Claim Missing Document
Check
Articles

The Correlation of Lavender Aromatherapy with The Childbirth Process in The Independent Practice of Midwives Saraswati, Ni Putu Ayu Tumbu; Ariyani, Ni Wayan; Purnamayanti, Ni Made Dwi
JURNAL KEBIDANAN Vol. 14 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v14i1.10464

Abstract

Prolonged labor is one of the causes of high Maternal Mortality Rate (MMR) in the world. Prolonged labor has an average cause of maternal death worldwide by 8% and in Indonesia by 9%. Prolonged labor can be prevented with several efforts, namely by using various proven pharmacological and non-pharmacological methods, which are used to shorten the labor process. Lavender aromatherapy is a well-known complementary medicine with a calming effect. Lavender essential oil, used as aromatherapy for analgesics, contains 8% terpenadan and 6% ketones. This study aims to determine the relationship between lavender aromatherapy and the labor process in the Independent Midwife Practice in Denpasar City. This type of research was a correlation analysis using a cross-sectional design. The research conducted in February-April 2023 with 55 respondents used simple random sampling. The instrument used in this study was a data collection format. The data analysis used was the Chi-Square test, and the Chi-Square statistical test was 0,004 (<0,05) so that the hypothesis can be accepted and it can be concluded that there was a relationship between lavender aromatherapy and the labor process in Independent Midwife Practices in Denpasar City. Independent Midwife Practices in Denpasar City were expected to apply complementary lavender aromatherapy therapy to provide obstetric care for labor. 
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pendidikan Seks Pranikah: Penelitian Nuarsi, Ni Wayan Lilik; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah di SMA Negeri 2 Mengwi Badung, sampel berjumlah 130 siswa kelas X. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Pelaksanaan bulan Februari - Maret 2024 di SMA Negeri 2 Mengwi Badung dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian kuisioner pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah, analisa data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik tentang pendidikan seks pranikah yaitu sebanyak 119 responden (91,5%) dan sebagian besar siswa memiliki sikap positif tentang pendidikan seks pranikah sebanyak 128 responden (98,5%). Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa gamabaran pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah di SMA Negeri 2 Mengwi (Dwisma) memiliki pengetahuan baik dan sikap yang positif. Sekolah disarankan bisa mengadakan kegiatan penyuluhan berkala tentang pendidikan seks pranikah.
HUBUNGAN PRAKTIK KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 SEMARAPURA KABUPATEN KLUNGKUNG Muliariati, Ni Putu Sri Karika; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Ariyani, Ni Wayan
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v6i1.162

Abstract

AbstrakLatar belakang: Kekurangan zat besi pada remaja putri dapat menyebabkan anemia, kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang dan dapat menyebabkan kelelahan dan sesak napas. Salah satu pencegahan anemia pada remaja dilaksanakan dengan konsumsi tablet tambah darah. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan praktik konsumsi tablet tambah darah terhadap kejadian anemia pada siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Semarapura Tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan penelitian analitik metode Probability Simple Random dengan jumlah responden yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 74 siswi. Pengumpulan data menggunakan data kuisioner dan hemoglobinometri set. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis korelasi Chi Square. Hasil : menunjukkan sebagian besar (77%) siswi patuh dalam mempraktikan konsumsi tablet tambah darah. Sebagian besar (51,4%) siswi   mengalami anemia. Dari 38 responden yang mengalami anemia, 76,3% tidak patuh mengkonsumsi TTD, dan 36 responden yang tidak anemia, 83,3% patuh mengkonsumsi TTD.  Nilai korelasi 0,597 dan p value sebesar 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan yang kuat dan signifikan praktik konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Semarapura Tahun 2023AbstractBackground: Iron deficiency in adolescent girls can lead to anaemia, a condition in which the number of red blood cells in the body is reduced and can cause fatigue and shortness of breath. Adolescent girls can experience an iron deficiency due to blood loss during menstruation and an unbalanced diet. Purpose: This study was to analyse the relationship between the practise of consuming blood supplement tablets and the incidence of anaemia in female students at the State Junior High School 3 Semarapura in 2023. Method: Using the Probability Simple Random Method Data collection using primary data The analysis technique used is Chi Square correlation analysis, The number of respondents used in this study was 74, all female students. Results: The results showed that most (77%) schoolgirls were obedient in practising the consumption of blood supplement tablets. Most (51,4%) female students anaemia. Of the 38 respondents who had anemia, 76.3% did not adhere to taking iron tablets. And of the 36 respondents who were not anemic, 83.3% adhered to consuming iron tablets. Correlation value 0.597 (p value = 0.000). Conclusion: There is a strong and significant relationship between the practise of consuming blood-added tablets and the incidence of anaemia in female students at State Junior High School 3 Semarapura in 2023
Perbedaan Mual Muntah Sebelum dan Setelah Pemberian Jahe Hangat pada Ibu Hamil Wulandari, Ni Putu Manik; Armini, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1265

Abstract

Latar belakang: Mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal dan paling umum yang dikaitkan dengan kehamilan. Efektivitas jahe terbukti aman dikonsumsi, solusi ini cenderung minim risiko bagi ibu dan janin. Tujuan: Tujuan studi ini untuk mengetahui perbedaan tingkat mual muntah sebelum dan setelah pemberian air jahe hangat kepada ibu hamil trimester I. Metode: Data primer dengan intervensi menggunakan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi mual muntah. Peneliti memberikan air jahe hangat selama 3 hari yang diberikan 2 kali sehari, pada pagi hari 30 menit sebelum makan dan 30 menit sebelum tidur. Setelah intervensi selama 3 hari, pada hari ke-4 responden datang ke Bidan dan akan diukur frekuensi mual muntah setelah pemberian air jahe hangat dengan lembar kuisioner post-test. Penelitian ini menerapkan desain quasi experimental dengan model pretest-posttest. Sebanyak 31 ibu hamil trimester pertama dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil: Hasil menunjukkan rerata skor PUQE sebelum intervensi pada kategori sedang hingga berat adalah 10,16,  sedangkan setelah intervensi menurun ke kategori ringan hingga sedang dengan skor 7,65 yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulannya  intervensi dengan air jahe hangat secara signifikan menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama jika dibandingkan dengan keadaan sebelum pemberian intervensi.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Meningkatkan Cakupan Imunisasi DPT-HB-HiB dan MR Lanjutan pada Anak Ni Wayan Darsani; Ni Made Dwi Purnamayanti; I Gusti Ayu Tirtawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2997

Abstract

DPT-HB-HiB and MR immunizations are given in the basic immunization program. Re-immunization (advance immunization) is given to children aged 18 months. The purpose of advance immunization is to maintain the level of immunity and extend the child's protection period. Parental knowledge is assumed to be related to the completeness of advanced immunization in children. This study aims to determine the relationship between parental knowledge and completeness of advanced DPT-HB-HiB-MR immunization in children aged 2 years. This research is an analytic survey research with a cross sectional approach. The research was conducted in Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara in 2022. This study involved 92 parents and children aged >24-36 months. Data on parental knowledge was obtained by filling out a questionnaire. Completeness of follow-up immunizations for children is obtained from the child's immunization records. Statistical test using Chi-square. The results of this study showed that 44.6% of parents had good knowledge and 55.4% of parents had poor knowledge about advanced immunization in children. The results of this study also found 68.5% of children with complete advanced immunization status and 31.5% of incomplete advanced immunization status. There is a significant relationship between parental knowledge and the completeness of advanced immunization in children under 2 years of age at Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara (p value=0,041). Increasing parental knowledge about advanced immunization has an impact on increasing the coverage of advanced immunization in children under 2 years of age.
Lower Anxiety Levels after Counter Pressure Massage in Mother Preparing for Caesarean Section at Tabanan General Hospital Ni Wayan Putri Sariani; Ni Made Dwi Purnamayanti; Ni Komang Yuni Rahyani
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v13i1.3984

Abstract

Anxiety before Caesarean Section surgery will have a bad impact on mother and her fetus. Counter pressure massage is one of complementary therapies that will help reduce the anxiety felt by maternity mothers. This study aims to find out the difference in anxiety levels before and after counter pressure massage in preoperative mothers with Caesarean Section at Tabanan Hospital. This study is classified as pre-experimental with a one-group pretest-posttest design and uses a prospective approach, with a sample of 33 respondents. The sampling technique used is purposive sampling with research instruments in the form of questionnaires. The research was conducted from October to November 2024 in the Maternity Room of Tabanan Hospital. The median of the pretest maternal anxiety level was 13. The median of posttest maternal anxiety level was 7. The data normality test used Kolmogorov-Smirnov, and the data was not normally distributed, then it was continued with a non-parametric statistical test, namely the Wilcoxon test with a nilaai p = 0.000. The conclusion is there is a significant difference between the level of anxiety before and after counter pressure massage in preoperative mothers of Caesarean Section in the Maternity Room of Tabanan Hospital.
Edukasi Stimulasi Pijat Tui Na dan Oromotor sebagai Strategi Promotif Pencegahan Stunting di Posyandu Ni Komang Erny Astiti; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Wayan Suarniti; Ni Made Dwi Purnamayanti; Asep Arifin Senjaya
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v8i1.570

Abstract

Tui Na and Oromotor massage education is a promotive strategy to prevent stunting for cadres at Posyandu, so that it optimally educates mothers of child with difficulty eating. Objective: to improve the knowledge and skills of Tui Na and Oromotor massage. Activities include planning (preliminary study, instrument preparation); implementation (pretest, demonstration with phantom and E Module) and evaluation (posttest). The instruments are questionnaire, a checklist for skill, E Module of Tui Na and Oromotor massage and phantom. The knowledge score before and after the activity was analyzed with Wilcoxon, the result significant increase (p = 0.00). Skill scores also similar with knowledge. The modification of Tui Na and Oromotor Massage Education as a Promotive Strategy for Stunting Prevention in Posyandu with demonstrations, phantom and E Module effective in improving the knowledge and skill. The development of cadre competencies in child care with interactive learning media, is the main strategy to support cadres’s roles in the community.
Efektifitas Prenatal Yoga terhadap Keluhan Nyeri Punggung dan Pinggang pada Ibu Hamil Ni Wayan Sulasmin; Ni Made Dwi Purnamayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9252

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang menyebabkan berbagai perubahan fisik dan psikologis pada ibu hamil. Salah satu keluhan yang paling sering dialami terutama pada trimester II dan III adalah nyeri punggung dan pinggang akibat perubahan postur tubuh, peningkatan berat badan, peregangan ligamen, dan perubahan hormonal selama kehamilan. Keluhan tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas tidur, serta kenyamanan ibu hamil. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri punggung dan pinggang adalah prenatal yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga terhadap penurunan nyeri punggung dan pinggang pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Sumber data diperoleh dari 15 artikel ilmiah yang relevan mengenai prenatal yoga dan nyeri punggung serta pinggang pada ibu hamil. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan secara sistematis. Data dianalisis secara naratif deskriptif dengan mengelompokkan hasil penelitian berdasarkan metode, populasi, dan hasil intervensi prenatal yoga terhadap penurunan nyeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prenatal yoga efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung dan pinggang pada ibu hamil trimester II dan III. Sebagian besar penelitian menunjukkan nilai signifikansi p-value < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh yang bermakna setelah dilakukan intervensi prenatal yoga. Selain menurunkan nyeri, prenatal yoga juga membantu meningkatkan relaksasi, kualitas tidur, kenyamanan, serta menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Dengan demikian, prenatal yoga dapat dijadikan salah satu terapi nonfarmakologis yang aman dan efektif untuk membantu meningkatkan kesejahteraan ibu selama masa kehamilan.
Efektivitas Terapi Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia Dini Ni Made Nitiasih Pulasari; Ni Made Dwi Purnamayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9254

Abstract

Masa bayi merupakan periode emas yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk kualitas tidur sebagai salah satu indikator utama kesehatan bayi. Tidur yang berkualitas berperan penting dalam proses pematangan otak, perkembangan fisik, stabilitas emosi, serta peningkatan sistem imun. Namun, gangguan tidur pada bayi masih sering terjadi dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perilaku, serta kondisi kesehatan bayi secara menyeluruh. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang banyak diteliti untuk mengatasi masalah tersebut adalah pijat bayi. Pijat bayi dipercaya mampu meningkatkan kualitas tidur melalui efek relaksasi, stimulasi hormon serotonin, serta aktivasi sistem saraf parasimpatik yang membuat bayi merasa lebih nyaman dan tenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi berdasarkan hasil Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA. Sumber data diperoleh dari 20 artikel penelitian yang relevan dan dipublikasikan pada berbagai jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Hasil sintesis menunjukkan bahwa hampir seluruh penelitian menyatakan adanya pengaruh positif pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 0–12 bulan. Pijat bayi terbukti mampu meningkatkan durasi tidur, mengurangi frekuensi terbangun pada malam hari, memperbaiki pola tidur, serta memberikan efek relaksasi yang mendukung kenyamanan bayi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pijat bayi efektif, aman, dan dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi secara optimal. Selain bermanfaat bagi bayi, pijat bayi juga memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak melalui sentuhan yang menenangkan Oleh karena itu, edukasi mengenai teknik pijat bayi yang benar perlu diberikan kepada orang tua maupun tenaga kesehatan secara berkelanjutan.
Penerapan Pijat Oksitosin sebagai Upaya Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Multipara Ni Luh Lusi Triani; Ni Made Dwi Purnamayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9256

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) yang optimal merupakan faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama pada ibu multipara yang telah memiliki pengalaman persalinan sebelumnya. Produksi ASI yang tidak lancar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi psikologis ibu, kelelahan pascapersalinan, kurangnya stimulasi hormon, serta minimnya dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dinilai efektif untuk membantu meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin. Pijat ini dilakukan pada area tulang belakang hingga skapula guna merangsang pelepasan hormon oksitosin yang berperan dalam proses pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan pijat oksitosin dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu multipara berdasarkan hasil literature review dari berbagai penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan systematic review dengan pendekatan PRISMA terhadap 20 artikel ilmiah yang relevan dan memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian melaporkan adanya peningkatan produksi ASI setelah dilakukan pijat oksitosin, baik ditinjau dari volume ASI, frekuensi menyusui, maupun tanda kecukupan ASI pada bayi. Selain itu, pijat oksitosin juga membantu ibu merasa lebih rileks dan nyaman selama masa menyusui. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu multipara serta dapat dijadikan intervensi pendukung dalam pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Penerapan pijat oksitosin secara rutin oleh tenaga kesehatan maupun anggota keluarga diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan program ASI eksklusif, memperkuat ikatan emosional antara ibu dan bayi, serta menurunkan risiko penghentian menyusui dini. Oleh karena itu, edukasi mengenai teknik pijat oksitosin perlu diberikan secara berkelanjutan pada masa antenatal dan postnatal bagi ibu.
Co-Authors Adiari, Ni Wayan Nina Andayani, Ni Nengah Ermi Ariesta, Gusti Ayu Viorya Ganes Ariyani, Ni Wayan Asep Arifin Senjaya Asep Arifin Senjaya Astarini, Ni Nyoman Badrut Tamam Dewi, Ni Made Puspita Erawati, Ni Luh Putu Sri erawati, Ni Luh Putu Sri erawati Gusti Ayu Marhaeni I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Komang Lindayani I Made Sukarja I Made Sukarja I Ngh Sumirta I Nyoman Purna I Nyoman Sujaya I Nyoman Wirata Ida Erni Sihaputar Jayantari, Anak Agung Istri Hendri Dwi Lely Cintari Lindayani, I Komang Listiana Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Made Novi Astri Wijaya Made Widhi Gunapria Darmapatni Mellynda, I Gusti Ayu Trisa Muliariati, Ni Putu Sri Karika Ni Gusti Kompiang Sriasih Ni Kadek Ari Dwiyanti Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Anik Chandra Dewi Ni Luh Lusi Triani Ni Luh Putu Mirayanti Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Made Ayu Adiani Ni Made Dwi Mahayati Ni Made Nitiasih Pulasari Ni Nyoman Budiani, Ni Nyoman Ni Nyoman Ernayathi Tryastuthi Ni Nyoman Suindri Ni Nyoman Widiasih Ni Putu Devi Kertiani Ni Wayan Armini Ni Wayan Darsani Ni Wayan Putri Sariani Ni Wayan Suarniti Ni Wayan Sulasmin Ningtyas, Listina Ade Widya Novyadewi, I Gusti Agung Ayu Nuarsi, Ni Wayan Lilik Pinatih, Ni Nyoman Ariani Pranayani, Ni Made Ary Indah Puspadewi, Gusti Agung Mas Regina Tedja Sulaksana Regina Tedjasulaksana Riniasih, Ni Kadek Saraswati, Ni Putu Ayu Tumbu Sari, Ni Wayan Ayu Nirmala Saskia Amrina Senjaya, Asep Arifin Sri Rahayu Tedjasulaksana, Regina Tirtawati , Gusti Ayu Utarini, Gusti Ayu Eka Winanti, Kadek Ary Kusri Wirata , I Nyoman Wirata, I Nyoman Wulandari, Ni Putu Manik