Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Polibag Terhadap Produktivitas Tanaman Selada Pada Skala Rumah Tangga Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono
Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP) Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Teknik dan Manajemen Industri Pomosda (JTMIP)
Publisher : Program Studi Teknik Industri STT POMOSDA Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya selada dengan menggunakan media polibag merupakan pilihan sistem produksi hortikultura yang efisien untuk skala rumah tangga, memanfaatkan lahan secara optimal dan berpotensi meningkatkan nilai ekonomi. Namun, di daerah perdesaan, penerapannya masih terhambat oleh kurangnya pengetahuan teknis dan informasi mengenai kelayakan usaha. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif-analitis dengan menerapkan budidaya selada berbasis media polibag, disertai analisis finansial yang mencakup komponen biaya bahan baku, bahan pendukung, biaya operasional, dan investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89, dengan harga pokok per kilogram (HPP) sebesar Rp9.596, yang lebih rendah dibandingkan harga jual Rp10.000 per kilogram. Analisis kelayakan usaha mengindikasikan titik impas pada produksi 294,9 kg, dengan nilai penjualan sebesar Rp2.949.000, laba bersih Rp13.000, return on investment (ROI) sebesar 10%, dan periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan. Berdasarkan temuan tersebut, budidaya tanaman selada menggunakan Polibag media dinyatakan memiliki kelayakan finansial dan potensi pengembangan yang baik untuk skala rumah tangga di daerah pedesaan.
Pendampingan Budidaya Tanaman Selada Menggunakan Media Polibag di Desa Tanjungkalang Achmad Syaichu; Putut Ade Irawan; Eko Budi Santoso; Rita Alfin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 2 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Tanjungkalang Nganjuk dalam budidaya tanaman selada menggunakan media polibag sebagai metode tanam yang sederhana, hemat lahan, dan berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga. Permasalahan mitra mencakup keterbatasan pemahaman budidaya serta kurangnya informasi mengenai aspek biaya dan kelayakan usaha. Melalui metode pendampingan berupa pelatihan teknis, demonstrasi lapang, dan pemantauan rutin, kegiatan ini juga melakukan analisis finansial terhadap usaha budidaya selada berdasarkan biaya bahan baku sebesar Rp107.000, biaya bahan pendukung Rp25.000, biaya operasional Rp155.000, dan modal investasi Rp128.000. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa total harga pokok produksi mencapai Rp287.888,89 dengan HPP per unit sebesar Rp9.596/kg, sehingga masih berada di bawah harga jual Rp10.000/kg. Analisis kelayakan menunjukkan titik impas pada 294,9 kg dengan nilai penjualan Rp2.949.000, laba bersih sebesar Rp13.000, ROI sebesar 10%, serta periode pengembalian investasi selama 9,84 bulan yang menandakan usaha budidaya selada layak secara finansial. Secara keseluruhan, pendampingan ini berhasil meningkatkan kemampuan teknis peserta sekaligus menunjukkan bahwa budidaya selada dalam polibag memiliki potensi ekonomi yang positif bagi masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Panel Surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa Dalam Peningkatan Literasi Energi Terbarukan Dwi Wibowo; Putut Ade Irawan; Achmad Syaichu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI) Vol. 2 No. 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Peduli Aksi (JPAKSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi energi terbarukan di lingkungan pendidikan, khususnya terkait pemanfaatan energi surya sebagai solusi energi berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan santri melalui pelatihan pembuatan panel surya di Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik (experiential learning) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai prinsip kerja sistem photovoltaic serta kemampuan teknis dalam merakit panel surya sederhana. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan keterampilan dasar seperti penyolderan dan pengujian tegangan listrik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong pemanfaatan energi alternatif di lingkungan pesantren. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik terbukti efektif dalam meningkatkan literasi energi terbarukan dan kemandirian energi di institusi pendidikan berbasis masyarakat.
Pendampingan Produksi dan Perizinan Legalitas Usaha Setaci di Kabupaten Nganjuk Budi Santoso, Eko; Achmad Syaichu; Sukarsono, Agustin; Kurniawati, Denny
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i1.840

Abstract

Home industry setaci merupakan usaha kecil menengah yang bergerak dibidang jajanan tradisional. Usaha kecil menengah ini dimiliki oleh Afifatul Afngidah yang berada di ranting Getas atau di Desa Getas, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Home industri Setaci berdiri sejak tahun 2020 dengan modal seadanya. Usaha ini memproduksi jajanan tahu walek, sempol dan cireng. Melalui kepercayaan orang kepada Afifatul ini. Penjualan awal hanya sempol ayam saja dan buka lapak didepan rumah dengan perlengkapan seadanya. Seiring bertambahnya hari, Afifatul menambah varian menunya dengan tahu walek. Akibat melonjaknya harga bahan baku, Afifatul memutuskan untuk menjual cireng saja seraya menunggu modal lebih untuk membeli bahan baku lainnya. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu pengurusan aspek legalitas hukum usaha yang dijalankan yaitu Nomor Induk Berusha (NIB), SPP-IRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga) dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga), hal ini agar usaha yang dirintis benar-benar mempunyai aspek legalitas formal dan diakui oleh negara.