Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SOSIALISASI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE SERTA PEMBAGIAN BUBUK ABATE DAN MINYAK SEREH PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DESA KARANG PUCUNG Ambarwati, Riyama; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Fadila, Abi; Suri, Fraulein Intan; Dewi, Novian Riskiana; Kurniawan, Muhammad Dandi; Baher, Maylia Khairunnisa
Journal of Social Outreach Vol 3, No 2 (2024): Journal of Social Outreach
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jso.v3i2.8356

Abstract

DBD atau Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit gigitan nyamuk pembawa virus dengue. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang masih endemic di Indonesia. Penyebaran penyakit DBD cenderung meningkat setiap tahun dan menyerang semua kelompok umur. Kegiatan Sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang tanda dan gejala DBD, pencegahan DBD dengan cara pemberantasan sarang nyamuk, serta pemanfaatan tanaman obat yang terdapat di sekitar masyarakat seperti Abate dan Minyak Sereh sebagai upaya pencegahan demam berdarah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah sosialisasi awam, membagikan selebaran dan saling bekerja sama dalam memberantas terjadinya jentik-jentik nyamuk. Selama berlangsungnya kegiatan sosialisasi, terlihat warga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dengan banyak yang bertanya tentang bahaya penyakit DBD, cara pencegahannya, dan bagaimana cara mengatasinya. Hal itu dinilai bahwa kegiatan sosialisai tersebut dapat dikatakan cukup berhasil. Hasil pengabdian kepada masyarakat melalui program kegiatan sosialisasi pencegahan DBD serta pembagian bubuk Abate dan minyak sereh ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue.
Development of Teaching Materials Oriented to Numeracy Literacy and Socio-Cultural Literacy for Madrasah Ibtidaiyah Fadila, Abi; Hakim, Rahman; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Ambarwati, Riyama
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.29232

Abstract

In this modern era, although technology has brought significant changes to education, there remains a gap in the implementation of numeracy and socio-cultural literacy in Madrasahs in Indonesia, contributing to students' low numeracy literacy skills. The government has introduced the Indonesian Madrasah Competency Assessment Program (AKMI), but challenges in developing innovative and needs-based teaching materials persist. Therefore, new strategies are needed to enhance students' literacy in diverse contexts, such as numeracy literacy-oriented teaching materials. This study aims to develop teaching materials oriented towards numeracy and socio-cultural literacy for Madrasah Ibtidaiyah using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research instruments included expert validation sheets to evaluate the feasibility of the teaching materials and questionnaires to assess the product's attractiveness from students' perspectives. The feasibility of the teaching materials was evaluated by three groups of experts: material, media, and socio-cultural specialists. The validation results showed average scores of 3.59 for the material aspect, 3.46 for the media aspect, and 3.48 for the socio-cultural aspect on a 4-point scale, indicating that the teaching materials met the feasibility criteria. Meanwhile, the attractiveness of the teaching materials was assessed based on student responses through questionnaires involving two trial groups: a small group of 10 students with an average attractiveness score of 3.59 and a larger group of 20 students with an average attractiveness score of 3.62. The results of the study indicate that the developed teaching materials are feasible to use based on expert validation and are considered attractive by students. Thus, the development of these teaching materials is expected to contribute positively to the learning process in Madrasah Ibtidaiyah. Di era modern ini, meskipun teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan, masih terdapat kesenjangan dalam penerapan literasi numerasi dan sosial budaya di Madrasah di Indonesia, yang berdampak pada rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa. Upaya pemerintah melalui Program Asesemen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) telah dilakukan, tetapi tantangan dalam mengembangkan bahan ajar yang inovatif dan sesuai kebutuhan tetap ada. Oleh karena itu, diperlukan strategi baru untuk meningkatkan literasi siswa dalam konteks yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang berorientasi pada literasi numerasi dan sosial budaya untuk Madrasah Ibtidaiyah dengan menggunakan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli untuk mengevaluasi kelayakan bahan ajar dan angket untuk menilai tingkat kemenarikan produk dari sudut pandang mahasiswa. Kelayakan bahan ajar dievaluasi oleh tiga kelompok ahli, yaitu ahli materi, media, dan sosial budaya. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor 3,59 untuk aspek materi, 3,46 untuk aspek media, dan 3,48 untuk aspek sosial budaya pada skala 4, yang menunjukkan bahwa bahan ajar memenuhi kriteria kelayakan (kategori”layak”). Sementara itu, kemenarikan bahan ajar dinilai berdasarkan respons mahasiswa melalui angket. Penilaian dilakukan oleh dua kelompok uji coba: kelompok kecil yang terdiri dari 10 mahasiswa dengan rata-rata penilaian kemenarikan 3,59 dan kelompok besar yang terdiri dari 20 mahasiswa dengan rata-rata penilaian kemenarikan 3,62. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan validasi para ahli dan dinilai menarik oleh mahasiswa. Dengan demikian, pengembangan bahan ajar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah.
Study of effect of argument driven inquiry model and mathematical literacy on student mathematical communication Ambarwati, Riyama; Supriadi, Nanang; Noviana, Dewi; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Mujib, Mujib; Andriani, Siska
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 15 No 1 (2024): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v15i1.22333

Abstract

Background: Mathematical communication skills are an important aspect of mathematics learning that allows students to explore and consolidate their mathematical thinking clearly and precisely.Aim: This study aims to analyze the effect of Argument Driven Inquiry learning model and Mathematical Literacy on students' mathematical communication skills.Method: This research is a quantitative study that examines the mathematical communication skills of students by applying the argument driven inquiry learning model and mathematical literacy. The subjects of this study consisted of 30 students learning using the Argument Driven Inquiry model and 30 students using the conventional model. Data were collected through tests and analyzed using One-way Ancova.Results: The findings showed a significant effect of using Argument Driven Inquiry and Mathematical Literacy learning model on students' mathematical communication skills compared to using Conventional learning model. The experimental class obtained higher scores than the control class. Learners were able to organize mathematical arguments more systematically, formulate relevant questions, and convey mathematical thinking more clearly.Conclusion: Argument Driven Inquiry model and mathematical literacy together can affect the mathematical communication skills of students. These results have important implications in the development of mathematics curriculum that pays attention to communication aspects in mathematics learning.
Advancing mathematical representation abilities through scientifically-oriented contextual learning modules in junior secondary education Putra, Rizki Wahyu Yunian; Ambarwati, Riyama; Fadila, Abi
Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Vol 5, No 1 (2025): Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jasme.v5i1.763

Abstract

Background: Many students face difficulties in expressing mathematical ideas due to the absence of instructional materials that connect lessons with real-world contexts. Applying a contextual approach aligned with scientific inquiry may improve students’ conceptual understanding and engagement.Aims: This research seeks to develop and assess the effectiveness of contextual teaching modules designed using a scientific framework to strengthen the mathematical representation skills of junior secondary learners.Methods: Adopting the ADDIE instructional design model, this study utilized a Research and Development (RD) methodology involving 87 seventh-grade students from two Indonesian schools. Data collection included expert validation instruments, learner feedback surveys, and pretest-posttest measurements, with analysis based on validity, practicality, and effect size metrics.Results: Expert evaluations confirmed high validity, with average ratings of 3.71 for content and 3.73 for media. Student feedback indicated high engagement across both trial groups (mean scores above 3.3). Effect size analysis showed substantial learning gains, with Cohen’s d values of 0.82 and 0.96, indicating strong impact on students’ mathematical representation ability.Conclusion: The contextual modules developed through this study, when implemented with a scientific approach, were validated as effective tools for improving students’ ability to represent mathematical concepts. These outcomes underscore the value of integrating contextual and inquiry-driven strategies into teaching practices to make abstract content more accessible and meaningful in mathematics education.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS NILAI KEISLAMAN DAN SITUATION BASED LEARNING Yunian Putra, Rizki Wahyu; Nur Azmi, Nazwa Nuzul; Ambarwati, Riyama; Leni, Nurhasanah; Fadila, Abi; Dewi, Novian Riskiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14977

Abstract

Teknologi digital telah membawa perubahan pada dunia pendidikan, e-modul merupakan salah satu jenis teknologi yang digunakan dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini ialah guna mengatasi masalah pemahaman peserta didik pada pelajaran matematika dengan membuat e-modul matematika berbasis nilai keislaman dan situation based learning pada materi koordinat kartesius. Subjek penelitian pengembang adalalah peserta didik kelas VIII MTs Al Hikmah Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development, model ADDIE ialah model pengembangan yang diterapkan. Metode yang diterapkan untuk mendapatkan data ialah wawancara, tes, angket validasi, dan angket kemenarikan. Hasil uji kelayakan validator ahli materi senilai 3,62, ahli media senilai 3,48, dan ahli agama senilai 3,58. Pada tes kelompok kecil respon peserta didik senilai 3,53 dan pada tes kelompok besar senilai 3,44 dengan kriteria sangat menarik. Hasil uji efektivitas memperoleh skor effect size senilai 0,67 dengan kategori sedang. Maka dapat dinyatakan e-modul matematika berbasis nilai keislaman dan situation based learning layak, sangat menarik, dan cukup efektif diterapkan ketika pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH INTEGRASI MATEMATIKA, ISLAM DAN LINGKUNGAN Ambarwati, Riyama; Putra, Rizki Wahyu Yunian; Fadila, Abi; Alhaq, Arini
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.16241

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan ajar untuk mata kuliah yang mengintegrasikan matematika, nilai-nilai Islam, dan aspek lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan sumber belajar yang menggabungkan elemen-elemen tersebut secara terpadu dan relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan bahan ajar yang dikembangkan serta mengumpulkan umpan balik dari mahasiswa. Model ADDIE digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan tahap perencanaan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi secara cermat. Terdapat 3 ahli di bidang materi, 3 ahli di bidang media, 3 ahli di bidang agama dan lingkungan turut serta dalam validasi bahan ajar ini untuk memastikan kualitas dan relevansinya. Proses validasi menghasilkan skor rata-rata 87,16% dari ahli materi, 85,7% dari ahli media, dan 84,46% dari ahli agama dan lingkungan pada skala 4 poin. Bahan ajar kemudian diuji pada dua kelompok mahasiswa: kelompok kecil dengan 10 mahasiswa dan kelompok besar dengan 30 mahasiswa, dengan skor rata-rata masing-masing 89,63% dan 88,63%. Hasil menunjukkan bahwa bahan ajar ini diterima dengan baik, dengan kedua kelompok menilainya sebagai "sangat menarik", sehingga bahan ajar tersebut dapat digunakan sebagai referensi tambahan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar terpadu dan menyediakan dasar yang kuat untuk kemajuan pendidikan di masa depan.
The Effectiveness of Problem Based Learning Aided by Gamification Teaching Materials on Students' Mathematical Problem Solving Ability Ambarwati, Riyama; Febriana, Anita; Anggoro, Bambang Sri; Putra, Rizki Wahyu Yunian
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low mathematical problem solving ability of junior high school students in Pringsewu, Lampung, Indonesia is because students understand the explanations given by the teacher and are less active during the learning process. The study was conducted to determine the differences in problem solving of students who follow the learning process using the PBL model using gamification teaching materials. The research uses quantitative methods with a quasi-experimental design type of research. The population used is junior high school students in Pringsewu, Lampung, Indonesia. The research sample used cluster random sampling technique. The data analysis used was one-way ANOVA analysis of variance with a significance level of 5% using SPSS which obtained a value of sig. <0.05 so H_0 is rejected, this indicates that there is an effect. After conducting a further test in the form of a Scheffe test, it can be concluded that there is an effect of the PBL learning model using gamification teaching materials on students' mathematical problem solving abilities. Keywords: problem based learning, gamification, mathematical problem solving ability. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i3.pp1278-1285
IMPLEMENTASI MODEL ROLEM DAN SELF EFFICACY SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA ALHAQ, ARINI; JL, ANA RISQA; AMBARWATI, RIYAMA; SANIAH, RATNA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i1.2911

Abstract

Problem-solving skills in the learning process play an important role in enhancing the ability to find ways or solutions to achieve a goal, such as solving math problems. This study aims to investigate the impact of the ROLEM model on students' mathematical problem-solving abilities by considering students' self-efficacy. Additionally, this study explores the influence of self-efficacy on students' mathematical problem-solving abilities and the combined impact of the ROLEM model and self-efficacy on students' mathematical problem-solving abilities. This quantitative research examines students' mathematical problem-solving abilities by applying the ROLEM learning model and self-efficacy as a control. The subjects of this study were 60 high school students, with 30 students learning using the ROLEM model and 30 students using the discovery learning model. The data collection tools consisted of a self-efficacy questionnaire with 20 statements and a mathematical problem-solving essay test with 5 questions. Data analysis used one-way ANCOVA. The hypothesis test results showed that the ROLEM model influences mathematical problem-solving abilities when students' self-efficacy is controlled. Additionally, self-efficacy as a covariate variable also affects students' mathematical problem-solving abilities. Together, the ROLEM model and self-efficacy have an impact on students' mathematical problem-solving abilities. ABSTRAKKemampuan pemecahan masalah dalam proses pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan mencari cara atau solusi terhadap suatu masalah yang ingin dicapai misalkan dalam menyelesaikan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak model ROLEM terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan mempertimbangkan self-efficacy siswa. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi pengaruh self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, serta dampak gabungan model ROLEM dan self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini berjenis kuantitatif yang mengkaji kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran ROLEM dan self-efficacy sebagai pengontrol. Subjek penelitian ini berjumlah 60 siswa SMA, dengan rincian 30 siswa belajar menggunakan ROLEM dan 30 siswa menggunakan model discovery learning. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data terdiri dari angket self-efficacy yang berjumlah 20 pernyataan dan tes uraian kemampuan pemecahan masalah yang berjumlah 5 pertanyaan. Analisis data yang digunakan one-way ancova. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa model ROLEM berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis saat self-efficacy siswa dikontrol. Selain itu, self-efficacy sebagai variabel kovariat juga mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Secara bersamaan, model ROLEM dan self-efficacy memiliki pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Implementasi Think Pair Share: Dampak Terhadap Kemampuan Analisis Matematis, Berpikir Reflektif dan Kreatif Ambarwati, Riyama; Nabila, Niki Nur; Anggoro, Bambang Sri; Nabila, Siti Ulfa
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v7i2.2712

Abstract

Kompetensi dasar yang dapat dicapai oleh siswa, seperti analisis matematis, berpikir reflektif, dan kreatif, memainkan peran penting dalam mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kemampuan dalam analisis matematis, berpikir reflektif, dan kreativitas memengaruhi siswa yang terlibat dalam pembelajaran kooperatif, khususnya dengan mengimplementasikan model bertipe think pair share bersama metode ekspositori. Studi ini melibatkan 63 siswa yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan 32 siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share dan kelas kontrol dengan 31 siswa yang menerapkan metode ekspositori. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menerapkan metode cluster random sampling, dengan tes sebagai metode pengumpulan data utama. Analisis data melibatkan berbagai uji diantaranya validitas, tingkat kesulitan, daya pembeda, reliabilitas, serta uji untuk normalitas dan homogenitas. Melalui penerapan uji MANOVA untuk pengujian hipotesis, peneliti menyimpulkan bahwa terdapat dampak dari keterampilan menganalisis matematis, berpikir reflektif dan kreatif pada siswa yang terlibat dalam pembelajaran kooperatif menggunakan model pembelajaran tipe think pair share bersama dengan metode ekspositori. Siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share akan memiliki efisiensi berpikir lebih tinggi dan memiliki akses terhadap metode pembelajaran terkini