Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM ERA DIGITAL DAMPAKNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Prawira, Kadek Adi; Wati, Ni Nyoman Kurnia
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 23 No 2 (2025): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v23i2.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila di era digital terhadap pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berlandaskan pada penelitian pustaka, yaitu pendekatan sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi berbagai sumber informasi tertulis. Hasil penelitian mengungkapkan Pancasila memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa, terutama di era digital dan globalisasi yang terus berkembang. Melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan, peserta didik dapat mengembangkan sikap, perilaku, dan moral yang mencerminkan gotong royong, keadilan, serta persatuan. Pendidikan ini juga menjadi pedoman dalam berinteraksi secara etis dan bertanggung jawab di dunia maya. Melalui integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan, peserta didik dapat mengembangkan sikap, perilaku, dan moral yang mencerminkan gotong royong, keadilan, serta persatuan. Selain itu, pendidikan Pancasila juga menjadi pedoman bagi masyarakat digital untuk bersikap etis dan bertanggung jawab dalam interaksi global. Selain itu, penanaman nilai nasionalisme dapat diperkuat melalui momentum momentum bersejarah, apresiasi terhadap produk dalam negeri, serta ekspresi seni yang mencerminkan semangat kebangsaan. Pemerintah, sekolah, guru, dan siswa memiliki peran penting dalam menjaga serta memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Enhancing Indonesian Language Learning Through Brain-Based Learning and Digital Comics: A Quasi-Experimental Study in Elementary Education Zahrah, Baiq Wigisni; Kurniawati, Sri Endang; Wati, Ni Nyoman Kurnia
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.3110

Abstract

Low Indonesian language learning outcomes among sixth-grade students at SD Negeri 3 Candikuning, as evidenced by mid-semester summative assessment scores, prompted this investigation. This study examined the effectiveness of Brain Based Learning model assisted by digital comics as an innovative learning tool aligned with brain functioning principles to enhance narrative text comprehension and foundational literacy. Employing a quasi-experimental one-group pretest-posttest design, 24 sixth-grade students participated in a single 105-minute instructional session utilizing digital comics and Brain Based Learning modules. Data collection instruments included observation checklists and written assessments (multiple-choice and essay questions) administered before and after the intervention. Descriptive statistics (mean, standard deviation) and paired samples t-test were employed for data analysis. Results demonstrated substantial improvement, with mean scores increasing from 66.33 to 85.79. The correlation between pretest and posttest scores was exceptionally strong (r = 0.953, p < .001). The paired samples t-test revealed statistically significant differences (t = -16.562, df = 23, p < .001), confirming that Brain Based Learning model assisted by digital comics significantly enhanced Indonesian language learning outcomes. The reduction in standard deviation from 12.51 to 7.59 indicated more equitable learning conditions. These findings validate the integration of neuroscience-based pedagogy with engaging digital media for elementary literacy instruction.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN Suparya, I Ketut; Suryawan, I G Agung Jaya; Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Primayana, Kadek Hengki; Dewi, Putu Yulia Angga; Wati, Ni Nyoman Kurnia; Mahartini, Komang Trisna; Pancaria, Nyoman; Wiradnyana, I Gede Arya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun demikian, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang disusun umumnya masih berfokus pada penyampaian materi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan yang berasal dari 45 sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD No. 4 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta pendampingan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan aktivitas pembelajaran kontekstual, dan menyusun asesmen autentik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Selain itu, respon peserta terhadap kegiatan sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat partisipasi, kepuasan, serta meningkatnya motivasi guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.