Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR ANAK DI SDN TUNGGULWULUNG 3 MALANG Noviasari Noviasari; Ronasari Mahaji Putri; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.116 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1379

Abstract

Keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak merupakan awal keberhasilan orang tua dalam keluarganya. Ada sebagian besar orang tua yang tidak berperan didalam proses belajaranak-anaknya dirumah karena disebabkan kurangnya pengetahuan peran orang tua dan kurangnya kepedulian pada anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan hasil belajar pada anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi spearman. Populasi terdiri dari siswa siswi kelas 1-5 di SDN Tunggulwulung 3 Malang sebanyak 76 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan sebanyak (42,11%) peran orang tua adalah cukup, sebanyak (46,05%) hasil belajar anak dalam kategori cukup. Hasil analisis p-value 0,008> 0,05 yang berarti ada hubungan antara peran orang tua dengan hasil belajar siswa di SDN Tunggul Wulung 3 Malang dan kekuatan hubungan adalah r = 0,392 yang berarti lemah. Direkomendasikan agar orang tua lebih meningkatkan perannya dan meluangkan waktunya dalam mendampingi dan memotivasi anak. ABSTRACT The participation of parents in educating children is the beginning of the success of parents in their families. There are most parents who do not play a role in the learning process of their children at home because of a lack of knowledge of the role of parents and lack of care for children. The purpose of the study was to determine the relationship between the role of parents and learning outcomes in children. This type of research is a descriptive study with a cross sectional approach. Analysis of the data used is the Spearman correlation test. The population consisted of 1-5 grade students in the Tunggulwulung 3 Elementary School Malang as many as 76 people. Sampling uses total sampling. The results obtained as much as (42.11%) the role of parents is sufficient, a total of (46.05%) children's learning outcomes are in sufficient categories. The results of the analysis p-value 0.008> 0.05, which means that there is a relationship between the role of parents and student learning outcomes in Malang Tunggulwulung 3 Elementary School and the strength of the relationship is r = 0.392 which means weak. So that parents further enhance their role and take the time to assist and motivate children. Keywords : Learning outcomes; role of parents.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ANAK PRA SEKOLAH DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN TLOGOMAS MALANG Agustino Lukas; Ngesti W. Utami; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.067 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1541

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Data Depkes RI tahun 2014 mengemukakan di Indonesia kategori rumah tangga yang memenuhi kriteria PHBS sebesar 44%. PHBS pada anak pra sekolah didukung oleh peran ibu dalam mendidik dan membiasakan anak berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan PHBS anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian masing-masing ibu dan anak 35 orang, sampel penelitian masing-masing ibu dan anak 35 orang dengan penentuan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner pengetahuan ibu dan PHBS anak. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji korelasi spearmen rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 22 (62,9%) ibu memiliki pengetahuan baik tentang PHBS anak dan lebih dari separuh 21 (60,0%) anak pra sekolah melakukan PHBS sangat baik. Hasil uji korelasi spearmen rank didapatkan p-value= (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan PHBS anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan PHBS anak perlu peran ibu dalam mendidik anak melakukan prilaku bersih dan sehat. ABSTRACT Health development aims to increase awareness, ability and willing to healthy live for every people to fulfill highest degree of health. Health Department data in 2014 revealed that in Indonesia, category of household that fulfill PHBS criteria is 44%. PHBS of kindergarten children is supported by the role of mother in educating and accustoming the children to behave healthy. This research aimed to find out the relation of mother and PHBS of kindergarten children in TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. This research design used correlation analytic with cross sectional approach. The samples of this research were children and mothers, 35 people of them determining using total sampling. The technique of collecting the data used instrument of questioner about mothers’ knowledge and PHBS of the children. Data analysis method used correlation of spearmen rank test by using SPSS. The result of the research showed 22 mothers (62,9%) that have knowledge about PHBS of children and 21 (60.0%) children that do PHBS well. The result of correlation spearmen rank was obtained p-value = (0.000) < (0.050) so it can be concluded that there is relationship between mother and PHBS of kindergarten children in TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Based on the result of the research, to increase PHBS, children need the role of mother in educating to behave clean and healthy. Keywords : Preschool children; knowledge of mother; PHBS.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN HIV/AIDS PADA MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Meity Asshela; Swito Prastiwi; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.247 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS pada mahasiswa Fakultas Pertanian UNITRI Malang. Penelitian ini menggunakan cross sectional, populasi mahasiswa Fakultas Pertanian sebanyak 605 mahasiswa dengan sampel sebanyak 91 mahasiswa, dengan menggunakan Proporsional Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian kuesioner, data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho dan Regresi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 80,2% mahasiswa pengetahuan baik, sebanyak 82,4% mahasiswa sikap sangat setuju dan sebanyak 76,9% mahasiswa perilaku baik. Berdasarkan hasil analisis Spearman’s rho diketahui ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (pvalue 0,0018 < 0,05), ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (pvalue 0,021 < 0,05), dan berdasarkan hasil analisis Regresi diketahui ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS (p-value 0,014 < 0,05). Mahasiswa yang memiliki perilaku kurang baik hendaknya meningkatkan pengetahuan dengan mengikuti seminar atau penyuluhan. Mahasiswa diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap pencegahan penularan HIV/AIDS melalui pemberian informasi kepada teman sebaya. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya dengan menambah faktor-faktor lain, seperti tingkat kecerdasan, tingkat emosional, sosial ekonomi dan kebudayaan, dan juga mempengaruhi pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan penularan HIV/AIDS dengan menyempurnakan instrumen penelitian. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan Penularan HIV/AIDS.
POLA KOMUNIKASI ORANG TUA BERHUBUNGAN DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR (7-11 TAHUN) DI SDN LANDUNGSARI 1 KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Hardiknas Rambu Ana; Ronasari Mahaji Putri; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1935

Abstract

"Pola komunikasi orang tua berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku anak, apabila pola komunikasi diberikan kurang bisa menyebabkan anak mencari hiburan lain seperti bermain game online sehingga dapat menyebabkan anak kecanduan game online. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pola komunikasi orang tua dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) di SDN Landungsari 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang anak usia sekolah dasar (7-11 tahun), dengan penentuan sampel menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 32 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner pola komunikasi orang tua dan kecanduan game online. Metode analisis data yang di gunakan yaitu uji chi square. Hasil penelitian membuktikan sebagain besar (71,9%) atau 23 responden mendapatkan pola komunikasi orang tua kurang pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) dan sebagian besar (59,4%) atau 19 responden mengalami kecanduan game online sedang pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun). Hasil uji chi square menunjukkan adanya hubungan pola komunikasi orang tua dengan kecanduan game online pada anak usia sekolah dasar (7-11 tahun) di SDN Landungsari 1 Kecamatan Dau Kabupaten Malang didapatkan p value = (0,000) < (0,05). Peneliti selanjutnya diharapkan sebaiknya melakukan observasi terhadap kebiasaan bermain game online anak dan memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua anak SD tentang dampak negatif game online sehingga orang tua bisa menyampaikan dampak negatif keanduan game online kepada anak sehingga anak bisa membatasi atau kontrol diri untuk bermain game online. Parental communication patterns play an important role in shaping the attitudes and behavior of children, if communication patterns are given less can cause children to find entertainment so addicted to online games. The purpose of this study was to determine the relationship of parents' communication patterns with online game addiction in elementary school age children (7-11 years) at SDN Landungsari 1, Dau District, Malang Regency. The study design used a correlative design with cross sectional approach. The study population was 35 children of primary school age (7-11 years), with the determination of the sample using simple random sampling in order to obtain a research sample of 32 respondents. Data collection techniques using instruments in the form of questionnaires parental communication patterns and online game addiction. The method used is the chi square test. The results of the study prove that the majority (71.9%) or 23 respondents received less parental communication patterns in elementary school age children (7-11 years) and the majority (59.4%) or 19 respondents experienced online gaming addiction in children elementary school age (7-11 years). Chi square test results showed a relationship between parents' communication patterns with online game addiction in elementary school age children (7-11 years) at SDN Landungsari 1, Dau District, Malang Regency, obtained p value = (0,000)
PENGARUH PERILAKU MEROKOK TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA REMAJA PUTRA DI KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Syahreza Syahreza; Ronasari Mahaji Putri; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1114

Abstract

Perilaku merokok adalah perilaku yang kompleks, yang diawali dan berlanjut yang disebabkan oleh beberapa variabel yang berbeda. Awal perilaku merokok pada umumnya diawali pada saat usia yang masih muda dan akhirnya ketagihan hal ini di karenakan pengaruh nikotin dalam rokok yang mengakibatkan neuron akan kehilangan disiplin untuk mengatur pola makan tersebut, sehingga menekan nafsu makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh perilaku merokok terhadap perubahan berat badan pada remaja putra di Kelurahan Tlogomas kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian cohort. Populasi adalah remaja perokok dan tidak merokok masing-masing sebanyak 11 orang. Pengambilan sampel dengan Simple Random Sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji T-test berpasangan. Remaja perokok mengalami perubahan rata-rata berat badan dari 55,90 kg menjadi 55,27 kg. Terjadi perubahan rata-rata berat badan pada remaja bukan perokok dari 53,45 kg menjadi 54,09 kg Terdapat pengaruh yang signifikan kebiasaan merokok terhadap berat badan remaja di kelurahan Tlogomas Malang. Nilai (p value 0,000 < 0,05, r 0,754). Direkomendasikan bagi peneliti lanjutan untuk meneliti faktor-faktor determinan, frekuensi aktifitas dan istirahat responden, jumlah rokok yang dikonsumsi, serta jumlah dan jenis jajanan, demikian juga menambah sampel penelitian. ABSTRACT Smoking behavior is a complex behavior, which begins and continues which is caused by several different variables. Early smoking behavior generally begins at a young age and eventually addicted to this because of the influence of nicotine in cigarettes which causes neurons to lose discipline to regulate the diet, thus suppressing appetite. This study aims to determine the effect of smoking behavior on changes in body weight in young men in Tlogomas village, Malang city. The design of this study uses a cohort research design. The population is teenagers who smoke and do not smoke as many as 11 people. Sampling with simple random sampling. Data analysis used is paired t-test. Smoker adolescents experience an average change in body weight from 55.90 kg to 55.27 kg. And there was a change in the average body weight in non-smokers from 53.45 kg to 54.09 kg. There was a significant effect of smoking habits on adolescent weight in Tlogomas village, Malang (p value 0.000
KOMUNIKASI TERAPEUTIK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA STROKE ISKEMIK TENTANG GOLDEN TIME STROKE DI RUANG PERAWATAN RS PANTI WALUYA MALANG Brigita Aprilia Suwarti; Ronasari Mahaji Putri; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.2058

Abstract

Dalam penanganan stroke ada waktu emas atau golden time dimana seseorang yang mengalami serangan stroke dalam waktu 3 jam setelah serangan stroke harus segera mendapatkan penanganan medis. Pengetahuan keluarga tentang golden time stroke masih kurang. Berdasarkan studi pendahuluan terhadap 10 keluarga pasien di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang didapatkan sebanyak 4 keluarga tidak mengetahui tanda-tanda dan gejala stroke dan sebanyak 6 keluarga pasien tidak memahami bahwa stroke merupakan kondisi gawat darurat yang butuh penanganan cepat. Komunikasi terapeutik merupakan kegiatan yang direncanakan secara sadar dan dipusatkan kepada klien untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap pengetahuan keluarga stroke iskemik tentang golden time stroke di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang. Desain penelitian one group pre-post design. Sampel penelitian sebanyak 15 responden dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji marginal homogeinity. Hasil penelitian sebelum dilakukan komunikasi terapeutik yaitu sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 9 responden (60%). Setelah dilakukan komunikasi terapeutik berpengetahuan baik sebanyak 10 responden (67%). Ada pengaruh yang signifikan dengan dilakukan komunikasi terapeutik tentang golden time stroke, sehingga disimpulkan bahwa komunikasi terapeutik tentang golden time stroke dapat meningkatkan pengetahuan keluarga stroke iskemik di ruang perawatan RS Panti Waluya Malang. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang golden time stroke. In the treatment of stroke there is a golden time or golden time where someone who has a stroke within 3 hours after a stroke must get medical treatment immediately. Family knowledge about golden time stroke is still lacking. Based on a preliminary study of 10 families of patients in the treatment room of Panti Waluya Hospital Malang, as many as 4 families did not know the signs and symptoms of stroke and as many as 6 families of patients did not understand that a stroke is an emergency condition that needs quick treatment. Therapeutic communication is an activity that is consciously planned and centered on the client to increase understanding and knowledge. The purpose of this study was to determine the effect of therapeutic communication on the knowledge of ischemic stroke families about golden time stroke in the treatment room at Panti Waluya Hospital Malang. One group pre-post design research design. The research sample of 15 respondents with simple random sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data analysis using marginal homogeinity test. The results of the study prior to therapeutic communication that most of the less knowledgeed as many as 9 respondents (60%). After well-informed therapeutic communication, 10 respondents (67%). There is a significant influence by conducting therapeutic communication about golden time stroke, so it can be concluded that therapeutic communication about golden time stroke can increase the knowledge of ischemic stroke families in the treatment room at Panti Waluya Hospital Malang. It is recommended to further researchers to conduct research on the factors that influence knowledge about golden time stroke. Keywords: Communication, Therapeutic, Knowledge, Golden Time, Ischemic Stroke
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA (IBU) TENTANG KEBUTUHAN GIZI DENGAN STATUS GIZI PADA LANSIA DI TLOGO SURYO MALANG Sasmito Permono; Ronasari Mahaji Putri; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1352

Abstract

Kondisi kesehatan pada tahap ini sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas asupan gizi. Pengetahuan yang dimiliki oleh keluarga lansia terutama ibu berpengaruh pada status gizi lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga (Ibu) dengan status gizi pada lansia. Jenis dari penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode pendekatan crosssectional. Populasinya adalah Ibu berumur 30 - 45 tahun, pendidikan SD - SMA, sehat jasmani dan rohani di Tlogo Suryo Malang dengan populasi 28 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik rank spearment dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian sebanyak 50% ibu mempunyai tingkat pengetahuan kurang. Sebanyak 42,9% lansia mempunyai status gizi normal. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan keluarga (Ibu) tentang kebutuhan gizi dengan status gizi pada lansia (p-value 0,000 < 0,05) dengan (r) 0,872. Keluarga (Ibu) dapat meningkatkan pengetahuan dengan cara mengikuti seminar kesehatan, pelatihan, penyuluhan, lebih aktif bersosialisasi dengan masyarakat dan banyak membaca (khususnya tentang gizi). ABSTRACT Health conditions at this stage is determined by the quality and quantity of nutritional intake. Knowledge possessed by the family of the elderly, especially maternal nutritional status affects the elderly. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of family relationships (mother) with the nutritional status of the elderly. This type of research is analytical descriptive method crosssectional approach. Its population is a mother aged 30 - 45 years, elementary education - high school, physically and mentally healthy in Tlogo Suryo Malaysia with a population of 28 people. Sampling with a total sampling. The data obtained were analyzed by using a statistical test to rank the degree of significance spearment (0.05). The results of 50% of mothers had less knowledge level. A total of 42.9% elderly had normal nutritional status. There is a significant relationship between level of knowledge of the family (my mother) about the nutritional needs of the elderly with nutritional status (p-value 0.000
HUBUNGAN DUKUNGAN DAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TBC PARU DI PUSKESMAS MAUBESI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Antonius Nesi; Imam Subekti; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.935 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.483

Abstract

Strategi penanggulangan tuberculosis di Indonesia sejak tahun 1995 sudah dilakukan sangat baik dengan pengobatan yang memiliki efektifitas tinggi karena menggunakan strategi DOTS (Directly Observerd Treatmen Short-corse) dan terjangkau seluruh lapisan masyarakat karena biaya gratis, namun sampai saat ini masih sulit untuk dimusnahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan dan pengetahuan keluarga dengan tingkat kepatuhan berobat penderita TB Paru di Puskesmas Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian ini adalah berupa penelitian korelatif. Teknik sampling menggunakan teknik “non probability sampling” total sampling. Sampel sebanyak 30 responden. Pengujian penelitian menggunakan uji statistik spearman rank. Hasil uji statistik adalah dukungan keluarga baik (76,7%), pengetahuan keluarga baik (43,3%), tingkat kepatuhan penderita tuberculosis patuh (83,3%). Hasil analisis menunjukkan p-value (0,000) < 0,05 artinya ada hubungan dukungan dan pengetahuan keluarga dengan tingkat kepatuhan berobat. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak antara lain, bagi Puskesmas agar pengelola program (perawat) atau tenaga kesehatan lain terutama bidan desa selalu aktif memberikan promosi kesehatan penyakit TB paru kepada PMO, pasien dan keluarganya, bagi penelitian selanjutnya perlu penelitian faktor-faktor lain yang mempengaruhi dukungan dan pengetahuan keluarga dengan kepatuhan berobat penderita tuberculosis paru. Kata Kunci : Dukungan dan pengetahuan keluarga, kepatuhan, tuberculosis paru.
PERAN PROMOSI KESEHATAN PHBS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DALAM PENCEGAHAN DIARE Roni Roni; Susmini Susmini; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1312

Abstract

Salahsatu pencegahan diare pada remaja adalah dengan PHBS. Perilaku hidup bersih dan sehat pada remaja masih kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana peran promosi kesehatan PHBS dalam pencegahan diare terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Lingkungan Rukun Warga (RW) 08 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. jenis penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan design one group pre test and post test design, yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel diamati sebelum dan setelah dilakukan treatment (perlakuan). Populasi sebanyak 50 orang, mengunakan teknik purposive sampling dengan sampel 33 orang, pengumpulan data mengunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisa mengunakan uji T-test (paired t test). Hasil diketahui sebelum perlakuan promkes sebagian besar (51,51%) remaja memiliki pengetahuan baik, namun setelah promkes sebagian besar sampel yaitu sebanyak 18 dari 33 remaja memiliki pengetahuan baik (54,55%). Hasil diketahui sebelum perlakuan promosi kesehatan sebagian besar (75,75%) orang remaja bersikap baik, namun setelah promkes sebagian besar sampel sebanyak 23 remaja (69,7%) bersikap sangat baik, artinya ada pengaruh promosi kesehatan PHBS terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diare pada remaja. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam penelitian selanjutnya. dengan pengunaan metode lain dan hasil yang lebih baik, dan juga di harapkan kepada peneliti selanjutnya dapat menambah jumlah responden supaya data yang diperoleh lebih akurat. ABSTRACT One of the prevention of diarrhea in adolescents is by PHBS. Clean and healthy behavior in adolescents is still not good. This study aim to determine the extent of the role of PHBS health promotion in the prevention of diarrhea on the knowledge and attitudes of adolescents in Neighborhood Community Unit 11 in Tlogomas Village, Lowokwaru Subdistrict, Malang City. This type of research is pre-experimental with the design of one group pree test and post test design, namely the experimental design with the way the sample is observed before and after treatment. population of 50 people, used purposive sampling technique with a sample of 33 people, collecting data using a questionnaire. The collecteds data were analyzed using a T-test (paired t test). The results are known before most health promotion treatments as many as (51.51%) adolescents have good knowledge, but after promkes most of the samples are as many as 18 of 33 (54.55%) adolescents have good knowledge. The results were known before the health promotion treatment (health promotion) most of as many as (75.75%) teenagers behaved well, but after the promotion most of the samples were 23 (69.7%) teenagers behaving very well. This means that there is an influence of PHBS health promotion on adolescent knowledge and attitudes in preventing diarrhea in adolescents. Keywords: Attitude; diarae; knowledge; PHBS; teenagers.
PENINGKATAN KEMAMPUAN CUCI TANGAN DENGAN BENAR MELALUI GERAK DAN LAGU CUCI TANGAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) DI TK AL-ISTIQOMAH KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Alfi Nur Hasanah; Joko Wiyono; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.938

Abstract

Cuci tangan merupakan proses membuang kotoran dan debu secara mekanis dari kedua belah tangan dengan memakai sabun dan air bersih yang bertujuan untuk pencegahan penyakit. Cara meningkatkan kemampuan cuci tangan pada anak melalui lagu cuci tangan sebagai sarana yang menyenangkan sambil bermain dan melakukan tindakan cuci tangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan cuci tangan dengan benar melalui gerak dan lagu cuci tangan pada anak usia pra sekolah (4-6 tahun) di TK Al-Istiqomah Tlogomas. Desain penelitian mengunakan desain pre eksperimen dengan one group pre test and post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 37 anak usia pra sekolah (4-6 tahun) dengan penentuan sampel penelitian menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum diberikan gerak dan lagu cuci tangan lebih dari separuhanak usia pra sekolah (4-6 tahun) memiliki kemampuan cuci tangan buruk dan sesudah diberikan gerak dan lagu cuci tangan lebih dari separuh anak usia pra sekolah (4-6 tahun) memiliki kemampuan cuci tangan cukup baik. Hasil uji paired t test disimpulkan bahwaada peningkatan kemampuan cuci tangan dengan benar melalui gerak dan lagu cuci tangan pada anak usia pra sekolah (4-6 tahun) di TK Al-Istiqomah Tlogomas (p value < 0,050). Berdasarkan hasil penelitian maka untuk meningkatkan kemampuan cuci tangan anak perlu direkomendasikan agar sekolah menerapkan gerak dan lagu cuci tangan sehingga anak bisa mandiri mencuci tangan di rumah. ABSTRACT Hand washing is a process of mechanically removing dirt and dust from both hands using soap and clean water for the purpose of disease prevention. How to improve handwashing skills in children through handwashing songs as a fun tool while playing and performing handwashing actions. The purpose of this research was to increase the ability to wash hands thoroughly through handwashing movement and song in children of preschool age (4-6 years) in TK Al-Istiqomah Tlogomas. The research design used pre experimental design with one group pre test and post test design. The population in this study was 37 pre-school aged children (4-6 years old) with the sampling of the samples using saturated sampling. The technique of collecting data was using observation sheet. Data analysis method that used a paired t test by using SPSS. The result showed that before given the hand washing motion and song more than half, students of pre-school age (4-6 years) had a poor hand washing capability and after given hand washing motion and song, more than half, pre-school agedchildren (4-6 years old) had good handwashing ability. The test results paired t test it can be concluded that there is an increased ability to wash hands correctly through handwashing movement and song in children of preschool age (4-6 years) in TK Al-Istiqomah Tlogomas (p value < 0.050). Based on the research results, to improve the ability of hand washing, children need to apply hand washing motion and song so that children can be independent at home. Keywords: Pre-school age, handwashing motion and song, children’s handwashing ability
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abd. Rohman Agnesia Priska L Kelen Agustino Lukas Albertina Bela Dedu Ladu Alfi Nur Hasanah Ani Sutriningsih Apriana Ama Armiyati Raddi Kaka ARY KURNIAWAN Astri Sumiati Brigita Aprilia Suwarti Budiyono, Debora Devi, Hilda Mazarina Dewi Ratna Novitaria Dewi, Novita Dian Aliftio DWI SURYANTO Dyah Widodo Eka Fitasari Elen Rambu Kahi Leba Erlisa Candrawati Ernilinda Egi Farida Halis Farida Hallis Ferdinan Yanto Malo Gaudensius Reginalis Leu Hanum Agustin, Hanum Hardiknas Rambu Ana Hari Sukamto Hadi Helmi Pade Hendra Hendra Hendra Kurniawan Hilda Mazarina Hilda Mazarina Devi Imam Subekti Jefri Selo Joko Wiyono Juwita Anggreny Ratu Kale Kiki Febriani Laksono Trisnantoro Lasri Lasri Lastri Lastri Lidia Laka Bora Lorensius Umbu Anding Lukas Bayo Wolla Maemunah, Neni Maria Noviyanti Naisali Maria R.Y.B. Werang Maria Tersita Loi Lew Martinus Tay Hambandima Mazarina Devi Meity Asshela Muhammad Wa’idzin Tiwa Ngesti W. Utami Noctalia Anggun Utami Noviasari Noviasari Novita Dewi Novita Dewi Nurwijayanti Ovita Bagau Paulo Lopes Rachmat Chusnul Choeron, Rachmat Chusnul Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ragil Catur Adi Wibowo Ratna Gracia Pranoto Reksi Umbu Remu Samapati Rico Saputra Roni Roni Rosdiana, Yanti Rosmita Cahyati Sasmito Permono Sirli Mardianna Trishinta Sri Andika Putri Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Sulasmini Supriyadi Supriyadi Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Susmini Swito Prastiwi Syahreza Syahreza Tavip Dwi Wahyuni Tri Nurmaningsari Verarica Silalahi Verarica Silalahi Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Widiani, Esti Wulansari ., Wulansari Yanti Rosdiana Ya’kub Ya’kub Yunita Anita Lali Midu Zainol Arifin Zainol Arifin Zuhdi Ma’sum