Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Kadar COHb Dan Kelelahan Pada Pekerja Bengkel Motor X Di Desa Karangrejo, Tulungagung Restuaji, Ibnu Muhariawan; Hamida, Hayuna
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 5 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v5i2.232

Abstract

Gas CO merupakan zat dengan toksisitas yang tinggi. Gas ini apabila terhirup melalui pernapasan akan berikatan dengan hemoglobin dan membentuk karboksihemoglobin (COHb). Kelebihan COHb di dalam darah berpotensi menurunkan pasokan oksigen (O2) dalam darah. Berkurangnya pasokan O2 memicu terbentuknya asam laktat yang menumpuk di otot. Hal ini berpotensi menimbulkan gejala kelelahan pada saat bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan kadar COHb dan kelelahan pada pekerja bengkel motor X di Desa Karangrejo, Tulungagung. Metode Hindsberg-Lang digunakan untuk menentukan kadar COHb dalam sampel darah responden. Kadar COHb rata-rata yang didapatkan yaitu 1,3%. Identifikasi tingkat kelelahan menggunakan metode Subjective Self Rating Test (SSRT). Sebanyak tiga orang mengalami kelelahan tingkat rendah dan lima orang mengalami kelelahan tingkat sedang. Pada uji Mann-Whitney didapatkan p-value (0,0512) dan uji Spearman didapatkan koefisien korelasi (0,7935) serta p-value (0,0187). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kadar COHb dan kelelahan pada pekerja bengkel. Kata kunci: Karbon monoksida; Karboksihemoglobin; Kelelahan
EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
Hubungan Intensitas Konsumsi Alkohol Terhadap Kadar Kreatinin Serum Pada Pria Dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek Cahyadinata, Indra; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Lukis, Prima Agusti; Zulkarnain, Alfian Noha; Sukadi, Sukadi; Hardini, Kurniani Fatma; Saraswati, Ayuni
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2169

Abstract

Fenomena maraknya konsumsi alkohol dapat memicu risiko terhadap kesehatan, khususnya mengenai kecanduan dan dampaknya terhadap fungsi tubuh, seperti kinerja ginjal. Fungsi ginjal dapat dinilai dengan mengukur kadar kreatinin pada pria dewasa yang berada di rentang 0,7 - 1,2 mg/dL. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum pria dewasa di Desa Sawahan, Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dimana sebanyak 30 responden pria dewasa dipilih dengan metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan dengan metode fotometeri. Analisis hubungan intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum menggunakan uji Spearman-Rho karena distribusi data bersifat tidak normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebanyak 40% responden intens mengonsumsi alkohol selama 5-10 tahun dan 60% intens mengonsumsi > 10 tahun. Hasil uji kadar kreatinin serum menunjukkan 60% memiliki kadar kreatinin normal, sementara 40% memiliki kadar abnormal. Uji Spearman-Rho menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin (r = 0,539; p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara intensitas konsumsi alkohol dan kadar kreatinin serum. Konsumsi alkohol lebih dari 10 tahun berpotensi menimbulkan gangguan fungsi ginjal pada pria dewasa.