Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Strategi Pengembangan Agro-edukasi Berbasis Budidaya Jamur Tiram YOKO, BUDI; Najib, Fikri Fathul; Kusnaman, Djeimy
Sharia Agribusiness Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v4i2.39506

Abstract

ABSTRACTThis study explores the development strategy of Jamur Borobudur, a micro, small, and medium enterprise (MSME) engaged in oyster mushroom cultivation and agro-education in the Borobudur area, Magelang, Indonesia. As the popularity of agrotourism increases, Jamur Borobudur has transitioned from a traditional farming operation to an agro-educational site offering visitors insights into mushroom cultivation. This transformation aims to enhance business sustainability and capitalize on its strategic location near Borobudur Temple, a key tourist destination. A SWOT analysis was employed to assess internal and external factors impacting the enterprise’s growth. Key strategies identified include strengthening partnerships with local businesses, increasing production efficiency through modern techniques, and expanding digital marketing efforts. The novelty of this study lies in its emphasis on integrating mushroom farming with agro-educational tourism, providing a unique business model that enhances both economic resilience and environmental awareness. Keywords: oyster mushroom; agro-education; agrotourism; SWOT analysis; borobudurABSTRAKPenelitian ini mengkaji strategi pengembangan UMKM Jamur Borobudur, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang budidaya jamur tiram dan agro-edukasi di kawasan Borobudur, Magelang, Indonesia. Seiring dengan meningkatnya popularitas agrowisata, Jamur Borobudur telah bertransformasi dari usaha pertanian tradisional menjadi wahana agro-edukasi yang memberikan wawasan kepada pengunjung tentang budidaya jamur. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha dan memanfaatkan lokasinya yang strategis dekat Candi Borobudur, salah satu destinasi wisata utama. Analisis SWOT digunakan untuk menilai faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan usaha. Strategi kunci yang diidentifikasi meliputi penguatan kemitraan dengan bisnis lokal, peningkatan efisiensi produksi melalui teknik modern, dan perluasan pemasaran digital. Unsur kebaruan dari penelitian ini terletak pada penekanan integrasi antara budidaya jamur dan wisata agro-edukasi, yang memberikan model bisnis unik untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan kesadaran lingkungan. Kata Kunci: jamur tiram; agro-edukasi; agrowisata; analisis SWOT; borobudur
MOTIVASI PERAJIN GULA KELAPA BERALIH DARI GULA CETAK KE GULA SEMUT DI DESA TANGGERAN KABUPATEN BANYUMAS Laksono, Bangun Adi; Hartati, Anny; Kusnaman, Djeimy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1393

Abstract

Kelompok Tani Sari Manggar Barokah merupakan kelompok tani yang mengusahakan gula semut dan memiliki standar organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi perajin gula kelapa beralih dari gula cetak ke gula semut. Responden ditentukan menggunakan metode sensus, yaitu seluruh perajin gula semut pada bulan Agustus sampai dengan September 2020 berjumlah 45 orang. Metode analisis yang digunakan yaitu skala Likert dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat motivasi perajin mengusahakan gula semut kategori tinggi. Kelompok tani, ICS, proses produksi, pengalaman usahatani, jumlah tanggungan keluarga, dan umur berpengaruh secara positif terhadap motivasi sedangkan tingkat pendidikan tidak berpengaruh terhadap motivasi.
PERILAKU PETANI TERHADAP RISIKO PRODUKSI KEDELAI DI KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS Boru Saragih, Selvani Damaryanty; Wijayanti, Irene Kartika Eka; Nurdiani, Ulfah; Putri, Dindy Darmawati; Mulyani, Altri; Saputro, Wahyu Adhi; Kusnaman, Djeimy
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3928

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors affecting soybean production, the level of risk of soybean production, and farmers' behavior towards soybean production risk. This research was conducted using the cluster sampling method. The number of samples in this study was 61 soybean farmers. The results showed that the factors of land area, and the number of seeds partially had a significant effect on soybean production. The level of risk of soybean production is included in the medium production risk. The behavior of soybean farmers in facing production risk is mostly risk aversion. This can be seen from farmers who reduce the use of production inputs so that in the event of crop failure, the losses experienced by farmers are not large. Keywords: Farmer behavior, production risk, soybean INTISARITujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai, tingkat risiko produksi kedelai, dan perilaku petani terhadap risiko produksi kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan metode cluster sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 petani kedelai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan, dan jumlah benih secara parsial berpengaruh nyata terhadap produksi kedelai. Tingkat risiko produksi kedelai termasuk dalam risiko produksi sedang. Perilaku petani kedelai dalam menghadapi risiko produksi sebagian besar adalah menghidari risiko. Hal ini dapat dilihat dari petani yang mengurangi penggunaan input produksi sehingga apabila terjadi kegagalan panen, kerugian yang dialami petani tidak besar. Kata Kunci: Kedelai, perilaku petani, risiko produksi
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMANFAATKAN BITTERN MENJADI TAHU SEHAT DI KOPERASI MEKARSARI SEJAHTERA, KABUPATEN BREBES Setiawati, Indah; Kusnaman, Djeimy; Prasetyo, Teguh Jati
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.12065

Abstract

Koperasi Mekarsari Sejahtera merupakan badan usaha yang berjalan dalam bidang produksi garam yang berada di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Koperasi ini hanya baru dapat memproduksi garam rebus dan garam kelor. Dalam produksi garam rebus akan menghasilkan hasil samping berupa cairan kuning kecoklatan yang biasa disebut bittern. Namun, bittern masih belum dimanfaatkan oleh para petani dan akan dibuang pada setiap akhir produksi garam rebus karena para petani garam rebus masih kurang keterampilan dalam pengolahannya. Bittern memiliki banyak manfaat dalam kesehatan dan dapat menjadi bahan koagulan. Bahan ini dibutuhkan dalam pembuatan tahu untuk menggumpalkan sari kedelai yang biasanya menggunakan bahan cuka.   Berdasarkan data tersebut, diperlukan peningkatan keterampilan pemanfaatan limbah bittern oleh petani garam agar dapat menjadi inovasi produk turunan garam yang cocok pada semua kalangan, seperti makanan tahu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para petani garam rebus Koperasi Mekarsai Sejahtera dalam pemanfaatan limbah bittern menjadi bahan koagulan pada tahu sebagai inovasi produk turunan dari garam rebus.  Kegiatan ini dilakukan dengan metode metode kegiatan difusi iptek dimana metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan dan demonstrasi atau percontohan. Hasil akhir dari kegiatan ini petani garam rebus memiliki keterampilan dalam memanfaatkan limbah bittern menjadi sebuah produk tahu yang memiliki peluang jual yang tinggi.
The Role of Entrepreneurial Marketing and Digital Engagement on Innovative Work Behavior in Tourism MSMEs, Moderated by Social Media Algorithms Amalia, Dinda Amalia; Willy Adi Cahya; Djeimy Kusnaman; Oki Anggraeni; Yulia Nur Hasanah
Jurnal Riset Ekonomi Manajemen (REKOMEN) Vol. 8 No. 2 (2025): REKOMEN (Riset Ekonomi dan Manajemen)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rekomen.v8i2.2865

Abstract

This study investigates how entrepreneurial marketing and digital engagement influence innovative work behavior in Indonesian tourism MSMEs, while also examining the moderating role of social media algorithms. Drawing on the Resource-Based View, the study conceptualizes entrepreneurial marketing and digital engagement as critical intangible resources that potentially drive firm-level innovation. Employing Partial Least Squares Structural Equation Modeling with data from tourism MSMEs, the findings reveal that digital engagement significantly enhances innovative work behavior, whereas entrepreneurial marketing shows a marginally significant impact. Contrary to expectations, the moderating effects of social media algorithms were not statistically significant, indicating these external digital dynamics may not meaningfully shape the resource-innovation linkages. These insights extend theoretical discussions by emphasizing the differentiated contributions of internal capabilities and the limited moderating role of external algorithmic factors. Practically, the study highlights the necessity for MSME managers to invest in robust digital engagement strategies to cultivate innovation. Future research could explore additional moderating variables or adopt cross-industry perspectives to enrich the understanding of innovation dynamics in small enterprises. This research thus provides both theoretical and practical contributions, underscoring how internal digital competencies predominantly drive innovative behaviors within the context of Indonesia’s evolving tourism sector.
Peran Ekonomi Manajerial Dalam Pengambilan Keputusan, Kinerja Perusahaan, dan Tata Kelola Organisasi Dalam Era Dinamis Puspitasari, Kiki; Wakhidati, Yusmi Nur; Kusnaman, Djeimy
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i1.2914

Abstract

Peran ekonomi manajerial dalam pengambilan keputusan, kinerja perusahaan, dan tata kelola organisasi dibahas dalam penelitian ini. Hasil review menunjukkan bahwa ekonomi manajerial berfungsi sebagai kerangka konseptual dan alat praktis bagi manajer untuk menggabungkan teori ekonomi mikro, makro, dan pendekatan kuantitatif untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Metode budgeting, analisis biaya-manfaat, dan penggunaan sistem akuntansi manajemen telah terbukti meningkatkan kemampuan untuk menilai kinerja dalam perencanaan, pengendalian, dan evaluasi. Faktor sumber daya manusia seperti kepemimpinan manajerial dan motivasi karyawan juga memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas organisasi. Selain itu, penelitian menunjukkan bagaimana struktur kepemilikan, kebijakan dividen, dan sistem manajemen perusahaan berdampak pada nilai dan kepercayaan investor. Sebaliknya, transformasi digital, keberagaman dewan, dan ekonomi berbasis keislaman adalah hal-hal eksternal dan normatif yang memengaruhi keberlanjutan bisnis di dunia yang sangat dinamis saat ini. Secara keseluruhan, hasil review ini menunjukkan bahwa ekonomi manajerial berguna sebagai teori dan praktik praktis untuk mendukung daya saing, inovasi, dan keberlanjutan perusahaan. Untuk menghadapi ketidakpastian lingkungan bisnis global, perusahaan dan kelompok masyarakat harus mengadopsi ekonomi manajerial yang fleksibel, berbasis data, dan berorientasi etika.
ANALYSIS OF THE EXPORT COMPETITIVENESS OF FRUITS UNDER HS CODE 080450 (GUAVA, MANGO, AND MANGOSTEEN) FROM INDONESIA IN THE INTERNATIONAL MARKET Ningrum, Hanifah; Kusnaman, Djeimy; Situmorang, Sawitania
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 23, No 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v23i1.90057

Abstract

Tropical fruits such as mango, mangosteen, and guava are amongIndonesia’s leading horticultural products. Mangosteen fruit is the largest export toIndonesia’s total fruit exports. However, Indonesia's mangosteen export share is stillvery low, and this should be maximized. Mango also has promising exportopportunities as it occupied the 21st position as an exporting country in 2021. Guava also has same condition with an increase in export and already having marketsabroad, such as Singapore and Korea. This study aims to analyze the competitivenessof Indonesian mangosteen exports in the international market and compare with othermangosteen-exporting countries in the international market to determine the factorsthat affect mangosteen competitiveness. The data used are secondary data from 2003to 2022. The analysis methods used were RCA, ECI, TSI and multiple regressionanalysis were used. The RCA analysis results show that Indonesian mangosteen hasa comparative advantage with a value of 1.053. The results of the ECI analysis showthat Indonesian mangosteen has a competitive advantage and experiences anincreasing export trend with a value of 1.217 and TSI shows that Indonesia tends tobe a mangosteen exporting country and is at the maturity stage with a value of 0.903.However, Indonesia's competitive position is still below that of other countries suchas Thailand, India, Peru and Kenya. Factors that significantly affect Indonesia’s RCAare Indonesia’s and Thailand’s export volume and Indonesia’s export prices.
Keragaan Usaha Tani Tembakau Dalam Penggunaan Varietas Unggul Lokal di Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas Kristyanti, Reni; Putri, Dindy Darmawati; Kusnaman, Djeimy
Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal Vol 4, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrisema.v4i2.107026

Abstract

The large number of small-scale farmers presents a significant barrier to agricultural development, particularly in plantation commodities that require effective and adaptive farming management practices. The utilization of superior local varieties is essential for sustaining productivity and averting failures in the tobacco industry under these conditions. This study analyzed the performance of tobacco farming among small-scale farmers utilizing superior local varieties in Wangon District, Banyumas Regency. The research was carried out between January and May 2025, utilizing a survey methodology. Seventy tobacco farmers with land areas of less than 0.5 hectares were selected purposefully. Data were collected via interviews and field observations and subsequently analyzed descriptively. The findings indicate that tobacco farming typically serves as a supplementary activity alongside their main occupation of rice farming. Many large farmers possess over 20 years of agricultural experience and exhibit comparatively low levels of formal education. The primary local superior varieties used are the Genjah Kenanga and Genjah Bojong varieties. The average productivity of dry tobacco was 868 kg/ha, with a selling price of Rp 70,000/kg, resulting in an average income of Rp 9,285,000/ha per planting season. Farmers select local superior varieties due to their shorter lifespan, ease of maintenance, adaptability to local environmental conditions, and provision of more stable market access and pricing. The findings suggest that local superior varieties may enhance tobacco farming for smallholder farmers.