Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 30 MEDAN Sihotang, Martina Abigail Isabella; Sembiring, Ribka Kariani; Sitepu, Israil
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No.2 Tahun 2023
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah implementasi model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dikelas VIII SMP Negeri 30 Medan. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi tiap tahap. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar observasi guru dan lembar observasi siswa, sedangkan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa digunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada mata pelajaran matematika materi kubus dan balok. Dari nilai rata-rata kemampuan awal yaitu 49,79, nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis pada siklus I yaitu 62,71 dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis matematis pada siklus II yaitu 76,88 serta nilai rata-rata aktivitas guru dan siswa pada siklus I yaitu 64% dan 55% dan siklus II yaitu 83% dan 82%
Hakikat Matematika dalam Ruma Bolon Suku Batak Toba Simanjuntak, Sinta Dameria; Dewi, Izwita; Ahyaningsih, Faiz; Sitepu, Israil
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17010

Abstract

Ruma Bolon adalah rumah tradisional kebanggaan Suku Batak Toba yang memiliki nilai budaya dan gaya bangunan yang unik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji nilai matematika yang terkandung dalam pembuatan dan desain Ruma Bolon, serta mendeskripsikan bagaimana nilai-nilai matematika tersebut mencerminkan konsep geometri dan proporsi yang ada dalam bangunan Ruma Bolon dari suku Batak Toba. Pendekatan etnomatematika digunakan untuk menyelidiki bagaimana konsep-konsep matematika berhubungan dengan elemen-elemen bangunan tradisional suku Batak Toba ini, seperti simetri, bentuk geometris pada struktur bangunan, dan pola ukiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ruma Bolon tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki simbolisme matematika yang dalam dan unik. Simbolisme ini mencerminkan keseimbangan di langit yaitu kaitannya dengan Mula Jadi Nabolon, keseimbangan dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat, dan penghormatan kepada alam dan leluhur sebagai suatu kesatuan yang utuh. Studi ini menghasilkan kesimpulan bahwa matematika dalam bangunan Ruma Bolon bukan sekadar estetika, tetapi juga merupakan manifestasi dari nilai-nilai budaya yang mengakar kuat dan bermakna yang dalam untuk kehidupan masyarakat Batak Toba.
Transformation of Mathematics Learning Through a Combination of Gamification and Ethnomathematics Approach Simanjuntak, Sinta Dameria; Fauzi, KMS Muhammad Amin; Mukhtar, Mukhtar; Sitepu, Israil
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i2.165

Abstract

This research examines the transformation of mathematics learning through the combination of gamification and the ethnomathematics approach using the literature study method. In an effort to enhance student engagement and understanding, the combination of these two approaches offers significant potential in creating a more engaging and culturally relevant learning experience. Through the analysis of various literature sources, this research explores the concepts, strategies, and best practices that have been implemented in the context of mathematics education. The research findings indicate that gamification can enhance student motivation with game elements, while ethnomathematics enriches learning with local cultural contexts. However, this research also identifies the challenges faced, such as the limited training for educators, resistance to pedagogical changes, and the need for resources that support effective implementation. These findings provide valuable insights for educators, curriculum developers, and researchers in designing innovative and contextual learning approaches, as well as opening up opportunities for further research in the field of mathematics education.
PENENTUAN GALAT PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA ORDE 1 DENGAN METODE NUMERIK Pandia, Wajib; Sitepu, Israil
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v6i1.1907

Abstract

Metode numerik dapat menangani sistem persamaan besar, ketidaklinieran, dan geometri yang rumit dalam praktek rekayasa yang seringkali tidak mungkin dipecahkan secara analitik. Perhitungan dengan metode numerik merupakan perhitungan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk terus-menerus memperoleh hasil yang semakin mendekati nilai penyelesaian sebenarnya. Persamaan diferensial biasa merupakan salah satu masalah yang dapat diselesaikan dengan metode numerik. Ada empat metode yang dapat digunakan dalam menentukan galat persamaan diferensial biasa, yaitu metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun, dan metode Euler. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjenis kepustakaan atau literature yang bertujuan mengumpulkan data-data dan informasi melalui buku dan jurnal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode terbaik untuk menentukan galat persamaan diferensial biasa. Berdasarkan soal yang diselesaikan dalam menentukan galat persamaan diferensial menggunakan metode Deret Taylor, metode Runge-Kutta, metode Heun dan metode Euler, metode yang menghasilkan galat paling kecil adalah metode Runge-Kutta.
PENENTUAN AKAR PERSAMAAN NON LINIER DENGAN METODE NUMERIK Pandia, Wajib; Sitepu, Israil
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v6i2.2326

Abstract

Numerical methods are able to solve large, non-linear and very complex equations that cannot be solved analytically. But the numerical method, can only obtain solutions that approach or approach the true solution so that the solution from the results of numerical calculations is called the approximation solution and can be made as precisely as desired. This research type of library research or literature that aims to collect data and information through books and journals. Non-linear equation is one of the problems that can be solved by numerical methods. In determining the roots of non-linear equations there are four methods that can be used, namely the bisection method, false position method, Newton Raphson method, and the secant method, the fastest converging method is the Newton Raphson method.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN DIFERENSIASI DAN PEMBELAJARAN BIASA Simanjuntak, Sinta; Sitepu, Israil
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2024): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v2i2.270

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa dalam pembelajaran diferensiasi dan pembelajaran biasa matematika SMP. Penelitian ini dilakukan di SMP Katolik Budi murni 2 Medan tahun ajaran 2023-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah question experiment dengan desain penelitian Pretest-Posttes Control Group Design. Melalui teknik random sampling diperoleh kontrol yang terpilih adalah kelas IX-6, dan kelas eksperimen adalah kelas IX-3. Data dikumpulkan melalui angket dan tes tertulis. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Ditambah juga analisis deksriptif untuk menggambarkan gaya belajar, minat belajar dan kesiapan belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara strategi pembelajaran diferensiasi dengan strategi pembelajaran biasa. Penggunaan strategi pembelajaran diferensiasi lebih baik diterapkan dalam pembelajaran matematika karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berkaitan dengan hal ini guru, sangat penting untuk memiliki kemampuan memilih strategi pembelajaran yang sesuai untuk mengajar di kelas. Karena pilihan strategi pembelajaran yang tepat merupakan faktor utama dalam mencapai kesuksesan dalam hasil belajar siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SMP Sitepu, Israil; Simanjuntak, Sinta
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2025): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v3i1.609

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan literasi matematika siswa SMP. Penelitian ini dilakukan di SMP Katolik Budi Murni 2 Medan tahun ajaran 2023-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian Pretest-Posttes Control Group Design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas 8 SMP Katolik Budi murni 2 Medan yang terdiri dari 7 kelas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 siswa yang terdiri dari 31 siswa untuk kelas eksperimen dan 31 siswa untuk kelas kontrol. Analisis data penelitian ini menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas siswa dalam pembelajaran untuk pertemuan pertama adalah 40% dan pertemuan kedua adalah 71,11%, sehingga aktivitas siswa dapat dikategorikan meningkat dan baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi siswa dengan pembelajaran matematika realistik dibandingkan pembelajaran biasa. Pembelajaran matematika realistik lebih baik dan lebih efisien diterapkan dalam pembelajaran matematika karena dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI PADA MATERI BANGUN RUANG SISWA KELAS VII SMP ST.YOSEPH MEDAN Ika Ruth Damayanti Hutabarat; Israil Sitepu; Imelda Sihombing; Friska Ledina Situngkir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7940

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by wordwall on improving students' numeracy literacy skills. Data were obtained through experiments with a pretest-posttest control group design in the experimental class (PBL assisted by wordwall) and the control class (conventional). The post-test results showed significant differences between the two classes: the experimental class had an average of 79.14 (the highest score was 95, the lowest was 20), while the control class had an average of 56.86 (the highest score was 70, the lowest was 15). The independent sample t-test statistical test confirmed the difference with a calculated t value of t = 10.8412 (greater than t table = 2.0345, indicating statistical significance at α = 0.05. In addition, the N-gain score analysis strengthened this finding with an increase in the numeracy literacy skills of the experimental class (N-gain = 0.75, high category) which was superior to the control class (N-gain = 0.57, medium category). The results of the study prove that the PBL model assisted by wordwalls is effective in significantly improving students' numeracy literacy compared to conventional models. The implications of this finding encourage recommendations for the use of interactive platforms such as wordwalls in problem-based learning to optimize numeracy competencies in the digital era.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA SMP SANTO PETRUS MEDAN Sionita Surbakti; Frida Marta Simorangkir; Israil Sitepu
JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA Vol. 2 No. 2 (2024): April : Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jipa.v2i2.655

Abstract

This research aims to find out whether the application of the problem based learning model can improve students' mathematical problem solving abilities in class VII of St. Peter's Middle School, Medan. This research method uses Classroom Action Research (PTK). The research procedure is cyclical. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, implementing actions, observing and reflecting. Data collection techniques through observation and tests. This data collection uses several instruments in the form of student observation sheets. Meanwhile, to determine students' mathematical problem solving abilities, tests are used. The results of the research show that the use of the Problem Based Learning learning model can improve students' mathematical problem solving abilities in mathematics lessons on algebra material. From the average value of prerequisite abilities, namely 55.56, the average value of students' mathematical problem solving abilities in cycle I is 72.55 and the average value of students' mathematical problem solving abilities in cycle II is 76.39 and the activity value of students in cycle I is 62%, and cycle II, namely 85%.
Revealing Students’ Computational Thinking Error Patterns in Solving Two-Variable Linear Inequality Systems Israil Sitepu; Delvi Kristiani Jaluhu; Sinta Dameria Simanjuntak; Ribka Kariani br Sembiring
AlphaMath : Journal of Mathematics Education Alphamath: Vol. 12, No. 1, May 2026
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/alphamath.v12i1.30386

Abstract

This study aims to identify and describe patterns of students’ computational thinking errors in solving systems of linear inequalities in two variables. Specifically, it examines errors occurring at each stage of computational thinking, such as problem decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithm construction, as well as the underlying factors contributing to these errors. A qualitative descriptive approach was employed. The participants consisted of 36 tenth-grade students. Data were collected through written tests, observation, and semi-structured interviews to explore students’ cognitive processes in depth. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that students experienced errors at all stages of computational thinking. Students encountered difficulties identifying relevant information during problem decomposition, recognizing conceptual relationships during pattern recognition, transforming problems into appropriate mathematical representations during abstraction, and constructing systematic solution procedures during algorithm construction. These errors were primarily attributed to insufficient conceptual understanding, difficulties in interpreting problem statements, and limitations in formulating effective problem-solution strategies. These findings provide valuable insights into students’ learning difficulties and may serve as a foundation for designing more effective instructional strategies to enhance students’ computational thinking skills.