Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Daya Dukung Kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah Kalimantan Barat Laksmitandari, Gania Ahlul Jannah; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Haq, Izhar Amirul
Oseanologia Vol 3, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jose.v3i2.84043

Abstract

Ekowisata yang merupakan segala aktivitas yang terkait dengan alam. Ekosistem yang dapat dijadikan kawasan ekowisata adalah ekosistem mangrove, salah satunya adalah kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Daya Dukung Kawasan (DDK) ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Penelitian dilakukan di kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah Kelurahan Tanjung Kabupaten Mempawah. Data primer diambil menggunakan kusioner dengan 80 orang responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Data sekunder diperoleh melalui wawancara langsung bersama pengelola kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah. Hasil penelitian   mendapatkan kunjungan harian pada kawasan ekowisata mangrove Pantai Tanjung Burung Mempawah   sejumlah 8 orang/hari, sebagian besar berasal dari Kabupaten Mempawah (63%) dengan rentang umur 21-30 tahun (46%), jenis kelamin perempuan (54%), dan jumlah kunjungan rata- rata 1-3 jam. Unit area yang tersedia di kawasan ekowisata tersebut antara lain pendopo (16 m ²), tracking (68 m), photografi (20   m ²), outbound (120 m ²) dan waktu pelayanan selama 8 jam. Hasil analisa mendapatkan Daya Dukung Kawasan (DDK) Pantai Tanjung Burung Mempawah adalah 145 orang. Nilai tersebut masih mencukupi untuk mendukung kunjungan harian pada saat ini (8 orang) sehingga aktivitas wisata di kawasan tersebut belum beresiko bagi ekosistem mangrove.  
Pengelolaan Sampah di Pantai Wisata Bahari Desa Jawai Laut Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas Saputra, Mulpi Iman; Nurhaban, Nurhaban; Dwiana, Nida; Nuriza, Nuriza; Saifullah, Saifullah; Agam, Beryaldi; Merdekawati, Dewi; S, Indra Mahyudi; Maryono, Maryono; Yunita, Nurul Fatimah; Jordi, Jordi; Urabi, Debby; Haq, Izhar Amirul
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.720

Abstract

Marine Tourism Beach in Jawai Laut Village, Sambas Regency, has great potential as a community-based tourism destination. However, the increasing number of tourist visits has caused environmental problems, especially in terms of waste management, especially plastic waste. Lack of facilities, low public and tourist awareness, and lack of external support are the main obstacles in creating a clean and sustainable tourism environment. This community service activity aims to evaluate the condition of waste management, identify the obstacles faced, and formulate strategic solutions. The methods used include field observation, interviews with the community and Pokdarwis, and visual documentation. The results show that despite community efforts to maintain cleanliness, the waste management system has not been running optimally. Therefore, the solutions offered include the application of the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle), increasing environmental education, providing adequate cleaning facilities, utilizing digital media and influencers for campaigns, and implementing a waste sorting system from the source. It is hoped that this strategy can encourage the creation of clean, healthy, and sustainable tourist destinations.
Meminimalisir Sampah Plastik Melalui Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Akuarium Perikanan di SD Negeri 22 Seladu Saputri, Dwi; Kusumawardani, Sagita; Febri, Febri; Yayan, Krisentia; Lugeri, Leo; Hanavi, Muhammad Ilham; Agam, Beryaldi; Urabi, Debby; Haq, Izhar Amirul; Jordi, Jordi; Kristiandi, Kiki; Sigiro, Oktavia Nurmawaty; Agusti, Evelin; Mahgfirah, Indria; Audina, Mia; Sangkala, Sangkala; Masara'T, Sudirman
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/hippocampus.v4i1.1070

Abstract

Plastic waste is a serious environmental problem that requires immediate handling, especially in educational environments. SD Negeri 22 Seladu faces the challenge of managing plastic waste, especially used bottles, which have not been utilized optimally. This condition shows the need to increase students' awareness of plastic waste management and the provision of environmentally based learning media. This service activity aims to minimize plastic waste, increase students' understanding of waste management, and create learning media in the form of aquariums from used bottles. The method used includes preparation stages, delivery of materials, and practice of making aquariums from used plastic bottles. Activities are carried out with a participatory approach to actively involve students. The results of the activity show that students are able to understand the concept of recycling, increase creativity, and have a higher awareness of the importance of protecting the environment. This program provides significant educational and environmental benefits. By using used bottles as a learning medium, this activity can be used as a model for environmental education in other schools to support sustainable plastic waste management.
Struktur Komunitas Estimasi Simpanan Karbon Tegakan Mangrove Di Pesisir Sungai Sambas Besar, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas: Community Structure and Estimation of Mangrove Stand Carbon Stock on the Coast of the Sambas Besar River, Tekarang Subdistrict, Sambas Regency Haq, Izhar Amirul; Urabi, Debby; Jordi, Jordi; Audina, Mia; Junaidi, Junaidi
Jurnal Silva Tropika Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jurnalsilvatropika.v9i2.49796

Abstract

ABSTRACT Mangrove ecosystems play an important role in coastal protection, habitat provision, and carbon storage (blue carbon). This study aimed to analyze mangrove community structure and to estimate carbon stocks and CO₂ sequestration along the Sambas Besar River, Tekarang Subdistrict, Sambas Regency. The research was conducted in September 2025 using an exploratory approach with purposive sampling near a bridge construction area. Vegetation data were collected using line transects and quadrats of 10×10 m, 5×5 m, and 2×2 m according to growth stages. Community structure was assessed using density, frequency, dominance, and the Importance Value Index (IVI). Biomass was estimated using allometric equations for Sonneratia caseolaris, Nypa fruticans, and a general mangrove model. Carbon stocks were calculated using a carbon fraction of 0.47, and CO₂ sequestration was estimated based on molecular ratios. Three mangrove species were identified (S. caseolaris, N. fruticans, and Acanthus ilicifolius), with S. caseolaris as the dominant species (mean IVI 226.026 at the tree level and 300 at the sapling level). The average stand biomass was 35.355 t/ha, mean carbon stock was 14.266 t/ha, and estimated CO₂ sequestration reached 111.302 t/ha. Measured water parameters (pH ≈ 6.9; DO ≈ 5.4 mg/L; temperature ≈ 30 °C; salinity ≈ 12 ppt) supported mangrove ecosystem functions. These results confirm the contribution of mangrove stands to carbon storage and emission mitigation and emphasize the need for conservation management, periodic monitoring, and targeted rehabilitation.   Keywords: biomass, community structure, Sambas River, stand carbon.   ABSTRAK Ekosistem mangrove berperan penting dalam proteksi pesisir, habitat, dan penyimpanan karbon (blue carbon). Pemahaman mengenai struktur komunitas dan estimasi simpanan karbon tegakan diperlukan untuk perencanaan konservasi dan mitigasi iklim. Penelitian ini bertujuan mengetahui struktur komunitas dan mengestimasi simpanan karbon serta serapan CO₂ pada tegakan mangrove di pesisir Sungai Sambas Besar, Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas. Penelitian dilaksanakan pada Bulan September 2025 dengan pendekatan eksplorasi dan pemilihan stasiun purposive di sekitar pembangunan jembatan. Data vegetasi dikumpulkan melalui transek garis dan kuadran 10×10 m, 5×5 m, dan 2×2 m sesuai kategori pertumbuhan. Analisis meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, dan Indeks Nilai Penting (INP). Biomassa tegakan diperkirakan menggunakan persamaan allometrik spesifik untuk S. caseolaris, N. fruticans, dan model umum mangrove. Simpanan karbon dihitung dengan faktor fraksi karbon 0,47; serapan CO₂ dihitung berdasarkan rasio molekuler CO₂ terhadap C. Tiga spesies teridentifikasi yaitu S. caseolaris, N. fruticans, dan A. ilicifolius. S. caseolaris sebagai spesies yang dominan (INP rata-rata 226,026 pada tingkat pohon; 300 pada tingkat pancang). Rata-rata biomassa tegakan 35,355 ton/ha, simpanan karbon 14,266 ton/ha, dan estimasi serapan CO₂ 111,302 ton/ha. Parameter perairan yang telah diukur (pH ≈ 6,9; DO ≈ 5,4 mg/L; suhu ≈ 30 °C; salinitas ≈ 12 ppt) memenuhi standar yang relevan serta mendukung fungsi ekosistem mangrove. Hasil menegaskan kontribusi tegakan mangrove terhadap stok karbon dan mitigasi emisi serta menuntut pengelolaan konservasi, monitoring berkala, dan rehabilitasi terarah.   Kata kunci: biomassa, karbon tegakan, struktur komunitas, Sungai Sambas.