Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Binawan Student Journal

KORELASI KADAR AST DAN ALT CALON TENAGA KERJA INDONESIA PENDERITA HEPATITIS B DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI AN-NUR MEDICAL CENTER TAHUN 2020 Indah Andriyanti; Aturut Yansen; Dian Rachma Wijayanti
Binawan Student Journal Vol. 3 No. 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v3i3.411

Abstract

Hepatitis B merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B (HBV). Infeksi dari HBV ini dapat menyebabkan peradangan hati akut ataupun kronis yang dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Gambaran klinis, evaluasi tes fungsi hati merupakan kriteria yang digunakan dalam mendiagnosis penderita hepatitis B. Peningkatan kadar spartate Aminotransferase (AST) dan Alanin Aminotransferase (ALT) merupakan salah satu kriteria penting dalam mendiagnosis pasien dengan hepatitis B. Indonesia adalah negara endemik hepatitis B, salah satu faktor yang menyebabkan kasus hepatitis B meningkat di negara Indonesia dikarenakan kurangnya kesadaran tentang PHBS, kurangnya pengetahuan, dan faktor kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar AST dan ALT pada penderita hepatitis B calon TKI. Datadiambil dari data primer pasien hepatitis B yang melakukan pemeriksaan kadar AST dan ALT periode Januari – April 2020 di klinik An-Nur Medikal Center. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 38. Data analisis menjelaskan bahwa ada hubungan antara wilayah endemik dengan peningkatan kadar AST dan ALT faktor kelelahan, dan HBsAg dengan kadar AST dan ALT pada calon TKI. Sehingga dapat disimpulkan bahwa wilayah endemik, faktor kelelahan, dan HbsAg dapat mempengaruhi peningkatan kadar AST dan ALT.
HUBUNGAN NLR DENGAN KADAR HS-CRP PADA KASUS DEMAM DENGUEPERIODE TAHUN 2019-2021 DI PRODIA DEPOK Dhian Ekawati; Dian Rachma Wijayanti; Ahmad Fitra Ritonga Ritonga
Binawan Student Journal Vol. 4 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v4i3.677

Abstract

Demam dengue (DD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes Albopictus. Gejala klinis yang ditimbulkan berupa demam 2–7 hari, sakit atau nyeri pada ulu hati serta manifestasi perdarahan. Pada infeksi yang lebih berat disertai dengan leukopenia dan trombositopenia. Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) dan High sensitive C-reactive protein(Hs-CRP) menjadi salah satu pemeriksaan penunjang DD. Rasio neutrofil limfosit atau NLR memberikan gambaran terhadap respon imun dan derajat inflamasi yang terjadi Hs-CRP merupakan protein fase akut yang diproduksi oleh hati sebagai respon imun nonspesifik terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan NLR dengan kadar Hs-CRP pada kasus DD tahun 2019-2021 di Prodia Depok, sebanyak 30 pasien dengan diagnosis DD menjadi subjek dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan desain penelitian cross-sectional. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah 16 responden laki-laki dan 14 responden. Usia yang mendominasi adalah kategori lansia awal dan akhir (46-65 tahun) sebanyak 10 responden. Berdasarkan Uji Spearman p-value 0,989 yaitu tidak ada hubungan antara nilai NLR dengan kadar Hs-CRP pada kasus DD Prodia Depok.
Hubungan Hematokrit Dan Trombosit Dengan Inflamasi Demam Berdarah Dengue Di Prodia Kebayoran Tahun 2020-2021: Relationship Of Hematocrite And Thrombocytes In Inflammation Case Of Dengue Fever At Kebayoran Prodia 2020-2021 Mulyatmo, Pravita Deasy Setyaningrum; Wijayanti, Dian Rachma; Yansen, Aturut
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 3 (2023)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti. Pemeriksaan laboratorium untuk diagnosis demam berdarah dengue adalah Complete Blood Count (CBC), hs-CRP, Anti-Dengue IgG IgM dan NS1 Antigen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan hubungan kadar hematokrit dan trombosit dengan tingkat keparahan inflamasi pada kasus demam berdarah dengue di Prodia Kebayoran periode Tahun 2020 – 2021. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional Sampel diambil dari populasi menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 pasien Analisis statistik menggunakan Uji Korelasi Pearson dengan SPSS 23.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar hematokrit dan ada hubungan yang signifikan antara trombosit terhadap tingkat keparahan inflamasi (hs-CRP) (p>0.05, r = 0.030) dan (p<0.05, r = -0.558). Gambaran hasil pemeriksaan laboratorium pada penderita demam berdarah dengue adalah terjadi penurunan jumlah trombosit, peningkatan nilai hematokrit dan peningkatan kadar hs-CRP.