Articles
Kepraktisan Model Pembelajaran Investigation Based Multiple Representation (IBMR) dalam Pembelajaran Fisika
Joko Siswanto;
Endang Susantini;
Budi Jatmiko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1307
This paper presents practicality learning model of IBMR. Its own syntax orientation, investigation, multi representation, aplication, and evaluation. The learning conducted on the fundamental of physics class. At the time of the learning takes place, observations practicality every phase of the learning model IBMR. The results showed that the learning model IBMR has excellent practicality. It shows that every phase of IBMR learning model can be practically implemented
MODEL PENGEMBANGAN MODUL IPA1TERPADU BERDASARKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA1)
Harto Nuroso;
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v1i1.106
Keberhasilan pembelajaran dipengaruhi oleh kesesuaian tingkatberfikir dengan materi yang diajarkan. Permasalahan dalampenelitian ini adalah : (1) bagaimanakah tingkat perkembangankognitif siswa SMP di Kota Semarang ? (2) bagaimanakah desainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif siswa ?.Tujuan dilakukannya penelitian iniadalah menyelidiki tingkat perkembangan kognitif (kemampuanberpikir abstrak) siswa SMP di Kota Semaran dan) mendesainmodel pengembangan modul IPA Terpadu berdasarkanperkembangan kognitif.Penelitian ini diharapkan dapat memberikanpengetahuan kepada guru IPA untuk menyusun modul berdasarkanperkembangan kogniti dan dapat memberikan sumbangan pemikirantentang pentingnya penyusunan bahan ajar terutama modul yangdisesuaikan berdasarkan perkembangan kognitif siswa.Penelitian iniadalah R & D (Research and Development), dan dilakukan sampaipada mendesain model pengembangan modul berdasarkanperkembangan kognitif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : (1)perkembangan kognitif (kemampuan berpikir abstrak) siswa-siswiSMP di Kota Semarang (Siswa kelas VII di SMP 10 Semarang, SMP13 Semarang, SMP 14 Semarang dan SMP 20 Semarang) rata-ratamasih rendah, (2) kemampuan berpikir abstrak rendahmenyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar IPA, (3) telahberhasil didesain model pengembangan modul IPA Terpaduberdasarkan perkembangan kognitif siswa yang langkah-langkahnyaterdiri dari penentuan mata pelajaran yang menjadi objekpengembangan, analisis kebutuhan modul, penyusunan danpengembangan draft modul IPA Terpadu, tinjauan ahli dan uji coba.
PENGARUH PENGGUNAKAN LEMBAR KERJA DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA
Tri Joko Kurniawan;
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2012): APRIL 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v3i1/april.390
Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untukmengetahui apakah penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika pokokbahasan gelombang elektromagnetik. Sampel dari penelitian iniadalah kelas X-F yang berjumlah 36 siswa, dan X-G yang berjumlah36 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwapembelajaran dengan penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika.Kata kunci : lembar kerja, pendekatan induktif, berbikir kritis,berpikir kreatif
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA
Muh sohibi;
joko siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2012): SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v3i2/SEPTEMBE.349
ABSTRACT The purpose of this study was to determine whether the use of problem-based learning model provides a better effect than on guided inquiry and expository on critical and creative thinking skills of students in SMA N 1 Comal Pemalang 2012/2013. The experiment was conducted from 31 July 2012 until 10 August 2012. The study population was all class X which amounts to 9 classes. Samples taken are three classes, namely X-5 as the control group, a class X-6 as the experimental group 1 and Class X-7 as the experimental group 2. The final analysis using t-test (right side), for students' critical skills: the first experimental class and control: tcount> ttable = 4.64> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 2.37 > 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2: tcount> ttable = 2.68> 1.99. For the critical skills of students in the experimental class 1 and control: tcount> ttable = 4.41> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 5.29> 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2 : tcount> ttable = 2.27> 1.99. From these results it can be concluded that the experimental class one that uses problem based learning give influence better than both the other classes using guided inquiry and expository on the ability of students to think critically and creatively. Keywords: problem-based learning, guided inquiry, critical thinking and creative students.
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Materi Sumber-sumber Energi
Rina Wijayanti;
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 11, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v11i1.5533
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi sumber-sumber energi. Data dikumpulkan melalui metode tes berupa soal essay berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Hasil tes menunjukkan nilai rata-rata ketercapaian 46,97%, kemampuan memberikan penjelasan sederhana 59,72%, kemampuan membangun keterampilan dasar 41,67%, kemampuan menyimpulkan 39,17%, kemampuan memberikan penjelasan lanjut 37,22%, dan kemampuan mengatur strategi dan teknik 57,08%.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK SERI-PARALEL BERBASIS MASALAH DAN BERORIENTASI PADA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v4i1 April.954
Penelitian ini bertujuan umtuk mengembangkan perangkat praktikum rangkaian listrik seri-paralel berbasis masalah dan berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Penilitian ini diharapkan memberikan manfaat: ?é?á1) dapat dijadikan acuan dalamrangka mengembangkan perangkat praktikum fisika; 2) memberikan pemahaman tentang pentingnya kemmampuan berpikir kritis dan kreatif dalam belajar fisika; dan 3) dapata memberikan acuan dalam pelaksanaan praktikum berbasis masalah yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berfikir kritis dan kreatif mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Yang dikembangkan dalam penelitian ini adalahperangkat praktikum yang terdiri desai praktikum, petunjuk praktikum, peralatan praktikum. Berdasarkan ahli menyatakan bahwa perangkat yang telah dikembangkan memiliki criteria yang baik dengan persentase 73.92 dan 78.27 uji coba menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Namaun berdasarkan uji gain ternormalilsasi tingkat pengruhnya masih dalam kategori rendah yaitu 0.1458 untuk berpikir kritis dan 0.1465 untuk kemampuan berpikir kreatif.
COMPACT DISK ONLINE (CD-O) SEBAGAI MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS PROYEK
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2011): APRIL 2011
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v2i1/April.127
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan CD multimediainteraktif yang dapat digunakan secara online (CD-O) padapembelajaran Fisika berbasis proyek dan menganalisa sikap siswaterhadap implementasi CD-O dalam pembelajaran Fisika berbasisproyek.Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat antara lain dapatmeningkatkan kemampuan peneliti dalam mengembangkan CDmultimedia interaktif yang dapat digunakan secara online (CD-O)pada pembelajaran Fisika berbasis proyek, dapat diketahui sikapsiswa terhadap implementasi CD-O dalam pembelajaran Fisikaberbasis proyek, dan memberikan sumbangan pemikiran kepadadunia pendidikan, yaitu tentang penggunaan CD-O sebagai mediapembelajaran Fisika berbasis proyek.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Pada penelitian pengembangan ini memuat tigakomponen yaitu : model pengembangan, prosedur penelitian dan ujicoba produk. Uji produk dilakukan terhadap ahli materi, ahli mediadan uji coba kelompok kecil.Berdasarkan analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwatelah dihasilkan CD-O (Compact Disk- Online) sebagai mediapembelajaran Fisika berbasis proyek yang merupakan mediapembelajaran interaktif. Siswa juga sangat merespon baikpembelajaran menggunakan CD-O, sehingga dapat meningkatkanmotivasi belajar.Kata kunci : CD-O, fisika, proyek
Instrumen Penilaian Keterampilan Kerja Ilmiah pada Pembelajaran Fisika Berbasis Inquiry
Dayu Ariani;
Ernawati Saptaningrum;
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1305
Penilaian dalam proses pembelajaran adalah komponen yang sangat penting untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa, sebagai contoh yaitu penilaian keterampilan kerja ilmiah. Maka dari itu perlu dikembangkan suatu instrumen penilaian untuk mengukur keterampilan kerja ilmiah siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh kevalidan instrumen penilaian keterampilan kerja ilmiah pada pembelajaran fisika berbasis inquiry. Instrumen tersebut berisi kisi-kisi penilaian, lembar penilaian keterampilan kerja ilmiah, rubrik penilaian, pedoman pemberian skor, lembar penilaian diri serta rekapitulasi nilai keterampilan kerja ilmiah yang telah divalidasi oleh para ahli dan diujicoba. Penelitian ini menggunakan metode R&D dan hasil uji ahli menunjukkan kriteria sangat valid dengan perolehan persentase rata-rata kedua ahli sebesar 87,29%. Instrumen diujicobakan pada 34 siswa SMA kelas XI dan dilakukan oleh 1 orang guru fisika. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa persentase produk yang dikembangkan berdasarkan respon penilaian guru sebesar 97,83% dengan kriteria sangat valid. Hal ini didukung pula dengan keberhasilan pembelajaran yang mencapai persentase 94,44% pada pertemuan pertama, kemudian pada pertemuan kedua sebesar 88,00%. Hasil penelitian tersebut memberikan informasi bahwa instrumen penilaian keterampilan kerja ilmiah yang dikembangkan sudah sangat valid untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika yang berbasis inquiry sebagai alat evaluasi pembelajaran bagi guru fisika SMA.Kata kunci: Kerja Ilmiah, Model Pembelajaran Inquiry, Penilaian Keterampilan.
Pengembangan Buku Ajar IPA Fisika Berbasis Proyek SMP Kelas VII Semester I
Lylan Alfiani Wijaya;
Harto Nuroso;
Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v7i1.1156
Abstrak. Salah satu penilaian otentik dalam KTSP adalah berupa tugas proyek yaitu kegiatan penilaian terhadap suatu tugas yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Pelaksanaan tugas proyek dengan baik di dalam pembelajaran membutuhkan model pembelajaran berbasis proyek. Akan tetapi, tugas proyek di buku belum spesifik dan tidak bisa digunakan secara mandiri oleh siswa sehingga perlu pengembangan buku ajar berbasis proyek untuk siswa smp kelas VII semester 1. Metode penelitian yang digunakan dalam pengembangan buku ajar ipa fisika adalah jenis penelitian dan pengembangan (research and development). Penelitian dilaksanakan di SMP N 37 Semarang Kelas VII dengan sampel yaitu kelas kontrol di VII H dan kelas eksperimen di VII G. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu metode tes dan angket. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan disimpulkan bahwa perlu dikembangkannya buku ajar IPA FISIKA berbasis proyek untuk siswa SMP kelas VII semester 1 karena belum tersedia di sekolah baik dari guru maupun dari dinas pendidikan. Efektivitas buku ajar berbasis proyek dapat dilihat dari hasil perhitungan uji t diperoleh data nilai posttest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu nilai thitung sebesar 6,46. Nilai tabel pada dk = 62 dan pada derajat kepercayaan 95% diperoleh sebesar 1,9993. Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel. Dapat disimpulkan bahwa buku ajar efektif terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Proyek, Pengembangan Buku Ajar, IPA FISIKA
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EDUTAINMENT (EDUCATION-ENTERTAINMENT) DENGAN METODE KUIS GALILEO DI SMP NEGERI 2 KALIWUNGU
Joko Siswanto;
Wahyuni ikip pgri semarang
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2 (2010): SEPTEMBER 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jp2f.v1i2/septembe.119
Permasalahan dari penelitian tindakan kelas ini adalahbagaimana aktifitas siswa dan hasil belajar fisika serta responsiswa melalui model pembelajaran edutainment (educationentertainment)dengan metode kuis galileo di kelas VIII-A SMPNegeri 2 Kaliwungu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalahmendeskripsikan aktifitas siswa, mengetahui hasil belajarsiswa, dan mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran dikelas VIII-A SMP Negeri 2 Kaliwungu. Melalui penelitiantindakan kelas (PTK) masalah ini dicoba untuk diatasi denganmengintegrasikan kuis ke dalam model pembelajaranedutainment. PTK dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitianadalah siswa kelas VIII-A semester 2 SMP Negeri 2 Kaliwunguyang berjumlah 48 siswa. Data diperoleh melalui observasi,pemberian tes uji kompetensi, dan penyebaran angket.Kemudian dianalisilis secara deskriptif kualitatif. Hasilpenelitian menunjukan bahwa aktifitas siswa meningkat dalamberkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikir bersama, danmenjawab kuis. Hasil belajar siswa meningkat dan responterhadap pembelajaran yang dilaksanakan positif. Dengandemikian dari pelaksanaan penelitian tindakan kelas melaluimodel pembelajaran edutainment (education-entertainment)dengan metode kuis galileo siklus I dan siklus II, disimpulkanbahwa dapat meningkatkan hasil belajar fisika di SMP Negeri2 Kaliwungu dalam kegiatan pembelajaran khususnya matapelajaran fisika pada pokok bahasan gelombang.Kata kunci: hasil belajar, edutainment , kuis galileo