Darlen Sikumbang
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KUARTET TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Qurratu Aini Na'ima; Darlen Sikumbang; Afif Bintoro
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 10 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to know the influence of quartet card media on student motivation and study result. The design was pretest-posttest non equivalent group by purposive sampling, class X7 dan X8 were choosen as subject. The quantitative data of study result was analyzed by t test and U test. The qualitative data were student motivation, study activities  and student response questionnaire that analyzed descriptively. Average value of posttest was 66,80. The result showed that using of quartet card media can motivated student and made student learn enthusiasticly. The study result were increased on cognitive indicator with N-gain average on C1 indicator (10,55) and  C2 (1,45). Student learn activity had good criteria (82,50) and student felt pleased with learning process from student questionnaire. The conclusion of this researh were using quartet card media can motivated student learning but unsignificantly influence on study result.                                                                                                     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu kuartet terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Desain yang digunakan adalah pretes-posttes kelompok non ekuivalen dengan purposive sampling, kelas X7 dan X8 diambil sebagai subjek. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dianalisis dengan uji t dan uji U. Data kualitatif berupa motivasi siswa, aktivitas belajar dan tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Rata-rata postes 66,80. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kuartet dapat memotivasi siswa dan membuat siswa antusias dalam pembelajaran. Peningkatan hasil belajar oleh siswa juga terjadi pada indikator kognitif dengan rata-rata N-gain pada indikator C1 (10,55)  dan C2 (1,45). Aktivitas belajar siswa memiliki kriteria baik (82,50) dan siswa merasa senang terhadap pembelajaran dari data angket tanggapan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media kartu kuartet dapat memotivasi belajar siswa tetapi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar. Kata kunci : hasil belajar siswa, media kartu kuartet, motivasi
PENGARUH METODE PRAKTIKUM TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI KERAGAMAN SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN Ependi Ependi; Darlen Sikumbang; Pramudiyanti Pramudiyanti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aim to improve of the science process skill’s student through practical method. This experiment used pretest-posttest non-equivalent group design. The samples were VIIA  and VIIB  that chosen by purposive  sampling technique. The data consist of qualitative and quantitative. The quantitative data was the average value of pretest, posttest and N-gain were analyzed using t-test and Mann-Whitney U  test. The qualitative data was descriptions of learning activities. The results showed that by the practical method, science process skill students was increasing, with average N-Gain 50.93. The activities of students such as attention to the teacher, team work, answer the question, discussion also was increasing. Thus, the practical method improved the science process skill’s students. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode praktikum terhadap keterampilan proses sain siswa. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimental dengan desain pretes postes kelompok tak ekuivalen.  Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIA dan VIIB yang dipilih dari populasi secara purposive sampling.  Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif.  Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai N- Gain  pretes dan postes yang analisis secara statistik menggunakan uji t dan uji Mann-Withney.  Data kualitatif berupa deskripsi data aktivitas belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode praktikum, keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan secara signifikan, dengan rata-rata N-Gain 50.93. Aktivitas belajar siswa seperti memperhatikan guru, bekerjasama, menjawab pertanyaan dan berdisusi juga meningkat. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan metode praktikum berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa.Kata kunci :  aktivitas siswa, keragaman sistem organisasi kehidupan makhluk hidup, keterampilan proses sains siswa (KPS), metode praktikum.
Identifikasi Kendala Pendidik Dalam Pembelajaran IPA Terpadu Di SMP Se-Kabupaten Pringsewu Apsah Gatin Lestari; Darlen Sikumbang; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify difficulties of science teachers of junior hight school at Pringsewu in the Academic Year of 2018/2019. The difficulties included the planning, implementing, assessment, and educational background of teacher. Thus, all science teachers of junior hight school that were selected by purpose sampling technique. This research design was descriptive. Qualitative data were obtained from  questionnaire and interviews  were analysis descriptively. The research result showed that the difficulties of science teachers in planning the learning were classified as low difficult to indicators develop curriculum, teaching materials, and learning methods and strategies. The difficulties in implementing the learning were indicators of preliminary, core, closing, and learning sites was low criteria. The difficulties in assessments the planning and  implementing assessments were indicators of was low criteria. The difficulties in education background teachers to indicators planning, implementing, and assessments was low criteria.  So, teachers difficulties in planning, implementing, assessments, and  teacher background education had low criteria.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala  pendidik dalam pembelajaran IPA terpadu SMP se-Kebupaten Pringsewu tahun ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini adalah pendidik yang dipilih  dengan teknik purpose sampling. Desain penelitian adalah deskriptif. Data Kualitatif diperoleh dari penyebaran angket, wawancara pendidik dalam pembelajaran IPA terpadu dan latar belakang pendidikan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan kendala pendidik  IPA dalam merencanakan pembelajaran pada indikator mengembangkan kurikulum, bahan ajar, metode dan strategi pembelajaran tergolong rendah. Kendala dalam melaksanakan pemebelajaran pada indikator kegiatan pendahuluan, inti, penutup, dan tempat pembelajaran tergolong rendah. Kedala dalam penilaian pembelajaran pada indikator perencanaan dan pelaksanaan tergolong rendah. Kendala pada latar belakang pendidikan pendidik dalam  pembelajaran IPA terpadu memiliki kriteria rendah. Jadi, kendala pendidik dalam merencanakan, melaksanakan, penilaian, dan latar belakang pendidikan pendidik dalam pembelajaran IPA terpadu memiliki kriteria rendah. Kata kunci: IPA terpadu, kendala, pembelajaran, pendidik  
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KUARTET TERHADAP AKTIVITAS DAN PENGUASAAN MATERI OLEH SISWA Cincin Bertasari; Darlen Sikumbang; Afif Bintoro
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 10 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purpose was to know the influence of quarted card as learning media to improve learning activity and subject matter understanding. The design of research was pretest-postest non equivalen. The sample of the research were students class X7 and class X8 that choosen by purposive sampling. Qualitative data of learning activities and student questionnaire responses analyzed using descriptive. Quantitative data was obtained from pretest, posttest and gain that analyzed using U-test.The result of research indicated that quarted card as learning media can improve learning activity with the average of all aspects (or ideas expressed; work together; asking questions and opinions; revealed the results of discussions) good criteria (85,48). Gain of subject matter understanding of experiment class (gain 1,00) was higher than control class (gain 0,82). Otherwise the use of quarted card as media gave influence not significantly toward C2 and C4 indicator. Thus, media quarted as learning media can improved student activity and subject matter understanding.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kartu kuartet sebagai media belajar untuk meningkatkan aktivitas dan penguasaan materi. Desain penelitian adalah pretest-postestnon equivalen. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas X7 dan X8 yang dipilih secara purposive sampling. Data kualitatif berupa data aktivitas belajar siswa dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif diperoleh dari nilai pretes, postes dan gain dianalisis dengan uji t atau uji U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kartu kuartet sebagai media belajar dapat meningkatkan aktivitas belajar dengan rata-rata semua aspek (mengemukakan ide atau gagasan; bekerja sama; mengajukan pertanyaan dan pendapat; mengemukakan hasil diskusi) berkreteria baik (85,48%). Penguasaan materi pada kelas eksperimen (gain 1,00) lebih tinggi daripada kelas kontrol (gain 0,82). Namun penggunaan media kartu kuartet berpengaruh tidak signifikan terhadap indikator C2 dan C4. Dengan demikian, kartu kuartet sebagai media belajar mampu meningkatkan aktivitas belajar dan penguasaan materi siswa.Kata kunci: aktivitas belajar, kartu kuartet, media belajar, penguasaan materi
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Sikap Peduli Lingkungan Mar'i Naufal Rafsanzani; Arwin Surbakti; Darlen Sikumbang
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of the projectbased learning model in improving cognitive learning outcomes and students' environmental care student attitudes. Research method way quasi-experimental with a pretest posttest non-equivalent control group design. The research sample technique was random sampling technique. The results showed the use of project based learning models can improve cognitive learning outcomes of students with an average N-gain experimental group higher (0.33) than the control group (0.21) with the implementation of learning activities of the experimental group that way very good (90, 62%). In addition, the use of project based learning models can also significantly increase the student attitude of environmental care with an average experimental group that way higher (76.13) than the control group (69.30) so that the experimental group is in good criteria while the control group gets sufficient criteria.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh model project based learning dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan sikap peduli lingkungan peserta didik. Metode penelitian quasi experiment dengan rancangan pretest postest non equivalent control group design. Sampel penelitian kelas VII 1 dan VII 2 SMP Negeri 2 Pesawaran. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model project based learning dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik dengan rata-rata N-gain kelompok eksperimen lebih tinggi (0,33) dibanding kelompok kontrol (0,21). Selain itu, pengunaan model project based learningjuga dapat meningkatkan sikap peduli lingkungan secara signifikan dengan rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi (76,13) dibanding kelompok kontrol (69,30) sehingga kelompok eksperimen mendapatkan kriteria baik sedangkan kelompok kontrol mendapatkan kriteria cukup.Kata kunci: hasil belajar kognitif, project based learning, sikap peduli lingkungan
PENGARUH PENERAPAN METODE PRAKTIKUM TERHADAP AKTIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Istigfar Romadon; Darlen Sikumbang; Pramudiyanti Pramudiyanti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was know the influence of application practical method to  activities and critical thinking skill of students. This study design was pretest-postest equivalent group. Samples were VII2  and VII3  that chosen by purposive sampling. This research data were of qualitative and quantitative. Qualitative data were descriptions of learning activities and students questionnaire responses. Quantitative data was the average value of test were analyzed using Mann Whitney U test. The results showed that the practical method not improved to critical thinking skill, however improved to student activities.The student activities were observe,  discussion, and giving opinion have average with high criteria(78,38%). The critical thinking skill of students was not improved with N-gain average was 14. Thus, it could be concluded that learning use practical method  was not influenced to critical thinking skill of students but it would be influence for study activities of students.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode praktikum terhadap aktivitas dan keterampilan berpikir kritis(KBK) siswa. Desain penelitian ini adalah pretes-postes kelompok ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII2 dan VII3 yang dipilih secara purposive sampling. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa. Data kuantitatif adalah rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji Mann Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode praktikum tidak berpengaruh  terhadap KBK, namun berpengaruh terhadap aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar yang diamati seperti mengamati, berdiskusi, mengungkapkan ide dengan rata-rata berkriteria tinggi (78,38%). KBK siswa tidak mengalami peningkatan, dengan rata-rata nilai N-gain sebesar 14. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode praktikum tidak berpengaruh terhadap KBK namun berpengaruh terhadap aktivitas siswa. Kata kunci: aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, metode praktikum.
THE INFLUENCE OF TGT MODELS WITH FLASH CARD MEDIA TOWARDS LEARNING STUDENTS’ ACTIVITY AND MATERIAL MASTERY Enjelina Enjelina; Darlen Sikumbang; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 1, No 1 (2013): bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The results of observation with X grades’ biology teacher of Persada Senior High School Bandar Lampung, there’s note that in the learning process students receive most information from teacher (teacher centered), so the effect forward to student learning activity and material mastery are still not optimal yet. One of the efforts to maximize it are using TGT models learning and  Flash Card media. The study aimed at inflence of TGT models with Flash Card media towards learning students’ activity and material mastery. This study uses design pretest-posttest not equivalent model with X3as experiments’ class (27 students) and X1 as controls’ class (30 students) was elected in cluster random sampling technique. The data of this study was obtained from the pretest and posttest, observation sheet and questionnaire of students respon about this study. Data analyzed using a t-test and u-test on the SPSS17 program. The results showed that average percentage of students learning activities in all aspect that observed in experiment class (77,62 %) was higher than control class (62,78 %), with an average N-Gain of material mastery on 65,89 % in experimental and control class on 38,65 %. In addition, 27 students was pleased to learn the matter of virus by using TGT models and Flash Card media. Thus, the used of TGT models and Flash Cards have influation toward students learning activities and material mastery of Virus as significantly. Keywords: TGT, Flash Card, material mastery, student learning activity, Virus.
Pengaruh Model Pembelajaran Argument-Driven Inquiry Terhadap Keterampilan Argumentasi Siswa Ninda Ningtyas; Neni Hasnunidah; Darlen Sikumbang
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the significance of the influence of the use of Argument-Driven Inquiry (ADI) learning models, students' academic abilities, and the interaction between learning models and academic abilities towards student argumentation skills. The study population was all eighth grade students of SMP Negeri 13 Bandar Lampung. The research sample was students of class VIII.4 and VIII.5 who were selected from the population using cluster random sampling technique. The instrument used is a test of argumentation skills in the material of the digestive system in humans. Data were analyzed statistically by Ankova test and the Smallest Significant Difference test (BNT). The results showed that the ADI learning model had a significant effect on argumentation skills with a significance value of 0,000. While academic ability and interaction between the ADI model and academic ability did not have a significant effect on argumentation skills (0,314 and 0,572) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh dari penggunaan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI), kemampuan akademik siswa, dan interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan akademik terhadap keterampilan argumentasi siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII.4 dan VIII.5 yang dipilih dari populasi dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan argumentasi pada materi sistem pencernaan pada manusia. Data dianalisis secara statistik dengan uji Ankova dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ADI berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi dengan nilai signifikansi 0,000. Sedangkan kemampuan akademik dan interaksi antara model ADI dengan kemampuan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi (0,314; dan 0,572). Kata kunci: argument-driven inquiry, keterampilan argumentasi, kemampuan akademik. 
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PBL) TERHADAP PENGUASAAN MATERI OLEH SISWA Dwi Febri Hidayati; Pramudiyanti Pramudiyanti; Darlen Sikumbang
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective was to know the influence of project besed learning model toward student’s material mastery. The design of the research was pretest-posttest group design. The sample of the research were the students of grade VIIb and VIIc of MTs Nurul Iman Sekincau that were chosen by using cluster random sampling technique. The research data were qualitative and quantitative data. The qualitative data were the description of students questionair comments. The quantitative data acquired from the mean test score that were analyzed used T-test and U-test. The research result showed that there was influence of that learning model with the mean of pretest score (7.64); posttest (47); and N-Gain (39,35). The mean of N-Gain analysis out come of each cognitif indicatore on C1 was 27.67 and C2 was 42.27. Learning using project based learning influence not significant toward students material mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap penguasaan materi oleh siswa. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIb dan VIIc yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling di MTs Nurul Iman Sekincau. Data penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi angket tanggapan siswa. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-T dan uji U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran tersebut dengan rata-rata nilai pretes (7,64); postes (47); dan N-gain (39,35). Hasil analisis rata-rata N-gain setiap indikator kognitif pada C1 rata-ratanya sebesar 27,67 dan C2 sebesar 42,27. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan model pembelajaran project based learning berpengaruh tidak signifikan terhadap penguasaan materi oleh siswa.Kata kunci: organisasi kehidupan, penguasaan materi, project based learning (PBL)
ANALISIS KUALITAS PERTANYAAN SISWA BERDASARKAN GENDER DAN TAKSONOMI BLOOM Yuliani Yuliani; Darlen Sikumbang; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of this research were to determine question quality of boy and girl students, and the differences of the question quantity and quality between boy and girl students base on Bloom taxonomy. The design of the research was simple descriptive. The samples were students of class XI IPA1, XI IPA2, XI IPA3, and XI IPA4 that selected by purposive sampling. The qualitative data was descriptive of students question quality. Data were analysed descriptively and t-test. The results showed that question quantity between boy and girl students were not significant. The question quality of boy and girl students were not different significant with dominant question of cognitive dimension of understanding (C2).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pertanyaan siswa laki-laki dan perempuan, serta perbedaan jumlah dan kualitas pertanyaan antara siswa laki-laki dan perempuan berdasarkan taksonomi Bloom. Desain penelitian adalah desain deskriptif sederhana. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA1, XI IPA2, XI IPA3, dan XI IPA4 yang dipilih secara purposive sampling. Data kualitatif berupa deskripsi kualitas pertanyaan siswa. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif dan uji beda (uji t). Hasil menunjukan bahwa jumlah pertanyaan siswa laki-laki dan siswa perempuan tidak berbeda signifikan. Kualitas pertanyaan yang dimunculkan siswa laki-laki dan siswa perempuan juga tidak berbeda signifikan dengan dominansi pertanyaan yaitu dimensi kognitif pemahaman (C2).Kata kunci: gender , pertanyaan siswa, taksonomi Bloom