Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis arah dan kecepatan arus laut di perairan pulau pelapis kabupaten Kayong Utara Kamsiah, Kamsiah; Santoso, Hendi; Danuarti, Dini; Zalianti, Martela
JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Kelautan dan Pesisir
Publisher : JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kecepatan dan arah arus di perairan Desa Pelapis, Dusun Raya, Kecamatan Kepulauan Karimata. Pengambilan data arus dilakukan melalui pengukuran langsung menggunakan layangan arus konvensional di beberapa titik pengamatan. Hasil pengukuran menunjukkan kecepatan arus di permukaan berkisar antara 0,0138 hingga 0,4082 m/s, dengan arah dominan menuju barat daya dan timur laut, yang menunjukkan pengaruh angin muson. Data tersebut mengindikasikan adanya stratifikasi arus yang lemah, terlihat dari kecepatan arus yang relatif stabil di berbagai kedalaman. Pola arus yang ditemukan juga konsisten dengan model arus Wyrtki, yang menjelaskan sirkulasi arus di wilayah perairan Indonesia yang dipengaruhi oleh angin muson. Hasil studi ini dapat dimanfaatkan untuk memahami dinamika perairan yang berdampak pada ekosistem lokal dan aktivitas nelayan setempat.
Rancang Bangun Alat Monitoring Pasang Surut Menggunakan Energi Matahari Berbasis Internet of Things (IoT) Santoso, Hendi; Munandar, Rizqan Khairan; Saputra, Robin; Zibar, Zan; Dodi, Dodi
Juvenil Vol 6, No 2: Mei (2025)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v6i2.29729

Abstract

ABSTRAKPemantauan pasang surut air laut sangat penting dalam pengelolaan wilayah pesisir, keselamatan navigasi, dan studi lingkungan. Namun, sistem pemantauan pasang surut konvensional sering menghadapi kendala seperti biaya operasional yang tinggi dan ketergantungan pada sumber energi fosil. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat monitoring pasang surut berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan sumber energi terbarukan berupa tenaga surya. Alat ini menggunakan modul ESP8266 sebagai mikrokontroler utama yang terhubung dengan sistem IoT melalui koneksi Wi-Fi. Panel surya berkapasitas 10 Wp dan aki 12 V 6 Ah digunakan untuk mendukung operasional alat secara mandiri sehingga dapat berfungsi terus-menerus tanpa bergantung pada listrik konvensional. Data yang diperoleh, seperti tinggi pasang surut air, dikirimkan secara real-time ke website khusus yang terintegrasi dengan database MySQL untuk menyimpan data pengukuran. Hal ini memudahkan pengguna dalam mengakses informasi historis dan melakukan analisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat monitoring pasang surut berbasis IoT dengan energi surya ini dapat beroperasi secara efektif dan memberikan solusi pemantauan pasang surut yang efisien serta ramah lingkungan.Kata Kunci: ESP8266, Internet of Things (IoT), Monitoring Pasang Surut, Panel Surya, Website.ABSTRACTThis study aims to design and develop a tidal monitoring device based on the Internet of Things (IoT) that utilizes solar energy as a renewable power source. The device is equipped with an ESP8266 module as the main microcontroller, which connects to the IoT system via Wi-Fi. A 10 Wp solar panel and a 12 V 6 Ah battery are used to ensure the device operates autonomously, allowing it to function continuously without relying on conventional power sources. Data collect-ed from the device, such as tidal height, is transmitted in real-time to a custom-developed web-site. The website is integrated with a MySQL database to store the measured tidal data, facilitat-ing easy access to historical data and further analysis. The results of this study demonstrate that the solar-powered tidal monitoring device based on IoT operates effectively, offering an efficient and environmentally friendly solution for tidal monitoring.Keywords: ESP8266, Internet of Things (IoT), Solar Panel, Tidal Monitoring, Website.
Pengukuran Nilai Target Strength Ikan Lele (Clarias batrachus) Menggunakan Metode Hidroakustik SIMRAD EK15 Kondisi Terkontrol Santoso, Hendi; Pujiyati, Sri; Hestirianoto, Totok; Jaya, Indra; Priatna, Asep
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 4 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i4.1646

Abstract

Catfish (Clarias batrachus) is one of the main commodities in Indonesia's freshwater aquaculture industry. Accurate monitoring of fish growth and population is crucial to improving production efficiency and sustainability. Conventional methods such as physical weighing are often inefficient and may cause stress to the fish. Therefore, hydroacoustic technology offers a promising alternative due to its non-invasive nature and ability to provide real-time data. This study aims to estimate the Target Strength (TS) of catfish using hydroacoustic methods with a SIMRAD EK15 instrument under controlled environmental conditions. The measurements were conducted in a test tank where physical parameters such as temperature, salinity, and water clarity were maintained consistently to ensure reliable results. The experiment involved 13 catfish of various sizes, with body lengths ranging from 8.1 cm to 19.3 cm and weights from 4 to 37 grams. The measured TS values ranged from -64.81 dB to -59.89 dB. The results indicated a positive correlation between TS and both fish length and weight, suggesting that larger fish produced stronger acoustic backscatter signals. This study provides a valuable foundation for the application of hydroacoustic methods in catfish population surveys, both in controlled environments and natural waters. The findings can be adapted to support more efficient and sustainable fish farming practices through real-time, technology-based monitoring systems.
PEMUTAKHIRAN PETA DESA TELUK BATANG SELATAN KABUPATEN KAYONG UTARA Saputra, Robin; Zibar, Zan; Santoso, Hendi; Munandar, Rizqan Khairan; Dodi, Dodi; Linda, Riza
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2024.24901

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berfokus pada pemutakhiran peta Desa Teluk Batang Selatan, Kabupaten Kayong Utara, dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendukung pengelolaan wilayah yang lebih baik. Pemutakhiran peta desa merupakan aspek penting dalam pembangunan, pengelolaan sumber daya alam, dan pengembangan infrastruktur desa. Di banyak wilayah, termasuk Desa Teluk Batang Selatan, ketersediaan peta yang akurat dan up-to-date masih menjadi tantangan karena keterbatasan teknologi, sumber daya, dan dukungan finansial. Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan peta administrasi yang lebih akurat dan lengkap mengenai batas-batas desa serta distribusi fasilitas umum sebagai dasar pengambilan keputusan lokal. Metode pelaksanaan melibatkan beberapa tahap, yakni persiapan, pengumpulan data batas administrasi dan fasilitas umum melalui survei lapangan dan wawancara, digitasi dan pemetaan data menggunakan SIG, serta verifikasi peta bersama perangkat desa. Proses pemetaan diikuti dengan layout dan pencetakan peta yang kemudian diserahkan kepada pemerintah desa untuk digunakan dalam pengelolaan wilayah. Hasil dari kegiatan ini berupa peta administrasi Desa Teluk Batang Selatan yang mencakup informasi mengenai batas wilayah serta sebaran fasilitas umum dan prasarana. Peta yang dihasilkan dinilai akurat meskipun resolusi citra yang digunakan masih dapat ditingkatkan di masa depan. Adanya peta ini mempermudah perangkat desa dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan wilayah yang lebih efektif. Evaluasi dari masyarakat menunjukkan bahwa peta ini diterima dengan baik dan dinilai bermanfaat untuk keperluan administrasi serta pelayanan kepada masyarakat. Pengembangan di masa depan diusulkan untuk menggunakan teknologi drone guna meningkatkan resolusi peta dan detail spasial.
Pemanfaatan Teknologi Geospasial Dalam Pemetaan Batas Dusun Dengan Pendekatan Partisipatif Masyarakat (Studi Kasus Desa Masbangun Kabupaten Kayong Utara) Saputra, Robin; Munandar, Rizqan Khairan; Santoso, Hendi; Zibar, Zan; Dodi, Dodi; Al-Fikri, Shihab Hidayat; Hafidz, Muhammad; Ramadhani, Hendri; Lestari, Fikanti Putri
Jurnal Pasopati Vol 7, No 1 (2025): Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2025.25917

Abstract

Kemajuan teknologi geospasial telah membuka peluang bagi peningkatan akurasi pemetaan wilayah desa, termasuk batas dusun. Namun, banyak desa di Indonesia, termasuk Desa Masbangun, masih menghadapi ketidakjelasan batas administrasi yang dapat memicu konflik dan menghambat perencanaan pembangunan. PKM ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemetaan batas dusun secara partisipatif dengan memanfaatkan teknologi geospasial, seperti Sistem Informasi Geografis (SIG) dan GPS. Metode yang digunakan mencakup koordinasi awal dengan masyarakat, pengambilan data di lapangan melalui teknik ground truthing, analisis spasial menggunakan perangkat lunak SIG, serta validasi hasil pemetaan dengan tokoh masyarakat dan pemerintah desa. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemetaan dan memperkuat kapasitas mereka dalam pengelolaan data spasial. Selain itu, peta batas dusun yang dihasilkan dapat menjadi dokumen resmi desa dalam perencanaan pembangunan dan penyelesaian sengketa lahan. Implementasi teknologi geospasial dalam pemetaan partisipatif terbukti efektif dalam menciptakan batas wilayah yang lebih jelas dan diterima oleh seluruh pemangku kepentingan.
Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Bidang Kelautan dan Perikanan Lulusan SMK di Kalimantan Barat Dodi; Zan Zibar; Robin Saputra; Rizqan Khairan Munandar; Hendi Santoso
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss5pp1164-1173

Abstract

West Kalimantan is a province surrounded by oceans, making it a potential sub-sector for the Indonesian economy. Geographically, the sea waters of West Kalimantan are located at 02O N - 03O S and 106O E - 110O E. Fishing at sea is carried out by marine fisheries households and fisheries companies domiciled in Sambas, Singkawang, Kubu Raya, Bengkayang, Mempawah, Pontianak City, Kayong Utara, and Ketapang Regencies. Based on the data obtained, it can be concluded that: most (42.60%) of vocational high school graduates in West Kalimantan in 2023 are absorbed in the workforce; most of the marine and fisheries vocational high school graduates in West Kalimantan in 2023 are working. However, there are several districts/cities whose graduates choose to become entrepreneurs and/or continue their studies. This shows that vocational high school graduates in the fisheries and marine fields in West Kalimantan can be absorbed in the workforce or continue to higher education.
Perancangan Sistem Informasi Monitoring Lingkungan Laboratorium Sains Dasar dan Kelautan Berbasis IoT Santoso, Hendi; Saputra, Robin; Bibas, Elpe; Kurnia, Fitriyan; Ramadhani Febriaty, Irma; Tri Utami, Naniek; Siti Shofiyah, Sofi
Informatics and Computer Engineering Journal Vol 5 No 1 (2025): Periode Februari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/icej.v5i1.7866

Abstract

Pengelolaan lingkungan laboratorium yang optimal sangat penting untuk menjaga kualitas penelitian dan aktivitas akademik, khususnya di laboratorium Kelautan dan Sains Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan alat monitoring suhu dan kelembaban udara berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan platform web. Alat ini menggunakan sensor DHT22 untuk pengukuran suhu dan kelembaban, yang hasilnya ditampilkan secara real-time melalui website https://maritech.id/SmartLabMonitor/. Sistem ini dirancang dengan fitur pemantauan jarak jauh yang didukung oleh database khusus untuk menyimpan data historis. Pengujian menunjukkan bahwa akurasi sensor DHT22 dibandingkan dengan higrometer mencapai lebih dari 95%, membuktikan keandalan alat ini dalam memantau kondisi lingkungan laboratorium. Dengan keberhasilan rancang bangun ini, alat yang dikembangkan diharapkan dapat mendukung efisiensi manajemen lingkungan laboratorium sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam penerapan teknologi IoT di bidang pendidikan dan penelitian.
Rancang Bangun Sistem Monitoring Kelembaban dan Suhu Pasir Sarang Penyu Berbasis Internet of Things (IoT) Santoso, Hendi; Hestirianoto, Totok; Jaya, Indra; Pujiyati, Sri
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyu merupakan jenis reptilia laut yang hidup di daerah tropis dan subtropis. Penyu merupakan hewan yang mempunyai sifat Temperature-dependent Sex Determination (TSD). Suhu saat masa inkubasi telur menentukan jenis kelamin betina atau jantan. Penyu yang merupakan hewan berdarah dingin tidak bisa mengerami telurnya sendiri. Keberhasilan penetasan telur penyu secara alamiah dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti: faktor letak sarang, kedalaman sarang, suhu sarang, kelembapan sarang dan lingkungan sekitarnya. Sistem monitoring yang dikembangkan oleh penelitian ini yaitu sistem monitoring secara real time dan berbasis IoT menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dan NodeMcu 6288. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi peneliti atau masyarakat dalam pengukuran kelembapan dan suhu pasir yang dimanfaatkan untuk bidang-bidang tertentu. Pengukuran suhu pasir menggunakan sensor DS18B20 waterproof, kelembapan pasir menggunakan sensor SKU SEN:0193 serta suhu dan kelembapan udara menggunakan DHT22. Modul sdcard berfungsi untuk menyimpan data hasil perhitungan sensor secara realtime dan terus-menerus. Desain alat ukur dirancang untuk mudah dibawa (portable) dan mudah untuk digunakan. Bahan yang digunakan adalah plastik poly propylene yang mempunyai dimensi 11x8x18 cm. Instrumen ini dapat mencatat secara autonomous dan logger setiap 5 menit sekali dan di tampilkan ke web server dan aplikasi smartphone. Alat ini mampu memberikan informasi data suhu pasir, kelembapan pasir, suhu udara dan kelembapan udara pada sarang penyu semi alami. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan instrumen, suhu pasir sarang penyu semi alami Konservasi Penyu Pangumbahan berkisar antara 27,9 ℃ – 33,2 ℃ dengan rata-rata 30,2℃. Suhu udara berkisar antara 21,5 ℃ – 38,9 ℃ dengan rata-rata 27,5 ℃. Kelembapan pasir berkisar antara 21% – 41% dengan rata-rata 34,3%. Kelembapan udara 38,1% – 89,7% dengan rata-rata 81,9%.
Hybrid Renewable Energy System: Design of Fishing Boat Lamp Based on Solar Energy and Seawater Electrochemistry in West Kalimantan Santoso, Hendi; Utami, Naniek Tri
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 7 No 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v7i2.686

Abstract

This study presents the design and performance evaluation of a Hybrid Renewable Energy System (HRES) integrating a mini solar panel, lithium-ion battery, and seawater-based galvanic cell (Mg–Cu) for sustainable lighting applications on small fishing boats in coastal West Kalimantan, Indonesia. The system aims to provide an affordable and renewable power source for traditional fishermen. Experimental results show that a 2 W mini solar panel produced an average of 12.64 Wh/day with a peak output of 2.7 W under optimal sunlight conditions. The lithium-ion 3S 18650 battery pack (27 Wh) demonstrated stable performance, powering a 3 W HPL lamp continuously for 12 hours (18:00–06:00) with load voltage decreasing gradually from 3.36 V to 3.15 V and current from 0.78 A to 0.66 A, corresponding to a light intensity reduction from 2538 lux to 1882 lux at a 10 cm distance. In contrast, the Mg–Cu seawater cell produced lower illumination levels of 492–221 lux, indicating its suitability primarily as a backup energy source. The hybrid configuration effectively enhanced system reliability and operational sustainability in maritime environments. Overall, this study confirms the potential of HRES to strengthen energy independence among small-scale fishermen while supporting SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 13 (Climate Action), and SDG 14 (Life Below Water) through practical utilization of locally available renewable resources.
EDUKASI EKOSISTEM MANGROVE BERKELANJUTAN DI SMAN 1 SUNGAI KAKAP: MEWUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN KEMARITIMAN Munandar, Rizqan Khairan; Saputra, Robin; Santoso, Hendi; Dodi, Dodi; Zibar, Zan; Christmas, Sandy Kurnia
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.30199

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini sangat dibutuhkan, terutama bagi siswa SMAN 1 Sungai Kakap. Wilayah Sungai Kakap merupakan kawasan pesisir yang dikelilingi oleh ekosistem mangrove, menjadikannya rentan terhadap isu lingkungan seperti abrasi, pasang surut air laut, dan kerusakan habitat. Oleh karena itu PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan ke siswa SMAN 1 Sungai kakap akan pentingnya ekosistem mangrove. Diharapkan siswa SMAN 1 Sungai kakap peduli lingkungan mangrove. Metode yang digunakan ialah sesialisasi penyampain materi tentang ekosistem mangrove, melakukan pretest dan posttest untuk mengetahui seberapa tahunya siswa tersebut dengan eosistem mangrove. Pada saat dilakukannya pretest siswa dapat menjawab pertanyaan sebesar 84%-96%, dan saat materi telah disampaikan dan dilanjutkan dengan posttest siswa dapat menjawab sebesar 96%-100%. Dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest terjadi perubahan positif yang dimana siswa tersebut setelah mendapatkan materi tentang ekosistem mangrove siswa sudah paham diharapkan siswa SMAN 1 Sunga Kakap dapat menerapkan dilingkungan mereka.