Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok dalam Industri Penggemukan Domba Pedaging Jenis Texel Zaid Ardha Al Anshori; Achmad Syaichu; Denny Kurniawati
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan domba menghadapi tantangan serius terkait tingginya biaya pakan dan ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Masalah ini berisiko mengganggu keberlanjutan usaha, terutama bagi peternak skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi optimalisasi manajemen rantai pasok (Supply Chain Management/SCM) pakan yang dapat meningkatkan efisiensi biaya produksi pada Garboruci Farm. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan observasi langsung dan pencatatan harian pada aspek pembelian, formulasi, penyimpanan, dan distribusi pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi biaya produksi berhasil dicapai melalui formulasi pakan mandiri berbasis bahan lokal seperti limbah jagung dan rumput gajahan, serta penerapan teknik pengawetan silase. Biaya pakan per siklus mengalami penurunan dari Rp 2.930.000 menjadi Rp 2.020.000, atau sekitar 31,05%. Efisiensi ini didukung oleh pengaturan ulang sistem distribusi dan pengelolaan stok minimum, yaitu dengan memastikan cadangan silase tidak kurang dari tiga tong sebelum diproduksi ulang. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa strategi SCM sederhana yang mencakup substitusi bahan baku, kontrol kualitas internal, dan manajemen persediaan efektif meningkatkan efisiensi biaya sekaligus memperkuat kemandirian peternakan.
Strategi Penerapan SHERPA Dan Poka-Yoke Dalam Menekan Kesalahan Manusia Pada Proses Produksi Air Minum Dalam Kemasan Nurokim; Achmad Syaichu
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengurangi risiko human error dalam proses produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di PT. Persada Nawakartika Nucless Nganjuk menggunakan Pendekatan SHERPA dan Poka-Yoke. Metode SHERPA diterapkan melalui langkah Hierarchical Task Analysis (HTA) untuk memetakan tugas dan sub-tugas operator, diikuti dengan identifikasi jenis kesalahan manusia yang berpotensi terjadi pada setiap tahapan produksi. Data diperoleh dari observasi, wawancara, serta kuesioner yang diisi oleh para responden dengan latar belakang di bidang produksi dan quality control. Hasil analisis ordinal probability dan criticality menunjukkan bahwa kesalahan paling dominan terjadi pada penyusunan produk jadi dan proses melakban dus, dengan persentase kontribusi kesalahan sebesar 57,14% dan 14,29% dengan dampak signifikan terhadap keterlambatan proses dan kualitas produk. Selanjutnya, penerapan metode Poka-Yoke digunakan untuk merancang solusi pencegahan human error melalui peningkatan pelatihan, pengawasan ketat terhadap SOP, serta pengimplementasian teknologi pengingat dan pemeriksaan berkala. Diagram Pareto digunakan untuk memprioritaskan upaya perbaikan berdasarkan tingkat keparahan risiko. Hasil implementasi metode ini diharapkan dapat mengurangi frekuensi kesalahan operator, meningkatkan efisiensi produksi, serta kualitas output produk AMDK PT. Persada Nawakartika. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan teknik mitigasi human error di industri manufaktur kemasan minuman.
Pengaruh Penggunaan Media Polibag Terhadap Produktivitas Tanaman Selada Pada Skala Rumah Tangga Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya selada dengan menggunakan media polibag merupakan pilihan sistem produksi hortikultura yang efisien untuk skala rumah tangga, memanfaatkan lahan secara optimal dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi. Namun, di daerah perdesaan, penerapannya masih terhambat oleh kurangnya pengetahuan teknis dan informasi mengenai kelayakan usaha. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif-analitis dengan menerapkan budidaya selada berbasis media polibag, disertai analisis finansial yang mencakup komponen biaya bahan baku, bahan pendukung, biaya operasional, dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89, dengan harga pokok per kilogram (HPP) sebesar Rp9.596, yang lebih rendah dibandingkan harga jual Rp10.000 per kilogram. Analisis kelayakan usaha mengindikasikan titik impas pada produksi 294,9 kg, dengan nilai penjualan sebesar Rp2.949.000, laba bersih Rp13.000, return on investment (ROI) sebesar 10%, dan periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan. Berdasarkan temuan tersebut, budidaya tanaman selada menggunakan Polibag media dinyatakan memiliki kelayakan finansial dan potensi pengembangan yang baik untuk skala rumah tangga di daerah pedesaan.
Pendampingan Budidaya Tanaman Selada Menggunakan Media Polibag di Desa Tanjungkalang Achmad Syaichu; Putut Ade Irawan; Eko Budi Santoso; Rita Alfin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 2 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Tanjungkalang Nganjuk dalam budidaya tanaman selada menggunakan media polibag sebagai metode tanam yang sederhana, hemat lahan, dan berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga. Permasalahan mitra mencakup keterbatasan pemahaman budidaya serta kurangnya informasi mengenai aspek biaya dan kelayakan usaha. Melalui metode pendampingan berupa pelatihan teknis, demonstrasi lapang, dan pemantauan rutin, kegiatan ini juga melakukan analisis finansial terhadap usaha budidaya selada berdasarkan biaya bahan baku sebesar Rp107.000, biaya bahan pendukung Rp25.000, biaya operasional Rp155.000, dan modal investasi Rp128.000. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89 dengan HPP per unit sebesar Rp9.596/kg, sehingga masih berada di bawah harga jual Rp10.000/kg. Analisis kelayakan menunjukkan titik impas pada 294,9 kg dengan nilai penjualan Rp2.949.000, laba bersih sebesar Rp13.000, ROI sebesar 10%, serta periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan yang menandakan usaha budidaya selada layak secara finansial. Secara keseluruhan, pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta sekaligus menunjukkan bahwa budidaya selada dalam polibag memiliki potensi ekonomi yang positif bagi masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Panel Surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa Dalam Peningkatan Literasi Energi Terbarukan Dwi Wibowo; Putut Ade Irawan; Achmad Syaichu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 2 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi energi terbarukan di lingkungan pendidikan, khususnya terkait pemanfaatan energi surya sebagai solusi energi berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri melalui pelatihan pembuatan panel surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik (experiential learning) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip kerja sistem photovoltaic serta kemampuan teknis dalam merakit panel surya sederhana. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan keterampilan dasar seperti penyolderan dan pengujian tegangan listrik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong pemanfaatan energi alternatif di lingkungan pesantren. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi energi terbarukan dan kemandirian energi di institusi pendidikan berbasis masyarakat.