Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Korelasi pengaruh Usia terhadap Bobot Badan dan Kualitas Reproduksi Kucing Jantan Putri, Frilianty; Fanni, Rifia Tiara; Suprayoga, Tito; Fitranda, Mulya; Alkausar, Triawan; Pratama, Hadimas Bakti; Radja, Angrek Citadika Ratu; Saputra, Bambang; Abdina, Chairunnisa Filzah; Zakiah, Debita; Syafiqah, Najwa; Chaniago, Rizky Ammrullah
AgriMalS Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v5i2.1974

Abstract

Penelitian ini menganalisis variasi dan korelasi pengaruh usia terhadap bobot badan dan parameter kualitas reproduksi (morfometri testis dan motilitas spermatozoa) pada kucing jantan. Data dari kelompok usia di bawah satu tahun hingga di atas tiga tahun menunjukkan adanya tren deskriptif: kelompok usia di atas tiga tahun memiliki rata-rata bobot badan (4,1 ± 0,98 kg) dan panjang testis (2,60 cm) tertinggi, mengindikasikan potensi reproduksi optimal pada usia produktif. . Motilitas spermatozoa optimal diamati pada usia produktif 1–2 tahun (73,80%). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistic (p>0,05) pada semua parameter yang diuji. Ketiadaan perbedaan signifikan ini mengindikasikan bahwa usia kronologis bukan merupakan faktor penentu utama pada rentang usia non-geriatri. Stabilitas bobot badan lebih dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik seperti nutrisi dan manajemen sementara stabilitas morfometri testis dan motilitas sperma menyiratkan bahwa fungsi reproduksi optimal masih terjaga sebelum memasuki fase penuaan yang signifikan. Hasil analisis Korelasi Pearson antara bobot badan dengan morfometri testis dan motilitas spermatozoa menunjukkan koefisien korelasi yang sangat rendah dan tidak signifikan (p>0,05) untuk semua korelasi. Hal ini mengindikasikan bahwa bobot badan kucing jantan lokal tidak berkontribusi secara efektif sebagai predictor terhadap ukuran testis maupun kualitas sperma. Bobot badan kucing jantan tidak berkontribusi secara efektif sebagai prediktor terhadap ukuran testis maupun kualitas sperma. Dengan demikian, kualitas reproduksi pada kucing jantan dewasa lebih stabil dan kurang dipengaruhi oleh usia atau bobot badan.
Karakteristik Morfometri Testis dan Tingkat Motilitas Sperma Kucing Berdasarkan Variasi Umur di Kota Pekanbaru, Indonesia: Testicular Morphometric Characteristics and Sperm Motility Levels of Cats Based on Age Variations in Pekanbaru City, Indonesia Putri, Frilianty; Suprayoga, Tito; Pratama, Hadimas Bakti; Fani, Rifia Tiara; Fitranda, Mulya; Alkausar, Triawan; Suhandri, Wiwin; Jaya, Indra; Radja, Anggrek Citadika Ratu; Zakiah, Debita
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.2.210-216

Abstract

This study aimed to analyze the effect of age variation on testicular morphometry and spermatozoa motility in cats. A total of 21 male cats were grouped into three age categories (< 1 year, 1–3 years, and 3 years). The testes were collected through an open castration procedure, and their morphometric parameters (length, width, and circumference) were measured. Semen samples were obtained by incising the cauda epididymis of each testis to evaluate its motility level under a light microscope. Data were analyzed using one-way Analysis of Variance (ANOVA), followed by the Tukey test to identify differences between groups. The results showed that age variation did not cause a significant difference in the morphometric characteristics of the collected testes (P>0.05). However, a significant difference was found in spermatozoa motility levels among the different age groups. It is concluded that age does not affect the physical dimensions of the testis but has a significant influence on the functional quality of spermatozoa. The 1–3 year-old group showed the optimal level of spermatozoa motility compared to the other age groups in this study
The Effect of Storytelling and Outdoor Learning Methods on Elementary School Students’ Literacy Regarding the Conservation of Sumatran Tiger (Panthera tigris sumatrae) Nurkasanah, Siti; Restila, Ridha; Saukhan, Ghiandra NS; Fani, Rifia Tiara; Suprayoga, Tito; Pratiwi, Nurfi; Putri, Frilianty; Nurfadila; Hanifah, Zulfa Nur; Namira, Syafira Nihla; Anggraini, Dewi
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 11 No 2 (2025): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/p8wgy103

Abstract

The Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae) is an endemic species native to Indonesia and is currently classified as Critically Endangered (CE). Conservation cannot depend solely on regulations; it requires active societal participation, strengthened by early environmental literacy. This study evaluated the impact of storytelling and outdoor learning on elementary students’ literacy in Riau Province. A one-group pretest–posttest design was conducted among elementary students aged 9–13 years who met the inclusion criteria, recruited from schools surrounding Tesso Nilo National Park, Riau Province. The intervention consisted of storytelling and outdoor learning activities. Data were obtained using a 12-item questionnaire and analyzed with descriptive statistics and paired t-tests to assess differences in literacy scores before and after the intervention. A total of 71 students participated in the study. The mean pretest score was 59.27 ± 14.08, which increased to 75.80 ± 16.79 on the posttest. A paired t-test confirmed a statistically significant improvement in conservation literacy following the intervention (t = –8.45, df = 70, p < 0.001). This finding suggests that storytelling, combined with outdoor learning, is an effective strategy for enhancing elementary school students' literacy in Sumatran tiger conservation. Storytelling and outdoor learning are effective educational strategies for improving conservation literacy among elementary school students. Early integration of environmental education into school curricula may play a crucial role in fostering long-term commitment to wildlife conservation.
Trend of Feline Medical Articles in SINTA 2-Accredited Veterinary Journals Published by Veterinary Medical Schools across Indonesia: A Systematic Review Handoko, Jully; Alkausar, Triawan; Fitranda, Mulya; Suprayoga, Tito; Fani, Rifia Tiara; Putri, Frilianty; Ardhani, Fikri
Jurnal Sain Veteriner Vol 43, No 3 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.107243

Abstract

This systematic review aims to analyse the trends in feline medical articles published in veterinary journals by veterinary schools across Indonesia. Articles related to feline medicine were collected from SINTA 2-accredited veterinary journals. Out of 943 total articles, only 38 (4.03%) focused on feline medicine, indicating its limited attention. The number of feline medicine publications grew from 10 in 2022 to 20 in 2023, before dropping to 8 in 2024. Content analysis revealed that 50% of the studies were quantitative, 15.79% qualitative, and 34.21% mixed-methods. Study designs included case reports (39.47%), cross-sectional studies (23.68%), and surveys (13.16%), with a smaller proportion conducting RCTs, cohort studies, and reviews. Descriptive analysis (63.16%) was the most common data analysis technique, followed by t-tests, Chi-Square, and ANOVA. The research covered disciplines like internal medicine (47.37%), surgery (13.16%), and dermatology (10.53%). This review highlights the underrepresentation of feline medicine research in Indonesian veterinary journals and calls for a broader focus on this area to better address the medical needs of cats.
Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Literasi Lingkungan Pada Materi Ekosistem Putri, Frilianty; Setiadi, Anandita Eka; Kahar, Adi Pasah
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i1.1311

Abstract

Media power point yang digunakan guru biologi SMAN 1 Sungai Raya, SMAS Taman Mulia dan MAS AL Mustaqim memiliki kekurangan seperti gambar kurang jelas, skema yang sulit dimengerti dan bahasa yang sulit dipahami maka peneliti mengembangkan video pembelajaran yang dapat memberikan gambaran nyata mengenai materi yang akan diajarkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis literasi lingkungan pada materi ekosistem yang berisi konten gambaran nyata ekosistem di Kalimantan Barat yang dilengkapi dengan subtitle dan narasi. Pengembangan video pembelajaran ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model Allesi dan Trolip dengan tiga tahap yaitu tahap perencanaan (planning), desain (design), dan pengembangan (development). Video pembelajaran berisi konten yang memberikan gambaran nyata ekosistem di Kalimantan Barat yang dilengkapi dengan subtitle dan narasi. Hasil penelitian aspek kevalidan menunjukan aspek bahasa 89,58%, aspek materi 84,52% dan aspek kegrafikan 86,54%. Berdasarkan angket respon siswa terhadap video pembelajaran berbasis literasi lingkungan dinyatakan positif dengan nilai 82’33%, sehingga dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa video pembelajran berbasis literasi lingkungan layak digunakan untuk peserta didik dalam pembelajaran biologi.