Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RELIGIOUS TOLERANCE OF MINANGKABAU AND BATAK ETHNIC STUDENTS IN XAVERIUS BUKITTINGGI HIGH SCHOOL Arjoni, Arjoni; Charles, Charles; Sari, Intan
JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Psikologi Pendidikan dan Bimbingan FIP Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jomsign.v4i1.22398

Abstract

This article is based on the results of a mini-research that aims to describe the religious tolerance of Minangkabau and Batak ethnic students at Xaverius Bukittinggi High School in the academic year 2019/2020. This research uses a quantitative approach. The steps in this research are conducting preliminary studies, literature studies, data collection, data analysts and conclusions. The population of this study, XII Bukittinggi ethnic group Minangkabau and Batak ethics XII grade students. Sampling with purposive sampling technique. Data collection using a questionnaire, data analysis techniques with normality, homogeneity, and T-test. The results of this study illustrate the religious tolerance of ethnic Minangkabau and Batak students dominated by the tolerant category. There was no significant difference in religious tolerance between ethnic Minangkabau and Batak students. However, differences in religious tolerance scores were found between ethnic Minangkabau students and Batak students on the aspect of maintaining independence in practising religion and respecting the practice of diversity. The Batak students are a minority population in Xaverius Bukittinggi high school while the majority are Minangkabau students population. Development of religious tolerance Students of the Minangkabau ethnic group and the Batak ethnic group at Xaverius High School tend to be equally tolerant and potentially more tolerant when the curriculum and education at the school are carried out properly. The results of this study can be used as consideration for developing religious-spiritual strength counselling and arranging cross-cultural counselling and guidance programs in high schools.
Identification of Perceived Self-Efficacy to Predict Student’s Awareness in Career Readiness Alfaiz, Alfaiz; Hidayat, Hendra; Yandri, Hengki; Sari, Aprilia Tina Lidya; Sendayu, Fendahapsari Singgih; Suarja, Septya; Arjoni, Arjoni
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2021): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v4i1.933

Abstract

Research found that self-efficacy has an important role in the development of students’ career cognitive skills. Besides, there still needs further research in self-efficacy, particularly in career readiness. The authors conduct this continuing study is to determine the effect of understanding perceived self-efficacy on student’s awareness in career readiness (mastery experience, vicarious experience, social persuasion, and emotional arousal). Data collected using a self-report of the Self-Efficacy Scale in Career Readiness (SESCR), semi-structured interview, and observation of student’s behavior between both participants with the high and low level of self-efficacy. In the current study, 100 students involved based on their convenience. Results showed that 66% of participants have a high mastery experience, 69% with high vicarious experience, 76% have a high percentage in social persuasion, and 70% have a high level of emotional arousal to understanding their career readiness. The results also showed perceived self-efficacy predicts student’s awareness of career readiness based on gender.
Peran Madrasah dalam Menangkal Dampak Negatif Globalisasi terhadap Perilaku Remaja Arjoni Arjoni; Tutut Handayani
JIP Jurnal Ilmiah PGMI Vol 3 No 1 (2017): JIP (Jurnal Ilmiah PGMI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v3i1.1373

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan Pendidikan Agama Islam adalah salah satu solusi untuk memberikan dasar Pendidikan Agama Islam kepada anak dengan memberikan pelajaran akidah akhlaq dan pelajaran-pelajaran agama lainya yang akan menanamkan dasar kepribadian yang baik kepada anak, terutama penanaman pembinaan akhlakul karimah. Diharapkan dengan pembinaan akhlakul karimah ini dapat menangkal dampak negatif globalisasi terhadap perilaku remaja.
POLA ASUH DEMOKRATIS SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PENCEGAHAN TINDAK KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Arjoni Arjoni
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.795 KB) | DOI: 10.30983/jh.v1i1.266

Abstract

Anak merupakan anugerah Allah yang diamanahkan kepada Orang tua. Anak hendaknya dijaga, diasuh dan dididik menjadi pribadi yang memiliki karakter cerdas, dan kekuatan spiritual keagamaan tangguh dan produktif. Beberapa ekade melalui berbagai media informasi yang tersebar diketahui marak terjadi kekerasan seksual terhadap anak-anak. PERMEN PPPA RI No 06 tahun 2011 tentang panduan pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan menegaskan;“upaya pencegahan kekerasan terhadap anak diantaran dilakukan oleh keluarga”.Tujuan penelitian dimaksudkan mengetahui solusi alternatif pencegah tindak kekerasan pada anak yang diantaranya melalui pola asuh demokratis. Metodologi penelitian ini studi kepustakaan dengan metode analisis deskrftif yakni mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasi data bersumber dari hasil penelitian, jurnal, artikel, buku, ensklopedi, dan sumber kepustakaan lainya. Hasil penelitian mengungkapkan perlakuan orang tua melalui pola asuh demokratis berbasis kekuatan spiritual keagamaan sebagai solusi alternatif mencegah tindakan kekerasan seksual pada anak. Adapun perlakuan yang dimaksud yakni orang tua suka berdiskusi dengan anak, mendengarkan keluhan anak, memberi tanggapan, komunikasi yang baik, tidak kaku/luwes. Dengan demikian diharapkan implementasi pola asuh tersebut mampu mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak.
KORELASI KECERDASAN INTRAPERSONAL DAN INTERPERSONAL DENGAN KEKUATAN SPIRITUAL KEAGAMAAN SISWA MTsN PADANG TARAB DAN IMPLIKASI DALAM PELAYANAN KONSELING Arjoni Arjoni; Riri Hermanto
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 4, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v4i1.508

Abstract

Tujuan pendidikan Nasional berdasarkan UU No.20 tahun 2003 menjelaskan pendidikan mengupayakan perwujudan suasana dan proses pembelajaran yang efektif diantaranya mengembangkan kekuatan spiritual keagamaan (KSK) dan kecerdasan. Output dari Tujuan pendidikan Nasional yakni mengintregasikan keilmuan, ketrampilan dan sikap. UU tersebut menunjukan secara tidak langsung adanya keterkaitan kecerdasan diantaranya kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal dengan KSK. Fenomena di lapangan (observasi di MTsN Padang Tarab pra-penelitian) menunjukkan bahwa kecerdasan intrapersonal, interpersonal dan KSK siswa mengalami dissingkronisasi dalam perkembangannya, dengan demikian penulis tertarik melakukan pendalaman kajian dan mengungkap fakta korelasi kecerdasan inrapersonal dan intrapersonal dengan KSK MTsN Padang Tarab.Penelitian bertujuan mengetahui kondisi kecerdasan intrapersonal, interpersonal dan KSK siswa, selanjutnya mengetahui korelasi kecerdasan interpersonal dengan KSK, korelasi kecerdasan intrapersonal dengan KSK siswa,dan korelasi kecerdasan interpersonal dan kecerdasan intrapersonal dengan KSK siswa MTsN Padang Tarab.Populasi sebanyak 132 orang, dan sampe l35 orang responden.Hasil penelitian ditemukan kecerdasan interpersonal berkatagori sedang sebesar 31,4 %, kecerdasan intrapersonal berkatagori sedang sebesar 37% KSK siswa sebersar 34,2%. korelasi kecerdasan interpersonal dengan KSK siswa sebesar 54,2 %, korelasi kecerdasan interpersonal dengan KSK sebesar 69,1%, dan korelasi kecerdasan interpersonal dan intrapersonal dengan KSK signifikan dengan indeks korelasi (Rxy) sebesar 0,728. Dari data tersebut mengintreprestasikan korelasi kecerdasan interpersonal dan intrapersonal dengan KSK tinggi.
Pengorganisasian Dakwah Pada Ikatan Mubaligh Profesional (IMP) Kota Padang Thaheransyah Thaheransyah; Muhammad Fauzi; Iswadi Iswadi; Arjoni Arjoni; Sukma Safitri; Jasman Jasman
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 4, No 2 (2021): Vol. 4, No. 2 Desember 2021
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v4i2.3043

Abstract

Dakwah merupakan tugas mulia bagi umat Islam. Kegiatan dakwah mesti dikelola dengan baik agar tujuan dakwah dapat tercapai dengan efektif dan efisien diantaranya fungsi pengorganisasian dakwah. Ikatan Mubaligh Profesional (IMP) Kota Padang sebagai organisasi yang berkontribusi dalam kegiatan dakwah khususnya di Kota Padang. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, lokasi penelitian di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan jenis data primer dan data sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus IMP Kota Padang, sedangkan data sekunder adalah arsip, dokumentasi dan lain-lain. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengorganisasi dakwah IMP Kota Padang diawali dengan (1) menentukan apa yang akan dilakukan, (2) menetapkan struktur kepengurusan organisasi, (3) menempatkan siapa yang akan mengisi posisi pada struktur tersebut, (4) memberikan penjelasan tentang tugas masing-masing.
Identification of Perceived Self-Efficacy to Predict Student’s Awareness in Career Readiness: Array Alfaiz Alfaiz; Hendra Hidayat; Hengki Yandri; Aprilia Tina Lidya Sari; Fendahapsari Singgih Sendayu; Septya Suarja; Arjoni Arjoni
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol. 4 No. 1 (2021): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v4i1.933

Abstract

Research found that self-efficacy has an important role in the development of students’ career cognitive skills. Besides, there still needs further research in self-efficacy, particularly in career readiness. The authors conduct this continuing study is to determine the effect of understanding perceived self-efficacy on student’s awareness in career readiness (mastery experience, vicarious experience, social persuasion, and emotional arousal). Data collected using a self-report of the Self-Efficacy Scale in Career Readiness (SESCR), semi-structured interview, and observation of student’s behavior between both participants with the high and low level of self-efficacy. In the current study, 100 students involved based on their convenience. Results showed that 66% of participants have a high mastery experience, 69% with high vicarious experience, 76% have a high percentage in social persuasion, and 70% have a high level of emotional arousal to understanding their career readiness. The results also showed perceived self-efficacy predicts student’s awareness of career readiness based on gender.
POLA ASUH DEMOKRATIS SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PENCEGAHAN TINDAK KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK Arjoni Arjoni
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol 1, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.939 KB) | DOI: 10.30983/jh.v1i1.266

Abstract

Anak merupakan anugerah Allah yang diamanahkan kepada Orang tua. Anak hendaknya dijaga, diasuh dan dididik menjadi pribadi yang memiliki karakter cerdas, dan kekuatan spiritual keagamaan tangguh dan produktif. Beberapa ekade melalui berbagai media informasi yang tersebar diketahui marak terjadi kekerasan seksual terhadap anak-anak. PERMEN PPPA RI No 06 tahun 2011 tentang panduan pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan menegaskan;“upaya pencegahan kekerasan terhadap anak diantaran dilakukan oleh keluarga”.Tujuan penelitian dimaksudkan mengetahui solusi alternatif pencegah tindak kekerasan pada anak yang diantaranya melalui pola asuh demokratis. Metodologi penelitian ini studi kepustakaan dengan metode analisis deskrftif yakni mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasi data bersumber dari hasil penelitian, jurnal, artikel, buku, ensklopedi, dan sumber kepustakaan lainya. Hasil penelitian mengungkapkan perlakuan orang tua melalui pola asuh demokratis berbasis kekuatan spiritual keagamaan sebagai solusi alternatif mencegah tindakan kekerasan seksual pada anak. Adapun perlakuan yang dimaksud yakni orang tua suka berdiskusi dengan anak, mendengarkan keluhan anak, memberi tanggapan, komunikasi yang baik, tidak kaku/luwes. Dengan demikian diharapkan implementasi pola asuh tersebut mampu mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak.
Exploration of Student Religious Tolerance in Universitas Negeri Padang Arjoni Arjoni; Cece Rakhmat; Syamsu Yusuf; Ilfiandra Ilfiandra
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Vol 8, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/islam_realitas.v8i2.6132

Abstract

This article describes the exploration of religious tolerance from the perspective of Universitas Negeri Padang (UNP; Padang State University) students. The research is motivated by the development of a diverse conception of religious tolerance based on  authority of the state and the culture of local communities. Students are part of the academic community that are constantly in flux. However, the conception of rel­­­igious tolerance from a student's perspective has not been developed comprehensively, so further studies are needed to understand how students explore religious tolerance at UNP. This research method uses a qualitative approach.  The subject of this study are the active students across different study programs; they are also cross-organizations, cross-religious and cross-cultural. We have also selected  the active lecturers registered at UNP. Sampling was conducted with snowball sampling technique. Data collection uses in-depth  interviews and observation.. The data analysis technique uses descriptive analysis. The results of this study reveal the indicators of religious tolerance from the perspective of UNP students, namely, being open toward differences, having mutual respect, having independence in acting, and giving the freedom for people to carry out worship, and prioritizing positive interaction between individuals and interfaith groups. The results of this study can be used to construct student religious tolerance assessments.
Efektivitas Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self Esteem Siswa di SMP N 3 Luhak Nan Duo Iqsani, Tiara; Syawaluddin, Syawaluddin; Rahmi, Alfi; Arjoni, Arjoni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25320

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya fenomena yang terjadi pada siswa SMP N 3 Luhak Nan Duo meliputi masih ada beberapa siswa yang memiliki self esteem rendah dikarenakan terindikasi masih ada siswa yang suka menyendiri di dalam kelas. Terindikasi masih ada siswa yang tidak mau mencoba sesuatu yang baru karena takut gagal. Terindikasi masih ada siswa yang kurang memahami siapa dirinya. Terindikasi masih ada siswa yang suka mengejek temannya di kelas. Terindikasi masih ada siswa yang tidak mengikuti aturan sekolah. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui gambaran self esteem siswa kelas IX sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok. (2) Untuk mengetahui gambaran self esteem siswa kelas IX setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. (3) Untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan self esteem siswa kelas IX SMP N 3 Luhak Nan Duo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental Design dengan menggunakan model One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 siswa, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 12 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuisioner self esteem yang dikembangkan oleh penulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) gambaran self esteem siswa kelas IX sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok berada pada kategori sedang dengan meannya adalah 122.5. (2) gambaran self esteem siswa kelas IX sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berada pada kategori tinggi, dengan meannya adalah 127.8. (3) hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig 2-tailed 0.003 yang berarti lebih kecil dari 0.05. Jadi dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif untuk meningkatkan self esteem di SMP N 3 Luhak Nan Duo.