Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS KEMIRINGAN LERENG MENGGUNAKAN SIG UNTUK PENENTUAN TINGKAT KERENTANAN GERAKAN TANAH CIATER, JAWA BARAT: ANALYSIS OF SLOPE SLOPE USING GIS TO DETERMINE THE LEVEL OF VULNERABILITY TO GROUND MOVEMENT CIATER, WEST JAVA Darius, Yudha Ibnu; Anugrahadi, Afiat; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 4, NOMOR 2, AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v4i2.15863

Abstract

Penelitian terletak pada daerah Kecamatan Ciater,Kabupaten subang, Provinsi Jawa Barat dimana menurut BNPB memiliki tingkat resiko bencana yang tinggi salah satunya bencana gerakan tanah atau biasa biasa disebut tanah longsor. Kemiringan lereng merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya gerakan tanah, Tujuan dari penelitian ini perlu diketahui kemiringan lereng mana yang rawan terjadinya gerakan tanah serta tingkat kerawanannya. Kemiringan lereng akan dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan persen kemiringan yang dimana akan di tumpang tindih dengan data kejadian gerakan tanah dengan menggunakan SIG. hasil dari penelitian adalah terdapat tiga kelas kemiringan dan 12 titik kejadian gerakan tanah dimana kemiringan 15-30% memiliki kerawanan tinggi sedangkan yang lainnya rendah. The research is located in the Ciater District area, Subang Regency, West Java Province which according to BNPB has a high level of disaster risk, one of which is a landslide disaster or commonly called a landslide. The slope of the slope is one of the factors that causes ground movement. The aim of this research is to know which slope is prone to ground movement and the level of vulnerability. The slope will be divided into several classes based on the percent slope which will be overlapped with the ground movement data using GIS. the results of the study are that there are three classes of slope and 12 points of occurrence of ground motion where the slope of 15-30% has a high vulnerability while the others are low.
HUBUNGAN LAJU INFILTRASI TERHADAP PERMEABILITAS TANAH DAN MUKA AIRTANAH DI DAERAH DESA TAJUR KECAMATAN CITEUREUP: THE RELATIONSHIP OF INFILTRATION RATE TO SOIL PERMEABILITY AND GROUNDWATER LEVEL IN THE TAJUR AREA, CITEUREUP DISTRICT Anwar, Saepul; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 1, FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v5i1.18939

Abstract

Infiltration is an important process in a hydrological system and acts as a medium for air infiltration into the soil. The process of infiltration in soil can be influenced by several factors, namely, rainfall, vegetation, land slope, land use, and soil moisture. Apart from this, other factors such as groundwater level and soil permeability also have an influence on the infiltration process, both of which are related to each other in terms of the rate of infiltration or air infiltration into the soil. If the infiltration process is disrupted, it results in the pooling of air on the ground surface, which affects the hydrological system. It is necessary to know how factors such as groundwater levels and soil permeability influence the infiltration rate. Based on this, the aim of this research is to determine the relationship. between infiltration rate, groundwater level, and soil permeability and their influence. The research method was carried out by taking data from direct groundwater level measurements and infiltration rate measurements, as well as samples for soil permeability analysis. Then an interpretation of the data obtained is carried out and presented in a map of the infiltration zone and soil permeability zone. The research area in Tajur Village has 2 infiltration zones, namely the slow-medium zone and the medium zone with medium and rather fast soil permeability and low-medium groundwater depth.
LAJU INFILTRASI DAERAH KECAMATAN BUNGURSARI DAN SEKITARNYA DI KABUPATEN PURWAKARTA, PROVINSI JAWA BARAT: RATE OF INFILTRATION IN THE BUNGURSARI DISTRICT AND SURROUNDINGS IN PURWAKARTA DISTRICT, WEST JAVA PROVINCE Assyidik, Ahmad Ikhsan; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 1, FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v5i1.19162

Abstract

The research area is in Bungursari District and the surrounding Purwakarta Regency. This research aims to determine the distribution of infiltration rate values in the research area. The method used is measuring soil infiltration using a double ring infiltrometer. Then it is known that the infiltration rate value is divided into 3 zones, namely, medium infiltration rate (2 – 6.5 cm/hour), fast infiltration rate (12.5 – 25 cm/hour), and very fast infiltration rate (>25 cm/hour).
INTEGRASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS KELAS TEKSTUR TANAH DALAM KONTEKS KEBENCANAAN GERAKAN TANAH: GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM INTEGRATION FOR SOIL TEXTURE CLASS ANALYSIS IN THE CONTEXT OF GROUND MOTION DISASTER  Arifin, Khoirul; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/6y25kk18

Abstract

Berdasarkan laporan BPBD terjadi peristiwa longsor di daerah Jonggol. Dalam analisis aspek kebencanaan longsor, tekstur tanah adalah salah satu parameter yang dibahas. Dengan mempertimbangkan kemiringan lereng dan tipe batuan, penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelas tekstur tanah. Untuk menentukan lokasi pengambilan sampel tekstur tanah, fitur peta kemiringan lereng, dan jenis batuan di tumpang-tindih. Selanjutnya, tekstur tanah diukur dengan menggunakan ayakan. Setelah perhitungan tekstur tanah dilakukan, fitur peta digabungkan (union). Hasil plot dominan dianggap mewakili kelas tekstur tanah. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dua kelas tekstur tanah terdiri dari: berpasir-berliat dan berliat. Kelas berpasir-berliat meliputi 16,98 km2 atau 84,52% dari daerah penelitian, sedangkan kelas berliat meliputi 3,11 km2 atau 15,48% dari daerah penelitian. Based on the BPBD report, there was a landslide in Jonggol area. In analyzing the disaster aspects of landslides, soil texture is one of the parameters discussed. By considering slope and rock type, this study aims to determine the soil texture class. To determine the soil texture sampling locations, the features of slope, and rock type maps were overlapped. Next, soil texture is measured using a sieve. After soil texture calculations were made, the map features were union. The result of the dominant plot is considered to represent the soil texture class. Based on the analysis conducted, two soil texture classes comprise the study area: sandy-clayey and clayey. The sandy-clayey class covers 16,98 km2, or 84,52% of the study area, while the clayey class covers 3,11 km2, or 15,48% of the study area.
KARAKTERISASI SIFAT FISIK AIRTANAH PADA SUMUR GALI KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN, DKI JAKARTA : GROUNDWATER PHYSICAL PROPERTIES CHARACTERIZATION AT THE DUG WELLS IN JAGAKARSA SUBDISTRICT, SOUTH JAKARTA, DKI JAKARTA Mahabbatan, Raizar; Amri, Muhammad Adimas; Hendrasto, Fajar
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/m9bhz934

Abstract

Kecamatan Jagakarsa akan mengalami penurunan ketersediaan air tanah hingga tahun 2030 akibat pemanfaatan oleh masyarakatnya yang menggunakan air tanah secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah yang menerima masukan air dari air sungai sehingga dapat dilakukan tindakan terhadap pemakaian air tanah pada daerah penelitian. Untuk mengetahui daerah yang menerima masukan air dari air sungai, penelitian ini metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengukuran tinggi muka air tanah dan air sungai, mengukur sifat fisik air tanah dan pembuatan peta sebaran MAT. Tahap selanjutnya melakukan interpretasi pada daerah yang memasukkan air sungai ke dalam aliran air tanah. Jagakarsa district will experience a decrease in the availability of ground water until 2030 due to the uses by its people who use groundwater excessively. This study aims to determine the areas that receive water input from river water so that actions can be taken on the uses of groundwater in the research area. To find out the areas that receive water input from river, this research uses the method of measuring groundwater and river water levels, measuring the physical properties of groundwater and making groundwater table stream distribution.
INTEGRASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS BENCANA LONGSOR BERDASARKAN PARAMETER KELERENGAN DAN TIPE BATUAN: INTEGRATION OF GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEMS FOR ANALYSIS OF LANDSLIFE DISASTERS BASED ON SLOPE PARAMETERS AND ROCK TYPE  Rafi, Muhammad Zaidan; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/mxzsdn83

Abstract

Menurut laporan BPBD, terjadi longsor di daerah Babakan Madang. Saat mempelajari aspek kebencanaan yang terkait dengan gerakan tanah, lereng adalah salah satu komponen yang paling penting yang dibahas. Dengan mempertimbangkan tipe batuan, karakteristik lereng, dan data DEMNAS, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kelas kelerengan dan arah lereng. Kelerengan dan arah lereng membutuhkan data DEMNAS, sedangkan tipe batuan membutuhkan pemetaan geologi yang akurat. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan parameter yang telah ditetapkan. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa zonasi kelas kelerengan berkisar dari sangat rendah hingga sangat tinggi. Penelitian ini memiliki lereng yang berbeda dari utara ke selatan, menunjukkan variasi yang signifikan di seluruh area. Selain itu, jenis batuan yang ditemukan juga diklasifikasikan berdasarkan kualitasnya, berkisar dari sangat baik hingga sangat buruk. Dalam konteks mitigasi bencana tanah longsor, penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang hubungan antara kelerengan, arah lereng, dan tipe batuan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang lebih tahan terhadap longsor. According to the BPBD report, a landslide occurred in the Babakan Madang area. When studying disaster aspects related to ground movement, slope is one of the most important components discussed. By considering rock type, slope characteristics, and DEMNAS data, the aim of this research is to determine the slope class and slope direction. Slope and slope direction require DEMNAS data, while rock types require accurate geological mapping. Next, the collected data is divided into several classes based on predetermined parameters. The analysis carried out shows that the slope class zoning ranges from very low to very high. This study has different slopes from north to south, showing significant variation across the area. Apart from that, the types of rocks found are also classified based on their quality, ranging from very good to very poor. In the context of landslide disaster mitigation, this research provides deeper insight into the relationship between slope, slope direction, and rock type. It is hoped that this research can help plan and build infrastructure that is more resistant to landslides.
ANALISIS PENCEMARAN AIR TANAH BERDASARKAN PENATAAN JARAK SUMUR GALI DENGAN TANGKI SEPTIK DI KELURAHAN SUKAMAJU, DEPOK, JAWA BARAT Syavitri, Dewi; Khadafi, Khadafi; Yuslim, Silia; Amri, Adimas
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 9, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v9i1.19071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat keterkaitan antara kualitas air tanah dengan penataan jarak sumur gali air bersih terhadap tangki septik. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sukamaju, Depok, Jawa Barat, dengan mengamati 6 lokasi pengamatan untuk mengetahui kedalaman air tanah, jarak dan posisi sumur gali terhadap tangki septik. Selain itu conto air juga diambil untuk mengetahui apakah terdapat kandungan bakteri Escherchia coli dalam air sumur gali tersebut. Berdasarkan hasil pengukuran terhadap tinggi air tanah dan bantuan software Arc GIS, diketahui arah aliran air tanah bergerak dari Selatan ke Utara dan dari hasil pengamatan diketahui 2 lokasi pengamatan memiliki jarak antara tangki septik dengan sumur gali dibawah ketentuan SNI. Adapun berdasarkan hasil analisis laboratorium mikrobiologi, diketahui 1 titik lokasi pengamatan mengalami kontaminasi bakteri Escherchia coli yang diperkirakan penyebabnya adalah jarak antara sumur gali dengan tangki septik dibawah persyaratan, meskipun arah aliran berlawanan dengan posisi tangki septik. Berdasarkan data tersebut disimpulkan untuk Kelurahan Sukamaju, Depok, secara umum memiliki kualitas air tanah dan penataan jarak sumur gali terhadap tangki septik yang baik.
Analisis Geomorfologi Daerah Desa Ngoro-Oro dan Sekitarnya Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Amri, Muhammad Adimas; Lestari, Arini Dian; Y, Himmes Fitra; N, Suherman D; S, Yarra; Sulastri, Murni
Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi Vol 14, No 3 (2023)
Publisher : Badan Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34126/jlbg.v14i3.498

Abstract

Daerah penelitian terletak di Desa Ngoro-Oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta luas daerah penelitian 20 km2. Secara astronomis daerah penelitian berada pada 110° 31' 0.9335" - 110° 33' 44.4815" BT dan - 7° 50' 31.8300" – 7° 52' 42.8123" LS. Tujuan untuk penelitian ini untuk mengetahui kondisi geomorfologi dari segi aspek morfografi, morfometri dan morfogenentik yang berpengaruh keadaan bentang alam yang dikontrol oleh struktur geologi dan litologi. Metode pengambilan data dilakukan melalui pemetaan geomorfologi secara terstruktur dengan mengamati bentuk topografi, relief, kemiringan lereng, bentuk morfologi di lapangan, jenis litologi penyusun, dan keberadaan struktur geologi. Secara geologi regional, daerah penelitian berada di Formasi Semilir, Formasi Nglanggran, dan Formasi Sambipitu dengan umur Miosen Awal-Miosen Tengah. Daerah penelitian terdapat tiga satuan yaitu Satuan Batupasir Karbonatan Selang-seling Batulempung Karbonatan, Satuan Breksi Monomik, Satuan Breksi Polemik, dan Satuan Autobreksia. Daerah penelitian berada di Zona Pegunungan Selatan, memiliki kemiringan lereng terjal – sangat terjal, dengan bentuk lahan bervariasi mulai dari perbukitan, pengunungan, dan dataran. Terdapat tiga pola pengaliran yaitu trelis, trelis terarah, dan angular. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi tiga yaitu Satuan Geomorfologi Perbukitan Sisa Gunungapi Nglaggran, Satuan Geomorfologi Punggungan Blok Sesar Batur, dan Satuan Geomorfologi Dataran Struktur Sesar Kali Bubung. Kondisi geomorfologi daerah penelitian dipengaruhi oleh tenaga endogen akibat aktivitas vulkanisme dan tektonik.
ANALISIS DERAJAT KEASAMAN AIR TANAH DI KELURAHAN SUKMAJAYA, KECAMATAN SUKMAJAYA, DEPOK, JAWA BARAT Husein, Dewi Syavitri; Amri, Adimas; Suliestyah, Suliestyah; Sumarsih, Sumarsih; Lestari, Arini Dian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 1, Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i122070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui derajat keasaman air tanah di daerah Kelurahan Sukmajaya, Depok. Penelitian ini merupakan penelitian lebih lanjut dari yang sudah ada dan menjadi perhatian karena berdasarkan penelitian sebelumnya di Kelurahan Cilodong yang terletak di sebelah Barat memiliki derajat keasaman di bawah standar di hampir seluruh lokasi pengamatan yang diamati. Metoda penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan menganilisi pH air tanah sejumlah 8 buah yang tersebar di Kelurahan Sukmajaya yang dibawa oleh peserta pada saat melakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Kantor Kelurahan Sukmajaya, Depok. Dari hasil PkM dengan menggunakan alat indikator sederhana diketahui bahwa seluruh air yang dibawa oleh warga ternyata juga memiliki derajat pH di bawah standar (asam). Selanjutnya sejumlah 8 sampel dilakukan uji laboratorium dan berdasarkan hasil uji tersebut diketahui hasilnya yaitu 8 sampel memiliki kualitas air tanah di bawah standar, yaitu 8 sampel memiliki pH asam, berkisar antara 4,3 sampai 5,8 dengan nilai rata-rata 4, 68; dan 2 sampel memiliki kadar Mangan di atas standar. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui bahwa di Kelurahan Sukmajaya memiliki derajat keasaman yang tidak memenuhi standar seperti di Kecamatan Cilodong yang terletak di selatannya. Dari hasil ini diinterpretasikan bahwa nilai pH meningkat dari Selatan ke utara, sehingga secara umum diperkirakan kontaminasi menurun ke arah Utara 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN SUMUR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI DESA CIBOGO, KECAMATAN CISAUK, KABUPATEN TANGERANG Yuda, Himmes Fitra; Amri, Muhammad Adimas; Pramadika, Havidh; Afdhal, Muhammad
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 7 No 1 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v7i1.21391

Abstract

Cisauk district is located within the administrative area of Tangerang regency, Banten Province. The Cisauk district was originally part of the Serpong district, which experienced regional expansion. Initially, much of the land in the Cisauk district was agricultural land. However, as the population grew, its function changed to residential land, industrial trade, and services. In addition, this area in Tangerang regency is strategic as a buffer for the capital city of Jakarta. Therefore, with the increasing rate of population growth and the growth of residential areas or housing developments in the Cisauk district, the need for clean water is also directly proportional. Based on these problems, it is necessary to have training and mentoring activities in implementing clean water well-making activities, with the aim that clean water well-making activities are carried out by plans and methods that meet implementation standards and technical standards for making clean groundwater wells.  It is planned to construct a borehole well at a location identified as a productive aquifer zone based on the ADMT survey results. The borehole well will be designed to reach the optimum depth to penetrate the aquifer zone, providing a sustainable, clean water supply for the community of Cibogo Village, Cisauk District.
Co-Authors A. Kadyanto Kadyanto AA Sudharmawan, AA Abdurrachman Assegaf Abdurrachman Asseggaf Abdurrachman Asseggaf Ade Tiyas Nurhaja Tiyas Afdhal, Muhammad Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi, Afiat Alfi Syahrin, Alfi Arifin, Khoirul Arini Dian Asseggaf, Abdurrachman Assyidik, Ahmad Ikhsan Athallah, Fahd Nibel Atthariqh, Muhammad Kresna Carollus Armando Meze Muku Darius, Yudha Ibnu Dhimas R. Utomo Dimetrio, Yohanes Dyah Ayu Setyorini Eddy Sugiarto Fajar Hendrasto Firman Herdiansyah Firmanda, Ruli Hapsari Nurhaniya Havidh Pramadika Hendrasto, Fajar Himmes Fitra Yuda Himmes Fitra Yuda Himmes Fitra Yuda Jambak, Moehammad Jambak, Moehammad Ali Khadafi, Khadafi Khairani, Syahra Kamila Laksono Trisnantoro Lestari, Arini Dian Mahabbatan, Raizar Maman Djumantara Maman Djumantara, Maman Meirawaty, Mira Mira Meirawaty Mohammad Apriniyadi Muhammad Kresna Atthariqh Muhammad Yusril Ihza M Mulia Ginting Mulia Ginting, Mulia Murni Sulastri Murni Sulastri N, Suherman D Novi Triany Novi Triany Nurhaniya, Hapsari Rafi, Muhammad Zaidan Ramadhan Adhitama Ruli Firmanda S, Yarra Setiawan, Naiy Salsabila Shahnaz B sigit binangkit Sigit Rahmawan Silia Yuslim Sofyan Rachman Sofyan Rachman, Sofyan Suherman Dwi Nuryana Suherman Dwi Nuryana Sulastri, Murni Suliestyah, Suliestyah Sulyana, Deska Sumarsih . . Susilo, Yves Belgiaswara Syahadun Syahadun Syahra Kamila Khairani Syavitri, Dewi Utomo, Dhimas R. Y, Himmes Fitra Yuda, Himmes Fitra Yuda, Himmes Putra Yudha Ibnu Darius