Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penerapan Framework DAMA DMBOKV2 Dalam Data Governance Menggunakan Data Quality Management (DQM) Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya Allan Putra Pratama; Nizar Palefi Ma'ady, Mochamad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan era digital menjadikan data dan informasi sebagai aset strategis dalam mendukung pengambilan keputusan, peningkatan layanan publik, serta pencapaian tujuan organisasi. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan data melalui kebijakan Satu Data Indonesia. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti belum terintegrasinya sistem data, pengelolaan pusat data yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum adanya standar kualitas data. Penelitian ini mengusulkan penerapan kerangka kerja Data Management Body of Knowledge versi 2 (DAMA-DMBOKv2), dengan fokus pada domain Data Quality Management (DQM), menggunakan pendekatan kualitatif dan validasi internal melalui metode Content Validity Index (CVI). Tahapan penelitian meliputi perancangan aktivitas data, penyusunan indikator model Loshin, pemetaan aktivitas DQM, penilaian kematangan data, analisis kuantitatif, dan validasi. Hasil menunjukkan 54,48% indikator Loshin (75 dari 127) telah terpenuhi, dengan tingkat kematangan kualitas data berada pada level Repeatable (skor 2,9 dari 5). Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas data melalui pendekatan Technology–Organization–Environment (TOE) untuk mendukung tata kelola data yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan di sektor publik. Kata kunci— Tata Kelola Data, DAMA-DMBOKv2, Manajemen Kualitas Data, Model Kematangan Manajemen Kualitas Data Loshin, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya
Prediksi Tingkat Kematian Ayam Petelur terhadap Perubahan Cuaca menggunakan Metode Long Short Term Memory Sonaya Devi Anja Amelia; Nizar Palefi Ma'ady, Mochamad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pada tahun 2022, populasi ayam petelur di Indonesia mengalami penurunan sebesar 1,77%, yang menjadi perhatian serius karena ayam petelur berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Selain itu, fenomena El Niño dapat mengakibatkan kekeringan atau kemarau yang diperkirakan terjadi pada Juni 2023 meningkatkan potensi heatstress yang dapat memperburuk tingkat kematian ayam. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Long Short Term Memory (LSTM) guna memprediksi tingkat kematian ayam petelur terhadap perubahan cuaca. Data dikumpulkan dari September 2022 hingga Desember 2023, mencakup data kematian ayam dan parameter cuaca bulanan. Setelah melalui tahapan preprocessing, normalisasi, dan pembagian data, model LSTM dilatih dan diuji untuk mendapatkan performa terbaik. Model optimal dengan epoch 50, batch size 8, dan learning rate 0.1 menghasilkan MAE sebesar 3.33 dan MAPE sebesar 10.10%, dengan akurasi 89.90%. Model ini diintegrasikan ke dalam website Growchick berbasis Streamlit untuk membantu peternak dalam memitigasi risiko dan pengambilan keputusan bisnis kedepan yang lebih tepat. Kata kunci— Ayam petelur, Cuaca, LSTM
Perancangan Enterprise Architecture Super App Smart Village Nusantara dengan TOGAF 10: Studi Kasus PT Telkom Indonesia Witel Jawa Timur Unit E-Government Service Everald Anthony Arther; Mochamad Nizar Palefi Ma’ady; Muhammad Ilham Alhari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Desa sebagai ujung tombak pelayanan publik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional, sehingga memerlukan sistem informasi yang terintegrasi, efisien, dan mudah diakses. Digitalisasi desa menjadi penting untuk meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat transparansi tata kelola, serta mendorong pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada perancangan Enterprise Architecture (EA) untuk pengembangan Super App Smart Village Nusantara berbasis web dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF 10. Studi dilakukan di PT Telkom Indonesia Witel Jawa Timur unit e-Government Service, yang berperan dalam mendukung transformasi digital desa melalui integrasi berbagai layanan aplikasi. Metodologi penelitian mengacu pada tahapan Architecture Development Method (ADM) dari fase preliminary hingga migration planning, yang menghasilkan artefak penting seperti katalog, matriks, diagram, dan IT Roadmap lima tahun. Rancangan EA ini disusun dengan mengacu pada empat dimensi utama smart village versi Kemendes PDTT, yaitu smart governance, smart economy, smart people, dan smart living. Perancangan super app meliputi tujuh fitur utama, yakni SISDUK, PeDas, SIPAD, SIKUDES, SIPROD, SIKERJA, dan SIPOS, yang mewakili layanan administratif, partisipatif, ekonomi, edukasi, ketenagakerjaan, dan kesehatan. Hasil penelitian berupa IT blueprint EA dan roadmap implementasi teknologi disertai prioritas proyek berbasis value-risk assessment. Rancangan ini diharapkan menjadi pedoman strategis bagi pembangunan layanan digital desa yang terintegrasi, efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat pedesaan Indonesia. Kata kunci— Smart Village, Super App, Enterprise Architecture, TOGAF ADM 10, IT Blueprint
Rancang Bangun Super App Smart Village Dengan Framework Scrum Pada Dimensi Smart People Studi Kasus: Unit e-Government Service Telkom Indonesia Rafly Akhbar Rafsanjani; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Konsep Smart Village bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan publik, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Dalam konteks ini, dimensi Smart People berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan akses Pelatihan Pengembangan Diri dan e-Library. Penelitian ini merancang dan membangun sistem Super App yang menyediakan fitur utama seperti sistem manajemen pelatihan, sertifikasi peserta, dan perpustakaan digital (e-Library) sebagai sarana peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat desa. Metodologi pengembangan yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan Scrum, yang memungkinkan proses pengembangan dilakukan secara iteratif dan kolaboratif dalam tujuh siklus Sprint Execution. Setiap Sprint mencakup serangkaian fitur mulai dari autentikasi pengguna, pengelolaan pelatihan oleh penyelenggara, pengumpulan tugas oleh peserta, hingga pemberian sertifikat dan fitur e-Library. Penelitian ini juga mengadopsi prinsip Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai dasar dalam membangun sistem yang efisien, transparan, dan dapat diakses secara digital. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black Box Testing untuk memastikan kualitas fungsionalitas dan logika sistem. Dengan dirancang dan dibangunnya Website berbasis Super App ini diharapkan hasil dari penelitian ini dapat menjawab permasalahan kesenjangan adopsi teknologi di desa, sekaligus menjadi solusi digital untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan literasi digital. Kata kunci— Smart Village, Super App, Smart People, SPBE, Scrum, e-Government.
Rancang Bangun Super App Smart Village Menggunakan Metode SCRUM pada dimensi Smart Governance (Studi Kasus: Unit E-Government Service Telkom WITEL Sidoarjo) Dennis Michael Andrew; Nasrullah, Muhammad; Muhammad Ilham Alhari
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Smart Village merupakan konsep yang mendorong adopsi teknologi informasi di desa untuk meningkatkan efisiensi layanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, pada tahun 2024 tercatat sekitar 9.941 dengan persentase 13,29% desa tergolong desa tertinggal dan sangat tertinggal, sehingga digitalisasi desa menjadi kebutuhan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah website untuk implementasi konsep Smart Village dengan fokus pada dimensi Smart Governance sebagai solusi digitalisasi layanan administrasi desa. Layanan utama yang dikembangkan adalah permohonan dokumen kependudukan dan sistem pengaduan masyarakat desa. Pengembangan website menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan SCRUM, sedangkan pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan fungsionalitas sistem. Hasil penelitian berupa website layanan administrasi desa yang diharapkan dapat mempermudah akses layanan publik bagi masyarakat desa, meningkatkan efisiensi kerja perangkat desa, serta mendukung transparansi layanan guna membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi digital untuk pemerintahan desa di Indonesia. Kata kunci— Smart Village, Smart Governance, Digitalisasi Desa, Aplikasi Website, Black Box Testing, SCRUM
Rancang Bangun Super App Smart Village Menggunakan Metode SCRUM pada Dimensi Smart Living Studi Kasus: Unit E-Government Service Telkom Indonesia Refki Joeta Kanada; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Smart Village merupakan konsep yang mendorong adopsi teknologi informasi di desa untuk meningkatkan efisiensi layanan publik dan kualitas hidup masyarakat. Masalah pengangguran dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2025, tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,76%, dengan mayoritas penduduk bekerja di sektor informal. Di sisi lain, distribusi tenaga medis dan keterjangkauan informasi posyandu juga belum merata. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan sebuah Super App berbasis web dalam konteks transformasi digital desa pada dimensi Smart Living. Sistem dirancang untuk menyediakan dua layanan utama, yaitu Job Availability sebagai platform informasi lowongan pekerjaan, dan E-Posyandu sebagai sistem layanan kesehatan digital. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Scrum melalui tahapan product backlog, sprint planning, sprint execution, dan review. Implementasi dilakukan menggunakan framework Laravel dan Bootstrap, dengan antarmuka dirancang melalui Figma. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan fungsionalitas berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil memenuhi kebutuhan fungsional dan non-fungsional pengguna, serta berkontribusi dalam memperluas akses layanan publik berbasis digital di lingkungan perdesaan. Kata kunci— Smart Living, Job Availability, E-Posyandu, Super App, Scrum, Web Application
Rancang Bangun Website Sistem Keuangan dan Marketplace Desa pada Unit E-Government Service Telkom Indonesia Witel Sidoarjo dengan Metode SCRUM Putra Rafi Naufal Maajid; Nasrullah, Muhammad; Ilham Alhari, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pemanfaatan teknologi informasi di tingkat desa merupakan langkah strategis dalam mengatasi kesenjangan pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi lokal. Penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi berbasis web yang terdiri dari dua fitur utama, yaitu Marketplace Produk Desa dan Sistem Keuangan Desa. Fitur marketplace dirancang untuk mendukung pelaku UMKM desa dalam memasarkan produk secara digital, sedangkan sistem keuangan membantu perangkat desa dalam pencatatan dan pengelolaan anggaran secara sistematis dan transparan. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan Scrum, yang berfokus pada iterasi dan kolaborasi tim. Proses pengujian menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua fitur telah berfungsi dengan baik, meskipun dikembangkan secara terpisah dan belum terintegrasi. Fitur marketplace berhasil menampilkan produk dan memfasilitasi transaksi dasar, sementara sistem keuangan mampu mencatat transaksi dan menyajikan laporan keuangan sederhana. Penelitian ini menunjukkan bahwa solusi digital sederhana dapat memberikan kontribusi nyata terhadap transformasi digital desa, khususnya dalam aspek tata kelola keuangan dan ekonomi lokal. Kata kunci— Digitalisasi Desa, Marketplace Desa, Sistem Keuangan Desa, Pengembangan Perangkat Lunak, Scrum, Black Box Testing, Aplikasi Berbasis Web
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI ’KONSELINK’ UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN BIMBINGAN KONSELING Hidayati, Sri; Rosidah, Nur Azizah; Muhajir, Daud; Kusumawati, Aris; Prisyanti, Affifiana; Abdillah, Rosyid; Alhari, Muhammad Ilham; Hendradi, Fransisca Aurelia Maranatha; Satriawan, Muhammad Paksi; Ramadhan, Muhammad Ayondi; Septiano, Dino Rossi Eka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32709

Abstract

Abstrak: Layanan bimbingan konseling (BK) di jenjang sekolah menengah masih banyak yang dilakukan secara manual menggunakan buku pengembangan diri, yang menyebabkan kendala dalam pencatatan, analisis data, dan pemberian intervensi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mentransformasi layanan BK konvensional menjadi sistem digital melalui pengembangan dan pelatihan penggunaan aplikasi web “Konselink”. Metode yang digunakan mencakup observasi kebutuhan, pengembangan sistem, pelatihan luring, serta evaluasi. Mitra kegiatan ini adalah guru BK dan siswa di SMAN 1 Kamal. Pelatihan dilakukan di Lab TIK sekolah dan dievaluasi menggunakan kuesioner serta observasi langsung, dengan peserta pelatihan sebanyak 22 guru BK dan perwakilan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan digital guru, serta skor kepuasan peserta rata-rata 4,9 dari 5. Aplikasi Konselink dinilai efektif dalam meningkatkan efisiensi pencatatan, mempermudah analisis perkembangan siswa, dan mendorong keterlibatan siswa dalam layanan konseling yang lebih fleksibel dan adaptif.Abstract: Guidance and counseling (GC) services at the secondary school level are still largely carried out manually using student development logbooks, which leads to challenges in record-keeping, data analysis, and timely intervention. The aim of this community engagement initiative was to transform conventional GC services into a digital system through the development and training in the use of a web-based application called “Konselink.” The methods employed included needs assessment, system development, offline training, and evaluation. The participants in this program consisted of guidance counselors and students. The training was conducted in the school's ICT laboratory and evaluated through questionnaires and direct observation, involving 22 participants comprising GC teachers and student representatives. The results showed an improvement in the digital skills of the teachers, with an average participant satisfaction score of 9.4 out of 10. The Konselink application was found to be effective in improving the efficiency of documentation, facilitating student development analysis, and encouraging more flexible and adaptive student engagement in counseling services.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN SERVICE DESK BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA SURABAYA Fadlilah, Nathania; Kristanto, Titus; Alhari, Muhammad Ilham
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i2.6136

Abstract

Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Surabaya adalah lembaga pemerintah yang memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan dan mengawasi sektor komunikasi dan informatika, serta memelihara, mengelola infrastruktur dan aplikasi sistem informasi guna mendukung segala aspek kehidupan masyarakat di Kota Surabaya. Permasalahan yang dihadapi instansi adalah masyarakat lebih memilih untuk melakukan komunikasi menggunakan telepon dan kunjungan langsung, dibandingkan menggunakan layanan Service Desk melalui website yang menyebabkan tidak ada riwayat kendala, sehingga pihak Kominfo kesulitan untuk mengevaluasi layanan Service Desk. Penelitian menggunakan pendekatan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebagai metode untuk menilai kepuasan masyarakat terhadap layanan Service Desk di Kominfo. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kuantitatif dengan menggunakan angket kuesioner yang diisi oleh 100 responden. Selain itu, data juga diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Proses validasinya akan menggunakan uji validitas dan reabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan google form yang dibagikan kepada pengguna layanan Service Desk. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil persentase variabel Performance 3,51 (A), Information 3,15 (B), Ecconomy (A), Control 3,6 (A), Efficiency 3,1 (B) dan Service 3,79 (A) dan untuk nilai IKM keseluruhan mendapat 3,45 (A) yang berarti kualitas Website Service Desk Kominfo Sangat Baik. Meskipun demikian, pada variabel Information dan Efficiency membutuhkan rekomendasi perbaikan agar kualitas layanan bisa ditingkatkan, diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi kinerja, dan memastikan masyarakat nyaman dalam mengakses Service Desk.
Evaluasi Keamanan Sistem Informasi Website Lembaga XYZ Menggunakan Metode Penetration Testing Rizky Arya Andita; Muhamad Nasrullah; Muhammad Ilham Alhari
Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis Cerdas Vol. 19 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/sibc.v19i1.417

Abstract

Website lembaga XYZ menjadi sumber informasi resmi terkait berbagai agenda dan kegiatan, serta menyimpan data pribadi seperti email, no telpon dan KTP. Untuk mencegah manipulasi data dan eksploitasi dari serangan siber yang dapat merusak reputasi lembaga, maka diperlukan pendekatan sistematis untuk menjaga keamanan sistem informasi agar tetap andal dalam menghadapi ancaman keamanan siber. Salah satu metode yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan pada sistem situs web adalah pengujian penetrasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis keamanan berdasarkan OWASP Top 10 2021. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi kemungkinan kerentanan keamanan dalam sistem informasi website lembaga publik tersebut. Proses penelitian melibatkan beberapa tahapan, seperti studi literatur, planning, information gathering, vulnerability scanning, attacking, dan report. Hasil penelitian ini berupa rekomendasi perbaikan yang diharapkan dapat diimplementasikan untuk mengurangi potensi risiko serangan siber serta menjaga kepercayaan dan reputasi institusi sebagai penyedia layanan informasi yang aman.