Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendampingan Bimbingan Belajar Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Cibogo Rusi Rusmiati Aliyyah; Teguh Prasetyo; Andri Brawijaya; Siti Firdaus; Awalia Futri
Jurnal Abdimas Prakasa Dakara Vol. 3 No. 1 (2023): Inovasi dan Kolaborasi Meningkatkan Pendidikan dan Pariwisata
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/japd.v3i1.1544

Abstract

Membaca dan berhitung merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap orang dan menjadi kebutuhan mendesak dimana segala sesuatu dalam hidup melibatkan kegiatan membaca. Dengan membaca dan berhitung, manusia dapat menemukan informasi yang mereka butuhkan. Salah satu kendala di SD Negeri Cibogo adalah sebelas siswa kelas V mengalami kesulitan membaca, membedakan huruf, mengeja, dan mengenal angka dalam satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat membuat program bimbingan belajar untuk membantu siswa meningkatkan keterampilan membaca dan berhitung. Program bimbingan belajar dilaksanakan di SDN Cibogo yang terletak di Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaan bimbingan belajar akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli sampai dengan 08 Agustus 2022. Hasil dari program bimbingan belajar ini adalah peningkatan kemampuan membaca dan berhitung bagi yang belum mengenal huruf dan angka. Setelah mengikuti program ini, siswa dapat mengenal dan lancar membaca dan berhitung. Selain kelebihan program bimbingan belajar pada keterampilan membaca dan berhitung, ada juga hambatan bimbingan belajar yang dibahas dalam artikel ini.
DEVELOPMENT OF LEARNING PROGRESSION MODELING-BASED TEACHING (LP-MBT) FOR STUDENTS WITH LEARNING DIFFICULTIES IN INCLUSIVE CLASSROOMS Teguh Prasetyo; Asep Supena; Rasmitadila Rasmitadila; Widyasari Widyasari
Pedagogi Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/pedagogi.v8i1.4075

Abstract

Understanding student characteristics and the process of designing learning according to students with special needs are the main weaknesses of lecturers in inclusive classes. Students often complain that lecturers' learning is still monotonous, lack of variation in learning strategies, and the absence of learning media so that students experience difficulties in the process of visualizing the content of teaching materials in class. The research objective was to develop Learning Progression during Modeling-Based Teaching (LP-MBT) to help students with learning difficulties in higher education. The research method used in research and development follows Thiagarajan's (1974) 4-D model but is only applied to 3-D, namely the define, design, and developing stages. This preliminary research study involved three student respondents with special needs and twelve regular students from Elementary School Teacher Education students at Djuanda University. The research was conducted during the odd semester of the 2020/2021 academic year. The process of collecting research data was carried out using questionnaires and semi-structured interviews through online or online applications. The research results are as follows; (1) the define stage, the researcher analyzes the problems of students with special needs in the learning process in the classroom; (2) in the design stage, researchers designed Learning Progression during Modeling-Based Teaching (LP-MBT) in inclusive classroom learning based on theoretical studies and the needs of students with learning difficulties; and (3) the developing stage, the researcher validates the experts and conducts limited trials for 15 students online through the zoom application. Suggestions from this study, the Learning Progression during Modeling-Based Teaching (LP-MBT) design can be used for students with special needs, especially learning difficulties because it can activate the learning content visualization process for students and provide opportunities to express more equitable opinions.
Pelayanan Belajar Bagi Anak ADHD Selama Pembelajaran Daring Di Sekolah Dasar Inklusif Futeri Maharani Suradi; Teguh Prasetyo; Rasmitadila Rasmitadila
Buletin Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/bip.v1i1.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang penerapan pembelajaran daring pada anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder di sekolah dasar inklusif. Di kelas inklusif, anak dengan ADHD mengalami aspek dan gangguan belajar hiperaktif/impulsif. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Siswa ADHD, kepala sekolah, guru kelas, dan guru pembimbing khusus adalah subjek penelitian. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil kajian menjawab program untuk mengatur pendidikan inklusif tanpa deskripsi di sekolah, layanan khusus bagi siswa berkebutuhan khusus, melakukan modifikasi kurikulum pada pembelajaran daring, dan adanya guru pendamping khusus bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklus dalam memberikan pelayanan khusus pada pembelajaran ADHD. Penelitian ini juga menjelaskan hambatan dalam pengajaran siswa ADHD selama masa pandemi Covid-19.
Pelatihan Strategi Pembelajaran Berbasis Sistem Pembelajaran Alamiah Otak (SiPAO) Untuk Guru Inklusif di Sekolah Dasar Rasmitadila Rasmitadila; Teguh Prasetyo; Helmia Tasti Adri; Muhammad Ichsan; Iyon Muhdiyati; Wilis Firmansyah; Sobrul Laeli; Lala Laila Zulfa; Euis Mauna Mujibah; Siti Alfiah; Margini
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.4756

Abstract

Beberapa permasalahan yang dihadapi guru inklusif dalam pembelajaran dalam kelas inklusif antara lain guru kurang memahami karakteristik siswa terutama siswa ABK, guru masih sulit membuat rencana pembelajaran terintegrasi/inklusif dan program pembelajaran individual (PPI) bagi siswa, waktu pembelajaran sulit untuk diatur, serta sulit mengembangkan metode pembelajaran yang efektif yang dapat melibatkan semua siswa. Salah satu cara agar dapat mengatasi masalah pembelajaran tersebut adalah mensosialisasikan hasil penelitian tentang strategi pembelajaran berbasis sistem pembelajaran alamiah otak (SiPAO) melalui pelatihan kepada guru inklusif. Hasil pelatihan yang telah dilaksanakan telah memberikan pemahaman tentang cara menjadi guru kreatif terutama dalam merancang pembelajaran kelas inklusif, peserta mendapatkan pengalaman langsung dalam merancang strategi pembelajaran berbasis SiPAO, dan mendemonstrasikan rancangan dengan lancar dan berurutan. Pelatihan yang telah dilaksanakan diharapkan dapat memberikan alternatif kepada peserta untuk dapat merancang pembelajaran secara efektif dalam kelas inklusif. Agar strategi pembelajaran berbasis SiPAO ini dapat digunakan oleh seluruh guru inklusif di SD, maka harus ada kerjasama seluruh pihak, yaitu universitas, pemerintah, sekolah dan masyarakat agar dampak jangka panjang dapat memecahkan permasalahan dalam sekolah inklusif
Strategi Kreatif Guru dalam Implementasi Program Meningkatkan Literasi Numerasi Di Sekolah Dasar Siswi Dewi Mardianti; Teguh Prasetyo; Gugun Gunadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i1.1868

Abstract

Literasi numerasi mengacu pada pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memahami dan menggunakan berbagai angka dan simbol terkait dengan matematika dasar. Dengan beralihnya pembelajaran dari tatap muka menjadi daring, program literasi numerasi menjadi kurang efektif, yang menekankan pentingnya kreativitas guru dalam merancang pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi guru dalam mengimplementasikan program literasi numerasi selama pembelajaran daring. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, dan tiga siswa SDN Muhara 02. Temuan penelitian ini mengungkapkan tiga tahap strategi pengajaran yang digunakan oleh guru: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Pada tahap perencanaan, guru melakukan sosialisasi pembelajaran daring baik secara luring maupun daring, serta menyiapkan materi pembelajaran yang akan digunakan selama pembelajaran daring. Pada tahap pelaksanaan, guru menggunakan strategi discovery learning dan memanfaatkan berbagai media dan alat, termasuk gambar animasi, penggaris, video animasi, presentasi PowerPoint, realia, serta aplikasi yang umum digunakan seperti WhatsApp, PowerPoint, Zoom meetings, YouTube, Google Classroom, Google Forms, dan Telegram. Tahap penilaian melibatkan evaluasi tugas daring yang dikumpulkan melalui WhatsApp, laporan kemajuan mingguan, catatan kehadiran, dan tingkat keterlibatan siswa. Temuan ini memberikan pemahaman tentang strategi yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan literasi numerasi dalam pembelajaran daring di SD.
Empowering the Educational Ecosystem: A Humanistic Approach to Principal Supervision in Vocational Schools Gugun Gunadi; Teguh Prasetyo; Radif Khotamir Rusli; Zahra Khusnul Lathifah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i4.8762

Abstract

Principal supervision in Indonesian vocational high schools (SMKs) often remains administrative and compliance-oriented, limiting teacher development and fostering a disempowering educational environment. This study reconceptualizes supervision through a humanistic lens, emphasizing empowerment over control, based on Carl Rogers’ person-centered philosophy. A mixed-methods approach was employed, combining quantitative and qualitative techniques. The study surveyed 160 certified principals from vocational schools in Bogor Regency, Indonesia, using validated instruments measuring servant leadership, principal personality (Big Five traits), organizational climate, and organizational culture. Quantitative data were analyzed using path analysis within a structural equation modeling (SEM) framework. Subsequently, the SITOREM (Scientific Identification Theory for Conducting Operations Research on Education Management) technique was used to prioritize areas for supervisory improvement through expert judgment. All four variables showed significant positive effects on supervision effectiveness. Principal personality had the strongest direct effect (β = 0.363), followed by organizational climate (β = 0.300), servant leadership (β = 0.273), and organizational culture (β = 0.181). SITOREM analysis identified key areas for improvement, including enhancing collaborative supervision practices and strengthening principals' emotional stability and social engagement. Findings highlight the centrality of principal personality and a supportive school climate in empowering teachers. The study introduces the POP-SDM model—a humanistic, data-driven framework for optimizing supervision practices. This model offers a scalable solution for fostering professional autonomy, psychological safety, and self-actualization among educators, ultimately enhancing student outcomes and the broader educational ecosystem.
PEMBELAJARAN DARING PADA SISWA ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DI SEKOLAH DASAR Teguh Prasetyo; Hanrezi Dhania Dasnim
El Midad Vol. 14 No. 1: Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v14i1.5159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang implementasi pembelajaran daring oleh anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di sekolah dasar inklusif. Di kelas inklusif, anak-anak dengan ADHD mengalami gangguan pembelajaran aspek konsentrasi dan hiperaktif/impulsif. Jenis penelitian yang digunakan secara kualitatif dengan desain studi kasus. Adapun subjek penelitian yang diteliti Siswa ADHD, kepala sekolah, guru kelas, dan guru pembimbing khusus. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menjawab program pendidikan inklusif di sekolah telah mengatur pendidikan untuk semua tanpa deskripsi di sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, dan guru pembimbing khusus, pelayanan khusus untuk siswa dengan kebutuhan khusus, melakukan modifikasi kurikulum pada pembelajaran daring, siswa ADHD tetap mendapatkan pelayanan belajar selama pandemik dengan fasilitas pembelajaran daring, dan keberadaan guru pembimbing khusus untuk siswa dengan kebutuhan khusus di sekolah dasar inklusif. Studi ini juga menjelaskan pelaksanaan pembelajaran daring yang dilakukan oleh anak-anak ADHD selama pandemi Covid-19.