Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PELAKSANAAN SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN PADA SISWA SDN 55 OLANG Made Pradwita; Nur Aisyah Jalaluddin; Widiawati Yacob; Srie Wahyuni Sumardi; Gregorius Biang; Abdullah Mufli; Apriani Halisa; Greis Setiawati; Fitri Jusmi; Andi Safitri Sacita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan, adalah tindakan agresif yang berulang yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap pihak yang lebih lemah dengan konsekuensi psikologis dan sosial bagi korban. Siswa sekolah dasar masih berada di tahap perkembangan sosial-emosional di mana  mereka belum sepenuhnya mampu mengelola emosi mereka dan memahami perasaan orang lain, yang dapat menyebabkan perilaku perundungan meningkat di lingkungan sekolah. tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan empati siswa terhadap dampak perundungan, serta mendorong lingkungan belajar aman dan inklusif. metode digunakan yaitu pendekatan edukatif-partisipatif melalalui materi interaktif, diskusi kelompok, berbagi pengalaman, menyanyikan lagu anti-bullying, dan komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami jenis dan dampak perundungan, lebih berani untuk menyampaikan pendapat,pengalaman mereka, dan lebih berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah dan tidak ada perundungan. Oleh karena itu, program sosialisasi anti-bullying berbasis partisipasi efektif untuk melindungi karakter siswa di sekolah dasar.
Implementasi Pengadaan Tempat Sampah Untuk Mengatasi Masalah Sampah DiDesa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan Helwinda Padatu Rante; Andi Safitri Sacita; Fitri Jusmi; Afriandi; Gusni Efin; Muh. Irfansyah; Dian Komala Palesang; Agnes Messabi; Dian Nisa Rustam; Itna Mutmainna
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan tempat sampah merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan di Desa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan, yang masih menghadapi keterbatasan sarana pembuangan sampah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penyediaan fasilitas tempat sampah di titik-titik strategis desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta pengadaan dan penempatan tempat sampah pada lokasi yang telah disepakati. Kegiatan ini dilaksanakan oleh satu kelompok yang terdiri atas delapan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengadaan dan penempatan tempat sampah berjalan dengan baik serta memperoleh respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Partisipasi masyarakat terlihat dari keterlibatan dalam penentuan lokasi dan komitmen menjaga fasilitas yang disediakan. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Penerapan Teknologi Produksi dan Diversifikasi Olahan Ikan Berbasis Frozen Food Untuk Penguatan Ekonomi Keluarga Nelayan Pesisir Desa Mario Fitri Jusmi; Sukarti Sukarti; Ichwan Muis; Andi Jumardi; Masluddin Masluddin; Iin Karmila Putri
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.482

Abstract

Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas nelayan melalui peenrapan teknologi produksi dan diversifikasi olahan ikan berbasis frozen food, sehingga dapat  membantu ekonomi keluarga pesisir. Metode pelaksanaan PKM ini menggunakan pendekatan Rational Unifed Process (RUP) yang terdiri dari empat tahapan yaitu: 1) Fase Insception (Indetifikasi) dimulai dengan pembuatan solusi teknologi seperti fisher finder, portable cool box, dan diversification fish processin. 2) Fase Elaboration, tim menyusun strategi implemntasi teknologi tepat guna dan perencanaan modul pelatihan untuk peningkatan produksi, manajemen usaha, dan pemasaran digital. 3) Fase Contruction, pelatihan dan uji coba alat bersama mitra. 4) Fase Transition, pendampingan mandiri untuk penguatan pemasaran dan kemandirian uasaha. Satu kelompok nelayan dengan sepuluh pengurus inti terlibat dalam kegiatan tersebut. Hasil kegiatan menunjukan bahwa setiap peserta dapat mengoperasikan teknologi Fish Finder dan Cool Box Portbale secara mandiri, serta menghasilkan empat jenis makanan frozen food (nugget, sosis, somay, dan bakso ikan) yang siap konsumsi. Strategi digital berbasis media sosial di gunakan untuk pemasaran produk. Program ini menunjukan bahwa teknologi tepat guna meningkatkan kualitas tangkapan, efisiensi produksi, dan nilai ekonomi dari hasil olahan ikan. Progarm ini juga menyimpulkan sebagai langkah baru yang signifikan dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga pesisir secara berkelanjutan.
Pelatihan Pembuatan Aksesori Resin UV bagi Siswa Kelas XII pada UPT SMAN 2 Luwu, UPT SMAN 8 Luwu Utara, dan UPT SMAN 1 Luwu Timur Irwan Ramli; Yulvinamaesari Yulvinamaesari; Fitri Jusmi; Rahma Hi Manrulu; Hilda Rahmawati; Aryadi Nurfalaq; Hijra Hijra; Ranir Atfar; Fitriani Fitriani; Risma Risma
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.864

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan siswa melalui pelatihan pembuatan aksesori berbahan resin UV serta memperkenalkan penerapan konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada 2, 4, dan 6 Februari 2026 di UPT SMAN 8 Luwu Utara, UPT SMAN 2 Luwu, dan UPT SMAN 1 Luwu Timur dengan melibatkan 107 siswa kelas XII. Metode yang digunakan adalah learning by doing melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi post-test. Hasil kegiatan menunjukkan siswa mampu memahami prinsip dasar resin UV dan terlibat aktif dalam pembuatan aksesori sesuai kreativitas masing-masing. Evaluasi menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap ilmu Fisika sebesar 25% setelah kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan resin UV dapat menjadi media pembelajaran yang mengintegrasikan konsep fisika, keterampilan praktis, kreativitas, dan pengenalan peluang kewirausahaan.