Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Operasi Hitung Bilangan Bulat Dengan Prosedur Newman Pada Siswa Anggraini, Ribka Dwi; Wena, I Made; Putri, Gusti Ayu Made Arna
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i1.11375

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat diketahuinya jenis masalah yang dihadapi siswa kelas VII SMP Negeri 7 Denpasar ketika mereka menganalisis suatu materi matematika tentang operasi hitung bilangan bulat berdasarkan Prosedur Newman dan agar diketahui sebab dari masalah yang muncul ketika siswa kelas VII SMP Negeri 7 Denpasar menganalisis suatu materi tentang operasi hitung bilangan bulat. Penelitian ini berjeniskan deskriptif kualitatif yang proses mengumpulkan data dengan memberlakukan atau menggunakan bahasa tulis dan lisan. Subyek penelitian ini yakni 34 siswa dari kelas VII SMP Negeri 7 Denpasar, yang kemudian dibagi yang terdapat tiga kelompok: tinggi, sedang, dan rendah. Dalam penggunaan metode purposive sampling, dua siswa dipilih dari ketiga kelompok tersebut, sehingga jumlah subjek penelitian menjadi enam orang. Instrumen yang dipakai yaitu uji konstruk (pakar) serta uji validitas isi. Teknik analisis data yang memakai reduksi data, sajian data, kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan penulisan jawaban akhir dengan persentase 67,05%. 
WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN DISEMINASI ARTIKEL ILMIAH DALAM RANGKA PENGUATAN KOMPETENSI GURU MENUJU GURU PROFESIONAL DI SMA NEGERI 2 KUTA SELATAN Putri, Gusti Ayu Made Arna; Payadnya, I Putu Ade Andre; Natih, Oka Lanang Jaya; Astuti, Ni Komang Widya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i1.2326

Abstract

SMA Negeri 2 Kuta Selatan, yang dikenal dengan nama TOSKA, adalah sekolah negeri yang didirikan pada 3 September 2019. Sebagai salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Badung, sekolah ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk minimnya jumlah guru penggerak dan penelitian yang dilakukan oleh guru-guru, serta kurangnya publikasi ilmiah. Untuk mengatasi masalah ini, diadakan kegiatan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah dan Diseminasi Artikel Ilmiah pada 11 Juni 2024. Kegiatan ini melibatkan 50 dari 63 guru dan bertujuan meningkatkan pemahaman mereka mengenai publikasi ilmiah. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan 79.2% guru menyatakan sangat puas. Program ini melibatkan presentasi materi, praktek pembuatan akun pada OJS Jurnal Pemantik, dan sesi tanya jawab. Diharapkan para guru terus mengikuti pelatihan secara rutin dan bergabung dengan komunitas penulis untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah.
Analisis Kebutuhan Media Video Pembelajaran Inovatif Berbasis Realistic Mathematics Education (RME) Dalam Pembelajaran Matematika Di SMA N 8 Denpasar Wulandari, Vidia Anting; Wena, I Made; Putri, Gusti Ayu Made Arna
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v3i1.6057

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui bagaimana kebutuhan SMA Negeri 8 Denpasar terhadap media video pembelajaran inovatif berbasis Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika. (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dalam kebutuhan media video video pembelajaran inovatif berbasis Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika di SMA N 8 Denpasar. (3) Untuk mengetahui faktor kendala dalam kebutuhan media video video pembelajaran inovatif berbasis Realistic Mathematics Education dalam pembelajaran matematika di SMA N 8 Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah guru matematika kelas XII dan siswa kelas XII IPA 7. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah (1) 2 guru masuk kategori sangat butuh (100%), 30 peserta didik masuk kategori sangat butuh (75%), dan 10 peserta didik masuk kategori butuh (25%). (2) Faktor pendukung dari guru dan peserta didik yaitu ketersediaan alat yang lengkap untuk membuat, menayangkan video pembelajaran serta akses internet yang memadai. (3) Faktor kendala yang dialami guru dan peserta didik yaitu keterbatasan kemampuan dalam penguasaan teknologi IT, terbatasnya kemampuan dalam membuat, mengedit video dan keterbatasan waktu yang dimiliki. Sedangkan faktor kendala yang dialami siswa adalah munculnya rasa bosan jika durasi video yang disajikan terlalu panjang dan materinya terlalu padat.
Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Duta Sumba Nono, Valusa Helena; Noviantari, Putu Suarniti; Putri, Gusti Ayu Made Arna
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i2.11431

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Kurangnya aktivitas dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran memerlukan inovasi metode pembelajaran yang efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terjadinya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Subjek penelitian siswa kelas X SMA Duta Sumba yang berjumlah (28 siswa). Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan Teknik observasi, Teknik tes (pretest dan posttest), Teknik wawancara, dan Teknik dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Kemampuan peneliti dalam pengelolaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) mengalami peningkatan pada siklus II. Hal ini terbukti dari nilai meningkatkatnya ketuntasan belajar siswa dari 53,57% (post-test siklus I) menjadi 82,14% (post-test siklus II). Dari hasil pengamatan tersebut maka pada siklus II sudah sesuai dengan indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu minimal 70% dari tujuan atau nilai yang seharusnya dicapai. Demikian juga hasil observasi kegiatan mengajar guru pada siklus II ini sudah mengalami peningkatan dengan perolehan total skor pertemuan pertama sebanyak 57 skor dengan taraf keberhasilan 79,16% kategori “sangat baik”, pertemuan kedua sebanyak 63 skor dengan taraf keberhasilan 87,5% kategori “sangat baik”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan tindakan pada siklus II sudah menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif dan adanya peningkatan hasil belajar bagi peserta didik serta keberhasilan peneliti dalam penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT).
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Berdasarkan Prosedur Newman Di Kelas IX C SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar Dewanti Dena, Adelvina; Putri, Gusti Ayu Made Arna; Noviantari, Putu Suarniti
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i2.12426

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan agar dapat diketahuinya jenis dan penyebab masalah yang dihadapi siswa yang siswa kelas IX C SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar terkait penyelesaian soal bangun ruang sisi data berdasarkan Prosedur Newman, ditemukan bahwa siswa melakukan berbagai jenis kesalahan dalam menyelesaikan soal, yaitu kesalahan membaca, memahami masalah, transformasi masalah, proses penyelesaian, dan penulisan jawaban akhir. Penyebab utama kesalahan tersebut meliputi kurangnya pemahaman terhadap istilah soal, ketidaktelitian, ketidaktahuan atau kelupaan terhadap rumusan yang digunakan, serta kurangnya latihan dan kebiasaan dalam kesimpulan jawaban. Kesalahan yang paling sedikit dilakukan adalah kesalahan membaca (4,31%), sedangkan kesalahan yang paling sering dilakukan adalah kesalahan penulisan jawaban akhir (50,41%). Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih menekankan pada pemahaman konsep, ketelitian, serta pembiasaan dalam kesimpulan jawaban untuk mengurangi kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika.
Pelatihan Keterampilan Sosial Dan Peran Guru Dalam Membangun Lingkungan Bebas Perundungan Putri, Gusti Ayu Made Arna; Noviantari, Putu Suarniti; Payadnya, I Putu Ade Andre; Suwija, I Ketut; Diva, I Komang Budiarta
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.862

Abstract

This Community Service program aims to enhance social skills and raise awareness of the importance of creating a safe, inclusive, and bullying-free school environment through training for teachers and students in grades 2–6 at SD Negeri 3 Celuk. The activity was carried out on July 10, 2025, using an educational approach tailored to the developmental stages of the participants, ensuring that the material was easily understood and applicable to their daily behavior. The training was conducted interactively through lectures, group discussions, role-play simulations, and the signing of written commitments by students to refrain from bullying as a form of support toward a positive school culture. For teachers, the program focused on strategies to manage a supportive classroom climate, strengthen communication skills, and implement early intervention techniques when signs of bullying appear, enabling them to improve both prevention and handling of bullying incidents. To evaluate the effectiveness of the program, pretests and posttests were administered to teachers. The results showed a significant increase in understanding, particularly among teachers, with the average score rising from 72% before the training to 93% afterward. This improvement indicates that the training contributed to enhanced knowledge, increased empathy, and better social skills that support the realization of a child-friendly school. In addition to providing direct benefits to the community of SD Negeri 3 Celuk, this program is expected to serve as a good practice model that can be replicated in other elementary schools, thereby strengthening sustainable efforts to prevent bullying within primary education settings.
Analisis Kemampuan Representasi Simbolik Siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari gaya kognitif Yustina Hejang; Gusti Ayu Made Arna Putri; Putu Ledyari Noviyanti
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi simbolik siswa SMP Negeri 14 Denpasar dalam menyelesaikan soal cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) ditinjau dari gaya kognitif impulsif dan reflektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas IXE SMP Negeri 14 Denpasar yang dikumpulkan berdasarkan GKI dan GKR menggunakan tes MFFT. Data dikumpulkan melalui tes deskriptif untuk mengukur kemampuan representasi simbolik dan wawancara terstruktur untuk menggali proses berpikir siswa. Analisis data pada penelitian ini dilakukan melalui 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa 12 siswa (33,33%) berada pada kategori tinggi, 16 siswa (44,44%) kategori sedang dan 8 siswa (22,22%) kategori rendah. Siswa dengan GKI cenderung bekerja cepat namun kurang teliti pada tahap RS1 dan RS2 sehingga hasil yang dibuat kurang lengkap, sedangkan siswa dengan GKR lebih sistematis dan hati-hati pada tahap RS1 dan RS2, meskipun pada kategori rendah masih mengalami kesulitan dalam membangun model matematis.
PELATIHAN ASESMEN BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI WUJUD PENGUATAN SDM SEKOLAH PENGGERAK DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Gusti Ayu Made Arna Putri; PUTU SUARNITI NOVIANTARI; PUTU LEDYARI NOVIYANTI; NAJWA RIZQI LUQMAN; NI PUTU DHILA PUSPITA; NI MADE WIDYA SEPTYA DEWI
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1854

Abstract

Abstract: This community service activity aims to determine the level of understanding of participants before and after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in the propulsion school. The community service activities were carried out at Dwijendra Bualu Middle School on July 6, 2023. Dwijendra Bualu Middle School became an inspirational propulsion school starting 2022. Assessment training based on the independent curriculum was filled by presenters with two related topics, such as differentiated learning assessment and a project to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Participants who took part in the training were 10 people from all teachers at SMP Dwijendra Bualu. Before the training begins, participants are given a pre-test to find out the level of understanding of the assessment based on the independent curriculum. Then at the end of the activity, participants were also given a post-test to find out the increment on understanding of the assessment based on the independent curriculum presented by the resource persons. There were 8 questions given to participants using the Wordwall application. In the beginning pre-test results, participants' understanding of the assessment based on the independent curriculum was 70% and the post-test results were 85% after training given. Based on these results, concluded that an increment occurred in participants’ level of understanding after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in propulsion school by 21,4%. Keywords : assessment, independent curriculum, propulsion school Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Dwijendra Bualu pada tanggal 6 Juli 2023. SMP Dwijendra Bualu menjadi sekolah penggerak terinspiratif dimulai pada tahun 2022. Pelatihan asesmen berdasarkan kurikulus merdeka diisi oleh pemateri dengan dua topik yang terkait yaitu asesmen pembelajaran berdiferensiasi dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Adapun peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 10 orang dari semua guru di SMP Dwijendra Bualu. Sebelum pelatihan dimulai peserta diberikan pre-test untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka. Kemudian pada akhir kegiatan peserta kembali diberikan post-tes untuk mengetahui peningkatan pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka yang dipaparkan oleh narasumber. Pertanyaan yang diberikan kepada peserta berjumlah 8 soal dengan menggunakan aplikasi Wordwall. Pada hasil pre-test yang diberikan diawal diperoleh tingkat pemahaman peserta terhadap asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebesar 70% dan setelah diberikan pelatihan diperoleh hasil pos-test sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak sebesar 21,4%. Kata Kunci: asesmen, kurikulum merdeka, sekolah penggerak
WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN DISEMINASI ARTIKEL ILMIAH DALAM RANGKA PENGUATAN KOMPETENSI GURU MENUJU GURU PROFESIONAL DI SMA NEGERI 2 KUTA SELATAN Gusti Ayu Made Arna Putri; I Putu Ade Andre Payadnya; Oka Lanang Jaya Natih; Ni Komang Widya Astuti
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i1.2326

Abstract

SMA Negeri 2 Kuta Selatan, yang dikenal dengan nama TOSKA, adalah sekolah negeri yang didirikan pada 3 September 2019. Sebagai salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Badung, sekolah ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk minimnya jumlah guru penggerak dan penelitian yang dilakukan oleh guru-guru, serta kurangnya publikasi ilmiah. Untuk mengatasi masalah ini, diadakan kegiatan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah dan Diseminasi Artikel Ilmiah pada 11 Juni 2024. Kegiatan ini melibatkan 50 dari 63 guru dan bertujuan meningkatkan pemahaman mereka mengenai publikasi ilmiah. Hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan 79.2% guru menyatakan sangat puas. Program ini melibatkan presentasi materi, praktek pembuatan akun pada OJS Jurnal Pemantik, dan sesi tanya jawab. Diharapkan para guru terus mengikuti pelatihan secara rutin dan bergabung dengan komunitas penulis untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah.
Analisis Metakognisi Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau dari Gaya Belajar Maria Kristina Bria; Kadek Adi Wibawa; Gusti Ayu Made Arna Putri
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/0zs0gs55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan dan proses metakognisi siswa SMP kelas VII dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Penelitian ini penting dilakukan karena masih ditemukan siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami soal, menyusun strategi penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil pengerjaan pada materi bilangan pecahan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sembilan siswa kelas VII-D SMP Negeri 1 Kuta Utara yang mewakili tiga kategori kemampuan metakognisi dan tiga tipe gaya belajar. Instrumen penelitian meliputi angket gaya belajar, angket metakognisi, tes soal cerita bilangan pecahan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa bergaya belajar visual cenderung memenuhi indikator awareness, regulation, dan evaluation secara lebih konsisten dibandingkan siswa auditorial dan kinestetik. Siswa auditorial menunjukkan kemampuan yang baik pada aspek awareness dan regulation, namun masih mengalami kendala pada aspek evaluation. Sementara itu, siswa kinestetik menunjukkan awareness yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada aspek regulation dan evaluation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar memengaruhi karakteristik proses metakognisi siswa dalam menyelesaikan masalah bilangan pecahan.