Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Perbedaan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Team Games Tournament Berbantuan Media Audio Visual pada Mata Pelajaran Housekeeping Karismawati, Luh Putu Tri; Astuti, Ni Made Erpia Ordani; Sentosa, I Putu Pranatha
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i3.3482

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas X Perhotelan 4 pada mata pelajaran housekeeping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas, dan hasil belajar melalui penerapan model TGT berbantuan media audio visual pada mata pelajaran housekeeping. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian yaitu one group pretest-posttest design. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Perhotelan 4 di SMK Pratama Widya Mandala Badung yang berjumlah 45 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi perbedaan pada pretest aktivitas diperoleh rerata sebesar 35.76, sedangkan pada posttest diperoleh rerata sebesar 43.20. Dari hasil pengukuran tersebut secara deskriptif terdapat peningkatan skor sebesar 7.44. Pada pretest hasil belajar diperoleh rerata sebesar 72.41, sedangkan pada posttest diperoleh rerata sebesar 85.12. Dari hasil pengukuran tersebut secara deskriptif terdapat peningkatan skor sebesar 9.71. Hasil uji paired sample t-test yang membandingkan antara pretest-posttest aktivitas menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar melalui penerapan model TGT berbantuan media audio visual. Pada hasil belajar menunjukkan signifikansi sebesar 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar melalui penerapan model TGT berbantuan media audio visual. Guru diharapkan mampu menguasai model TGT (Team Games Tournament) dengan baik, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan sesuai rencana. Siswa diharapkan lebih aktif, termotivasi, dan tekun dalam mengikuti pembelajaran baik teori maupun praktik, sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Decision Making untuk Meningkatkan Minat, Kreativitas, dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Tata Hidang Mahayana, Dewa Putu Ebik; Sentosa, I Putu Pranatha; Astuti, Ni Made Erpia Ordani
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i3.3487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat, kreativitas dan hasil belajar siswa pada siswa kelas XI K 1 SMK Restumuning dalam mata pelajaran Tata Hidang, dengan menggunakan model pembelajaran Decision Making. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengambilan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan model pembelajaran Decision Making dapat meningkatkan minat, kreativitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I rerata minat belajar siswa 63,5%, sedangkan pada siklus II menjadi 86,1%, dengan demikian terjadi peningkatan sebesar 22,6%%. Rerata kreativitas belajar siswa 63,6%, sedangkan pada siklus II menjadi 80,4%, dengan demikian terjadi peningkatan sebesar 16,8%% Hasil belajar pada siklus I rerata ketuntasan belajar sebesar 71,7%, sedangkan pada siklus II 81,6%, dengan demikian terjadi peningkatan 9,9%. Pada ketuntasakan klasikal siklus I mencapai presentase rerata sebesar 18,2%, sedangkan pada siklus II menjadi 87,9% terjadi peningkatan sebesar 69,7%. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minat kreativitas dan hasil belajar pada mata pelajaran Tata Hidang siswa kelas XI K 1 SMK Restumuning dapat ditingkatkan dengan model Decision Making.
Perbedaan Kreativitas dan Hasil Belajar melalui Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture pada Mata Pelajaran Tata Hidang di SMK Pratama Widya Mandala Badung Dewi, Ni Kadek Ayu Puspita; Suryanto, I Wayan; Astuti, Ni Made Erpia Ordani
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 3 No. 3 (2024): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v3i3.3490

Abstract

Pada hasil observasi mata pelajaran Tata Hidang terlihat bahwa kreatiivitas belajar dan hasil belajar siswa masih rendah. Padahal jika di telaah lagi, kreativitas belajar dan hasil belajar merupakan dua komponen yang saling berhubungan, sebab dituntut adanya kreativitas belajar supaya tercapainya hasil belajar yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kreativitas dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Picture and Picture pada mata pelajaran tata hidang. Jenis penelitian ini eksperimen semu (quasi eksperimental design), desain penelitian eksperimen ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Teknik sampling yaitu total sampling. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Kuliner 3 dan XI Kuliner 4 di SMK Pratama Widya Mandala Badung yang berjumlah 76 orang. Dengan teknik analisis yaitu Analisis yang digunakan untuk uji hipotesis penelitian yaitu uji beda atau uji T. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat perbedaan kreativitas melalui penerapan model pembelajaran Picture and Picture pada mata pelajaran Tata Hidang. Sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Dalam kelas XI di SMK Pratama Widya Mandala Badung, kreativitas siswa telah berkembang pesat melalui penerapan model pembelajaran Picture and Picture dalam pembelajaran Tata Hidang. Dengan memanfaatkan gambar-gambar yang menggambarkan langkah-langkah pelipatan serbet, siswa telah menemukan cara baru untuk mengekspresikan ide-ide dan konsep-konsep dalam konteks kuliner terdapat perbedaan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran Picture and Picture pada mata pelajaran Tata Hidang. Sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Pada kelas XI di SMK Pratama Widya Mandala Badung, penerapan model pembelajaran Picture and Picture dalam mata pelajaran Tata Hidang telah menghasilkan beragam perubahan positif dalam proses pembelajaran. Salah satunya adalah peningkatan keterampilan visual siswa melalui gambaran langkah-langkah pelipatan serbet secara visual. Ini membantu siswa memahami konsep dengan lebih baik dan meningkatkan daya ingat mereka. Selain itu, model ini juga mendorong kreativitas siswa dalam menyajikan gambar-gambar dengan cara yang menarik.
PKM Pembuatan Roti (Croissant, Danish Pastry, dan Raisin Roll) bagi Guru dan Siswa SMK Wira Harapan Tegal Jaya Astuti, Ni Made Erpia Ordani; Suryanto, I Wayan; Sentosa, I Putu Pranatha
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 4 No. 2 (2020): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.55 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v4i2.1373

Abstract

ABSTRAKSekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wira Harapan merupakan sekolah kejuruan di bidangpariwisata beralamat di Jalan Raya Padang Luwih, Br. Tegal Jaya, Dalung, Kuta Utara, BadungBali menerapkan Kurikulum 2013 yang mendidik, melatih dan mencetak lulusan yangkompeten di bidang perhotelan (Kantor Depan, Tata Graha, Jasa Boga dan Tata Hidangan).Kompetensi khusus di Bidang Jasa Boga, siswa dididik dan dilatih dalam proses pengolahandan menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman dan siap bekerja di industry perhotelansebagai seorang juru masak (cook). Sebagai calon juru masak (cook) yang professional, untukbisa menghasilkan makanan yang rasanya enak, menarik, sehat dan aman dimakan, sangatdiperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam proses pengolahan makanan (metodememasak), bahan makanan dan peralatan yang digunakan dalam pengolahan makanan. SiswaSMK Wira Harapan khususnya jurusan Jasa Boga telah dididik dan dilatih untuk praktekpengolahan hidangan Indonesia, Asia, dan Eropa tetapi belum mencakup praktik pengolahanroti sebagai hidangan utama untuk sarapan. Untuk dapat mencetak lulusan yang kompeten dibidang jasa boga, siswa SMK Wira Harapan perlu diberikan pelatihan tentang pembuatan roti(Croissant, Danish Pastry, dan Raisin Roll). Luaran dari kegiatan ini meliputi: lulusan SMKWira Harapan memiliki keterampilan, pengetahuan tentang penerapan metode, bahan-bahan,peralatan yang dipergunakan dalam proses pembuatan roti (Croissant, Danish Pastry, danRaisin Roll), penataan dan pengemasan produk yang menarik sehingga menambah nilai jual dariproduk roti.Kata Kunci: pengolahan, roti (croissant, danish pastry, dan raisin roll), pendampinganABSTRACTWira Harapan Vocational High School is a vocational school located on Jalan Raya PadangLuwih, Br. Tegal Jaya, Dalung, North Kuta, Badung, Bali. It applies the 2013 Curriculumwhich educates, trains and produces competent human resources in the hotel industry (FrontOffice, Housekeeping, Food Production and Food and Beverages). Students are educated andtrained how to produce and serve foods and beverages, meaning that they are prepared to beemployed at the hospital industry as cooks. The cooking method, which includes the knowledgeand skill needed to process foods, and the materials as well as equipment needed highlycontribute to the production of delicious foods, healthy and safe to be consumed. The students ofWira Harapan Vocational High School, especially those who enrolled at the Department ofFood Productions class, are educated and trained to cook Indonesian, Asian and Europeanfoods; however, they have not been trained to produce bread as the main course for breakfast.Therefore, it is necessary to train them to produce bread (Croissant, Danish Pastry, dan RaisinRoll) to make them highly competent in food production. It is expected that the Wira HarapanHigh School graduates will be skilled and knowledgeable of the cooking method, the materialsand equipment used in the bread production (Croissant, Danish Pastry, dan Raisin Roll), andserving and packaging products that have more added selling value.Keywords: processing, bread (croissant, danish pastry, dan raisin roll), supervision
Inovasi Dessert dan Minuman Kekinian Berbahan Dasar Kopi Robusta Sebagai Daya Tarik Kuliner dalam Pengembangan Pariwisata Dondo, Rosa Veronika Setyani; Liliana, Viona Rosalina; Deta, Petrus Junianus Pote; Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha Sari; Astuti, Ni Made Erpia Ordani
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i3.4657

Abstract

Penelitian ini untuk mengkaji inovasi produk kuliner berbahan dasar kopi robusta yang diolah menjadi dessert dan minuman kekinian sebagai daya tarik kuliner dalam pengembangan pariwisata. Kopi robusta dipilih karena memiliki cita rasa khas, kandungan kafein tinggi, serta ketersediaan yang menggunakan pendekatan eksperimental melalui tahapan uji coba produk, uji organoleptik, wawancara terhadap 5 informan, serta penyebaran kuesioner kepada 40 responden dengan latar belakang usia (18-60 tahun), pekerjaan (PNS, Swasta dan mahasiswa), untuk menilai atribut rasa, aroma, tekstur, tampilan, dan kemasan. Hasil penelitian dari produk dan pengemasan cookies yang dicoba oleh masyarakat, menunjukan 73% menyukai aroma kopi, 65% menyukai rasa seimbang antara manis dan pahit, 63% menyukai tekstur dan warna cookies, sedangkan 60% menyukai pengemasan cookies itu sendiri. Pada produk dalgona coffee, 63% suka dengan warna minuman, 60% menyukai aroma kopi, 58% menyukai pengemasan, 53% menyukai tekstur foam dalgona yang dipadukan dengan susu, sedangkan 50% menyukai rasa dalgona coffee. Dari kedua produk ini menunjukan bahwa produk cookies lebih disenangi oleh masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi kuliner berbasis kopi robusta berpotensi dikembangkan sebagai modern yang tidak hanya meningkatkan nilai tambah kopi lokal, tetapi juga mendukung promosi pariwisata kuliner di bali. Keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan promosi digital diharapkan dapat memperkuat daya saing dan berkelanjutan dalam industri kuliner pariwisata.
Pemanfaatan Kulit Semangka Menjadi Olahan Sambal dan Manisan Putri, Ni Kadek Gita Astari; Suyasa, Ni Luh Christine Prawitha Sari; Astuti, Ni Made Erpia Ordani; Valentina, Putu Febry; Pratiwi, Ni Kadek Suchi; Ariyani, Ni Kadek Ayu Suci
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADIKSI: JURNAL VOKASI
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jdk.v4i3.5107

Abstract

Banyaknya hidangan yang buat dan disajikan setiap harinya di hotel, restoran, maupun café menyebabkan semakin banyak pula limbah sisa makanan yang terbuang menjadi food loss salah satunya adalah kulit buah semangka. Semangka (Citrullus lanatus) merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat tumbuh disetiap musim, sehingga sering diolah menjadi hidangan makanan dan minuman yang menyegarkan. Pada umumnya buah semangka hanya dikonsumsi pada bagian dagingnya saja sedangkan banyak masyarakat masih belum mengetahui kandungan dan manfaat dari kulit buah semangka. Kandungan air yang lebih sedikit daripada dagingnya membuat kulit semangka tidak begitu banyak dimanfaatkan dan terbuang menjadi limbah. Limbah kulit buah semangka dapat dimanfaatkan menjadi berbagai olahan makanan yang bergizi tinggi dan memiliki nilai jual. Tugas akhir dengan judul Pemanfaatan Kulit Buah Semangka Menjadi Olahan Sambal dan Manisan bertujuan untuk dapat memanfaatkan food loss kulit buah semangka dan mengetahui proses pengolahan kulit buah semangka menjadi sambal dan manisan yang siap dipasarkan. Salah satu tujuan tugas akhir ini dibuat sebagai upaya inovasi baru untuk memanfaatkan limbah dari kulit buah semangka, sehingga dapat meningkatkan penjualan. Metode dalam proyek tugas akhir menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahap pengumpulan data melalui observasi, wawancara, penyebaran kuisioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian kulit buah semangka memiliki banyak kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Pelaksanaan proyek tugas akhir Pemanfaatan Kulit Buah Semangka Menjadi Olahan Sambal dan Manisan yang diperkenalkan di dalam sebuah event dengan tujuan memperkenal bertujuan untuk mengetahui respon terhadap produk olahan dari kulit buah semangka dalam bentuk sambal dan manisan. Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada para tamu melalui google form, dapat disimpulkan bahwa respon partisipan terhadap pemanfaatan kulit buah semangka menjadi sambal dan manisan cukup baik sehingga memutuskan untuk membeli dan mengkonsumsinya.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis, Motivasi, dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran TGT Berbantuan Question Card (Studi pada kelas X Kuliner 3 Mata Pelajaran Pengolahan dan Penyajian Makanan di SMK Pratama Widya Mandala): Differences in Critical Thinking Skills, Motivation, and Learning Outcomes Through the TGT Learning Model Assisted by Question Cards (A Study of Grade X Culinary 3 Food Processing and Serving Subjects at SMK Pratama Widya Mandala) Prawerti, Ni Kadek Lidya Dwi; Sentosa, I Putu Pranatha; Astuti, Ni Made Erpia Ordani
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2025): JAKADARA: JURNAL EKONOMI, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v4i3.4603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model TGT berbantuan question card dengan metode kuantitatif one group pretest - posttest pada 44 siswa kelas X Kuliner 3 SMK Pratama Widya Mandala, yang hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga disimpulkan model tersebut efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi, dan hasil belajar siswa.