitioning to sustainable agricultural practices based on local resources. By actively involving farmers and supported by local agricultural extension workers, this activity became the first step towards realizing more independent, environmentally friendly, and equitable agriculture in Telaga Biru District.
Inovasi Pemanfaatan Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) dalam Pembuatan Es Krim bagi Ibu Rumah Tangga Fahrullah, Fahrullah; Mokoolang, Susan; Gobel, Yusriyah Atikah; Mokoginta, Meity M.
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.15713

Abstract

Purple sweet potato is not only fresh but can also be added to ice cream products. Diversification of ice cream can be done by adding purple sweet potato which is a traditional food that contains antioxidants and anthocyanins which are good for health. This community service aims to provide knowledge about the various benefits of purple sweet potato from a health aspect. This activity is carried out by means of lectures, discussions and training in product manufacturing. The results obtained are that the housewives of Lamahu village already know the good nutritional content of purple sweet potatoes and can make ice cream products that will train their abilities and can increase family income.
Pemberdayaan Masyarakat Pengrajin Nira Aren melalui Sosialisasi Diversifikasi Produk Berbasis Potensi Lokal untuk Mewujudkan Agribisnis Berkelanjutan Moh Muchlis Djibran; Merita Ayu Indrianti; Aditya Djaini; Yusriyah Atikah Gobel; Ivan Taslim
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i1.2685

Abstract

Empowering the economic community of Suka Makmur Village, Bone Bolang District, is a strategic step in supporting local independence and achieving sustainable development. One potential natural resource with high economic value that has not been optimized is palm sap. The palm sugar artisan community has so far focused on traditional palm sugar production, which, although a local characteristic, has not provided significant added value. Given this situation, this community service activity was carried out to introduce and socialize the concept of palm sap-based product diversification, emphasizing the potential for developing liquid palm sugar and palm syrup as innovations that are more adaptive to modern market needs. The implementation method was carried out in a participatory manner through socialization and counseling, accompanied by group discussions to explore opportunities, challenges, and market potential for palm sap derivative products. The results of the activity showed an increase in community understanding of product diversification, awareness of the importance of hygienic processing, and a collaborative spirit to continue innovation at the village level. This activity not only provided new insights to the community but also generated initial data on the palm sap value chain and production capacity that can be used as a basis for developing further programs. Thus, this program plays a role in strengthening sustainable local agribusiness systems through community empowerment based on local natural resource potential.