Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN GAMBARAN KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING: KEPATUHAN TENTANG PENGISIAN LEMBAR KONTROL MINUM TABLET TAMBAH DARAH PADA IBU HAMIL OLEH PENDAMPING Dewi , Ni Luh Anik Chandra; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Ningtyas, Listina Ade Widya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3912

Abstract

Anemia pada ibu hamil beresiko meningkatkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Pencegahan anemia pada ibu hamil dipengaruhi oleh kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, yang dapat dipantau melalui lembar kontrol minum tablet tambah darah. Pendamping berperan penting dalam pengawasan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil serta pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah pada ibu hamil oleh pendamping di Puskesmas Buleleng II pada bulan April 2025, menggunakan desain penelitian deskriptif observasional. Dengan jumlah sampel 76 responden pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling diperoleh dari data primer melalui form instrument penelitian dan dokumentasi buku KIA, dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak (53,9%) pengisian lembar kontrol minum tablet tambah darah di mulai pada usia kehamilan triwulan I dan sebagian besar (68,4%) pendamping tidak lengkap mengisi lembar tablet tambah darah. Dapat disimpulkan waktu mulai pengisian lembar tablet tambah darah belum sesuai program yang di harapkan dan peran aktif pendamping dalam mengisi lembar tablet tambah darah masih perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pemantauan rutin oleh tenaga kesehatan.
The Correlation of Lavender Aromatherapy with The Childbirth Process in The Independent Practice of Midwives Saraswati, Ni Putu Ayu Tumbu; Ariyani, Ni Wayan; Purnamayanti, Ni Made Dwi
JURNAL KEBIDANAN Vol. 14 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v14i1.10464

Abstract

Prolonged labor is one of the causes of high Maternal Mortality Rate (MMR) in the world. Prolonged labor has an average cause of maternal death worldwide by 8% and in Indonesia by 9%. Prolonged labor can be prevented with several efforts, namely by using various proven pharmacological and non-pharmacological methods, which are used to shorten the labor process. Lavender aromatherapy is a well-known complementary medicine with a calming effect. Lavender essential oil, used as aromatherapy for analgesics, contains 8% terpenadan and 6% ketones. This study aims to determine the relationship between lavender aromatherapy and the labor process in the Independent Midwife Practice in Denpasar City. This type of research was a correlation analysis using a cross-sectional design. The research conducted in February-April 2023 with 55 respondents used simple random sampling. The instrument used in this study was a data collection format. The data analysis used was the Chi-Square test, and the Chi-Square statistical test was 0,004 (<0,05) so that the hypothesis can be accepted and it can be concluded that there was a relationship between lavender aromatherapy and the labor process in Independent Midwife Practices in Denpasar City. Independent Midwife Practices in Denpasar City were expected to apply complementary lavender aromatherapy therapy to provide obstetric care for labor. 
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Pendidikan Seks Pranikah: Penelitian Nuarsi, Ni Wayan Lilik; Darmapatni, Made Widhi Gunapria; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan tidak diinginkan merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah di SMA Negeri 2 Mengwi Badung, sampel berjumlah 130 siswa kelas X. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Pelaksanaan bulan Februari - Maret 2024 di SMA Negeri 2 Mengwi Badung dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian kuisioner pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah, analisa data menggunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan baik tentang pendidikan seks pranikah yaitu sebanyak 119 responden (91,5%) dan sebagian besar siswa memiliki sikap positif tentang pendidikan seks pranikah sebanyak 128 responden (98,5%). Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa gamabaran pengetahuan dan sikap remaja tentang pendidikan seks pranikah di SMA Negeri 2 Mengwi (Dwisma) memiliki pengetahuan baik dan sikap yang positif. Sekolah disarankan bisa mengadakan kegiatan penyuluhan berkala tentang pendidikan seks pranikah.
HUBUNGAN PRAKTIK KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 SEMARAPURA KABUPATEN KLUNGKUNG Muliariati, Ni Putu Sri Karika; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Ariyani, Ni Wayan
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v6i1.162

Abstract

AbstrakLatar belakang: Kekurangan zat besi pada remaja putri dapat menyebabkan anemia, kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang dan dapat menyebabkan kelelahan dan sesak napas. Salah satu pencegahan anemia pada remaja dilaksanakan dengan konsumsi tablet tambah darah. Tujuan : Untuk menganalisis hubungan praktik konsumsi tablet tambah darah terhadap kejadian anemia pada siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Semarapura Tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan penelitian analitik metode Probability Simple Random dengan jumlah responden yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 74 siswi. Pengumpulan data menggunakan data kuisioner dan hemoglobinometri set. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis korelasi Chi Square. Hasil : menunjukkan sebagian besar (77%) siswi patuh dalam mempraktikan konsumsi tablet tambah darah. Sebagian besar (51,4%) siswi   mengalami anemia. Dari 38 responden yang mengalami anemia, 76,3% tidak patuh mengkonsumsi TTD, dan 36 responden yang tidak anemia, 83,3% patuh mengkonsumsi TTD.  Nilai korelasi 0,597 dan p value sebesar 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan yang kuat dan signifikan praktik konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada siswi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Semarapura Tahun 2023AbstractBackground: Iron deficiency in adolescent girls can lead to anaemia, a condition in which the number of red blood cells in the body is reduced and can cause fatigue and shortness of breath. Adolescent girls can experience an iron deficiency due to blood loss during menstruation and an unbalanced diet. Purpose: This study was to analyse the relationship between the practise of consuming blood supplement tablets and the incidence of anaemia in female students at the State Junior High School 3 Semarapura in 2023. Method: Using the Probability Simple Random Method Data collection using primary data The analysis technique used is Chi Square correlation analysis, The number of respondents used in this study was 74, all female students. Results: The results showed that most (77%) schoolgirls were obedient in practising the consumption of blood supplement tablets. Most (51,4%) female students anaemia. Of the 38 respondents who had anemia, 76.3% did not adhere to taking iron tablets. And of the 36 respondents who were not anemic, 83.3% adhered to consuming iron tablets. Correlation value 0.597 (p value = 0.000). Conclusion: There is a strong and significant relationship between the practise of consuming blood-added tablets and the incidence of anaemia in female students at State Junior High School 3 Semarapura in 2023
Optimalisasi Edukasi Prenatal Perawatan Bayi Baru Lahir dengan  E-Modul Interaktif Astiti, Ni Komang Erny; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi; Suarniti, Ni Wayan; Wirata , I Nyoman
Optimal Midwife Journal Volume 1 No. 1 Juni 2024
Publisher : PT Nuansa Fajar Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15875677

Abstract

Prenatal health education for newborn care prepares parents to care for their future babies. The topic has been facilitated in pregnant women's classes, but its implementation has not optimally involved the role of husbands, lack of media use, and unidirectional learning methods. Efforts to overcome educational innovations in newborn care by involving husbands and facilitating media and interactive modules for newborn care. This media contains information on baby massage, how to bathe, and umbilical cord care, presented in pictures and text and equipped with videos. Audio-visual presentation of material can optimize learning objectives. The study analyzed differences in knowledge before and after prenatal education on newborn care with interactive media e-modules. This study was a pre-experimental numerical pair, with a sample of 30 pregnant women, based on purposive sampling. Data collection using questionnaires in the form of pretest and posttest. Data analysis with Wilcoxon (ρ=0.005). The results showed an increase in the median knowledge (pretest) from 54.17 to 75.00. Educational media E Interactive Module is effective for pregnant women's knowledge about newborn care (ρ=0.000). Health workers can optimize health education for newborn care by implementing classes for pregnant women that involve husbands and using interactive educational media. Recommendations for using media and interactive modules for sustainable newborn care are used in pregnant women's classes, especially in education about newborn care, so that pregnant women and husbands can independently practice their abilities in carrying out newborn care using the media guide. Pendidikan kesehatan prenatal perawatan bayi baru lahir, bertujuan  mempersiapkan orang tua merawat calon bayinya. Topik tersebut telah difasilitasi pada kelas ibu hamil, tetapi pelaksanaannya belum maksimal melibatkan peran suami, penggunaan media yang kurang serta metode pembelajaran  searah.. Upaya mengatasi dengan inovasi edukasi perawatan bayi baru lahir dengan melibatkan suami dan fasilitasi media e modul interaktif perawatan bayi baru lahir. Media ini berisikan informasi pijat bayi, cara memandikan dan perawatan tali pusat yang disajikan berbentuk gambar, teks serta dilengkapi video. Penyajian materi secara audio visual dapat mengoptimalkan tujuan pembelajaran. Penelitian menganalisis perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah edukasi prenatal perawatan bayi baru lahir dengan media e modul interaktif. Penelitian ini merupakan pre eksperimental numerik berpasangan, dengan jumlah sampel 30 ibu hamil, berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahauan berupa pretest dan posttest. Analisis data dengan Wilcoxon (ρ=0.005). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan median pengetahuan (pretest) 54.17 menjadi 75.00. Media edukasi E Modul Interaktif efektif terhadap pengetahuan ibu hamil tentang perawatan bayi baru lahir (ρ=0.000). Pemberian pendidikan kesehatan perawatan bayi baru lahir oleh tenaga kesehatan dapat dioptimalkan pada pelaksanaan kelas ibu hamil dengan melibatkan suami serta menggunakan media edukasi yang interaktif. Rekomendasi penggunaan media e modul interaktif perawatan bayi baru lahir  secara berkelanjutan digunakan dalam kelas ibu hamil khususnya pada edukasi tentang perawatan bayi baru lahir, sehingga ibu hamil dan suami dapat secara mandiri melatih kemampuan mereka dalam melakukan perawatan bayi baru lahir dengan menggunakan panduan media tersebut.
Hubungan Persepsi Wanita Usia Subur Tentang Inspeksi Visual Asam Asetat Dengan Keteraturan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Saskia Amrina; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Marhaeni, Gusti Ayu
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.458

Abstract

Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) adalah upaya preventif sekunder untuk menekan insiden kanker serviks. Cakupan IVA di Provinsi Bali Tahun 2023 adalah 4,6% dari total jumlah WUS yang terdata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi antara persepsi wanita usia subur tentang skrining metode IVA dengan keteraturan pemeriksaan IVA di Puskesmas Gerokgak I Tahun 2024. Sampel yang dipakai sebanyak 188 responden dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling jenis purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif korelasional dengan cross sectional design study. Hasil penelitian menunjukkan persepsi positif sebanyak 80 responden (42,6%) dan persepsi negatif sebanyak 108 responden (57,4%). Responden yang teratur sebanyak 6 responden (3,2%) dan tidak teratur sebanyak 182 responden (96,8%). Berdasarkan uji rank spearman diperoleh nilai p = 0,004 (p < 0,05) dan nilai r yaitu 0,211. Hasil tersebut menjelaskan adanya hubungan antara persepsi wanita usia subur tentang IVA dengan keteraturan dalam melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas Gerokgak I. Saran dalam penelitian ini diharapkan petugas kesehatan meningkatkan kegiatan sosialisasi, edukasi mengenai risiko kanker serviks serta manfaat pemeriksaan IVA.
Gambaran Persepsi Remaja tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Teori Health Belief Model Andayani, Tjokorda Istri Rai Oktalia; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Rahyani, Ni Komang Yuni
ProHealth Journal Vol 22 No 2 (2025): December
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025222207

Abstract

The Health Belief Model is an appropriate instrument for predicting adolescent health behavior. It provides an overview of the perception of internal factors, external factors and produces adolescent beliefs related to the KRR Triad. The purpose of the study was to determine the overview of adolescent perceptions of the KRR Triad with the Health Belief Model Theory at SMAN 1 Kuta. The type of research was descriptive. The sample size of 64 was taken by proportional random sampling, namely Grade XI students were divided into 12 classes, from each class a number of male and female students were taken, the instrument used was the Health Belief Model - Perceived Susceptibility (HMPBB) questionnaire with a total of 90 statements. The results showed negative perceptions in the perception of vulnerability as many as 61 people (95.3%), and perceptions of obstacles as many as 53 people (82.8%), positive perceptions in the perception of seriousness 57 people (89.1%), perceptions of benefits 42 people (65.6%), self-efficacy 41 people (64.1%), and cues to action 46 people (71.9%). Data collection was conducted on April 21, 2025, at SMA N 1 Kuta. The conclusion is that adolescents have a negative perception of the KRR triad in terms of perceived vulnerability and perceived barriers. Suggestions for KSPAN activities include using intervention strategies that involve active adolescent participation, interactive media, and peer-based approaches.
Pengetahuan Siswi Tentang Pencegahan Kanker Serviks Dengan Vaksinasi Human Papilloma Virus Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Dengan Media Pamflet Kertiani, Ni Putu Devi; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Rahayu, Sri
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.337

Abstract

Kanker serviks dapat dicegah dengan pemberian vaksin HPV. Vaksin Human Papilloma Virus adalah salah satu upaya untuk mengendalikan kanker serviks di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi Human Papilloma Virus sebelum dan setelah penyuluhan dengan media pamflet. Jenis penelitian ini yaitu pre-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Mengwi yang beralamat di Jalan Raya Buduk, Kabupaten Badung pada 6 Mei 2025. Sampel yang digunakan sebanyak 162 siswi yang ditentukan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini merupakan data primer. Dilakukan edukasi menggunakan media pamflet.  Perlakuan yang diberikan yaitu penyuluhan dengan media pamflet dalam peningkatan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker serviks dengan vaksinasi human papilloma virus. Uji pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Uji analisis menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi dengan nilai median 65 (max 95, min 45) dan skor pengetahuan setelah diberikan intervensi dengan nilai median 75 (max 95, min 60). Kesimpulannya didapatkan nilai Z sebesar -10.235 dan ρ value = 0,00 (α<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pengetahuan pada siswi sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan dengan media pamflet tentang vaksinasi HPV. Saran kepada remaja agar lebih aktif mencari informasi di berbagai media mengenai kanker serviks dan vaksinasi human papilloma virus.  
Perbedaan Mual Muntah Sebelum dan Setelah Pemberian Jahe Hangat pada Ibu Hamil Wulandari, Ni Putu Manik; Armini, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1265

Abstract

Latar belakang: Mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal dan paling umum yang dikaitkan dengan kehamilan. Efektivitas jahe terbukti aman dikonsumsi, solusi ini cenderung minim risiko bagi ibu dan janin. Tujuan: Tujuan studi ini untuk mengetahui perbedaan tingkat mual muntah sebelum dan setelah pemberian air jahe hangat kepada ibu hamil trimester I. Metode: Data primer dengan intervensi menggunakan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi mual muntah. Peneliti memberikan air jahe hangat selama 3 hari yang diberikan 2 kali sehari, pada pagi hari 30 menit sebelum makan dan 30 menit sebelum tidur. Setelah intervensi selama 3 hari, pada hari ke-4 responden datang ke Bidan dan akan diukur frekuensi mual muntah setelah pemberian air jahe hangat dengan lembar kuisioner post-test. Penelitian ini menerapkan desain quasi experimental dengan model pretest-posttest. Sebanyak 31 ibu hamil trimester pertama dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil: Hasil menunjukkan rerata skor PUQE sebelum intervensi pada kategori sedang hingga berat adalah 10,16,  sedangkan setelah intervensi menurun ke kategori ringan hingga sedang dengan skor 7,65 yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulannya  intervensi dengan air jahe hangat secara signifikan menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama jika dibandingkan dengan keadaan sebelum pemberian intervensi.
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Meningkatkan Cakupan Imunisasi DPT-HB-HiB dan MR Lanjutan pada Anak Ni Wayan Darsani; Ni Made Dwi Purnamayanti; I Gusti Ayu Tirtawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2997

Abstract

DPT-HB-HiB and MR immunizations are given in the basic immunization program. Re-immunization (advance immunization) is given to children aged 18 months. The purpose of advance immunization is to maintain the level of immunity and extend the child's protection period. Parental knowledge is assumed to be related to the completeness of advanced immunization in children. This study aims to determine the relationship between parental knowledge and completeness of advanced DPT-HB-HiB-MR immunization in children aged 2 years. This research is an analytic survey research with a cross sectional approach. The research was conducted in Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara in 2022. This study involved 92 parents and children aged >24-36 months. Data on parental knowledge was obtained by filling out a questionnaire. Completeness of follow-up immunizations for children is obtained from the child's immunization records. Statistical test using Chi-square. The results of this study showed that 44.6% of parents had good knowledge and 55.4% of parents had poor knowledge about advanced immunization in children. The results of this study also found 68.5% of children with complete advanced immunization status and 31.5% of incomplete advanced immunization status. There is a significant relationship between parental knowledge and the completeness of advanced immunization in children under 2 years of age at Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Utara (p value=0,041). Increasing parental knowledge about advanced immunization has an impact on increasing the coverage of advanced immunization in children under 2 years of age.