Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Interaktif tentang Evakuasi Kecelakaan Lalu Lintas terhadap Pemahaman dan Emosional dalam Belajar pada Mahasiswa Keperawatan Adelia, Galuh Heni; Aprilia, Hanura; Wulan, Diah Retno; Mira, Mira
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.22148

Abstract

ABSTRACT Traffic accidents are a serious public health issue in Indonesia, highlighting the importance of nursing students’ preparedness in providing first aid and conducting victim evacuation. Preliminary studies have shown limited knowledge and emotional readiness among fourth-semester students. This study aimed to analyze the effect of interactive education on traffic accident evacuation in improving students’ knowledge and emotional readiness. A pre-experimental design with one group pretest–posttest was conducted involving 30 fourth-semester Bachelor of Nursing students at Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, selected through simple random sampling. The intervention consisted of interactive education using the windows shopping method and quizzes. Knowledge was assessed with a multiple-choice questionnaire, while emotional readiness was measured using the AEQ-S questionnaire. Data were analyzed using the Wilcoxon test and paired t-test. The results showed a significant improvement in knowledge, with the passing rate increasing from 76.7% to 100% (p 0.001). Emotional readiness also improved significantly, with more students categorized as high and no students remaining in the low category (p = 0.001). These findings demonstrate that interactive education effectively enhances both knowledge and emotional readiness of nursing students in traffic accident evacuation. Keywords:   Interactive Education, Traffic Accident Evacuation, Knowledge, Emotional Readiness, Nursing Students  ABSTRAK Kecelakaan lalu lintas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, sehingga menuntut kesiapan mahasiswa keperawatan dalam memberikan pertolongan pertama dan melakukan evakuasi korban. Studi pendahuluan menunjukkan masih terbatasnya pemahaman dan kesiapan emosional pada mahasiswa semester empat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi interaktif tentang evakuasi kecelakaan lalu lintas terhadap pemahaman dan kesiapan emosional mahasiswa keperawatan. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan one group pretest–posttest pada 30 mahasiswa semester empat Program Studi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang dipilih melalui simple random sampling. Intervensi berupa edukasi interaktif dengan metode windows shopping dan kuis. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pilihan ganda, sedangkan kesiapan emosional diukur dengan kuesioner AEQ-S. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan kelulusan meningkat dari 76,7% menjadi 100% (p 0,001). Kesiapan emosional juga mengalami peningkatan, ditandai dengan bertambahnya mahasiswa dalam kategori tinggi dan tidak ada lagi yang berada pada kategori rendah (p = 0,001). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan emosional mahasiswa keperawatan pada evakuasi kecelakaan lalu lintas. Kata Kunci:    Edukasi Interaktif, Evakuasi Kecelakaan Lalu Lintas, Pemahaman, Kesiapan Emosional, Mahasiswa Keperawatan
Ketika Anak Sulit Makan: Hubungan Perilaku Makan Selektif dan Status Gizi Anak Prasekolah Nusa Taruna Putra; Milasari, Milasari; Wulan, Diah Retno; Suwandewi, Alit
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.433

Abstract

Latar Belakang: Gizi buruk merupakan masalah yang sering terjadi pada anak. Apabila tidak ditangani, maka akan berdampak terhadap proses tumbuh kembang anak. Penyebab dari gizi buruk adalah hal yang harus digali untuk mencari akar masalahnya, salah satu penyebabnya adalah perilaku makan selektif. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara perilaku makan selektif dengan status gizi pada anak prasekolah. Metode: Penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan di PAUD kecamatan Tabukan. Populasi dalam penelitian ini adalah PAUD di Kec. Tabukam sebanyak 13 PAUD dengan 409 murid, Sampel adalah orang tua/wali murid Sebanyak 137 responden, pemilihan sampel menggunakan Cluster Random Sampling yang dilakukan pengundian pada 13 PAUD yang berada di kecamatan Tabukan didapatkan 2 sekolah yaitu PAUD Nusa Indah dan PAUD Kuncup Mekar. Pengumpulan data menggunakan 2 instrumen penelitian yaitu kuesioner Childern’s Eating Behavior Questionnaire dan pengukuran antrompometri. Hasil: Hasil analisa dengan (sperman rank) mendapati bahwa terdapat hubungan dengan nilai p=0,000 (p<0,05) dengan Correlation Coefficient didapatkan nilai 0.799 yang berarti arah hubungan pada penelitian ini “kuat”, hasil Probability 70,15% anak yang masuk kedalam kategori tidak selektif berpeluang masuk ke dalam kategori gizi baik dan 27,14% anak yang masuk kedalam kategori selektif berpeluang masuk kedalam kategori gizi buruk. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan selektif dengan status gizi pada anak prasekolah.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Murid tentang Penanganan Tersedak melalui Penyuluhan Demonstratif Teknik Heimlich Maneuver di TK Aisyiyah 31 Banjarmasin Salam, Abdus; Satriani, Desy; Wulan, Diah Retno; Daud, Izma; Julianto, Julianto; Aprilia, Hanura; Noorkhalilati, Noorkhalilati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24124

Abstract

ABSTRAK Tersedak (choking) merupakan kondisi kegawatdaruratan pada anak usia dini yang berpotensi menimbulkan kematian apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Tingginya risiko tersedak pada anak prasekolah dipengaruhi oleh keterbatasan kemampuan motorik anak serta rendahnya keterampilan orang tua dan guru dalam melakukan pertolongan pertama yang sesuai prosedur medis. Panduan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis demonstrasi langsung teknik heimlich maneuver. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan orang tua dan guru TK dalam menangani kejadian tersedak pada anak usia dini. Metode Penelitian yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan disertai demonstrasi langsung dan praktik berkelompok, dengan desain evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di TK Aisyiyah 31 Kota Banjarmasin dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri dari orang tua murid dan guru TK. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta, di mana kategori pengetahuan dan keterampilan “Baik” meningkat dari 12% pada pre-test menjadi 92% pada post-test, serta tidak ditemukan lagi peserta pada kategori Kurang dan Cenderung Kurang. Metode demonstrasi langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif dan keterampilan psikomotorik peserta. Penyuluhan kesehatan dengan metode demonstrasi langsung efektif meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan mitigasi choking emergency pada anak usia dini, sehingga layak direkomendasikan sebagai model edukasi berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak. Kata Kunci: Tersedak, Himlick Manuver, Keperawatan Gawatdarurat.   ABSTRACT Choking is an emergency condition in early childhood that can potentially cause death if not treated quickly and appropriately. The high risk of choking in preschool children is influenced by their limited motor skills and the low level of skills of parents and teachers in providing first aid in accordance with medical procedures. This community service activity guide is designed as a promotional and preventive effort through health education based on direct demonstrations of the Heimlich maneuver technique. This activity aims to improve the knowledge, skills, and preparedness of parents and kindergarten teachers in handling choking incidents in young children. Health education accompanied by direct demonstrations and group practice was used, with a pre-test and post-test evaluation design. The activity was carried out at Aisyiyah 31 Kindergarten in Banjarmasin City, involving 50 participants consisting of parents and kindergarten teachers. The evaluation showed a significant improvement in participants' abilities, with the “Good” category for knowledge and skills increasing from 12% in the pre-test to 92% in the post-test, and no participants remaining in the ‘Poor’ and “Tending to be Poor” categories. The live demonstration method proved effective in improving participants' cognitive understanding and psychomotor skills. Health education using the direct demonstration method is effective in improving preparedness and mitigation skills for choking emergencies in young children, making it a recommended model for continuing education in early childhood education settings. Keywords: Choking, Heimlich Manoeuvre, Emergency Nursing.
Pengaruh Kombinasi Metode Index Card Match dan Simulasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Efikasi Diri Remaja dalam Pertolongan Pertama pada Sinkop Harira, Salma; Mira, Mira; Wulan, Diah Retno; Heriani, Novia
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 4 (2026): Volume 8 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i4.24544

Abstract

ABSTRACT Syncope is a common emergency condition among adolescents in school settings, posing serious risks if not managed properly. Low knowledge and self-efficacy of students in providing first aid contribute significantly to delayed responses. This study aimed to analyze the effect of combining Index Card Match and simulation methods on improving adolescents' knowledge and self-efficacy in first aid for syncope. A quantitative pre-experimental design with one-group pretest-posttest was employed. The sample consisted of 54 students from SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin, selected via total sampling. Research instruments included a knowledge questionnaire and the General Self-Efficacy Scale (GSE), both validated for validity and reliability. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Wilcoxon Signed Rank Test. The intervention resulted in significant improvements in knowledge (pretest median: 12, IQR: 3; posttest mean: 14.27, SD: 1.337) and self-efficacy (pretest median: 51, IQR: 12; posttest mean: 63.79, SD: 9.327), with p=0.001 for both variables. Effect sizes were 0.80 (knowledge) and 0.81 (self-efficacy), with probability of superiority 0.90, indicating a large and highly effective impact of the combined methods on adolescents' competence in managing syncope. These findings demonstrate that integrating Index Card Match and simulation effectively enhances cognitive aspects and self-efficacy, comprehensively boosting adolescents' preparedness for syncope incidents in school environments. Keywords: Syncope, First Aid, Index Card Match, Simulation, Knowledge, Self-Efficacy.  ABSTRAK Sinkop merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi pada remaja di lingkungan sekolah dan berpotensi menimbulkan risiko serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Rendahnya pengetahuan dan efikasi diri siswa dalam memberikan pertolongan pertama menjadi faktor utama keterlambatan penanganan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi metode Index Card Match dan simulasi terhadap peningkatan pengetahuan dan efikasi diri remaja dalam pertolongan pertama pada sinkop. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan one-group pretest–posttest design. Sampel terdiri dari 54 siswa SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSE) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja (Nilai Median pretest 12, IQR 3; Mean posttest 14,27, SD 1,337) dan efikasi diri (Nilai Median pretest 51, IQR 12; Mean posttest 63,79, SD 9,327). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai p=0,001 pada kedua variabel. Nilai effect size sebesar 0,80 (pengetahuan) dan 0,81 (efikasi diri) serta probability of superiority  0,90 menunjukkan bahwa kombinasi metode Index Card Match dan simulasi memiliki pengaruh besar serta efektivitas tinggi dalam meningkatkan kompetensi remaja menangani sinkop. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode Index Card Match dan simulasi terbukti efektif meningkatkan aspek kognitif dan efikasi diri remaja. Kombinasi kedua metode tersebut terbukti mampu meningkatkan kesiapsiagaan remaja secara komprehensif dalam menghadapi kejadian sinkop di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Sinkop, Pertolongan Pertama, Index Card Match, Simulasi, Pengetahuan, Efikasi Diri.