Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Implementasi  Eye Mask Terhadap Kecemasan Pasien Dengan Anestesi Spinal di Ruang Operasi Novita, Neng Tita; Saputra, Suanda; Alamsah, Deni; Jayusman, Muhammad Ifadh Arifqy
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mq2pw547

Abstract

Gangguan emosional berupa kecemasan sering muncul pada pasien ketika menghadapi prosedur pembedahan dengan anestesi spinal yang berdampak pada peningkatan tekanan darah serta kebutuhan tambahan obat sedatif. Kondisi psikologis tersebut juga dapat memengaruhi kenyamanan pasien selama menjalani tindakan medis. Upaya penanganan non-farmakologis seperti penggunaan eye mask diketahui dapat membantu menciptakan kondisi relaksasi dengan cara membatasi rangsangan visual sehingga tercipta suasana yang lebih kondusif dan nyaman bagi pasien. Intervensi sederhana ini dinilai praktis, mudah diterapkan, serta minim efek samping. Tujuan untuk mengetahui implementasi eye mask terhadap kecemasan pasien dengan anestesi spinal di ruang operasi. Metode instrumen menggunakan kuesioner Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan eye mask terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien dengan anestesi spinal selama operasi. Temuan ini memberikan kesimpulan bahwa penggunaan eye mask efektif dalam membantu mengurangi kecemasan pasien selama menjalani tindakan operasi.
Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB X Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Sari, Cinta; Simanjuntak, Herlina; Julianti, Neneng; Alamsah, Deni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh, hormon, dan peningkatan beban kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kenyamanan ibu menjelang persalinan. Pijat endorphin, yaitu teknik sentuhan lembut yang merangsang pelepasan hormon analgesik alami, merupakan salah satu metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di TPMB X, Kabupaten Bekasi, tahun 2025. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil dari penelitian ini yaitu hasil univariat menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat endorphin, ibu hamil yang tidak mengalami nyeri sebanyak 16,7%, nyeri ringan 43,3%, nyeri sedang 30,0%, dan nyeri berat 10,0%. Setelah intervensi, proporsi ibu hamil yang tidak mengalami nyeri meningkat menjadi 60,0%, nyeri ringan 30,0%, dan nyeri sedang 10,0%, sementara kategori nyeri berat tidak ditemukan. Hasil bivariat menunjukkan nilai Z = -5,292 dengan p-value < 0,01. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pijat endorphin efektif mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis rutin dalam pelayanan antenatal.
Faktor – Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di Rs Sentra Medika Cikarang Tahun 2024 Rosalia, Cica; Simanjuntak, Herlina; Alamsah, Deni; Julianti, Neneng
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu, termasuk salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada bulan Januari sampai bulan Desember 2024 angka kejadian kelahiran prematur di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 100 kasus yang di akibatkan ketuban pecah dini (KPD), Preeklamsi/Eklamsi, usia lebih dari 40 tahun, paritas, kurangnya pengetahuan tentang komplikasi dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan prematur di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 318 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik sampling random sampling. Instrumen penelitian berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara paritas (p=0,036), pendidikan (p= 0,003), usia (p=0,037), KPD (p=0,014), preeklamsi/eklamsi (p=0,041). Kesimpulan: Faktor paritas, pendidikan, usia, ketuban pecah dini, preeklamsi/eklamsi memiliki hubungan signifikan terhadap persalinan prematur. Upaya untuk meningkatan wawasan tentang faktor yang mempengaruhi persalinan prematur khususnya faktor dari ibu, meningkatan edukasi pemeriksaan hamil rutin, dukungan keluarga dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah persalinan prematur.