Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Sosialisasi Aplikasi Siskestren (Sistem Informasi Survei Kesehatan Pondok Pesantren) Di Pondok Pesantren Al-Jihad Surabaya Dwi Handayani Handayani; Abdul Hakim Zakkiy Fasya; Mursyidul Ibad; Wiwik Afridah; Fatimatul Azkiyatuz Zahro; Ivan Adriansyah Nugroho
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1221.867 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.863

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 saat ini perlu gencar melakukan upaya deteksi kasus dan promotif preventif. Pondok pesantren merupakan salah satu lingkungan yang berisiko tinggi mengalami penularan Covid-19. Permasalahan yang dialami pondok pesantren saat ini adalah pesantren belum memiliki sistem pencatatan pelaporan sebagai upaya ketat mencegah risiko penyakit terutama di masa pandemi Covid-19. Penelitian sebelumnya telah dikembangkan suatu aplikasi survei kesehatan untuk mawas diri Pesantren yang disebut Siskestren berbasis online yang hasil uji cobanya terbukti efisien. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi produk pengembangan teknologi Siskestren (Sistem Informasi Survei Kesehatan Pondok Pesantren) agar mampu secara mandiri menilai dan mendeteksi masalah kesehatan di Pesantren. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi beberapa tahapan yakni sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi Siskestren. Sasaran kegiatan adalah santri husada Pondok Pesantren Al-Jihad dan petugas puskesmas. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan menilai pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan aplikasi Siskestren. Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari santri husada dan petugas puskesmas memahami pentingnya aplikasi Siskestren di masa pandemi untuk deteksi dini risiko kesehatan. Santri husada dan petugas puskesmas mampu menggunakan aplikasi Siskestren dengan mudah. Adanya aplikasi Siskestren ini diharapkan dapat membantu sistem kewaspadaan dini kesehatan di lingkungan pesantren. Perlu dilakukan sosialisasi lebih meluas lagi ke pesantren lainnya dan melakukan monitoring berkelanjutan terkait assessment kesehatan di pesantren menggunakan aplikasi Siskestren.
Pendampingan Kader Kesehatan dalam Sosialisasi Stop Merokok di Lingkungan Pondok PP Wahid Hasyim Bangil Danny Irawan; Abraham Ahmad Ali P; Evi Sylvia Awwalia; Riska Rohmawati; Dwi Handayani; Ahmad Misbahul Ulum; Chaedar Sufy Magna; Aizah Ari Setyana yuli
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 2 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : BERKARYA DAN MENGABDI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.969 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v2i1.974

Abstract

Merokok merupakan tindakan menghirup dan menghembuskan asap yang berasal dari tanaman yangdihisap. Merokok sudah banyak dilakukan oleh remaja. Remaja merupakan masa kanak-kanak dandewasa dari usia 10 hingga 19 tahun. Pada tahap ini merupakan tahap perkembangan yang unik danpenting dalam membuat dasar kesehatan yang baik. Pondok pesantren merupakan lembagapendidikan dan lembaga sosial keagamaan yang menjadi barometer dalam pertahanan moralitasmasyarakat di lingkungannya. Pengabdian Masyarakat terkoordinasi oleh Unit Penelitian danPengabdian Masyarakat (UPPM) FK UNUSA berkoordinasi dengan LPPM mengadakan seminarkesehatan pendampingan kader kesehatan dalam sosialisasi stop merokok di PP Wahid Hasyim Bangil.Seminar ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang stop merokok dikalanganremaja. Pengabdian masyarakat dilakaksanakan dengan webinar melalui platform zoom meetingdengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Kelompok sasaran pada kegiatan ini adalahsantri PP Wahid Hasyim Bangil. Dilakukan pretest dan posttest dan hasil dianalisa menggunakanWilcoxon. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku merokok.Perbedaan pretest dan posttest pengetahuan memiliki nilai p Value 0,012, hasil pretest dan posttestsikap memiliki nilai p value 0,011 dan perilaku memiliki p value 0,011. Seminar kesehatan yangdilakukan memberikan dampak positif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pengetahuan, sikap,perilaku
Literature Review: Anxiety in Pregnant Women during the Covid-19 Pandemic Nadila Imania Awanda; Dwi Handayani
Disease Prevention and Public Health Journal Vol. 17 No. 1 (2023): Disease Prevention and Public Health Journal
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/dpphj.v17i1.6315

Abstract

Background: The prevalence of pregnant women during the Covid-19 pandemic increased by 72% compared to before the pandemic. The increase in the number of pregnant women during the Covid-19 pandemic goes hand in hand with the increase in the prevalence of pregnancy-related anxiety which can be influenced by internal and external factors and which, in turn, may impact the health of the mother and her baby. The purpose of this literature review is to examine pregnancy-related anxiety during the Covid-19 pandemic. Method: The research is literature review research. The data sources used were Google Scholar and PubMed databases from 2019-2021. The keywords used were “anxiety in pregnant women during a pandemic” (in English) and “kecemasan ibu hamil di masa pandemi” (in Indonesia). Twenty-one articles with the most relevant topics were analyzed comprehensively. Results: Pregnant women aged <20 and >35 years old who only get a primary and secondary education, have a lack of knowledge, are working, have lower economic status, and do not receive support from their husbands are at risk of experiencing anxiety during the Covid-19 pandemic. The anxiety level of pregnant women during the Covid-19 pandemic increased compared to before the pandemic. Conclusion: There is a relationship between age, education, knowledge, employment status, economic status, husband's support, and anxiety in pregnant women during the Covid-19 pandemic. There is a difference in the anxiety level of pregnant women before and during the Covid-19 pandemic. Pregnant women are expected to be able to prepare for and manage their pregnancy during the Covid-19 pandemic and the husband’s support is an important element during pregnancy, especially during a pandemic.
APAKAH ASURANSI KESEHATAN BERKAITAN DENGAN PEMANFAATAN PUSKESMAS? STUDI POTONG LINTANG DI PROBOLINGGO - JAWA TIMUR TAHUN 2018 Nurul Jannatul Firdausi; Dwi Handayani; Agung Dwi Laksono
Jurnal Keperawatan Indonesia Timur (East Indonesian Nursing Journal) Vol 2 No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkit.v2i2.337

Abstract

Latar Belakang: Asuransi kesehatan diketahui dapat meningkatkan pemanfaatan pelayanan kesehatan, alasan tersebut mendorong pemerintah merilis kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional. Tujuan: Penelitian ditujukan untuk menganalisis hubungan asuransi kesehatan dengan pemanfaatan Puskesmas di Probolinggo - Jawa Timur. Metode: Penelitian mengekstraksi data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. Riskesdas menggunakan stratifikasi dan multistage random sampling untuk memilih sampel, sehingga studi ini dapat menganalisis 3.393 responden (≥ 15 tahun) di Probolinggo - Jawa Timur. Selain pemanfaatan Puskesmas sebagai variabel outcome, penelitian menggunakan kepemilikas asuransi kesehatan sebagai variabel terpapar, dan sembilan variabel lain sebagai kontrol: area, tempat tinggal, umur, jenis kelamin, perkawinan, pendidikan, pekerjaan, sosio-ekonomi, dan waktu tempuh ke Puskesmas. Regresi logistik biner digunakan untuk penentuan pada tahap akhir. Hasil: Hasil penelitian menemukan bahwa bahwa mereka yang memiliki asuransi kesehatan yang dikelola pemerintah memiliki peluang 2,371 kali dibanding yang tidak memiliki asuransi kesehatan untuk memanfaatkan Puskesmas (AOR 2,371; 95% CI 2,320-2,423). Lebih lanjut, mereka yang memiliki asuransi kesehatan yang dikelola pemerintah dan juga swasta memiliki peluang 1,924 kali dibanding yang tidak memiliki asuransi kesehatan untuk memanfaatkan Puskesmas (AOR 1,924; 95% CI 1,829-2,024). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kepemilikan asuransi kesehatan memiliki keterkaitan dengan pemanfaatan Puskesmas di Probolinggo. Mereka yang memiliki asuransi kesehatan yang dikelola oleh pemerintah memiliki peluang paling tinggi untuk memanfaatkan pelayanan Puskesmas.
Penyuluhan Tentang Personal Hygiene Pada klien Rehabilitasi di Plato Foundation Mufiroh; Dwi Handayani; Savira Auliya Abdullah
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 03 (2023): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personal hygiene adalah praktik menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri. Klien rehabilitasi cenderung kurang memperhatikan personal hygiene mereka, yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan dan sosial. Personal hygiene merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga kesehatan seseorang. Kebiasaan personal hygiene yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit dan infeksi, serta meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan tentang personal hygiene pada klien rehabilitasi di Plato Foundation. Penelitian ini menggunakan metode pretest-posttest dengan jumlah sampel 19 klien rehabilitasi yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pretest-posttest dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada nilai posttest klien dibandingkan dengan nilai pretest (rata-rata 55,78947 vs 87,89474). Namun, masih terdapat beberapa klien yang tidak mencapai nilai cukup pada posttest. Faktor-faktor yang berkontribusi pada hal tersebut antara lain kesulitan memahami materi penyuluhan, kurangnya motivasi, dan kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar.
LITERATURE REVIEW: FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI DI MASA PANDEMI COVID-19 Jihan Aulia -; Dwi Handayani -; Satriya Wijaya -; Abdul Hakim Zakkiy Fasya -
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i2.1124

Abstract

Pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi merupakan dampak yang besar bagi kehidupan manusia terutama bagi kesehatan mental masyarakat. WHO melaporkan bahwa tingkat prevalensi depresi secara global mengalami peningkatan sebanyak 25% pada tahun pertama pandemi Covid-19. Tujuan dari penulisan pustaka ini adalah untuk mengkaji faktor yang berhubungan dengan depresi di masa pandemi Covid -19. Penelitian ini termasuk dalam kategori literature review dengan jenis Traditional Literature Review . Pengolahan data pada penelitian menggunakan metode ilustratif. Proses pencarian artikel menggunakan database Google Scholar mulai dari rentang waktu 2019-2021.Pada proses pencarian artikel menggunakan 2 kata kunci yaitu faktor yang mempengaruhi depresi pada pandemi dan penurunan kehilangan pendapatan selama covid. Hasil penelitian ini diperoleh sebanyak 22 artikel yang paling relevan dengan topik yang dibahas. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor perbaikan, individu yang memiliki riwayat penyakit kronis, individu bersama anggota keluarga atau kerabat yang memiliki riwayat Covid-19, individu yang memiliki riwayat kesehatan sebelumnya, dan kehilangan pendapatan dengan kejadian depresi di masa pandemi Covid- 19 -19.Simpulan dari penelitian ini yaitu faktor yang dipilih dengan rentang 1,33-8, individu yang memiliki riwayat penyakit kronis dengan rentang 1,23-2,66, individu bersama anggota keluarga atau kerabat yang memiliki riwayat Covid-19 dengan rentang 1,3 -3,38, faktor individu yang memiliki riwayat mental sebelumnya dengan rentang 0,42-12,99, dan penurunan pendapatan dengan rentang 1,25-2, 66 berkontribusi terhadap kejadian depresi di masa pandemi Covid-19. Individu yang memiliki gejala depresi segera melaporkan kepada tenaga (psikolog/psikiater) dan bagi tenaga kesehatan dapat melakukan pemantauan setiap minggu terkait dengan keadaan psikologis yang dialami masyarakat, pada kelompok rentan.
The Effect of Workload, Work Commitment and Work Motivation on Employee Performance at BPJS Employment Branch X Odilia Ika Auliya; Agus Aan Adriansyah; Dwi Handayani; Novera Herdiani
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.703

Abstract

Perusahaan asuransi dengan persaingan yang tinggi membutuhkan karyawan yang memiliki kinerja yang baik. BPJS Ketenagakerjaan Cabang X belum memenuhi target tenaga kerja aktif dalam tiga tahun terakhir. Fenomena yang terjadi di BPJS Ketenagakerjaan Cabang X adalah beban kerja yang tinggi, kurangnya komitmen pegawai dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, komitmen kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai di BPJS Ketenagakerjaan Cabang X. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel penelitian ini menggunakan total populasi (sampel jenuh) sebanyak 25 karyawan.Variabel penelitian ini adalah beban kerja, komitmen kerja, motivasi kerja dan kinerja karyawan yang diukur dengan menggunakan instrumen sudut tertutup yang telah lulus etika etika. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan melihat Prevalence Ratio (PR). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden memiliki beban kerja yang sesuai (84%), komitmen kerja yang tinggi (72%), motivasi kerja yang tinggi (84%) dan kinerja yang baik (76%). Bahwa terdapat pengaruh antara beban kerja, komitmen dan motivasi terhadap kinerja karyawan dengan nilai PR (1). Sedangkan diantara beban kerja, komitmen dan motivasi yang memiliki nilai resiko terbesar adalah beban kerja dengan nilai PR (2,63).Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara beban kerja, komitmen kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Saran BPJS Ketenagakerjaan Cabang X memberikan apresiasi kepada pegawai yang dapat mencapai target. Serta memberikan penyegaran dalam bentuk gathering agar karyawan dapat semangat,
LITERATUR REVIEW: EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (BLUD) TERHADAP KINERJA PUSKESMAS HUMAYRAH - -; Agus Aan Adriansyah; Dwi - Handayani; Nurul Jannatul Firdausi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v12i3.1125

Abstract

Penerapan kebijakan BLUD di Puskesmas memerlukan banyak persiapan. Terdapat beberapa kendala dalam setiap pelaksanaannya, namun petugas selalu berusaha dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Memberikan pelayanan yang berkualitas adalah salah satu tuntutan masyarakat. Maka penelitian ini dibuat untuk me-review hasil penelitian evaluasi implementasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap kinerja Puskesmas. Penelitian ini menggunakan metode literature review sumber data yang digunakan berasal dari google scholar dalam rentang waktu 2014-2021. Kata kunci yang digunakan yaitu Puskesmas BLUD dan kinerja Puskesmas. Setelah dilakukan skrinning didapatkan 16 artikel yang relevan dan menjadi bahan analisis dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan menganalisis evaluasi implementasi kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap kinerja Puskesmas berasal artikel yang telah di review. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas pelayanan kinerja pegawai Puskesmas BLUD tergolong baik namun terkendala pada minimnya Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana serta pemanfaatan sistem informasi di Puskesmas. Dampak positif dan negatif penerapan yaitu Puskesmas lebih optimal dalam layanan kesehatan. Faktor penghambat implementasi kebijakan BLUD meliputi SDM, pengelolaan keuangan, sarana dan prasarana, komitmen pegawai Puskesmas, koordinasi antara pemimpin dan staf serta kompetensi pegawai Puskesmas. Faktor keberhasilan untuk implementasi kebijakan BLUD adalah semangat kerja pegawai dan dukungan dari pemimpin. Kesimpulan dari literature review ini adalah dalam penerapan kebijakan BLUD di Puskesmas perlu diimbangi dengan kualitas SDM, kenyamanan sarana dan prasarana, dukungan pemimpin yang tinggi, koordinasi antara pemimpin dan staf Hal tersebut meminimalisir terjadinya hambatan atau kendala dalam pelaksanaan kebijakan BLUD di Puskesmas.
Infectious Disease Health Problems at Pondok Pesantren X, Pasuruan City in 2023 Kuuni Ulfah Naila El Muna; Dwi Handayani; Mursyidul Ibad
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 8 No 1 (2024): Medical Technology and Public Health Journal March 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v8i1.5518

Abstract

Pesantren is an Islamic educational institution that provides religious education services. Pesantren usually provides dormitories for students, where many people live in one location, resulting in crowded living conditions for an extended period. If anyone who infected an infectous disease which can easily transmit to other, and moreover this can lead to an outbreak which can lead enormous losses. Therefore, we want to do an analysis situation of infectious disease that happened in Pondok Pesantren X. We managed to interview 102 santri and observed some dormitory room. Based on our analysis on the infectious disease situation, we can conclude that the diseases recorded in the clinic do not encompass all illnesses experienced by the students. Common infectious diseases among students in the Pondok Pesantren not only scabies as many people says so, there are also acute respiratory infections, gastroenteritis, typhoid, COVID-19, tuberculosis (TBC), and dengue fever (DBD). We suggest the Caregiver and administrators of the Pondok Pesantren can encourage students to avoid risky behaviors leading to infectious diseases.
Kaderisasi Promotor Kesehatan Berbasis Digital Sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Promosi Kesehatan di Era Digital A’Yunin Al Isyrofi, Atik Qurrota; Handayani, Dwi; Ibad, Mursyidul; Lestari, Marselli Widya; Jauharoh, Indi Aula
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v8i2.2604

Abstract

Indonesia masih dihadapkan pada berbagai masalah kesehatan. Apalagi, hadirnya pandemi Covid-19 juga semakin memperumit masalah kesehatan di Indonesia. Jika hanya mengandalkan solusi konvensional, maka berbagai masalah tersebut tidak akan tertangani. Perlu solusi inovatif untuk mengatasinya. Solusi yang inovatif tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran teknologi, khususnya teknologi digital. Sektor kesehatan, terutama terkait promosi kesehatan sangat membutuhkan ketersediaan informasi yang cepat, tepat, akurat dan up to date untuk berbagai keperluan. Teknologi digital juga dapat menjadi media komunikasi, edukasi, dan konsultasi kesehatan yang efektif bagi masyarakat. Fakta yang sangat memprihatinkan bahwa 92% hoax kesehatan berasal dari media sosial. Tidak hanya hoax, infodemik juga turut mengancam kelangsungan hidup masyarakat. Banjir informasi seringkali menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat, ketidakpercayaan terhadap sains, sehingga bisa menghambat proses pengambilan keputusan serta mengganggu usaha pencarian solusi terhadap berbagai masalah kesehatan. Bahkan, hoax dan infodemik juga dapat berakibat fatal serta membahayakan nyawa seseorang. Jago Preventif sebagai salah satu platform digital di bidang kesehatan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan telah berupaya menjadi bagian dari solusi dengan bergerak di aspek promotif dan preventif. Jago Preventif juga menginisiasi terbentuknya komunitas pegiat kesehatan masyarakat yang terdiri dari berbagai unsur. Belakangan diketahui bahwa performa anggota komunitas ini semakin menurun, sehingga kurang bisa dioptimalkan untuk melanjutkan upaya promosi kesehatan berbasis digital yang sebelumnya dilakukan. Oleh karena itu, pengusul memandang perlu dilakukan kaderisasi promotor kesehatan berbasis digital untuk meningkatkan kapasitas promosi kesehatan di era digital seperti saat ini.
Co-Authors Abdul Hakim Z. F. Abraham Ahmad Ali P Afridah, Wiwik Agung Dwi Laksono Agus Aan Adriansyah Ahmad Misbahul Ulum Aini, Fathiyah Nur Ainun Nitsa Rahayu Aizah Ari Setyana yuli Akas Yekti Pulih Asih Akmalina Ziadati Sukmaningtyas Alfaridzi, Aditya Rizky Alfin Nur Faridhotul Khasanah Ali P, Abraham Ahmad Amanatul Istifaiyah Ambiyak, Bharokatul Atik Qurrota A’Yunin Al Isyrofi Awwalia, Evi Sylvia Bintari, Tri Wahyuni Budhi Setianto Chaedar Sufy Magna Danny Irawan Danny Irawan Dayu Satriya Wibawa Difran Nobel Bistara dr. Evi Sylvia Awwalia, Sp. PD Edza Aria Wikurendra Endang Sulistiyani Fasya, Abdul Hakim Fasya, Abdul Hakim Zakkiy Fatimatul Azkiyatuz Zahro Hakim Zakkiy Fasya, Abdul Herdiantri Sufriyana HUMAYRAH - - Imamate, ewi Sinta Nuriatul ISWAHYUDI ISWAHYUDI Ivan Adriansyah Nugroho Jannatul Firdausi, Nurul Jauharoh, Indi Aula Jihan Aulia - Kardina, Rizki Nurmalya Kuuni Ulfah Naila El Muna Lestari, Marselli Widya Magna, Chaedar Sufy Maulidatul Hasanah Mufiroh Mulia, Mimin Indriani Mursyidul Ibad Nada, Ahfiatin Nadila Imania Awanda Nafa Khusufi, Uyun Nasrullah, Amanda Amalia Nifta Salsabilah, Ersa Noer Farakhin Noer Farakhin Noer Farakhin Noer Farakhin Novera Herdiani, Novera Nur Masruroh Nur Muhammad Ali Al-Faizi Nurul Jannatul Firdausi Nurul Jannatul Firdausi Odilia Ika Auliya Odilia Ika Auliya Rahmawati, Guines Ayu Renjani Sulistianah Renjani Sulistianah Renjani Sulistianah Rifky Dwi Aditya Iryawan Rohmawati, Riska Satriya Wijaya Savira Auliya Abdullah Syafiuddin, Achmad Ulum F, Ahmad Misbahul Yanti, Alfiyah Indah Yuli, Aizah Ari Setyana Zahro, Novianti Fatimahtus