Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Pengaruh Dosis Poc Bonggol Pisang Dan Pupuk Kandang Ayam Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Agustian, Andre Leo; Widiarti, Wiwit; Suroso, Bejo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang panjang (Vigna sinensis L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan digemari masyarakat karena kandungan gizinya yang lengkap, seperti protein, vitamin A, B, C, zat besi, kalsium, dan serat. Sayuran ini tidak hanya penting sebagai sumber protein nabati, tetapi juga bermanfaat dalam menyuburkan tanah dan memperbaiki nutrisi masyarakat. Produksi kacang panjang di Kabupaten Jember turun lebih dari 40% (dari 55.150 kwintal pada 2022 menjadi 30.935 kwintal pada 2023), sehingga diperlukan perbaikan praktik pemupukan organik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pupuk kandang ayam (0; 15; 30; 45 ton/ha) dan pupuk organik cair (POC) dari bonggol pisang (0; 67,5; 135; 202,5 ml/L) terhadap pertumbuhan dan hasil kacang panjang. Percobaan dilaksanakan di Desa Wirowongso Kecamatan Ajung, Jember (Desember 2024–Maret 2025) dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dan tiga ulangan; parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah dan panjang daun, diameter batang, umur berbunga, jumlah, panjang dan bobot polong per tanaman, serta bobot per plot. Analisis menggunakan ANOVA dan uji lanjutan DMRT (α = 5%). Hasil utama menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata pada hampir semua parameter pertumbuhan dan hasil, sedangkan POC bonggol pisang berpengaruh signifikan pada beberapa parameter utama; selain itu terdapat interaksi positif antara kedua perlakuan. Kombinasi terbaik adalah POC 135 ml dengan pupuk kandang ayam 15 ton/ha, yang menghasilkan bobot polong rata-rata per tanaman 745,000 gram (≈111% lebih tinggi dibanding kontrol A0B0 = 405,000) dan bobot per plot 9210,000 g (≈121% lebih tinggi dibanding kontrol 4920,000g). Dengan demikian, aplikasi POC bonggol pisang 45 ml/L dikombinasikan dengan pupuk kandang ayam 15 ton/ha terbukti mampu meningkatkan produktivitas kacang panjang secara signifikan dan berkelanjutan.
Optimalisasi Produksi Dan Vigor Benih Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Melalui Teknik Pemangkasan Dan Pemberian Pupuk MAP Nugraha, Achmad Adithya Arya; Suroso, Bejo; Wijaya, Insan
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 6 (2025): Proceeding SEMARTANI 4
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi mentimun di Jawa Timur mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya mutu benih. Banyak petani masih menggunakan benih hasil tanam sendiri yang kualitasnya kurang terjamin, sehingga berdampak pada produktivitas. Upaya peningkatan mutu dan hasil dapat dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, seperti pemangkasan dan pemberian pupuk. Pemangkasan berfungsi mengatur distribusi assimilate agar pertumbuhan generatif lebih optimal, sedangkan pupuk Monoammonium Phosphate (MAP) dipilih karena mengandung nitrogen dan fosfor yang berperan penting dalam pembentukan bunga, buah, serta pengisian biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemangkasan dan pupuk MAP terhadap produksi dan vigor benih mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemangkasan (P0: tanpa pemangkasan, P1: pemangkasan cabang ruas 1–5, P2: pemangkasan pucuk ruas ke-12, dan P3: kombinasi P1 dan P2), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk MAP (M0: tanpa MAP, M1: 5 g/tanaman, M2: 15 g/tanaman, M3: 25 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemangkasan berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap umur berbunga, jumlah buah per tanaman, dan bobot 100 benih, serta berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap panjang buah dan berat buah per tanaman. Pemberian pupuk MAP berpengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap berat buah per tanaman dan bobot 100 benih, serta nyata (p<0,05) terhadap umur berbunga dan jumlah buah per tanaman. Tidak ditemukan interaksi signifikan antarperlakuan. Secara praktis, pemangkasan yang tepat dan pemberian pupuk MAP dosis 15 g/tanaman dapat meningkatkan produktivitas serta mutu benih mentimun, sehingga mendukung ketersediaan benih bermutu bagi petani dan industri benih