Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penguatan Nasionalisme Generasi Z pada Era Disrupsi sebagai Upaya Peningkatan Nilai-Nilai Karakter Bangsa di SMA Negeri 1 Kelapa Kabupaten Bangka Barat: Strengthening Generation Z's Nationalism in the Era of Disruption as an Effort to Increase National Character Values at SMA Negeri 1 Kelapa West Bangka Regency Suntara, Reza Adriantika; Satrio, Ndaru; Asista, Aruna
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i1.5792

Abstract

The disruption era has presented a dynamic pattern of life in all aspects; this has also touched the realm of national and state life. Generation Z, or the younger generation as supporters of the nation's future, is one part of life experiencing turmoil and disruption. Digital activities close to the younger generation have resulted in many positive and negative things. This is a good catalyst for the nation's progress and a bigger challenge in national life. Instilling nationalism as part of the nation's character values for the younger generation is necessary and must be instilled massively and sustainably to keep the younger generation from leaving the values of a good life that have long been adhered to by the Indonesian nation. Based on this, the service team from Universitas Bangka Belitung considers that strengthening nationalism for Generation Z needs to be conveyed through socialization steps to increase understanding and internalization of national character values.
Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Falah Kimak Satrio, Ndaru; Anwar, Muhammad Syaiful; Suntara, Reza Adriantika
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.291

Abstract

Kegiatan dengan tajuk Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak sejatinya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak. Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bela negara bagi generasi penerus bangsa yang dapat mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin di masa yang akan datang. Adapun alasan mengambil topik terkait Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak ini adalah sebagai bentuk kepedulian warga negara dalam menanamkan karakter bela Negara kepada siswa agar siap menghadapi tantangan. Tim pengabdi menilai bahwa eksistensi siswa tidak hanya berperan sebagai generasi penerus bangsa saja namun lebih daripada itu, siswa harus dapat berperan aktif dalam mencegah ancaman, gangguan, hambatan serta menjawab tantangan perkembangan zaman. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi secara langsung dengan diakhiri kegiatan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diukur melalui beberapa pertanyaan dalam bentuk kuisioner, yang pada akhirnya menunjukkan peningkatan pemahaman siswa siswi mengenai konsep dan nilai-nilai karakter bela negara.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa di Sekolah Alam melalui Pengembangan Model dan Media Pembelajaran Inovatif Darmawan, I Nyoman Pasek; Kaldina, Vindi; Suntara, Reza Adriantika
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i1.4974

Abstract

English language skills of students are an important part of the quality of student learning in schools. This is considered important to support student competence as competent human resources in facing global progress. However, the low average English language score index still occurs in several schools, including Sekolah Alam Pangkal Pinang. Based on this, a Workshop on Developing Innovative Learning Models for Teachers and Implementing Innovative Learning Media was held by implementing more creative, innovative, and progressive learning models and methods at Sekolah Alam Pangkal Pinang. This activity was carried out using the service learning method through four stages of implementation, starting from investigation, preparation, action, and reflection. The results of this service implementation were the implementation of innovative learning models and methods by English teachers at Sekolah Alam Pangkal Pinang with improved learning outcomes based on the evaluation results carried out by the service team.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama bagi Generasi Z di SMA Negeri 1 Puding Besar Suntara, Reza Adriantika; Zahri, Tsulis Amiruddin; Tohari, Mustofa; Hijran, Muhamad; Rozani, Muhammad; Fauzi, Padlun
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i1.21983

Abstract

The diversity of religions adhered to by Indonesian citizens is very high, characterized by the existence of six religions that are administratively and legally recognized by the state. This has become a gift from God that must be guarded and cared for properly so that differences do not trigger the growth of division. The process of maintaining harmonization of religious diversity needs to be supported in various ways, one of which is by strengthening the character of religious moderation in citizens. Religious moderation is a perspective, attitude, and behavior that takes a middle position, characterized by acting fairly and not being extreme in religion. This is a concept that needs to be instilled in Indonesian citizens, especially the younger generation as the backbone of the nation's progress in the future. Through community service carried out at SMA Negeri 1 Puding Besar, it is hoped that this can be a means of strengthening the character of religious moderation in generation Z in the Bangka Belitung Islands province, as one of the regions that also has high religious diversity. The implementation of service is carried out using socialization methods and group games, this is intended to support the goals and hopes to be achieved in service activities, namely the growth of attitudes of tolerance and cooperation.
Peran Tradisi Sedekah Bumi dalam Perwujudan Civic Virtue di Wilayah Transmigrasi Suntara, Reza Adriantika; Hijran, Muhamad; Indrayati, Tri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7744

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tradisi Sedekah Bumi dalam membentuk dan memperkuat nilai-nilai civic virtue pada masyarakat transmigran di Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya dan keagamaan, tetapi juga sebagai wahana pendidikan sosial yang menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, dan tanggung jawab ekologis dalam kehidupan masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta pendekatan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi menjadi instrumen sosial yang efektif dalam memperkuat kohesi sosial dan modal sosial warga transmigran. Nilai-nilai civic virtue tercermin dalam partisipasi kolektif, kerja sama lintas etnis, dan kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi dasar bagi ketahanan sosial-ekologis masyarakat. Selain itu, tradisi ini berperan sebagai media pendidikan kewargaan berbasis kearifan lokal yang relevan dengan semangat pembangunan berkelanjutan. Meskipun modernisasi menghadirkan tantangan terhadap partisipasi generasi muda, masyarakat Desa Rias mampu beradaptasi melalui inovasi sosial dan penguatan budaya. Sedekah Bumi menjadi refleksi harmonis antara kebajikan kewargaan, kearifan lokal, dan keberlanjutan sosial di wilayah transmigrasi.
Edukasi Hukum Siber dan Berinternet Sehat bagi Generasi Z Haryadi, Dwi; Sari, Rafiqa; Suntara, Reza Adriantika; Asista, Aruna
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v5i2.594

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini mengusung tema Edukasi Hukum Siber dan Berinternet Sehat bagi Generasi Z. Sasaran utamanya ialah para pelajar di SMP Negeri 2 Damar sebagai representasi generasi Z di wilayah Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara pihak Universitas Bangka Belitung, Kecamatan Damar, dan SMP Negeri 2 Damar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai hukum siber dan penggunaan internet sehat bagi para pelajar dengan berdasar pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi dan diskusi dengan mengedepankan prinsip partisipatif, kolaboratif, dan kreatif. Kegiatan pengabdian ini dievaluasi melalui berbagai pertanyaan yang disajikan melalui pre-test dan post-test, yang mendapatkan hasil yang cukup signifikan dengan adanya peningkatan pemahaman para pelajar mengenai hukum siber dan penggunaan internet sehat. Setelah pengabdian dilaksanakan, tim pengabdi menyampaikan X-banner sebagai media informasi sekaligus sarana edukasi berkelanjutan untuk ditampilkan di sekolah sehingga edukasi hukum siber dan berinternet sehat dapat menjangkau lebih banyak orang dan dapat berguna dalam jangka waktu yang panjang.
Edukasi Hukum Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga untuk Peningkatan Ketahanan Keluarga: Legal Education on Eliminating Domestic Violence to Increase Family Resilience Haryadi, Dwi; Adha, Muhammad Yogie; Suntara, Reza Adriantika
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.11298

Abstract

Domestic violence among Indonesians, especially in Bangka Belitung, is a serious concern. The lack of legal literacy regarding the impacts and factors of domestic violence is one of the causes of the continued prevalence of domestic violence. Therefore, the community service team aims to encourage the elimination of domestic violence in the Tebing Village area, Kelapa District, West Bangka Regency, as part of efforts to increase family resilience. This activity was carried out using a participatory, dynamic socialization method and case study analysis. The participatory approach in this activity aims to encourage the community to be more open to recognizing and reporting acts of violence. The activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of this service are increased public knowledge about the types of domestic violence and the criminal threats under Law Number 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence, as well as increased awareness that domestic violence is not only a personal matter, but a social problem and a form of legal violation with broad impacts.