Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Tracing the Progress of Buya Hamka in Medan, East Sumatra (1936-1945) Suhada, Fikri; Yasmin, Nabila
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.10263

Abstract

This article aims to find out the reasons for Buya Hamka (1981) living in Medan, East Sumatra, socio-political conditions in East Sumatra during his residence there, and his role in socio-political life in East Sumatra from 1936-1945. This research uses a historical method which starts from the heuristic stage, by collecting primary sources in the form of Buya Hamka's works, including Kenang-kenangan Hidup, as well as the Pedoman Masjarakat magazine which was published in 1936 and 1938, then carrying out a process of verification and interpretation of historical facts. This research found that, when Buya Hamka lived in Medan, he was not only chief editor, but also consul of Muhammadiyah in 1939 after being elected to the 28th Muhammadiyah congress. When Japan came to Indonesia in 1942, Buya Hamka became a Japanese advisor in government and Islamic affairs. He did this not because he wanted to be a Japanese loyalist, but he did it to protect Muhammadiyah East Sumatra from being disbanded by Japan.
Peran relawan Perpustakaan STAIN As-Sunnah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan Siregar, Murni; Yasmin, Nabila
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 7 No. 2 (2019): Juli - Desember
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v12i1.13537

Abstract

Perpustakaan Stain As-Sunnah memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang kegiatan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan kampus. Sebagai pusat pengetahuan, perpustakaan bukan hanya menjadi tempat penyimpanan berbagai sumber informasi, tetapi juga menjadi jembatan utama bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat umum untuk mengakses pengetahuan dan informasi terkini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mendalam untuk mengeksplorasi peran relawan dalam perpustakaan dan dampaknya terhadap kualitas layanan serta hubungan antara perpustakaan dengan komunitasnya. Melalui metode kualitatif, peneliti akan memperoleh pemahaman yang mendalam tentang pengalaman, persepsi, dan kontribusi relawan dalam operasional perpustakaan. Secara keseluruhan, peran relawan dalam perpustakaan STAIN As-Sunnah memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan berbagai strategi yang mereka terapkan, mulai dari menjaga kebersihan, memberikan bantuan kepada pengunjung, hingga mengawasi kondisi ruangan, relawan berhasil menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung bagi seluruh pengguna perpustakaan. Selain itu, upaya mereka dalam promosi, sosialisasi, evaluasi, dan perbaikan fasilitas turut membantu dalam memperluas aksesibilitas sumber daya perpustakaan dan meningkatkan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Systematic Literature Review: The Effectiveness of Socio-Scientific Problem-Based Learning Models in Chemistry Learning Husna, Asmaul; Yasmin, Nabila; Miterianifa
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 13 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v13i6.18993

Abstract

This study is a systematic literature review  (SLR) that aims to analyze the effectiveness of the integrated Socio-Scientific Issues (PBL) Problem-Based Learning (PBL) model or PBL-SSI in improving students' scientific abilities in chemistry learning in secondary school. The background of this research is the dominance of traditional lecture methods that fail to strengthen 21st century critical thinking and skills, demanding a change in a more contextual and participatory approach. The SLR procedure follows systematic, transparent, and replicable guidelines, with literature searches via Google Scholar (time range 2020–2025) using the keyword "SSI; PBL; Chemistry Learning". Based on strict inclusion criteria, as many as eight articles deserve comprehensive analysis. The results of the synthesis of findings show that PBL-SSI has proven to be significantly effective in strengthening students' science literacy, critical thinking skills, creative thinking skills, and science process skills. The highest effectiveness is found in materials that have a strong relationship with social and environmental issues, such as acid-bases and green chemicals, which dominate the application of this model (about 25% each). The conclusion states that PBL-SSI is a very relevant approach to create meaningful and competency-oriented chemistry learning in the 21st century.
Dampak Perang Sunggal terhadap pembentukan identitas sosial dan budaya Masyarakat Sunggal Tahun 1872-1895 Rauf, Baharudin; Paralihan, Hotmatua; Yasmin, Nabila
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - Februari 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18690916

Abstract

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak Perang Sunggal (1872–1895) dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat Sunggal. Kajian ini menelusuri transformasi struktur sosial, pergeseran nilai budaya, dan ekspresi resistensi terhadap kolonialisme Belanda dan elit lokal yang pro-kolonial. Penelitian ini membahas karakteristik perlawanan masyarakat adat Sunggal terhadap konsesi tanah oleh Kesultanan Deli kepada perusahaan tembakau Belanda serta bentuk-bentuk resistensi simbolik dan identitas kolektif yang muncul pascaperang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan identitas sosial dan budaya masyarakat Sunggal sebagai dampak dari konflik kolonial. Metode yang digunakan adalah metode sejarah kualitatif dengan pendekatan interdisipliner. Teknik pengumpulan data terdiri dari empat macam, yaitu studi pustaka, dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi lapangan. Teknik wawancara dilakukan melalui wawancara semi-struktural dengan tokoh adat dan sejarawan lokal, sedangkan dokumentasi dilakukan dengan menganalisis arsip kolonial dan foto-foto sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perang Sunggal (1872–1895) merupakan peristiwa penting yang menandai perlawanan terhadap kolonialisme Belanda sekaligus menjadi tonggak pembentukan identitas sosial dan budaya masyarakat Sunggal. Perang ini muncul sebagai reaksi atas politik konsesi dan perampasan tanah adat oleh kolonial yang didukung elite komprador Kesultanan Deli. Dipimpin Badiuzzaman Surbakti, perlawanan tidak hanya bersifat teritorial, tetapi juga mempertahankan martabat, nilai-nilai, dan struktur sosial adat. Dampaknya bersifat multidimensional: secara politik mengakhiri otonomi lokal; secara sosial menyebabkan dislokasi dan perubahan struktur kekerabatan; secara ekonomi memunculkan proletarisasi; dan secara budaya memicu transformasi adat serta revitalisasi simbol identitas lokal. Identitas sosial masyarakat pascaperang dibentuk melalui dialektika antara dominasi kolonial dan memori kolektif.Penelitian ini sesuai dengan teori identitas budaya (Stuart Hall), resistensi simbolik (James C. Scott), identitas sosial (Henri Tajfel), serta teori konflik sosial (Karl Marx dan Lewis Coser) sebagai landasan teoritik dan sekaligus sebagai pisau kritik terhadap narasi hegemonik kolonial.