Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Faktor Holland Career pada Ketertarikan Food Photography Unit Kegiatan Mahasiswa KOPPI (Komunitas Photography Pancasakti) di Masa Pandemi Covid-19 Ayu Putri Chiisai; Choirunnisa Adinda Prihatin; Novi Mardiani Putri; Sesya Dias Mumpuni
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 15 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.883 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v15i2.285

Abstract

The purpose of this study was to examine the influence of Holland Career on students of UKM KOPPI Tegal on the choice of the career based the type of personality expressed in the theory was in accordance with their study and activities of the photography students they were undergoing. The method used is quantitative pre-experimental, one shot case study design, used a Likert scale and data analysis with SPSS & manual calculations on the Pearson Product Moment Correlation. The use of the Jung Typology Test was carried out to obtain qualitative data as interpretation and observation of 15 respondents. The results showed that the Holland Career scale analysis test on Food Photography interest showed mostly invalid results, meaning that Holland Career scale analysis had no effect on interest Food Photography. However, the Jung Typology Test, which is part of the Holland Career test, shows a match in their study and shows a high percentage of their interest in food photography, which focuses on artistic, enterprising and conventional. The Holland Career has a significant effect on career choices in the their study and hobbies from the student activities they carry out, namely Photography.
Alternatif Pengembangan Diri Anak Melalui Layanan BK di Homeschooling sesya dias
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 02 (2020): JCOSE
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v2i02.57

Abstract

Beberapa sekolah di Indonesia sudah memiliki alternatif sekolah yang dapat membantu anak belajar sesuai dengan dirinya. Salah satunya yaitu melalui homeschooling. Penelitian ini dilakukan dengan metode mixed method yaitu dengan perpaduan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari responden yang mengetahui adanya homeschooling dan perlunya layanan Bimbingan dan Konseling (BK) pada anak homeschooling. Sample responden berjumlah 20 orang yang mewakili dari keseluruhan responden yaitu masyarakat laki-laki dan perempuan dalam rentang usia 20 – 50 tahun yang berlokasi di Kota Tegal dan sekitarnya yang mengetahui keberadaan homeschooling. Pengambilan data dilakukan dalam rentang waktu dua bulan. Dari skala yang digunakan adalah jenis skala Lickert yang dianalisis menggunakan product moment dan Alpha Krombultz. Data kualitatif diperoleh dari keterangan yang disampaikan secara langsung oleh salah satu responden mengenai keberadaan layanan BK di homeschooling. Data kualitatif diperoleh dari deep interview. Dengan r Tabel 0,367 < dari r Hitung ada 26 butir item valid. Reliabilitas 0,871 dari 50 item. Hasil layanan BK di homeschooling sangat penting dilakukan mengingat anak-anak yang berada di homeschooling membutuhkan layanan untuk dapat menjadi pengembangan diri anak. Layanan BK yang dapat diberikan dapat berupa keterampilan, bakat dan minat dan akademik. Layanan BK disesuaikan dengan kondisi anak, dari cara penyampaian, metode dan teknik layanan dan tetap menedepankan asas kerahasiaan. Layanan BK yang diberikan pada segi keterampilan 34%, bakat dan minat 35% dan akademik 31%.
Woman Empowerment Waste Management with RUTTELA and Vlog Pulo Kodok in Panggung Village Kota Tegal Yulia Isti Damayanti; Annata Rifqi Leo Rinaldi; Tika Aprilliani; Sesya Dias Mumpuni
ASEAN Journal of Empowering Community Vol. 1 No. 1 (2021): ASEAN Journal of Empowering Community
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.807 KB) | DOI: 10.24905/ajecom/vol1issue1.10

Abstract

Benefits for the Community is to obtain the help of thought and energy, as well as science, technology and art in planning and implementing the development of kkn target villages physically and non-physically. Gaining experience in exploring and growing the potential contained in the community so as to actively participate in the progress of village development target kkn. Benefiting and assisting students in implementing programs and development under the responsibility of the entire UPS TEGAL Alternative KKN team. Pancasakti University obtains feedback as the integration of students with the process of village development in the community, so that the curriculum, lecture materials and science development that the University has can better match the real demands of development in the community. Acquire a variety of valuable cases that can be used as an example in providing lecture materials and finding various problems for research development. Improving, expanding and accelerating cooperation with other agencies and departments through the cooperation of students who conduct Real Work Lectures (KKN).
Pelatihan Layanan BK Berdiferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Guru BK SMP Magelang Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Kurnasari, Mitta; Mumpuni, Sesya Dias
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.189

Abstract

Abstrak Pelatihan Layanan BK Berdiferensiasi bagi Guru BK SMP Magelang adalah inisiatif penting yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Fokus utamanya adalah mendukung pemahaman dan implementasi prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka secara berdiferensiasi. Para guru BK akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk mengidentifikasi kebutuhan unik siswa, mengelola keragaman dalam kelas, dan menerapkan teknik konseling yang responsif. Pelatihan ini juga menekankan pendampingan agar guru BK dapat merancang strategi berdiferensiasi yang relevan dengan karakteristik setiap siswa. Harapannya, pelatihan ini akan menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang memastikan setiap siswa mendapatkan dukungan sesuai dengan potensi dan keberagamannya, sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka. Pelatihan ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa di SMP Magelang. Luaran yang ditargetkan berupa luaran wajib dan tambahan yaitu Surat Keterangan yang dikeluarkan pihak mitra yang menerangkan, dosen sebagai pendamping, Publikasi jurnal ilmiah, HKI, Naskah Kerjasama/IA dengan Dinas Pendidikan Kota  dan Kabupaten Magelang, Jurnal Nasional Terindeks SINTA, Tindak lanjut kerjasama (Naskah MoA antara Fakultas dan Mitra) dan Publikasi Media Sosial/Media Cetak.
AKSESBILITAS PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN TEGAL Mumpuni, Sesya Dias; Zainudin, Arif
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v1i2.24

Abstract

Sebagian besar penyandang disabilitas mampu untuk mengelola diri dalam hidupnya. Kemampuan yang dimiliki oleh kaum disabilitas ini sangat bertolak belakang dengan penyediaan fasilitas atau kebijakan yang diberikan untuk pelayanan kaum disabilitas. Banyak ditemui bahwa unit pelayanan yang diberikan oleh pemerintah tidak mendukung akses pelayanana kamu disabilitas. Oleh karena itu penting dilakukan kajian tentang aksesbilitas pelayanan publik yang dikhususkan untuk difabel. Maka dibutuhkan pemahaman khusus bagi peneliti untuk mengkaji apa yang dirasakan difabel. Hal ini merupakan substansi dari konseling lintas budaya yang selama ini menjadi hal yang tabu jika membahas kaum difabel.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aksesibilitas difabel dengan ketersediaan layanan publik di Kabupaten Tegal. Kemudian melihat Faktor apa saja yang menyebabkan tidak terpenuhinya aksesibilitas bagi difabel di Kabupaten Tegal. Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan adalah kualitatif. Dalam pengambilan sampel random maka dari populasi „semua penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal? diambil sampelnya yaitu kategori difabel laki-laki, perempuan, kusta dan psikososial yang berjumlah 30 orang. Pengguanaan data secara kualitatif diharapkan dapat mendalam dan mengena pada aspek yang jarang diketahui oleh kebanyakan orang. Analisis data mengguanakan triangulasi data yang didapat dari hasil observasi, wawancara dan kajian dokumen.Kata Kunci: difabel, fasilitas publik, pendidikan masyarakat
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI UPAYA MENGHADAPI PERGESERAN BUDAYA DI ERA MILENIAL Mumpuni, Sesya Dias; Nurpratiwiningsih, Laelia
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v2i1.58

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana efek perubahan budaya pada masyarakat pada era milenial. Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai gambaran kesiapan masyarakat khususnya generasi muda yang sedang mengalami pergeseran budaya dari konvensional menuju era milenial berbasis aplikasi online. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus menggunakan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara tertuju. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat di Kota Tegal yang dipilih dengan keriteria sebagai pengguna dan penyedia jasa dari aplikasi online. Hasil yang diperoleh dari penelelitian ini yaitu mengetahui pengguna, penyedia dan peruabahan budaya pada masyarakat ditinjau dari konseling lintas budaya. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat di Kota Tegal sangat terbuka terhadap perubahan, dapat beradaptasi dengan globalisasi dan menjadi masyarakat yang sadar akan kebutuhan teknologi.Kata Kunci: konseling lintas budaya, aplikasi online, globalisasi
MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN NON-FORMAL MELALUI PEMBERIAN KETERAMPILAN KERJA PADA ANAK DIFABEL Nurhayati, Sri Adi; Mumpuni, Sesya Dias
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v2i2.129

Abstract

Pendidikan nonformal masih awan diketahui oleh masyarakat. Mengenalkan pendidikan nonformal menjadi tantangan dalam situasi global sekarang ini. Salah satu pendidikan nonformal yang ada di Kabupaten Tegal adalah organisasi Difabel Slawi Mandiri yang memberikan keterampilan kepada difabel. Bekal keterampilan tersebut salah satunya yaitu keterampilan menjahit. Pelatihan keterampilan menjahit pada difabel akan sangat bermanfaat jika ditekuni dengan baik. Keterampilan menjahit dapat dilihat sebagai tolok ukur kinerja difabel. Maka perlu adanya kesiapan kinerja difabel akan memberikan manfaat bagi dirinya. Indikator kinerja yang ada pada diri difabel meliputi (1) task behaviors, (2) task performance, (3) productivity dan (4) quality. Sampel responden ada tiga difabel yang memiliki kasus yang khas pada kinerja dalam bekerja. Konseling diperlukan untuk dapat membantu difabel dalam menentukan tujuan diri. Proses konseling yang dilakukan untuk memandirikan konseli, penguatan dalam kinerja dan dasar untuk memulai pekerjaan yang dibidangi. Kerjasama yang baik antara konselor dengan konseli sangat diperlukan dalam rangka membantu diri konseli. Konselor memberikan apresiasi terhadap kemandirian akan semua hal yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja khususnya dalam rintisan usaha di Kabupaten Tegal. Hal yang tidak mudah, namun sangat perlu dilakukan sebagai karir pekerjaan difabel di masyarakat.Kata Kunci: pendidikan non-formal, difabel, keterampilan kerja
Teacher professional quality: Counselling services with technology in Pandemic Covid-19 Supriyanto, Agus; Hartini, Sri; Irdasari, Wahyu Nila; Miftahul, Aulia; Oktapiana, Siska; Mumpuni, Sesya Dias
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/counsellia.v10i2.7768

Abstract

The Covid-19 pandemic is affecting academic processes around the world and the emergence of problems in students. School counsellors have a significant role in helping problems and developing student potential through counselling services with digital technology media. This study focuses on discovering various technologies that were applied and used by school counsellors in the process of counselling services during the Covid-19 pandemic. The research method used a case study method, and a qualitative descriptive method with totally subject 20 teacher professional education alumni worked as school counsellors in various islands in Indonesia. The research instrument used an open questionnaire with distribution through google form media and descriptive qualitative data analysis. The results of the study found that asynchronous media and technology-based synchronous media were the leading alternatives for online counselling services during the Covid-19 epidemic. The use of asynchronous media with WhatsApp, Facebook, Instagram or social media, as well as synchronous media with Zoom, Webex, Google Meeting, or Hangout, can help solve problems and develop student potential. Recommendations for school counsellors to immediately adapt to the era of disruption and technology in counselling services. The following advice for the government is the administration of teacher and student welfare.
Sosialisasi Optimalisasi Potensi Modal Sosial Disabilitas: Penguatan Kolaborasi Stakeholder untuk Pendidikan Inklusif yang Berkualitas Nurpratiwiningsih, Laelia; Mumpuni, Sesya Dias; Florina, Ike Desi; Nurhayati, Sri Adi; Putro, Hijrah Eko
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i2.9993

Abstract

Optimizing the potential of social capital in the context of disability is a crucial aspect in realizing quality inclusive education and requires active collaboration between various related parties in creating a learning environment for disabilities. Social capital is defined as a network of social relationships, norms and values ​​that facilitate cooperation between individuals and groups. This activity aims to explore how stakeholder collaboration can be improved through optimizing the potential of social capital to support quality inclusive education for individuals with disabilities. The methods used are material selection, introduction and training objectives, supporting skills development sessions, case studies and group discussions, evaluation and feedback. The results show that effective stakeholder collaboration in supporting inclusive education requires a deep understanding of the potential and barriers faced by individuals with disabilities. The potential for social capital, such as: trust, interdependence, and a strong network of relationships between stakeholders is key in building an inclusive educational environment. Strategies to optimize the potential of social capital include: training and capacitation of stakeholders about the importance of inclusion and social capital, establishing joint discussion forums between stakeholders, and implementing policies that support inclusive education. The active role and commitment of social capital from all parties involved is very necessary to create an inclusive, fair and quality educational environment for all individuals.
Bagaimana Hubungan Antara Self-Awareness Dengan Self-Concealment Generasi Z? Studi Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Mumpuni, Sesya Dias
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6900

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kesadaran diri dan penyembunyian diri di kalangan mahasiswa Generasi Z. Dengan menggunakan metodologi penelitian korelasional, studi ini meneliti data dari 156 peserta menggunakan analisis korelasi bivariat. Korelasi positif yang kuat antara kesadaran diri dan penyembunyian diri terlihat jelas dalam data, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,360 (p <0,01). Hal ini mengimplikasikan bahwa terdapat korelasi positif antara kesadaran diri dan penyembunyian diri, serta korelasi negatif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika psikologis Generasi Z, menyoroti interaksi yang kompleks antara kedua variabel ini dan menunjukkan implikasi potensial untuk kesehatan mental dan program pendidikan yang ditargetkan untuk demografi ini. Kata kunci: self-concealment, self-awareness, convenience, mahasiswa