Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN (Studi Kasus Pada Poskestren POMOSDA Nganjuk) Achmad Syaichu; Lika Mar,atush Sholikah; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 16 No. 02 (2022): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji apakah ada pengaruh Tingkat Kualitas Pelayanan pada Poskestren Pomosda Terhadap Kepuasan Pasien. Pasien rawat inap Poskestren Pomosda sebagai populasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui metode kuesioner terhadap 68 responden. Dengan metode SERVQUAL (Service Of Quality). Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap responden sejumlah 68 pasien didapatkan data primer sebagai bahan analisis. Dari hasil analisis tersebut menjadikan bahwasanya variabel bebas yaitu tangibles, reliability, responsive, assurance, dan emphaty berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu kepuasan pasien terhadap pelayanan Poskestren Pomosda. Dari hasil pembahasan didapatkan gap negatif pada satu dimensi. Dan prioritas perbaikan pelayanan pada Poskestren Pomosda terdapat pada dimensi assurance (jaminan), dikarenakan mempunyai gap negatif terbesar yaitu -0,20.
ANALISIS SWOT UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN RELOKASI PABRIK START UP SUSU SAPI SEGAR MULK JAPO TANJUNGANOM NGANJUK Yuli Minartwi; Uswatun Hasanah; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 16 No. 01 (2022): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata Letak pabrik yang berjauhan dengan lokasi pasar dapat menimbulkan biaya produksi yang tinggi, biaya transportasi dan tingkat kompetitifnya lemah dari sisi harga, maka dilakukanlah penelitian dengan merelokasi pabrik yang berdekatan dengan lokasi pasar. Data primer diperoleh langsung dari mewawancarai pihak start up dan data sekunder diperoleh secara tidak langsung melalui penelitian kepustakaan, metode penelitian menggunakan SWOT (Strenghts Weaknesses Opportunities Threats) untuk pembobotannya menggunakan AHP (Analytic Hierarchy Proses) dan analisis data berupa deskriptif kualitatif. Penelitian ini diperoleh rumusan keputusan terbaik yaitu strategi Hold and Maintain, yaitu strategi bertahan dan menjaga, yang artinya perusahaan harus bertahan menjalankan dan menjaga kondisi sekarang supaya tidak terburu-buru dalam menjalanan keputusan merelokasi lokasi produksi/ pabrik.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM (Studi Kasus Pada Desa Demangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur) Eddy Yuriancha; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 02 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram putih banyak dibudidayakan oleh masyarakat di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Indonesia. Kabupaten nganjuk memiliki luasan panen 1.377 hektar, produksi 29.877 kwintal, dengan produksi tersebut belum mampu memnuhi kebutuhan pasar di kabupaten nganjuk. Minat budidaya jamur di Kabupaten Nganjuk masih rendah dibandingkan usaha budidaya komoditas sayuran lainnya. Kondisi tersebut sangat ironi melihat permintaan pasar untuk jamur tiram tergolong besar sedangkan pelaku usaha budidaya jamur masih sedikit. Layak atau tidaknya usaha budidaya jamur maka perlu dilakukan analisa. Berdasarkan aspek finansial, kriteria kelayakan investasi usaha budidaya jamur tiram putih layak untuk dijalankan, hal ini disebabkan usaha budidaya jamur memiliki nilai PP atau tingkat pengembalian modal akan kembali pada usia usaha 4 tahun, nilai PI sebesar 1,87, nilai NPV sebesar Rp 137.140.682 dengan usia investasi 5 tahun, tingkat pengembalian investasi IRR sebesar 39%, niali BEP titik impas produksi sebesar 7.515,15 kg, dan BEP Harga jual titik impas jamur tiram Rp 8.841.
PENERAPAN SISTEM ANTRIAN UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PENITIPAN UANG SANTRI POMOSDA (STUDI KASUS PADA UPT. KANTOR PUSAT POMOSDA TANJUNGANOM, NGANJUK) Rahayu Dwi Setianingsih; Achmad Syaichu; Eko Budi Santoso; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian antrian (queues) terjadi karena permintaan pelayanan lebih besar daripada fasilitas pelayanan yang ada dalam sistem antrian. Ada beberapa sistem antrian yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah antrian yaitu, single channel single phase, single channel multi phase, multi channel single phase, dan multi channel multi phase.Dengan tujuan untuk mengetahui penerapan sistem antrian dengan mengoptimalkan pelayanan penitipan uang santri POMOSDA yang efektif dan efisien.Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diketeahui sistem antrian yang tepat untuk memperbaiki pelayanan KPU POMOSDA supaya efektif dan efisein adalah sistem antrian single channel single phase, single channel multi phase dan multi channel multi phase, dengan hasil perhitungan tidak adanya pelanggan yang mengantri dalam sistem dan antrian di ketiga sistem tersebut. Dengan masing-masing waktu pelayanan di setiap sistem antrian, single channel single phase, rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,013 jam, rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0026 jam, single channel multi phase dengan rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,0202 jam, rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0094 jam, dan multi channel multi phase, rata-rata waktu menunggu dalam sistem (Ws) 0,0037 jam, dan rata-rata waktu menunggu dalam antrian (Wq) 0,0031 jam.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK BUBUK KEDELAI INSTAN MARASAKE (Studi kasus pada UPT. Makarti POMOSDA Tanjunganom Nganjuk) M. Asmin Firmansyah; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri persaingan yang semakin ketat saat ini menyebabkan setiap industri dituntut mampu bersaing dan mampu mengikuti persaingan sehingga mendorong industri tersebut semakin tumbuh dan berkembang. Untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan suatu perusahaan, maka diperlukan suatu perencanaan yang strategis agar dalam pelaksanaannya terarah dan terpadu. Salah satunya adalah strategi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keputusan yang harus diambil oleh pihak menejer pemasaran untuk meningkatkan promosi. Analisis yang digunakan untuk menentukan perumusan strategi pemasaran UPT. MAKARTI POMOSDA dijabarkan melalui pendefinisian SWOT (strenght/kekuatan, weakness/kelemahan, opportunity/peluang, threats/ancaman). Setelah pemasangan faktor-faktor SWOT dapat disusun berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki UPT. MAKARTI POMOSDA didapat strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk pembelian produk oleh warga jamaah, menjaga kualitas produk, meningkatkan teknologi alat produksi dan meningkatkan komunikasi, melakukan kegiatan promosi dengan terencana dan memaksimalkan kinerja sumberdaya manusia yang ada. Dengan menggunakan skor terbobot internal dan eksternal. Matriks IFE 2,68 sedangkan adalah EFE dengan total sebesar 2,43. Berada pada posisi sel V yaitu (Hold and Maintain) memperbaiki produk atau jasa. Strategi yang cocok dengan posisi ini adalah strategi yang diterapkan tanpa mengubah arah strategi yang telah diterapkan. Dari hasil strategi itu semua perlu diadakan penelitian lebih lanjut terkait analisis SWOT guna menjalin kerjasama untuk memperluas jaringan pemasaran.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PRODUK BUBUK KEDELAI INSTAN MARASAKE (Studi kasus pada UPT. Makarti POMOSDA Tanjunganom Nganjuk) M. Asmin Firmansyah; Achmad Syaichu
CYBER-TECHN Vol. 13 No. 02 (2019): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri persaingan yang semakin ketat saat ini menyebabkan setiap industri dituntut mampu bersaing dan mampu mengikuti persaingan sehingga mendorong industri tersebut semakin tumbuh dan berkembang. Untuk menjamin kelangsungan hidup dan perkembangan suatu perusahaan, maka diperlukan suatu perencanaan yang strategis agar dalam pelaksanaannya terarah dan terpadu. Salah satunya adalah strategi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keputusan yang harus diambil oleh pihak menejer pemasaran untuk meningkatkan promosi. Analisis yang digunakan untuk menentukan perumusan strategi pemasaran UPT. MAKARTI POMOSDA dijabarkan melalui pendefinisian SWOT (strenght/kekuatan, weakness/kelemahan, opportunity/peluang, threats/ancaman). Setelah pemasangan faktor-faktor SWOT dapat disusun berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimiliki UPT. MAKARTI POMOSDA didapat strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk pembelian produk oleh warga jamaah, menjaga kualitas produk, meningkatkan teknologi alat produksi dan meningkatkan komunikasi, melakukan kegiatan promosi dengan terencana dan memaksimalkan kinerja sumberdaya manusia yang ada. Dengan menggunakan skor terbobot internal dan eksternal. Matriks IFE 2,68 sedangkan adalah EFE dengan total sebesar 2,43. Berada pada posisi sel V yaitu (Hold and Maintain) memperbaiki produk atau jasa. Strategi yang cocok dengan posisi ini adalah strategi yang diterapkan tanpa mengubah arah strategi yang telah diterapkan. Dari hasil strategi itu semua perlu diadakan penelitian lebih lanjut terkait analisis SWOT guna menjalin kerjasama untuk memperluas jaringan pemasaran.
Manajemen Risiko Bahaya Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Melalui Pendekatan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko Dan Pengendalian Risiko (HIRARC) (Analisis kasus pada PT. Hadi Karya Nganjuk) Elivia Elok Putri Anggraeni; Achmad Syaichu
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik K3 untuk menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat merupakan aspek penting dalam industri konstruksi yang bertujuan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan dalam lingkungan kerja. Penelitian ini berfokus pada analisis manajemen ancaman keselamatan yang ada di PT. Hadi Karya Nganjuk dengan menerapkan pendekatan Job Safety Analysis (JSA) serta pendekatan sistematis untuk mengenali bahaya, menilai tingkat risiko, serta menerapkan langkah pengendaliannya (HIRARC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas dalam proyek, seperti pengurugan, pemasangan U-Ditch, dan pemasangan pagar panel precast, memiliki tingkat risiko tinggi sebelum dilakukan intervensi. Implementasi langkah-langkah pengendalian seperti penggunaan peralatan pelindung yang digunakan oleh pekerja, pemasangan rambu keselamatan, inspeksi rutin alat, serta kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada para pekerja, berhasil menurunkan tingkat risiko menjadi sedang hingga rendah. Penggunaan sistem manajemen risiko yang efektif dalam proyek konstruksi sangat menentukan keberhasilan dalam memperbaiki keamanan di area kerja serta mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Optimalisasi Manajemen Produksi Pupuk Bokashi Di Ud. Tani Makmur Tulungagung Eka Septiana; Achmad Syaichu; Denny Kurniawati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM UD.Tani Makmur merupakan usaha yang bergerak dibidang industri pertanian dengan salah satu produknya adalah pupuk bokashi. Pada proses produksi pupuk bokashi tidak maksimal. Hal ini dikarenakan UMKM UD. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data mulai observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya produktivitas terkai kurangnya pelatihan tenaga kerja terkait standar oprasional, efisiensi terkait kurangnya pengawasan dan pegendalian mutu dan efektifitas terkait tidak konsistennya kualitas bahan baku dalam produksi pupuk bokashi. Biaya bahan baku produksi pupuk bokashi mencapai Rp.6.893.500, harga jual produk pupuk bokashi yaitu Rp.25.000.000, laba produksi sebesar Rp.18.106,500. Produktivitas hasil produksi pupuk bokashi mencapai 5 ton dalam waktu yang sama atau dengan sumber daya yang lebih sedikit. Efisiensi berkaitan dengan biaya produksi, melakukan proses produksi dengan cara yang lebih hemat degan cara menjual pupuk bokashi dengan harga Rp.20.000/pcs. Tujuannya adalah untuk meminimalkan pemborosan dan biaya produksi yang digunakan Rp.6.893.500. Efektivitas menghasilkan pupuk dengan kualitas yang lebih tinggi, kandungan nutrisi yang lebih lengkap, dan waktu fermentasi yang digunakan 1-4 minggu (28hari). Peningkatan kapasitas produksi (melakukan pelatihan bagi tenaga kerja dan meningkatkan kualitas alat produksi untuk mempercepat proses produksi). Penerapan standar operasional prosedur (SOP) (membuat panduan kerja untuk setiap tahapan produksi dan mengawasi proses fermentasi untuk menjaga kualitas pupuk). Pengelolahan bahan baku (bekerja sama dengan pemasok lokal untuk memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas). Pengendalian mutu (melakukan pengujian kualitas produk secara rutin sebelum disribusi).
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok dalam Industri Penggemukan Domba Pedaging Jenis Texel Zaid Ardha Al Anshori; Achmad Syaichu; Denny Kurniawati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan domba menghadapi tantangan serius terkait tingginya biaya pakan dan ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Masalah ini berisiko mengganggu keberlanjutan usaha, terutama bagi peternak skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi manajemen rantai pasok (Supply Chain Management/SCM) pakan yang dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi pada Garboruci Farm. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi langsung dan pencatatan harian pada aspek pembelian, formulasi, penyimpanan, dan distribusi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi biaya produksi berhasil dicapai melalui formulasi pakan mandiri berbasis bahan lokal seperti limbah jagung dan rumput gajahan, serta penerapan teknik pengawetan silase. Biaya pakan per siklus mengalami penurunan dari Rp 2.930.000 menjadi Rp 2.020.000, atau sekitar 31,05%. Efisiensi ini didukung oleh pengaturan ulang sistem distribusi dan pengelolaan stok minimum, yaitu dengan memastikan cadangan silase tidak kurang dari tiga tong sebelum diproduksi ulang. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa strategi SCM sederhana yang mencakup substitusi bahan baku, kontrol kualitas internal, dan manajemen persediaan efektif meningkatkan efisiensi biaya sekaligus memperkuat kemandirian peternakan.
Strategi Penerapan SHERPA Dan Poka-Yoke Dalam Menekan Kesalahan Manusia Pada Proses Produksi Air Minum Dalam Kemasan Nurokim; Achmad Syaichu
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi risiko human error dalam proses produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT. Persada Nawakartika Nucless Nganjuk menggunakan Pendekatan SHERPA dan Poka-Yoke. Metode SHERPA diterapkan melalui langkah Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk memetakan tugas dan sub-tugas operator, diikuti dengan identifikasi jenis kesalahan manusia yang berpotensi terjadi pada setiap tahapan produksi. Data diperoleh dari observasi, wawancara, serta kuesioner yang diisi oleh para responden dengan latar belakang di bidang produksi dan quality control. Hasil analisis ordinal probability dan criticality menunjukkan bahwa kesalahan paling dominan terjadi pada penyusunan produk jadi dan proses melakban dus, dengan persentase kontribusi kesalahan sebesar 57,14% dan 14,29% dengan dampak signifikan terhadap keterlambatan proses dan kualitas produk. Selanjutnya, penerapan metode Poka-Yoke digunakan untuk merancang solusi pencegahan human error melalui peningkatan pelatihan, pengawasan ketat terhadap SOP, serta pengimplementasian teknologi pengingat dan pemeriksaan berkala. Diagram Pareto digunakan untuk memprioritaskan upaya perbaikan berdasarkan tingkat keparahan risiko. Hasil implementasi metode ini diharapkan dapat mengurangi frekuensi kesalahan operator, meningkatkan efisiensi produksi, serta kualitas output produk AMDK PT. Persada Nawakartika. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan teknik mitigasi human error di industri manufaktur kemasan minuman.